Connect with us

Lampung Selatan

28 Bidan PTT Hari Ini Terima SK CPNS

Published

on

Hanuang.com – Sebanyak 28 orang Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) menerima Surat Keputusan (SK) tentang pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) dari formasi Bidan PTT program Kementerian Kesehatan RI tahun anggaran 2019.

SK pengankatan itu diserahkan langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, pada Kamis pagi (4/7/2019).

Turut hadir, Sekretaris Daerah Lampung Selatan Ir. Fredy SM, MM beserta Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Akar Wibowo, SH, dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Jimmy B. Hutapea, MARS.

Dalam arahannya, Nanang meminta kepada Bidan PTT, agar setelah menerima SK pengangkatan CPNSD bisa lebih bersemangat dan termotivasi lagi dalam pengabdian.

“Saya harap pengabdiannya benar-benar murni. Jangan sampai sudah jadi PNS kinerja semakin mengendur, pengabdian jadi berkurang. Ini kadang-kadang mentalnya berubah ketika sudah jadi PNS, sudah main hitung-hitungan, semangat pun berkurang,” tukas Nanang.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan, penyerahan SK tersebut merupakan bentuk penghargaan dari pemerintah dan negara kepada Bidan PTT yang patut disyukuri. Dimana setelah sekian lama mengabdi sebagai pegawai tidak tetap.

Untuk itu, dia berharap, bentuk syukur tersebut bukan hanya diucapan dengan kata-kata saja. Akan tetapi yang lebih penting, adalah bagaimana Bidan PTT bisa lebih bersemangat untuk meningkatkan pengabdian dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sebagai bentuk rasa syukur.

“Kita semua patut besyukur, karena saya tau perjuangan panjang para bidan ini setelah sekian lama mengabdi, akhirnya hari ini bisa menerima SK CPNS. Maka saya minta rasa syukur itu diwujudkan dengan pengabdian yang seutuhnya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhhnya.

Selain itu, Nanang juga berharap, para bidan yang telah menerima SK tersebut, dapat mengurangi tingkat kematian ibu dan anak dalam proses persalinan, sebagai bentuk pengabdian dan tanggungjawab yang diberikan kepada pemerintah dan negara.

Sementara, Kepala BKD Lampung Selatan, Akar Wibowo menjelaskan, pengangkatan CPNS Bidan PTT tersebut berdasarkan Surat Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2018 tentang Jabatan Dokter, Dokter Gigi, dan Bidan sebagai jabatan tertentu dengan batas usia pelamar paling tinggi 40 tahun.

Selanjutnya, Surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor : B/117/FPTT/S.SM.01.00/2019 tentang Penyampaian Penetapan Kebutuhan/Formasi CPNS di Lingkungan Pemerintah Daerah berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 25 Tahun 2018.

“Ini luar biasa, saudara-saudara patut bersyukur, seyogyanya usia maksimal pengangakatan ini 35 tahun, tetapi berkat kemurahan hati pemerintah pusat, dalam hal ini Pak Jokowi maka hari ini semuanya bisa menerima SK CPNS,” ujar Akar.

Akar menambahkan, Bidan PTT yang telah diangkat sebagai CPNS tersebut, diusulkan melalui Surat Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor : 800/415/V.05/2019 tanggal 24 Juni 2019 tentang Pengangkatan CPNS dari Formasi Bidan PTT di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

“Ini juga tidak terlepas dari kemurahan hati Pak Nanang Ermanto. Karena yang begitu perhatian terhadap Bidan PTT, dengan cepat merespon menandatangani surat usulan tersebut. Karena di Lampung ini, baru kita (Lampung Selatan) yang sudah diangkat,” katanya.

Adapun kata Akar, dari 28 orang Bidan PTT yang diangkat tersebut, 25 orang dengan Pendidikan D-III Kebidanan (Golongan II.c) dan 3 orang dengan Pendidikan D-I Kebidanan (Golongan II.a).

