Hanuang.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Lampung Selatan terus inten melakukan pembinaan kepada Desa Srikaton, Kecamatan Tanjung Bintang.
Diketahui bahwa Desa Srikaton menjadi salah satu desa yang akan mewakili Kabupaten Lampung Selatan dalam ajang lomba desa tingkat Provinsi pada Juni 2022 mendatang.
Menurut Kepala DPMD Lamsel Erdiyansyah mengatakan, untuk pembinaan ini sebagai tindak lanjut arahan bupati dalam kunjungan ke Srikaton pada hari selasa lalu.
“Untuk itu kami bersama jajaran terkait mengadakan rapat konsolidasi pembina lomba desa. Dalam lomba tersebut Desa Srikaton mengambil tema “Desa Tangguh” artinya masih dimasa pandemi ini desa tetap tangguh dalam hal menghadapi pandemi covid-19,” ungkap Erdi, Kamis (7/4/2022).
Dijelaskan dia, desa meliputi tangguh pangan, tangguh ekonomi, tangguh terhadap bencana, dan tangguh sosial. Oleh karena itu, lomba desa difokuskan pada tema lomba desa yaitu desa tangguh, desa tumbuh
ekonomi masyarakat tumbuh.
“Artinya, desa harus ada sumberdaya ekonomi, apalagi dimasa pandemi
desa tangguh ekonomi masyarakat tumbuh,” bebernya.
Selain itu, lanjut Erdi direncanakan akan dibuka kembali pasar alun-alun kreatif dengan digandeng dengan pasar murah,dan akan dilakukan pembinaan khusus kepada pelaku UMKM, pelaku wisata gunung batu serta ekonomi kreatif batu akik Bungur Tanjung Bintang.
“Desa Srikaton ini juga merupakan desa wisata dan memiliki alun-alun yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Dimana sebelum pandemi, sangat ramai UMKM dan wisata Gununh Batu ramai pengunjung. Namun karena pembatasan keramaian sehingga menjadi agak berkurang,” ujarnya.
Untuk kembali meningkatkan minat pengunjung, maka Dinas Perindag, Koperasi UMKM, dan dinas Perizinan akan mendorong terciptanya kembali pasar umkm/ekonomi kreatif, menggandeng pihak pelaku usaha UMKM, dan Bank Lampung.
“Tadi juga hadir pihak Bank yang akan melakukan penambahan fasilitas pendukung pelaku umkm
Bumdes desa srikaton juga akan dikembangkan untuk menambah pendapatan asli desa (PAD),” kata dia.
Saat ini, lanjut Erdi, Desa Srikanton juga telah memiliki Bumdes yang melayani penyewaan alat pesta, dan alat aduk semen/molen. Kedepan bumdes akan menggandeng Bank Lampung untuk pelayanan jasa keuangan/L Smart dan mengusulkan untuk pelayanan pajak kendaraan/e samsat.
Selain hal tersebut, tentunya desa Srikaton juga akan mulai menerapkan desa digital/smart village/desa pintar.
“Dimana urusan administrasi pelayanan warga berbasis digital, serta adanya command center yang akan dibina oleh dinas Kominfo,” terangnya.
Desa srikaton juga, ditambahkan dia merupakan 1 dari 6 desa di Lamsel yang masuk nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Kementerian Pariwisata ekraf dan juga 1 dari 9 desa di Lamsel peserta lomba desa wisata nusantara yang digelar kementerian desa dan PDT.
“Untuk inovasi desa Srikaton, juga memiliki arisan sampah sosial. Dimana sampah-sampah warga dijadikan uang yang digunakan untuk membntu masyarakat yang tidak mampu. Serta memiliki teknologi tepat guna sampah diubah menjadi minyak solar dan bensin yang dikelola karang taruna dan PKK sampah amal oleh tim PKK desa,” pungkasnya.(Johan/Arya)





