Connect with us

Lampung Selatan

Sekda Tutup Musrenbang RKPD Lamsel Tahun 2020, Ini Rincian Hasil Akhirnya

Published

on

Hanuang.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Ir. Fredy SM, MM secera resmi menutup kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) Tahun 2020, Rabu (14/3/2018).

Berdasarkan hasil diskusi dalam Musrenbang yang dilaksanakan selama dua hari itu, prioritas program atau kegiatan yang menjadi perhatian antara lain, bidang sosial pemerintahan, bidang ekonomi, dan bidang infrastruktur.

“Total program sebagai rancangan RKPD tahun 2020 yang telah terakomodir sebanyak 238 program, dengan jumlah kegiatan sebanyak 1.262,” kata Kepala Bappeda Lampung Selatan Wahidin Amin saat menyampaikan laporan penutupan kegiatan di Aula Rajabasa kantor bupati setempat.

Dia mengatakan, selanjutnya hasil rumusan tersebut akan disusun dalam buku Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kabupaten Lampung Selatan tahun 2020.

“Adapun total pendanaan rencana program/kegiatan tersebut Rp. 1. 122. 919. 733. 770,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Fredy meminta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam membuat kegiatan harus mengacu sesuai dengan kegiatan prioritas Kabupaten Lampung Selatan.

“Jadi saya minta kepala dinas ini jangan main copy paste saja. Dilihat kegiatan pertahunnya apa, seperti kegiatan tahun keempat ini dilihat lagi. Itu (kegiatan) mulai dari visi misi sampai kegiatannya harus mengalir dan bisa dibaca, karena berkaitan dengan SAKIP,” tukas Fredy.

Diakhir, Fredy mengingatkan para Kepala OPD agar berhat-hati dalam melaksanakan kegiatan.Hal itu perlu dilakukan, karena menurutnya, mulai dari proses lelang, pelaksanaan hingga pertanggung jawabannya kelak.

“Hati-hati didalam pelaksanaan kegiatan, seperti perjalanan dinas, makan minum, dan yang lainnya yang tidak sesuai dengan aturan. Jangan sampai nanti bapak ibu sekalian terjadi masalah. Mudah-mudahan kedepan kita bisa lebih baik lagi,” pungkasnya. (Arya/Kmf)

 1,748 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Jelang Pemeriksaan, BPK Perwakilan Lampung Gelar Entry Meeting

Published

on

By

Hanuang.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Lampung melakukan entry meeting dengan kepala daerah se-Provinsi Lampung secara virtual dari kantor BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Rabu (27/1/2021).

Di Kabupaten Lampung Selatan, entry meeting diikuti Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten, Thamrin berserta seluruh pejabat utama dan para Kepala OPD terkait dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Andri Yogama mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020 pada Pemerintah Daerah se-Provinsi Lampung.

“Kami mohon maaf, kegiatan entry meeting ini dilaksanakan secara daring, karena masih dalam kondisi pandemi. Mari kita memanjatkan doa kepada Allah SWT agar pandemi Covid-19 cepat berlalu dan kita diberi kekuatan melewati pandemi ini,” kata Andri Yoga mengawali sambutannya melalui video conference.

Andri Yogama menjelaskan, pemeriksaan laporan keuangan yang dilakukan oleh BPK akan dilaksanakan dalam dua periode waktu. Dia menyatakan, selama 30-35 hari kedepan pihaknya akan melakukan pemeriksaan rinci sebelum terbitnya LKPD.

“Insya Allah akan dimulai hari ini, Rabu, 27 Januari 2020. Nanti secara teknis para Ketua Tim akan menghubungi bapak ibu secara terpisah,” ungkapnya.

Kepala BPK Perwakilan Provinsi Lampung, Andri Yogama saat memberikan arahan secara daring terkait pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah.
Andri Yogama menambahkan, meski masih dalam kondisi pandemi, pemeriksaan akan dilakukan secara offline. Untuk itu, dirinya meminta para kepala daerah menunjuk liaison officer yang kompoten untuk mendampingi BPK dalam melakukan pemeriksaan.

“Jadi nanti kami akan berkunjung ke pemerintah daerah. Tetapi apabila ada perkembangan situasi di lapangan yang dapat mempengaruhi kesehatan tim audit, maka pemeriksaan akan dilakukan secara online,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Andri Yogama juga mengingtakan kepada para kepala daerah untuk bersama-sama menjaga agar pelaksanaan pemeriksaan dapat berjalan kondusif dan lancar, sehingga dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu.

“Jadi, jika ada tawaran untuk mempertahankan atau meningkatkan opini dari internal atau pihak lain, tolong diabaikan. Karena opini ini merupakan hasil kerja keras dari bapak ibu sekalian. Bukan dari orang lain atau pihak lain,” tukas Andri Yogama.

Dirinya juga meminta para kepala daerah untuk tidak menjanjikan atau memberikan imbalan kepada tim yang melakukan pemeriksaan di masing-masing pemerintah daerah.

