Connect with us

Lampung Selatan

Wakil Ketua DPRD Lamsel & Panitia Baksos Masyarakat Lampung se-Jabodetabek Salurkan Bantuan Untuk Korban Tsunami

Published

on

Hanuang.com – Wakil Ketua DPRD Lamsel, Hj. Roslina bersama Panitia Baksos Masyarakat Lampung Se-Jabodetabek salurkan bantuan untuk korban Tsunami Lamsel, Rabu, (16/10/18).

Adapun Panitia Baksos Masyarakat Lampung Se-Jabodetabek tersebut merupakan gabungan dari Forum Komunikasi Persaudaraan Lampung Perantauan (FKPLP).

Tiba di Posko Logistik Rumah Dinas Bupati Lamsel, Rombongan disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Lamsel, Thomas Amrico, Sekretaris DPRD Lamsel, Samsurizal, dan staf lainnya yang stand by berada di posko logistik.

Rombongan FKPLP & Panitia Baksos Masyarakat Lampung se-Jabodetabek Saat Menyalurkan Bantuan Ke Posko Logistik Rumah Dinas Bupati Lamsel

“Ini sebagai bentuk peduli kami terhadap masyarakat yang menjadi korban di Lamsel, khususnya di wilayah pesisir, bantuan ini merupakan sumbangan dari semua kawan-kawan yang ada di perantauan, jangan lihat nilai dan isinya, tapi ini ikhlas dan tulus dari kami untuk membantu saudara-saudara kami yang terkena musibah” ungkap salah seorang anggota.

“Bantuan ini merupakan lanjutan Bantuan yang sebelumnya dan insyaallah masyrakat lampung yang ada di Jabodetabek akan berupa sekuat tenaga untuk memberikan bantuan lagi kepada masyarakat lampung selatan yang terkena musibah Tsunami” tambahnya.

Di Posko Logistik Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Lamsel, Rombongan tersebut menyerahkan uang tunai senilai Rp. 15.000.000 serta bantuan perlengkapan sekolah. Selain itu ada tambahan uang tunai dari Mahasiswa Lampung se-Jabodetabek sebesar Rp. 2.000.000.

Thomas Amrico yang menyambut kedatangan para relawan tersebut mengungkapkan rasa terima kasihnya untuk membantu dan peduli terhadap musibah yang melanda selat sunda.

“Saya ucapkan terima kasih, bantuan ini pasti akan kami salurkan secara tepat sasaran, karena kami mempunyai data by name by address seluruh korban yang ada di wilayah Lamsel” jelasnya.

Usai dari Posko Logistik Rumdin Bupati, Rombongan melanjutkan perjalanan ke Wisma Atlet yang saat ini dijadikan sebagai tempat hunian sementara para korban Tsunami.

Rombongan FKPLP & Panitia Baksos Masyarakat Lampung se-Jabodetabek Saat Menyambangi & Menyalurkan Bantuan Ke Hunian Sementara Di Wisma Atlet Kalianda

“Saya disini dari BNPB, disini ada 27 Kepala Keluarga, ya sekitar 97 orang, tapi kemungkinan malam nanti akan bertambah karena yang ada di RSU sudah diizinkan pulang, jadi mereka akan tinggal sementara disini, sekitar 9 Kepala Keluarga dengan jumlah 15 orang. Jadi keseluruhannya ada 112 orang yang ada dan tinggal di Wisma Atlet Ini” jelas anggota BNPB kepada rombongan.

“Ya ini ada sedikit rejeki dari teman-teman perantauan se-jabodetabek ini, saya bukan telat datang kesini, akan tetapi sebelumnya saya dan tim terjun langsung ke lokasi terdampak tsunami” Timpal Wakil Ketua DPRD, Hj. Roslina.

Sedikitnya ada 120 lembar Amplop berisikan uang tunai pecahan Rp. 20 ribu yang diberikan kepada korban Tsunami yang tinggal sementara di Wisma Atlet tersebut.

