Connect with us

Bandar Lampung

Waka Polda Lampung & Para PJU Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani

Published

on

Waka Polda Lampung, Brigjen. Pol. Angesta Romano Yoyol, Saat Mengikuti Tes Kesamaptaan jasmani Bersama Para PJU

Hanuang.com – Perilaku keteladanan hari ini ditunjukan oleh Waka Polda Lampung, Brigjen. Pol. Angesta Romano Yoyol, dan para PJU  pimpinan Polda Lampung dengan menunjukkan kepada para bawahan, Jum’at, (02/11/18).

Mengenai memberikan contoh-contoh dan terlibat mengikuti Test Kesamaptaan Jasmani (TKJ) bersama anggota dalam Olahraga bersama rekan-rekan anggota Polda Lampung.

Keteladanan ini ditampilkan dalam disiplin waktu, kepatuhan terhadap aturan, prosedur, tugas dan tanggung jawab sepenuhnya mengikuti TKJ bersama di SPN Kemiling Polda Lampung.

Kabagwatpers AKBP. Tri Suhartanto, mendampingi Karo SDM Polda Lampung mengatakan Sebelum mengikuti TKJ wajib untuk di ketahui kesehatannya oleh Biddokkes Polda Lampung, satu persatu di cek tensi nya oleh dokter dan atau petugas kesehatan memastikan layak tidaknya mengikuti giat tersebut.

“Dalam pelaksanaan tes kesamaaptan jasmani pegawai negeri pada Polri, susunan ujiannya yaitu Ujian kesamaptan jasmani hari ini Tri Suhartanto mengatakan bahwa untuk Polisi Pria Ujian kesamaptaan “A” lari selama 12 menit, Ujian kesamaptan “B” terdiri dari rangkaian ujian meliputi Pull up (maksimal 1 menit), Sit up (maksimal 1 menit), Push up (maksimal 1 menit), Shuttle run (jarak ± 6 x 10 m)” ungkapnya.

“Sedangkan Ujian kesamaptaan jasmani untuk Polisi Wanita/Polwan Ujian kesamaptaan “A” lari selama 12 menit, Ujian kesamaptan “B”, terdiri dari rangkaian ujian meliputi Chinning (modifikasi Pull up) maksimal 1 menit, Sit up (maksimal 1 menit), Push up (maksimal 1 menit) Shuttle run (jarak ± 6 x 10 m)” jelasnya.

Untuk Klasifikasi umur anggota Polda Lampung dibagi dalam 4 golongan, yaitu :

  • 18 – 30 tahun
  • 31 – 40 tahun
  • 41 – 50 tahun
  • 51 – 58 tahun

Untuk yang berusia usia 18 – 50 tahun (Gol. I – III) harus/wajib melaksanakan seluruh ujian TKJ. Sedangkan untuk yang berusia 51 – 58 tahun (Gol. IV) materi yang diujikan hanya berupa jalan kaki.

Menurut kabag Watpers Akbp Tri Suhartanto Sik mengatakan Klasifikasi penilaian untuk ujian berkala dibagi menjadi 5 kategori yaitu :

  • Baik Sekali (BS) dengan nilai 81 – 100
  • Baik (B) dengan rentang nilai 61 – 80
  • Cukup (C) dengan rentang nilai 41 – 60
  • Kurang (K) dengan rentang nilai 31 – 40
  • Kurang Sekali (KS) dengan rentang nilai 0 – 30.

“Kegiatan olahraga TKJ bersama hari ini dikemas dengan keakraban diiringi musik untuk menambah semangat pesertanya karena  tujuannya tidak saja menjaga kesehatan dan kebugaran, namun juga sebagai upaya meningkatkan keakraban antar anggota Polda Lampung seperti ketauladanan yang diperlihatkan Wakapolda Lampung dan PJU nya hari ini” tutupnya. (Arya)

 3,474 total views,  3 views today

Bandar Lampung

Siap Dikukuhkan, Pengurus Kobakum DPD APSI Lampung Gelar Rapat Koordinasi

Published

on

By


Hanuang.com – Komisi Bantuan Hukum (Kobakum) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi pengurus, Kamis, (04/11/21).