“Kami berharap bapak ibu tidak menawarkan apapun kepada tim kami. Karena mereka akan menerima sanksi, bukan hanya satu tetapi dua. Pertama pelanggaran kode etik dan hukuman disiplin PNS. Kami hanya menilai, apapun nilainya itu hasil kerja keras dari bapak ibu,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tahun 2019 mendapat predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

Perolehan tersebut menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut. Sebelumnya, Kabupaten Lampung Selatan juga berhasil mendapat predikat WTP pada 2016-2018. (Aziz)

 39 total views,  39 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Nanang Kembali Tinjau Penerapan Prokes di Berbagai OPD Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meninjau kembali penerapan protokol kesehatan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lampung Selatan, Rabu (27/1/2021).

Turut mendampingi dalam peninjauan itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, beserta beberapa staf ahli pemerintahan lainnya.

OPD yang ditinjau yakni, Badan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

Nanang Menyampaikan agar seluruh OPD se-Lampung Selatan dapat lebih meningkatkan protokol kesehatan, terutama pada dinas yang melakukan pelayanan.

“Saat ini kita sudah memasuki zona merah, tingkatkan lagi protokol kesehatan di setiap dinas, saya harap dengan begitu dapat menurunkan kasus Covid-19 di Lampung Selatan, dan kembali ke Zona yang lebih aman,” ungkapnya.

Menurut Nanang, Hal ini dilakukan agar sirkulasi udara di dalam ruangan kantor tersebut bersih, mampu menjaga kelembapan suhu, serta mempermudah sinar matahari masuk kedalam ruangan.

“Ini jendelanya tiap pagi dibuka, agar tidak ada bakteri yang berkembang, udara masuk dan jadi lebih segar,” tururnya disela peninjauan.

Selain itu, dalam peninjauan tersebut juga dilakukan peyemprotan disinfektan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan.

Nanang berharap penyemprotan tersebut dapat dilakukan oleh seluruh OPD se-Kabupaten Lampung Selatan secara mandiri, sehingga dapat membantu menekan laju penyebaran Covid-19.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lampung Selatan, Eka Riantinawati, mengatakan pada tanggal 10 Januari 2021, Lampung Selatan telah ditetapkan menjadi zona merah dalam peta pemantauan Covid-19.

Namun, sejak tanggal 26 Januari 2021, Lampung Selatan sudah masuk ke zona orange. Penurunan status itu, kata Eka berkat kerja sama Tim Satgas Covid-19 serta elemen masyarakat lainnya dalam upaya menekan laju penyebaran covid di lamsel.

“Lampung Selatan per tanggal 26 Januari kemarin, alhamdulillah sudah memasuki zona orange,” ujarnya. (*)

 42 total views,  42 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Lamsel Zona Merah Covid-19, Pemdes Kedaton Kembali Semprotkan Cairan Disinfektan

Published

on

By

Keterangan Gambar : Aparatur Pemerintahan Desa Kedaton Bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Masyarakat Saat Menggelar Penyemprotan Cairan Disinfektan

Hanuang.com, Kalianda – Aparatur Pemerintahan Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), bersama warganya kembali melakukan penyemprotan cairan disinfektan, Rabu, (27/01/21).

Mencegah lebih baik daripada mengobati, ya mungkin itu merupakan salah satu pepatah yang tepat dalam menggambarkan kesigapan Desa Kedaton dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Penyemprotan ini dilakukan fokus dititik keramaian sekitar Dusun I, II, dan VI. Yang mana wilayah tersebut menjadi tempat lalu lalang khalayak ramai orang.

Kades Kedaton, Junaidi, SE, menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan langkah cepat dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona.

“Sebelumnya kita (Para Kades_red) telah menggelar Rakor bersama pak Bupati Lamsel (Nanang Ermanto_red) dan Tim Gugus Tugas Kabupaten serta Kecamatan. Dan ini merupakan tindakan nyata sebagai langkah cepat kita dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19” ujarnya.

Dirinya juga mengajak seluruh warga agar tidak bosan-bosannya, untuk tetap menjalankan protokol kesehatan (Prokes) dengan cara 3M.

“Kami juga dari pemerintahan desa selalu menghimbau dan mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menerapkan 3M, yakni Mencuci Tangan, Memakai Masker, dan Menjaga Jarak” tambahnya.

Sedikitnya 35 sampai 40 orang anggota diterjunkan dalam penyemprotan disinfektan ini, yang terdiri dari Aparatur Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan warga sekitar.

Diketahui bahwa Kabupaten berjuluk Gerbang Sumatera (Lamsel_red) saat ini sudah masuk dan dikategorikan sebagai zona merah Covid-19. Sedangkan Desa Kedaton merupakan pintu gerbang dari salah satu tempat lalu-lalang virus tersebut.

Dimana RSUD dr. Bob Bazar, SKM, Kalianda, merupakan salah satu RSU yang ditunjuk oleh pemerintah Provinsi Lampung sebagai tempat rujukan bagi para penderita (Pasien_red) Covid-19. (Arya)

 333 total views,  333 views today

Continue Reading

Trending Topic