Connect with us

Lampung Selatan

135 Pengungsi Pulau Sebesi Di Tenis Indoor Mulai Dipulangkan

Published

on

Hanuang.com – Sebanyak 135 jiwa pengungsi asal Pulau Sebesi yang berada di posko Lapangan Tenis Indoor Kalianda bersiap dipulangkan.

Pemulangan pengungsi yang sudah bertahan selama 2 pekan itu melalui Pelabuhan Canti dengan mengunakan 5 buah kapal, Minggu pagi (6/1/2019).

IMG-20190106-WA0043-1024x682 135 Pengungsi Pulau Sebesi Di Tenis Indoor Mulai Dipulangkan

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan I Ketut Sukerte mengatakan, rombongan pengungsi dari Lapangan Tenis Indoor dibawa menggunakan 6 kendaraan yakni, 2 mobil truk dari Kodim, 1 truk Pol PP, 1 bus Dinas Perhubungan, dan 2 bus Pemda.

Ketut meminta kepada seluruh pengungsi memperhatikan keluarganya masing-masing dan selalu mengikuti petunjuk dan arahan dari petugas selama diperjalanan.

IMG-20190106-WA0040-1024x682 135 Pengungsi Pulau Sebesi Di Tenis Indoor Mulai Dipulangkan

“Tolong hati-hati, dan sesampainya di Pulau Sebesi, tetap waspada. Jika ada tsunami, jangan panik, segera menyelamatkan diri ketempat yang lebih tinggi,” ujar Ketut.

Ketut juga meminta masyarakat tidak menyebarkan berita bohong (hoax) dalam situasi seperti ini. Seperti teriak-teriak ada tsunami, sekalipun itu hanya bercanda.

IMG-20190106-WA0047-1024x682 135 Pengungsi Pulau Sebesi Di Tenis Indoor Mulai Dipulangkan

“Itu tidak boleh, jelas akan menimbulkan kepanikan. Semoga semua kembali ke kampung halamnnya dengan selamat. Kami Pemkab Lampung Selatan pasti akan berbuat semaksimal mungkin untuk membantu suadara-saudara sekalian,” kata Ketut.

Salah seorang pengungsi, Burhanudin merasa berterima kasih kepada Pemkab Lampung Selatan yang telah begitu luar biasa perhatian dalam menangani pengungsi.

IMG-20190106-WA0048-1024x682 135 Pengungsi Pulau Sebesi Di Tenis Indoor Mulai Dipulangkan

“Kami benar-benar diperhatikan, apalagi dari segi makanan, tidak ada kekurangan,” ujar Burhanudin yang ikut rombongan bersama istri dan 2 orang anaknya.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, 44 orang pengungsi dari Pulau Sebuku yang berada SD Negeri 1 Way Urang, juga ikut dipulangkan ke Pulau Sebuku.

IMG-20190106-WA0039-1024x682 135 Pengungsi Pulau Sebesi Di Tenis Indoor Mulai Dipulangkan

Pemulangan pengungsi ke rumah masing-masing harus segera dilakukan lantaran sekolah yang dijadikan tempat pengungsian akan segera digunakan kembali untuk aktivitas belajar mengajar yang akan dimulai 7 Januari 2019.

Selain itu, saat ini aktivitas Gunung Anak Krakatau sudah menurun. Sehingga, kemungkinan kondisi di sekitar wilayah terdampak tsunami sudah aman. (Arya/kmf)

 5,113 total views,  10 views today

Lampung Selatan

88 Santri Dari Kediri Diperiksa Kesehatan Di Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Sebanyak 88 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, asal Kabupaten Lampung Selatan mudik ke kampung halaman.

Puluhan santri asal Lampung Selatan menumpang 2 bus dari total 19 bus menggunakan Kapal Sebuku. Mereka tiba di Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Bakauheni, Kamis (2/4/2020) dini hari.

Mereka menjalani tahap pemeriksaan (screening) terlebih dahulu sebelum pulang ke rumahnya masing-masing. Itu untuk mengantisipasi penyebaran virus korona atau Covid-19.

Kedatangan mereka disambut tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan di pintu kedatangan Dermaga Eksekutif, Pelabuhan Bakauheni. Selanjutnya, pemeriksaan kesehatan dan sterilisasi, serta pendataan identitas.

Selain itu, tim Gugus Tugas Covid-19 yang terdiri dari Dinas Kesehatan, petugas PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang di Bakauheni, dibantu pihak TNI-Polri, memberikan edukasi kepada para santri agar mengisolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari kedepan.

“Mereka (santri) tiba pukul 03.30 Wib. Selanjutnya langsung kita screening dan selesai pukul 05.00 Wib. Kondisi seluruh santri dalam keadaan sehat,” ujar Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lampung Selatan, dr. Jimmy B. Hutapea, MARS.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan ini melanjutkan, setelah sampai di rumah, para santri diminta tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

“Sebelumnya mereka juga sudah diperiksa oleh Dinas Kesehatan Kota Kediri dan dinyatakan sehat. Meski demikian setelah di rumah agar mengisolasi mandiri, jaga Kesehatan, dan terapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” kata Jimmy.

