Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Siang Bolong Beraksi di Kalianda, Satu Terduga Curanmor Babak Belur Dihakimi Massa, Tiga Pelaku Kabur Bawa Motor Korban
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
KriminalitasLampung Selatan

Siang Bolong Beraksi di Kalianda, Satu Terduga Curanmor Babak Belur Dihakimi Massa, Tiga Pelaku Kabur Bawa Motor Korban

Redaksi
Last updated: 23 Juni 2026 18:29
Redaksi
1 minggu ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kota Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, seorang terduga pelaku babak belur setelah tertangkap warga usai kepergok saat diduga hendak menggasak sepeda motor milik seorang tamu di lingkungan Gang Patriot, RT 01, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Selasa (23/6/2026) siang.

Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, komplotan pelaku diduga berjumlah empat orang dan datang menggunakan beberapa kendaraan yang diduga dijadikan sarana operasional saat melancarkan aksinya.

Kecurigaan warga bermula ketika sejumlah orang dengan gerak-gerik mencurigakan terlihat mondar-mandir di kawasan tersebut. Dugaan itu terbukti saat salah seorang pelaku diduga mencoba membawa kabur sepeda motor milik tamu yang tengah berkunjung ke rumah kerabatnya di Gang Patriot.

Aksi tersebut diketahui warga dan korban yang kemudian berteriak meminta pertolongan. Teriakan “maling” langsung memancing perhatian warga sekitar yang saat itu tengah beraktivitas, sehingga spontan melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Situasi yang ramai membuat komplotan tersebut panik. Dalam upaya melarikan diri, tiga pelaku berhasil lolos dari kepungan warga sambil membawa sepeda motor milik korban. Sementara seorang pelaku lainnya tertinggal dan berhasil ditangkap warga.

Tak hanya mengamankan seorang terduga pelaku, warga juga menemukan satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa dilengkapi pelat nomor polisi yang diduga digunakan sebagai kendaraan operasional oleh komplotan tersebut.

Emosi warga yang memuncak membuat terduga pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa. Beruntung, aparat kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi pelaku untuk menghindari aksi main hakim sendiri yang lebih parah.

“Pelaku dikejar warga dari dalam Gang Patriot setelah diteriaki maling. Kebetulan warga sedang ramai, jadi langsung diamankan. Sekarang pelakunya sudah dibawa polisi,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait identitas terduga pelaku maupun kronologi lengkap kejadian tersebut. Petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut sekaligus memburu tiga pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri bersama kendaraan milik korban.

Kasus tersebut kini ditangani pihak kepolisian guna mengungkap jaringan pelaku serta melacak keberadaan sepeda motor korban yang dibawa kabur.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat Lampung Selatan, khususnya warga Kalianda dan sekitarnya. Keberanian pelaku beraksi pada siang hari di kawasan permukiman padat menunjukkan bahwa kewaspadaan masyarakat harus terus ditingkatkan.

Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan pengaman tambahan pada kendaraan, tidak memarkir kendaraan sembarangan, serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Selain itu, warga juga diharapkan menyerahkan penanganan pelaku kepada aparat penegak hukum dan menghindari tindakan main hakim sendiri yang dapat menimbulkan persoalan hukum baru. (Arya)

TAGGED:KriminalLampung Selatan
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Hadiri Haflah Takharruj Ushuluddin, Wabup Syaiful Tegaskan Komitmen Pemkab Majukan Pendidikan Pesantren
Next Article Lampung Selatan Jadi Rujukan Daerah, Pemkab Muaro Jambi Belajar Strategi Pembangunan dan Peningkatan PAD
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Progres Pengembangan Bakauheni Harbour City (BHC), Penataan Kawasan Siger Park Jadi Target Selanjutnya
LSF 2019, Stand Kecamatan Penengahan Akan Tampilkan Display Pahlawan-Pahlawan Nasional
Nekat Curi Hp di Markas Polisi, Calon Kades Ini Akhirnya Ditangkap
Bupati Lamsel Bersama Jajaran, Tinjau Lokasi Pembangunan Renovasi Rumah Warga Candipuro
Pemkab Lamsel Perpanjang dan Tambah Daftar Sekolah Uji Coba PTM Tahap II
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?