Rakor yang dibalut dengan silaturahmi tersebut digelar di Kafe dan Resto Alun-alun Kepayang, Jalan Kepayang, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung.

Hadir dalam giat tersebut, Ketua APSI Lampung, Andri Meirdyan Syarif, Sekretaris APSI Lampung, Yudi Setiawan, dan jajaran pengurus Kobakum.

Direktur Kobakum DPD APSI Lampung, M. Fauzi, menjelaskan bahwa silaturahmi kali ini membahas berbagai agenda yang ada diantaranya pelantikan dan pengukuhan pengurus.

“Hasil dari pertemuan tadi, kita agendakan secepatnya pengurus Kobakum untuk dilantik dan dikukuhkan” ujarnya.

“Kedepannya kegiatan seperti ini akan rutin kita gelar, Kobakum siap memberikan bantuan hukum untuk anggota satpam di Lampung khususnya, selain itu kita juga berkomitmen akan memberi edukasi hukum dan perlindungan hukum terhadap anggota satpam, tentunya yang sudah tergabung di APSI” tambahnya.

Hal senada diungkapkan Andri Meirdyan Syarif yang menjelaskan bahwa pengukuhan Kobakum ada dua opsi dan akan dilaksanakan secepatnya.

“Ya tadi sudah kita bahas dan ada beberapa opsi untuk jadwal pelantikan Kobakum. Yakni diakhir November ini atau diawal Desember 2021 ini” jelasnya.

Diketahui bahwa APSI merupakan asosiasi satpam yang telah diakui oleh Mabes Polri dan Kemenkumham, awalnya bernama Asosiasi Manager Securty Indonesia (AMSI) yang berdiri pada 9 Juli 2001 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta Pusat. AMSI dikukuhkan dengan SK Kapolri No. 500/VI/2002 tertanggal 28 Juni 2002.

Satpam adalah anak kandung Polri. Demikian statemen Kapolri saat HUT Satpam ke-36 di hadapan ribuan Satpam. Pernyataan ini meneguhkan kembali bahwa keberadaan Satpam sangat strategis dalam menjaga kondusivitas lingkungan kerja. Karena itu, APSI hadir memiliki visi dan misi yang jelas dalam rangka memuliakan Profesi Satpam. (Arya)

 2,778 total views,  61 views today

Continue Reading

Bandar Lampung

Sinergi Dengan Kemenkumham, LKBH-SPSI Lampung Gelar Pelatihan Paralegal

Published

on

By

Hanuang.com – LKBH-SPSI Lampung mengadakan pelatihan Paralegal, pelatihan tersebut dihadiri langsung oleh M. Ridwan S.H. selaku Direktur LKBH-SPSI Lampung, Sabtu, (23/10/21).

Hadir dalam giat tersebut, Samsabastian selaku Kepala bidang Paralegal, M. Imron Suhada, S.H.,M.H. selaku Sekertaris LKBH-SPSI Lampung, dan Ahmad Julian, S.H. selaku Direktur LKBH periode 2018-2020 sekaligus pemateri dalam pelatihan tersebut.

M. Ridwan, S.H, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dalam pelatihan tersebut.

“Kegiatan ini cukup strategis karena nanti Insya Allah dapat saling memberi manfaat baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat luas” ujarnya.

“Dan kami berharap mudah-mudahan dengan diadakannya Pelatihan Paralegal ini dapat menghasilkan paralegal yang siap terjun ke lapangan karena materi yang diberikan bukan hanya materi pengetahuan saja tetapi para peserta juga akan diminta aktif melakukan simulasi bagaimana mendampingi klien, bagaimana merumuskan dokumen hukum yang dapat bermanfaat di lapangan” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa paralegal tidak terbatas sarjana hukum saja, tetapi siapapun yang memiliki pengetahuan bisa menjadi paralegal dan bisa mendampingi masyarakat yang terkena masalah hukum nantinya.

Diketahui bahwa pelatihan paralegal ini merupakan upaya LKBH-SPSI Lampung untuk mendukung Program Pemerintah khususnya Kementerian Hukum dan HAM dalam melindungi dan memberikan bantuan hukum kepada masyarakat, sesuai amanah UU No. 16 Tahun 2011.

karena kehadiran Paralegal sangat penting bagi masyarakat sekitar terutama dalam melakukan pendampingan bagi para korban yang bersifat litigasi maupun non litigasi.