Menyambut malam hari rombongan bertolak dan mampir di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Perkemas Kalianda Bawah, dan menyalurkan bantuan perlengkapan peralatan sekolah.

“Terima kasih Bu bantuannya untuk sekolah kami ini, Alhamdulillah disini (Sekolah_red) tak ada bangunan yang kena, hanya kamar kecil saja, namun rumah siswa rata-rata terkena semua karena hampir seluruh siswa disini merupakan anak-anak dari para nelayan” jelas Kepala Seolah MI Perkemas, Laila Sadida.

Rombongan FKPLP & Panitia Baksos Masyarakat Lampung se-Jabodetabek Saat Menyalurkan Bantuan Peralatan Sekolah Di Madrasah Ibtidaiyah Perkemas Kalianda

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Lamsel, Hj. Roslina, Perwakilan dari Panitia Baksos Masyarakat Lampung se-Jabodetabek/FKPLP yakni, Devi .RM, Fitria Makki, Yoris Sy, Khaibar, Erik, dan Ian. (Arya)

 2,347 total views,  9 views today

Kriminalitas

Dua Orang Bandar Togel di Kalianda Diamankan Polisi

Published

on

By

Hanuang.com – Satuan Reskrim Polres Lampung Selatan (Lamsel), berhasil mengamankan AR (29) warga Dusun Lembur, Desa Merak Belantung, dan ER (36) warga Dusun Serdang, Desa Gunung Terang, Kecamatan Kalianda, Lamsel, Kamis (21/10/2021).

Penangkapan terhadap AR, dan ER dilakukan petugas lantaran diduga telah melakukan/mengedarkan/menjual kupon Toto Gelap (Togel) diwilayah kota Kalianda dan sekitarnya.

Selain mengamankan kedua pelaku, Tim Sat Reskrim Polres Lamsel yang dipimpin oleh Kanit Jatanras Polres Lamsel, Ipda Imam Farid juga berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa, Uang sebesar Rp. 180.000.

Selain itu turut diamankan juga 2 buah buku berisikan rekapan pasangan Togel, 2 Unit Handphone Android Merek Samsung dan Oppo, 7 lembar potongan berisikan angka-angka pasangan togel, dan 1 buah nota berisikan angka-angka pasangan Togel.

Kasatreskrim Polres Lamsel, AKP. Hendra Saputra, SH.MH mewakili Kapolres Lamsel, AKBP Edwin, SIK,SH,MSi, membenarkan pihaknya telah mengamankan dua orang yang diduga sebagai bandar Togel bersama sejumlah barang buktinya.

Penangkapan terhadap kedua pelaku tersebut bermula informasi yang diterima dari masyarakat tentang adanya peredaran/penjualan kupon Togel yang dilakukan oleh kedua pelaku, berbekal dari informasi tersebut pihaknya melakukan penyelidikan dan selanjutnya melakukan penangkapan.

“Setelah mendapatkan informasi, kemudian pihaknya melakukan penangkapan kepada kedua pelaku bersama BB” ujarnya, Jum’at, (22/10/21).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun. Saat ini kedua pelaku akan dijerat dengan pasal 303 KUH Pidana. (Humas)

 353 total views,  353 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kapolda Lampung, Kapolres Lamsel dan KSKP Bakauheni Terima Penghargaan Dari KLHK-RI

Published

on

By

Hanuang.com – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK-RI), melalui Ditjen Gakum KLHK – RI, memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung Irjen. Pol. Drs. Hendro Sugiatno, MM, Kapolres Lampung Selatan, AKBP. Edwin, SH, SIK, MSi dan Kepala Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni Lampung Selatan, Rhido Rafika, SH, MM beserta anggota, atas peran aktif melakukan penegakkan hukum, terhadap kejahatan keanekaragaman hayati di Provinsi Lampung.

