Hanuang.com – Suasana haru dan khidmat menyelimuti Masjid Agung Kalianda, Selasa (5/5/2026), saat sebanyak 286 jemaah calon haji asal Kabupaten Lampung Selatan resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji ke Mekkah.
Pelepasan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 17 itu dipimpin langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, didampingi Wakil Bupati M. Syaiful Anwar serta Sekretaris Daerah Supriyanto bersama jajaran pejabat daerah.
Isak haru keluarga yang mengantar berpadu dengan lantunan doa, menandai awal perjalanan spiritual yang telah lama dinantikan para jemaah. Momen ini menjadi kesempatan terakhir bagi para calon tamu Allah untuk memohon restu sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lampung Selatan, Marwiyah Amin, menjelaskan bahwa total jemaah calon haji asal Lampung Selatan dalam Kloter 17 berjumlah 413 orang, terdiri dari 188 laki-laki dan 225 perempuan.
“Sebanyak 286 jemaah mengikuti pelepasan di Masjid Agung Kalianda. Sementara 131 jemaah lainnya telah lebih dulu berada di Asrama Haji dengan pertimbangan tertentu dan menunggu jadwal pemberangkatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, rangkaian perjalanan jemaah dimulai pada 5 Mei 2026 menuju asrama haji dan dijadwalkan bertolak ke Madinah pada 6 Mei 2026. Para jemaah berasal dari berbagai kecamatan, di antaranya Kalianda, Rajabasa, Penengahan, Ketapang, Palas, Sragi, Bakauheni, Sidomulyo, Katibung, dan Way Panji.
Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa pelepasan jemaah haji selalu menjadi momen yang sarat emosi, memadukan rasa haru dan kebahagiaan.
“Hari ini adalah momen yang penuh haru dan bahagia. Bapak dan Ibu akan menunaikan niat suci yang telah dipersiapkan sejak lama,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan juga ujian kesabaran dan keikhlasan. Para jemaah diminta untuk menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah.
“Ibadah haji akan menguji kesabaran dan keikhlasan. Jaga kesehatan, patuhi arahan petugas, dan saling membantu antarjemaah,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati juga menitipkan nama baik daerah kepada seluruh jemaah agar senantiasa menjaga sikap selama berada di Tanah Suci.
“Saya titip nama baik Lampung Selatan. Jaga sikap, perbanyak dzikir, dan jalankan ibadah dengan penuh keikhlasan,” tambahnya.
Kepada para petugas pendamping, ia berpesan untuk memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kesabaran dalam mendampingi jemaah selama di Tanah Suci.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap seluruh jemaah diberikan kelancaran, kesehatan, serta dapat kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. (Arya)





