Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: TPPS Lamsel Laksanakan FGD Dalam Rangka Persiapan Rembuk Stunting
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

TPPS Lamsel Laksanakan FGD Dalam Rangka Persiapan Rembuk Stunting

redaksi
Last updated: 2 Maret 2022 19:04
redaksi
4 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Tim Swasembada Gizi melaksanakan Focus Group Discusion (FGD) dalam rangka Persiapan Rembuk Stunting di Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Sekretariat Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan, dimoderatori oleh Kepala Dinas Kesehatan Joniyansyah, Rabu (2/3/2022).

FGD dalam rangka Persiapan Rembuk Stunting di Kabupaten Lampung Selatan itu, dihadiri oleh Tim Percepatan Pencegahan Stunting (TPPS) seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam arahannya Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto, mengatakan diadakannya FGD ini untuk mendapatkan bahan dan rumusan-rumusan untuk hasil dalam melakukan aksi ke-3 yaitu Rembuk Stunting ditanggal 10 Maret 2022.

“Belum tertulis secara resmi, tetapi ada arahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bahwa rembuk stunting sebaiknya dilakukan sebelum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten, dan kita harus mengupayakan itu, bekerjasama dan gotong royong untuk melaksanakan rembuk stunting ini,” ujarnya.

Winarni juga mengungkapkan, bahwa Swasembada Gizi ini adalah Implementasi dari teori perubahan, yang beranggapan bahwa perubahan sosial terjadi akibat perubahan, baik dari cara pengorganisasian masyarakat, perkembangan sosial, dan sistem kerja dalam mengadministrasikan ide dan kebijakan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Kita melakukan perubahan cara dalam melakukan induksi perubahan capaian-capaian program yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, yaitu salah satunya dulu masing-masing turun ke desa tapi sekarang kita bareng-bareng kompak, untuk bagaimana kedepannya tanggung jawab kita untuk memajukan daerah,” ungkapnya.

Target berkelanjutan swasembada gizi 2022 mempertahankan angka prevalentasi saat ini 2,6 untuk seluruh wilayah kabupaten, dengan memperkuat pelayanan dan pendampingan gerakan diseluruh desa se-Kabupaten Lampung Selatan.

Dengan memastikan dan mengawal internalisasi gerakan swasembada gizi, kedalam rencana kerja tahunan Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan Desa/Kelurahan di Lampung Selatan.

“Ini merupakan langkah keberlanjutan program kedepan sesuai dengan target Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam penanganan stunting yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 – 2026,” tambahnya.

Rekomendasi, bahwa gerakan swasembada gizi ini tidak berhenti dan tetap berlanjut sampai 2026 sesuai amanat RPJMD, gerakan swasembada gizi dapat berkontribusi terhadap tantangan pembangunan Lampung Selatan.

Dan masing-masing OPD wajib memiliki target dalam kontribusi gerakan swasembada gizi, kolaborasi kegiatan dari semua tingkat, Tag Line gerakan swasembada gizi wajib disertakan dalam media kampanye program pemerintah daerah, tujuannya sebagai salah satu kampanye perubahan prilaku. (Nsy).

TAGGED:FGDLampung SelatanPemkab LamselPKK lamselTPPS
Share This Article
Facebook Email Print
Byredaksi
Farihan, S.H
Previous Article Bupati Lamsel Lepas 58 Mahasiswa KKN STAI Yasba Kalianda
Next Article Silahturahmi Dengan Pemkab Lamsel, PTPN VII Siap Bersinergi
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kompolnas RI Sambangi Mapolres Lamsel
Tekab 308 Polres Lamsel Berhasil Amankan Pelaku Pencurian Dua Unit Sepeda Motor di Kalianda
BHC Jadi Destinasi Wisata Pilihan di Lamsel, 9 Ribu Kendaraan Padati Kawasan Siger Park
Pansus DPRD Minta RSUD Kalianda Perhatian Sarana dan Prasarana Ruang Perawatan
Pemkab Lamsel Hibahkan Tanah Kepada Kemenkumham
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?