Kegiatan pemberian penghargaan yang berlangsung di Aula Mapolres Lampung Selatan dengan memperhatikan prinsip Protokol Kesehatan (Prokes) pada Jumat ( 22/10/2021) tersebut, dihadiri langsung oleh Dirjen Gakum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr. Rasio Rhido Sani, S. Si, M. Com, MPM, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, SE, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dan Ketua DPRD Lampung Selatan H. Hendry Rosyadi.

Turut hadir dilokasi, menyaksikan prosesi pemberian penghargaan atas prestasi pengungkapan kasus tindak pidana penyelundupan organ tubuh hewan dilindungi, oleh KLHK – RI kepada Korps Bhanyangkara tersebut, Kepala Kejari Kalianda Lamsel Dwi Astuti Beniyati, SH, MH, Kalapas Kelas II A Kalianda, Lamsel Dr. Tetra Destorie Imantoro dan perwakilan Kodim 0421 Lamsel.

Dirjen Gakum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr. Rasio Rhido Sani, S. Si, M. Com mengucapkan terimaksih kepada tamu undangan yang telah hadir.

“Pada kesempatan yang sangat penting hari ini, kita bersama-sama menghadiri acara pemberian penghargaan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, kepada Kapolda, Kapolres Lamsel, Kepala KSKP Bakauheni dan anggota” ujar Rasio Rhido Sani dalam sambutannya.

Dirjen Gakum KLHK RI itu memaparkan, Negara Indonesia memiliki sumber daya hayati yang sangat penting. Yaitu, satwa-satwa dan tumbuhan yang dilindungi.

Keberlangsungan dan sekaligus keberadaan satwa-satwa dan tumbuhan yang dilindungi bukan hanya menjadi perhatian khusus oleh Kementerian LHK RI. Namun juga menjadi perhatian khusus oleh berbagai kalangan, diantaranya Komisi IV DPR RI.

Dia menerangkan, mengapa hal tersbut, menjadi sangat penting? Sebab, keberadaan satwa dan tumbuhan dilindungi merupakan bagian penting. Sebagai, salah satu unggulan bangsa Indonesia. Dimana satwa-satwa dan tumbuhan eksotik yang dimiliki oleh Negara Indonesia itu, tidak banyak terdapat di negara lain. Hanya ada di Indonesia.

“Dan ancaman pembunuhan, terhadap satwa-satwa yang dilindungi ini merupakan kejahatan luar biasa. Kejahatan ini menjadi perhatian dunia. Setelah, Narkoba. Kemudian, perdagangan manusia. Kejahatan ini termasuk kejahatan terorganisir, dan masih terus terjadi setiap hari. Untuk itu, kami melihatnya bahwa kita harus menanganinya bersama-sama. Mengapa penanganan kejahatan pada satwa dilindungi ini sangat penting? Sebab, fungsi dan keberadaan satwa dilindungi ini sangat penting” terangnya.

Lebih lanjut Rasio Rhido Sani mengatakan, seringkali manusia sebagai mahluk sosial tidak menyadari, begitu pentingnya fungsi dari keberadaan satwa di lindungi tersebut. Ia mencontohkan, misalnya, burung elang. Keberadaanya, memiliki fungsi yang sangat besar. Sebagai predator tertinggi di rantai makanan.

Kehilangan burung elang, menyebabkan timbulnya hama-hama yang ada. Dan kondisi tersebut, sangat menggangu petani dan kehidupan yang lain.

Fungsi burung sangat penting, untuk menyebarkan biji-biji. Kehilangan burung akan sangat menggangu, kawasan-kawasan hutan di Indonesia. Begitu juga keberadaan satwa yang lainnya.

Atas kinerja kepolisian dalam pengungkapan kasus penyelundupan satwa liar yang dilindungi tersebut, yang dinilai sebagai sebuah torehan prestasi membanggakan oleh pemerintah. Pihak Kementerian Lingkungam Hidup dan Kehutanan RI memberikan penghargaan kepada Kapolda Lampung Irjen. Pol. Drs. Kapolres Lampung Selatan, Ka. KSKP Bakauheni Lampung Selatan.