Dalam praktik pembelaan maupun pendampingan yang dilakukan oleh Organisasi bantuan hukum terdapat beberapa kendala salah satunya adalah sumber daya manusia, karena itu melalui pelatihan ini ia berharap dapat menumbuhkan banyak paralegal antar lintas Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang ada di Lampung sehingga dapat bersinergi bersama mengatasi permasalahan hukum yang dihadapi masyarakat.

Lanjut disampaikan, bahwa dalam mewujudkan akses bantuan hukum serta peningkatan kesadaran hukum masyarakat khususnya di Provinsi Lampung, maka LKBH-SPSI Lampung merasa perlu dilakukan langkah nyata berupa penyediaan sumber daya pemberi bantuan hukum salah satunya dengan melakukan pelatihan paralegal.

“kami sebagai Organisasi Bantuan Hukum siap memberikan Pelayanan dan bantuan hukum seluas-luasnya, khususnya masyarakat yang kurang mampu untuk mencari keadilan dan kesetaraan dimuka hukum” tutupnya.

 4,345 total views,  61 views today

Continue Reading

Bandar Lampung

Gelar Peletakan Batu Pertama, Ahmad Bastian : ‘Ini Adalah Bangunan Untuk Membangun Peradaban’

Published

on

By

Hanuang.com – Bertepatan dengan momen hari kemerdekaan indonesia, Panitia Pembangunan Sekretariat Permanen HMI Komisariat Tarbiyah melaksanakan acara Peletakan Batu pertama di lokasi pembangunan, Sukarame Bandar Lampung, Selasa Pagi, (17/08/21).

Acara ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat dihadiri oleh Alumni, dan Kader HMI Komisariat Tarbiyah dan Ketua HMI Cabang Bandar Lampung.

Kanda Aprino selaku Ketua Pantia Pembangunan didalam sambutannya, mengatakan pembangunan Komisariat Pembangunan Merupakan cita-cita dari Alumni dan Kader aktif untuk mempermudah Proses Kaderisasi.

“Konsep Pembangunan Sekretariat Pemanen ini tak lain tak bukan untuk mempermudah proses Kaderisasi yang pada hakikatnya Komisariat merupakan jantung dari kaderisasi HMI, dan merupakan cita-cita dari Alumni dan Kader Aktif” ujar Kanda Apri.

selanjutnya Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung M. Rizki Alsafar mengapresiasi Pembangunan Komisariat Permanen Komisariat Tarbiyah, menurutnya Komisairat Tarbiyah merupakan Role Model bagi Komisariat lainnya dibawah Naungan HMI Cabang Bandar Lampung.

Dikesempatan yang sama, Alumni HMI Komisariat Tarbiyah yg sekaligus Anggota DPD RI Kanda Ahmad Bastian Sy menyampaikan jika dilihat kebelakang Grup pembangunan dibentuk pada tanggal 1 Juni 2018, 3 tahun lebih Perjalanan wacana pembangunan komisariat Permanen, menurutnya karena dijaga semangat itu, tepat 17 Agustus 2021 pembangunan ini secara resmi dimulai.

“Jika dilihat sejarahnya, Grup Pembangunan Komisariat Permanen sudah berjalan 3 tahun tepat 1 Juni 2018, dalam perjalanannya, Alhamdulillah karena dirawat dan dijaga semangat ini, tepat 17 Agustus 2021 secara resmi Pembangunan Komisariat dimulai” Ujar Kanda Bastian.

lanjut Kanda Bastian, Bangunan ini yg kelak menjadi gedung untuk membangun peradaban kader HMI dan Kader Bangsa serta Kader Umat, karena menurutnya Gedung harus menjadi kawah candradimuka untuk mempertebal iman untuk membangun peradaban tersebut.

“besarharapan kita semua, Bangunan ini yg kelak menjadi Gedung ini harus menjadi kawah candradimuka untuk mepertebal iman untuk membangun peradaban Kader HMI, Kader Bangsa, dan Kader Umat” Harapnya. (*)

 10,525 total views,  61 views today

Continue Reading

Trending Topic