Disamping itu, Jimmy juga meminta masyarakat tidak panik serta menerapkan social distancing atau menjaga jarak antar warga demi menghindari wabah Covid-19. (Arya)

 724 total views,  724 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Warga Natar Terima Ribuan Sabun Antiseptik Dari Perindo Lamsel

Published

on

By

Keterangan Foto : Ketua DPD Partai Perindo Lampung Selatan, H. Aribun Sayunis, S.Sos, MM, Saat Membagikan Sabun Antiseptik Di Pasar Natar

Hanuang.com – Aksi kemanusiaan DPD Partai Perindo Lampung Selatan (Lamsel) terus bergulir. Hingga siang tadi (1/4/2020), gerakan sosial mereka masih berlanjut ke Kecamatan Natar.

Dikomandoi Ketua DPD Perindo Lamsel, H Aribun Sayunis berjalan kaki menyisir beberapa desa melalui Jalan Raya Natar. Dilokasi itu, Aribun membagikan sekitar 5 ribu botol sabun antiseptik kepada masyarakat secara gratis.

Bersamaan dengan itu, Aribun juga membagikan stiker terkait langkah pencegahan penyebaran virus corona. Ia juga mengajak, agar masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat guna menangkal serangan virus berbahaya itu.

“Kita terus bergerilya membagikan sabun antiseptik kepada masyarakat. Agar, masyarakat dapat menjaga pola hidup bersih dan sehat,” kata Aribun disela-sela kegiatannya.

Ia juga mengungkapkan, selain membagikan sabun, mereka juga menyempatkan untuk melakukan fogging di Desa Negara Ratu, Natar.

“Kalau untuk fogging, memang hanya desa-desa tertentu saja khususnya pandemi DBD. Ini kita lakukan apabila adanya permintaan dari desa setempat. Selain mencegah DBD, fogging juga dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Sebab, penyebaran virus juga dapat terjadi melalui gigitan nyamuk,” tukasnya.

Aksi ini juga mendapatkan apresiasi dari tokoh masyarakat di Kecamatan Natar, Heri Putra. Ia mengaku, kegiatan Partai Perindo perlu di aplus.

“Masyarakat sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan Partai Perindo. Dengan mewabahnya virus corona, kegiatan partai ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Heri Putra yang juga merupakan Kepala Desa Negara Ratu ini juga berharap, kegiatan Partai Perindo Lamsel dapat dilakukan secara merata di Kabupaten Lamsel. “Saya berharap, kegiatan ini terus dilakukan untuk membantu masyarakat,”harapnya.

Diketahui, dalam aksi kemanusiaan ini, Aribun Sayunis bersama tim Sahabat Aribun membagi kelompok menjadi tiga tim. Yakni, tim Kartini, Tim Pemuda dan Tim UMKM, untuk membagikan sabun antiseptik secara merata. (Arya)

Baca Juga…!!!

 1,191 total views,  642 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Lamsel Jadi Kasus DBD Terbanyak, Lapas Kalianda Gelar Fogging

Published

on

By

Hanuang.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda melakukan fogging di seluruh lini di Lapas Kalianda, Rabu (1/4).

Langkah fogging diambil oleh pihak Lapas Kalianda sebagai langkah pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang per bulan Maret 2020 menderita 408 orang dengan jumlah kematian mencapai 10 orang di Lampung Selatan.

Dalam Kegiatan Fogging, Lapas Kalianda berkordinasi dengan Garda Terdepan Penanganan DBD Puskesmas Kalianda. Sehingga kegiatan fogging bisa dilakukan dengan tepat dan terukur.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kalianda, Dr. Tetra Destorie mengatakan bahwa disamping wabah COVID 19 yang melanda, penyakit DBD pun tak boleh dianggap remeh, karena presentasi jumlah penderitanya di Lampung Selatan merupakan tertinggi di Provinsi Lampung.

“Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, di Bulan Maret, sudah 408 orang terjangkit DBD. Walaupun COVID sedang mewabah, pencegahan terhadap DBD juga harus diprioritskan,” ucap Dr. Tetra.

Di Lapas, pihaknya bersama tim Garda Terdepan Penanganan DBD Puskesmas Kalianda memfogging seluruh kamar hunian di blok (A, B, C, dan D), Aula, Pos Jaga, dan seluruh ruang kerja di Lapas.

Dirinya berharap, langkahnya memfogging Lapas Kalianda mampu mencegah DBD masuk ke Lapas Kalianda.

“Mudah-mudahan Lapas Kalianda zero DBD,” tandas Kalapas. (Arya)

Baca Juga…!!!

 1,296 total views,  610 views today

Continue Reading

Trending Topic