“Sejauh ini kami melihat bahwa, kerjasama dan inisiatif yang terbangun sangat baik dengan pihak kepolisian, secara khusus kepada Kapolda Lampung, Kapolres Lamsel beserta jajaran KSKP Bakauheni Lamsel. Yang telah berhasil mengungkap kasus kejahatan terhadap satwa dilindungi” pungkasnya.

Usai pemberian penghargaan, pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutan RI beserta rombongan meninggalkan Mapolres Lampung Selatan. Di penghujung acara, Kapolda Lampung Irjen. Pol. Drs Hendro Sugiatno bersama Bupati Lampung Selatan dan Ketua DPRD Lamsel Hendry Rosyadi, beserta Forkompinda Lamsel menutup kegiatan dengan peresmian Jl. Tantiya Sudhirajati di lingkungan Mapolres Lampung Selatan. (*)

 748 total views,  748 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Pengguna Ferizy Naik 58%, ASDP Dinilai Sukses Lakukan Transformasi dan Terus Pacu Digitalisasi

Published

on

By

Hanuang.com, Jakarta, 22 Oktober 2021 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menjadi salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari klaster logistik yang berhasil menjalankan transformasi di tengah persaingan global dan menjadi perusahaan yang profesional, transparan dan akuntabel.

Hal ini disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir kepada Presiden Joko Widodo yang disaksikan 20 Direktur Utama BUMN terpilih di sela kegiatan Rakor BUMN di Hotel Meruorah Labuan Bajo, pekan lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Erick merespon positif atas apresiasi dan dukungan serta dari Presiden Jokowi atas transformasi yang sudah dijalankan perusahaan BUMN. “Terlebih transformasi yang diterapkan sejumlah BUMN mampu menaikkan revenue secara akumulasi dan pencapaian net income total seluruh BUMN yang menyamai tahun lalu. Padahal situasi masih pandemi. Hal itu patut kita syukuri,” ujar Menteri Erick.

Ia menyampaikan, ASDP menjadi salah satu BUMN yang dipandang berkinerja baik dalam 2 tahun terakhir dan melakukan transformasi bisnis sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo agar Menteri Erick melakukan transformasi terhadap BUMN. Erick memastikan bahwa BUMN menjalankan 5 program prioritas utama yang telah dipaparkan kepada seluruh jajaran BUMN, yakni transformasi, penerapan core value dengn AKHLAK sebagai kunci, rekstrukturisasi bisnis, pemgembangan digital dan peningkatan investasi.

“Pengembangan digital tidak kalah penting apalagi di era disrupsi saat ini menuju teknologi yang semakin canggih dan modern, dan contohnya kita akan mendorong teknologi 5G,” tutur Menteri Erick lagi.

Salah satu keberhasilan ASDP dalam transformasi ialah suksesnya program digitalisasi penyeberangan yang dikebut perusahaan. ASDP berhasil mencatatkan pertumbuhan pengguna (user) yang membeli tiket penyeberangan via Ferizy periode Januari – September 2021 mencapai 245.719 user atau tumbuh sebesar 58 persen bila dibandingkan dengan Tahun 2020.

Tercatat sejak awal implementasi Ferizy hingga saat ini, jumlah pengguna (user) Ferizy mencapai 669.377 user, dengan rata-rata pertumbuhan sejumlah 27.302 user di tiap bulannya selama Tahun 2021. Hal ini menunjukkan adanya pertumbuhan pengguna (user) Ferizy yang cukup signifikan mengingat jumlah pengguna (user) Ferizy saat awal implementasi pada 1 Mei 2020 adalah 45.295 user.