“Dari 28 orang CPNS Formasi Bidan PTT, usai yang tertua adalah 46 tahun 5 bulan atas nama Mazni, dan yang termuda berusia 38 tahun 5 bulan atas nama Rubiyati,” terangnya. (Arya/Aziz)

 1,258 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Lama Jadi DPO, Akhirnya Grandong Asal Desa Rawi Berhasil Dibekuk Polisi

Published

on

By

Hanuang.com – Jajaran Polsek Penengahan mengamankan Ian alias Grandong (33) warga Desa Rawi, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (23/9/2021) sekira pukul 10.00 WIB.

Grandong ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat warna biru putih dengan plat nomor BE 4829 OL, milik korban Gozali (51) Desa Belambangan Rt/Rw 001/001 Kecamatan Penengahan Lamsel yang terjadi pada
Kamis (26/10/2017) sekira pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Penengahan, Iptu Setyo Budi Howo, SH mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, Jumat (24/9/2021) mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan pelaku dikediamannya.

“Pelaku ditangkap dirumahnya , Kamis (23/9/2021) sekira pukul 10.00 WIB oleh Tim Unit Reskrim Polsek Penengahan tanpa melakukan perlawanan” Tuturnya.

Kapolsek menjelaskan bahwa Grandong ditangkap dan menjadi DPO Polsek Penengahan setalah sebelumnya melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru.

“Grandong ini DPO, setelah sebelumnya melakukan penipuan dan penggelapan sepeda motor milik korban Gozali (51) Desa Blambangan Rt/Rw 001/001 Kecamatan Penengahan Lamsel” bebernya.

Adapun modus yang dipergunakan pelaku imbuh Kapolsek, yakni dengan pura-pura meminjam kendaraan yang dibawa Cepi Reza (anak korban) bersama rekannya saat duduk dipinggir lapangan desa Rawi Kecamatan Penengahan dengan alasan akan mengantar rekanya Amin dan Ridwan ke Kalianda.

Namun saat ditunggu beberapa jam pelaku tidak kunjung datang, sehingga korban akhirnya melaporkan kejadiannya ke Mapolsek Penengahan.

Saat ditangkap, kepada penyidik pelaku mengaku bahwa kendaraan milik korban sudah digadaikan sebesar Rp. 1 juta kepada Andi warga desa Lubuk Kecamatan Kalianda Lamsel.

Saat ini pelaku yang akan dijerat dengan pasal 372 dan 378 KUH Pidana, bersama barang buktinya berupa sepeda motor Jenis Honda Beat dengan Plat Nomor BE 4829 OL bersama STNK an Armana sudah diamankan di Mapolsek Penengahan guna penyidikan lebih lanjut. (*)

 1,591 total views,  322 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Nanang Kembali Bedah Rumah Warga, Kali Ini Giliran Desa Mandah

Published

on

By

Hanuang.com – Sikap tanggap dan cepat terus dilakukan Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto untuk warganya yang membutuhkan bantuan.

Adalah Yati (49) warga Sumber Sari I Desa Mandah Kecamatan Natar yang dikunjungi Bupati Lampung Selatan. Yati (49) tinggal bersama suami dan kedua anaknya dirumah yang semi permanen yang terlihat memprihatinkan.

Saat menyambangi rumah yati (49), pada Jumat(24/09/2021). Bupati Lamsel Nanang Ermanto memberikan bantuan berupa sembako dan bahan pangan lainnya.

Selanjunya, demi melihat masyarakatnya memiliki rumah yang layak huni dan sehat. Bupati Nanang Ermanto bersama Kepala Dinas PU, Hasbie Aska segera mengupayakan program bedah rumah untuk ibu Yati dan Keluarga.

“Ini ada sedikit bantuan, semoga bisa bermanfaat dan membantu kebutuhan ibu dan keluarga sehari-hari,” Ujar Nanang.

