Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Tangis dan Doa Iringi 1.350 Santri Lampung Menuju Lirboyo
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Tangis dan Doa Iringi 1.350 Santri Lampung Menuju Lirboyo

Redaksi
Last updated: 5 April 2026 20:05
Redaksi
3 bulan ago
Share
SHARE

Hanuang.com — Suasana haru menyelimuti halaman Masjid Agung Lampung Selatan saat sebanyak 1.350 santri asal Lampung resmi diberangkatkan menuju Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, Sabtu (4/4/2026). Isak tangis keluarga berpadu dengan lantunan doa, mengiringi langkah para santri yang bersiap menempuh perjalanan panjang demi menuntut ilmu agama.

Di tengah momen penuh emosional itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan pesan sederhana namun sarat makna kepada para santri.

“Belajarlah dengan hati, pulanglah dengan bakti,” ujarnya, disambut haru para orang tua dan santri.

Pelepasan ribuan santri yang tergabung dalam Rombongan Mangkat Santri Lampung (Romansa) ini bukan sekadar seremoni tahunan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi simbol harapan besar masyarakat terhadap generasi muda yang memilih jalan ilmu dan pengabdian.

Sebanyak 27 armada bus disiapkan untuk mengantarkan para santri menuju Pondok Pesantren Lirboyo, salah satu pusat pendidikan Islam terkemuka di Indonesia yang telah melahirkan banyak ulama dan tokoh bangsa. Perjalanan ini menjadi langkah awal dalam mengasah keilmuan sekaligus membentuk karakter para santri.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang penuh makna.

“Ini bukan sekadar perjalanan biasa. Ini adalah langkah mulia untuk menjemput cahaya ilmu. Kalian adalah aset spiritual yang akan menjaga cahaya iman di Lampung Selatan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa status sebagai santri Lirboyo bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga amanah untuk menjaga nama baik daerah.

“Menjadi santri di sana berarti membawa nama Lampung Selatan. Saya titipkan nama daerah ini, belajarlah dengan tekun dan sungguh-sungguh,” pesannya.

Momentum keberangkatan yang masih dalam suasana Syawal semakin menambah nuansa emosional. Bupati Egi turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada masyarakat, sembari berharap semangat Idulfitri menjadi energi baru bagi para santri dalam menuntut ilmu.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa proses belajar yang akan dijalani harus dimaknai sebagai bekal pengabdian kepada masyarakat.

“Belajarlah dengan hati, pulanglah dengan bakti. Jadikan ilmu sebagai cahaya yang bermanfaat, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Egi, tradisi pelepasan santri memiliki nilai filosofis yang kuat. Para santri tidak dilepas sendirian, melainkan diiringi doa, dukungan, serta harapan dari orang tua, masyarakat, hingga pemerintah daerah.

“Ini adalah kekuatan moral bagi mereka. Ada doa yang menyertai setiap langkah mereka,” tambahnya.

Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, Bupati Egi secara resmi melepas keberangkatan para santri. Tangis haru keluarga yang melepas berpadu dengan semangat para santri yang bersiap menempuh perjalanan panjang demi masa depan yang lebih baik.

Di balik deru mesin bus yang mulai bergerak, tersimpan harapan besar agar mereka kelak kembali, tidak hanya sebagai pencari ilmu, tetapi juga sebagai pembawa manfaat bagi masyarakat. (Arya)

TAGGED:Lampung Selatan
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Langit Lampung Heboh, Benda Misterius Melintas Ternyata Diduga Sampah Antariksa
Next Article Karakter dan Nasionalisme Tak Tergantikan AI, Bupati Egi Tekankan Peran Generasi Muda
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pantarlih Datangi Rumah Dinas Bupati Lamsel, Coklit Untuk Pilkada 2024
KPU Gelar Penetapan dan Penandatanganan Pakta Integritas Terhadap Sekretaris dan Staf Sekretariat PPK Se – Lamsel
Ini Tanggapan Bupati Lamsel Terkait Kontestasi Pilkada 2024
Tak Siap Pembahasan Tingkat Komisi, DPRD Lamsel Geram Terhadap Dinas PUPR
Siap Tampung Aspirasi Warga, Bupati Lamsel Bentuk PPID
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?