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, peningkatan user Ferizy pada tahun ini merupakan bukti komitmen ASDP dalam mengakselerasi digitalisasi penyeberangan melalui layanan online ticketing Ferizy yang diimplementasikan di 4 pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk.

“Perlahan namun pasti, ASDP telah berhasil melakukan peningkatan taraf peradaban dalam industri penyeberangan yang lebih modern. Kami meyakini bahwa digitalisasi penyeberangan yang kami lakukan saat ini juga mampu mengubah wajah industri penyeberangan menjadi berkelas dunia, tentu dengan penguatan pada sisi kualitas layanan dan keselamatan penumpang,” tuturnya.

Jila dilihat berdasarkan data produksi sejak 1 Mei 2020 hingga saat ini, tercatat bahwa Ferizy telah melayani 1,14 juta pejalan kaki dan 7,88 juta kendaraan di 4 pelabuhan utama. Jika dibandingkan dengan produksi periode Mei – Desember 2020, didapati bahwa produksi di Tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 29% atau sejumlah 1,15 juta pengguna jasa.

ASDP terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan layanan yang dilakukan secara berkelanjutan (continuous improvement) demi mengimbangi dinamika bisnis dan perubahan tuntutan pengguna jasa penyeberangan dan pelabuhan di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini.  “Kami tetap memastikan penerapan protokol kesehatan di pelabuhan dan kapal juga ditingkatkan dan dilaksanakan secara ketat sesuai prosedur yang berlaku. Keselamatan, kesehatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa maupun petugas ASDP menjadi prioritas utama kami,” kata Shelvy.

Salah satu komitmen ASDP adalah terus memacu penetrasi digitalisasi penyeberangan melalui layanan online ticketing Ferizy yang telah berlaku di 4 pelabuhan utama yakni Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk, serta penerapan metode pembayaran non tunai (cashless) dengan kartu uang elektronik, virtual account dan dompet elektronik yang penerapannya dilakukan di lebih dari 20 pelabuhan ASDP.

Belum lama ini, ASDP mendukung program Pemerintah dalam meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan menerapkan verifikasi data vaksin pengguna jasa pada proses reservasi tiket online Ferizy yang terintegrasi bertahap dengan Aplikasi PeduliLindungi. Layanan penjualan tiket online Ferizy yang berlaku di Merak, Bakauheni, Ketapang dan Gilimanuk telah terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi, dimana data vaksin menjadi syarat wajib dalam proses reservasi tiket online di Ferizy.

Sejak pandemi tahun lalu, ASDP mengimbau pengguna jasa agar mempersiapkan perjalanannya, dengan melakukan pembelian tiket online secara mandiri via Ferizy, terutama di lintas penyeberangan Merak-Bakauheni dan Ketapang-Gilimanuk. Kini beli tiket via online semakin mudah, beli sendiri melalui ponsel mulai dari H-60 hingga maksimal 2 jam sebelum jadwal masuk pelabuhan. Pengguna jasa tidak perlu antre lagi di pelabuhan, cukup scan barcode yang didapat saat beli online, lalu akan mendapatkan Boarding Pass untuk naik ke kapal. Pembelian tiket secara online ini turut mendukung kebijakan Pemerintah di masa pandemi Covid-19 untuk menjaga jarak (physical distancing) demi meminimalisir interaksi dengan petugas loket.

Untuk tahun 2021 ini, ASDP menargetkan dapat meraih total pendapatan sebesar Rp 3,8 triliun dengan capaian laba bersih sebesar Rp 111,24 miliar. Adapun produksi penyeberangan pada tahun ini, ASDP membidik target penumpang yang dilayani sebanyak 5,9 juta orang, kendaraan roda 2 & 3 sebanyak 3,3 juta unit, kendaraan roda 4 sebanyak 2,9 juta unit, dan total barang yang diangkut sebanyak 1,2 juta ton. (*)

 798 total views,  798 views today

Continue Reading

Trending Topic