“Nanti rumah ibu akan diperbaiki, nanti pemerintah daerah yang akan bangun melalui program bedah rumah dari pemda,” Ucapnya.

Bupati Nanang Ermanto juga mengajak warga desa yang lain untuk bergotong-royong membantu dan peduli dalam membangun rumah ibu Yati.

“Nanti, untuk materialnya kami siapkan, namun untuk pembangunannya nanti masyarakat sekitar yang akan bergotong-royong yang bantu. nanti di kordinis sama pak kadesnya,” Pungkasnya.

Mendengar hal tersebut, ibu yati menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada bupati lamsel.

“Kami sekeluarga mengucapakan terima kasih, Pak Bupati sudah mau datang mengunjungi rumah kami yang keadaannya seperti ini dan memberikan bantuan,” kata yati. (Kmf)

 1,603 total views,  319 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Buka Portal Jalan Yang Ditutup Warga, Nanang : “Saya Akan Bertanggungjawab Penuh”

Published

on

By

Hanuang.com – Tinjau Jalan Kabupaten di Desa Mandah, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Bupati H. Nanang Ermanto bertemu langsung dengan masyarakat desa setempat, Jum’at, (24/09/21).

Pada pertemuan itu, masyarakat Desa Mandah mengaku mengeluh karena jalan yang menjadi akses utama rusak. yang diakibatkan oleh kendaraan besar milik PT. BLJ yang diduga melebihi standar kapasitas yang telah ditetapkan yakni 7 sampai 10 ton. Untuk mencari solusi terkait hal itu, masyarakat dan pihak dari PT. BLJ direncanakan dalam waktu dekat hendak bermusyawarah untuk menemukan solusi yang sampai saat ini belum menemukan titik terang.

Dalam tinjauannya ke Desa Mandah Bupati Nanang Ermanto melakukan dialog dengan masyarakat sekitar dengan di dampingi oleh Kepala Dinas PU (Bpk. Hasbie Aska), Camat Natar (Bpk. Rendy Eko Supriyanto).

Salah satu warga Desa Mandah, Sarmani (56) mengatakan “Kami sudah melakukan dialog pak dengan pihak perusahaan namun sampai sekarang belum ada kejelasan,” Ucap Sarmani kepada Bupati Lamsel.

“Begini saja, biar ada titik terang dan masalah ini cepat diselesaikan, saya yang akan bertanggung jawab penuh dan akan langsung menemui pihak perusahaan untuk menyelesaikannya,” Ucap Nanang Ermanto.

Usai berdialog dengan warga, Bupati Nanang Ermanto bersama warga lainnya sepakatan untuk membuka portal yang dibangun oleh masyarakat setempat.

Setelah membuka portal, Bupati Nanang Ermanto langsung menuju PT. BLJ untuk berdiskusi langsung dengan pihak perusahaan guna menemukan solusi yang terbaik.

Bupati Nanang Ermanto mengatakan dalam memecahkan masalah ini harus adil dan sama-sama tidak ada yang dirugikan baik masyarakat maupun pihak PT. BLJ. Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Terkait, akan segera menindak lanjuti terkait hal tersebut dan akan segera melakukan pembangunan jalan di desa mandah.

“Kapasitas dan kekuatan jalan yang dibangun oleh pemerintah daerah hanya lebih kurang 7 sampai 10 ton saja, jika muatan kendaraan PT. BLJ lebih dari itu maka kedepannya jalan ini akan sering rusak,” Kata Nanang kepada pihak perwakilan PT. BLJ.

“Untuk itu, nanti akan kita cari solusi terkait hal ini dan akan pemerintah daerah fasilitasi agar pihak perusahaan dan warga dapat bermusyawaran dengan baik,” Ucapnya.

Usai pertemuan tersebut, pihak dari PT. BLJ berjanji secepatnya akan menangani masalah ini dan akan bermusyawarah dengan masyarakat terkait jalan tersebut. (Kmf)

 1,582 total views,  319 views today

Continue Reading

Trending Topic