Hanuang.com – Pemerintah terus mendorong pengembangan layanan water taxi di Bali sebagai solusi transportasi cepat dan terintegrasi di tengah tingginya mobilitas wisatawan serta aktivitas ekonomi di Pulau Dewata.
Melalui PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), layanan ini dirancang menghubungkan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan wisata Canggu sebagai upaya mengurai kemacetan yang selama ini menjadi persoalan utama di Bali selatan.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan pengembangan water taxi merupakan langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarmoda di Bali. Layanan ini diharapkan menjadi alternatif transportasi yang efisien, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Sementara itu, Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa water taxi menjadi solusi integrasi transportasi darat, laut, dan udara yang mampu meningkatkan efisiensi mobilitas sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya di wilayah Kabupaten Badung. �
detikfinance + 1
ASDP bersama PT Angkasa Pura Indonesia disebut telah menyelesaikan studi kelayakan yang menyatakan proyek ini berpotensi untuk dilanjutkan. Rute Sekeh–Canggu (Berawa) ditetapkan sebagai prioritas tahap awal pengembangan. �
BALIPOST.com + 1
Secara operasional, layanan ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh dari Bandara Ngurah Rai menuju Canggu yang biasanya memakan waktu 1 hingga 2 jam melalui jalur darat, menjadi sekitar 30 menit lewat jalur laut. �
BALIPOST.com + 1
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menyebutkan proyek saat ini memasuki tahap lanjutan berupa penyusunan Detailed Engineering Design (DED) serta pemenuhan seluruh perizinan. Tahapan tersebut ditargetkan rampung pada 2026 sebelum dilaporkan kepada pemerintah untuk proses berikutnya, dengan konstruksi direncanakan mulai Agustus 2026. �
Indonesia Expat + 2
ASDP menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan sistem transportasi terintegrasi yang aman, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta sektor pariwisata Bali yang terus berkembang.
Dengan hadirnya water taxi, pemerintah berharap Bali tidak hanya semakin ramah bagi wisatawan, tetapi juga memiliki sistem mobilitas modern yang mampu menjawab tantangan kemacetan di kawasan destinasi unggulan nasional. (Arya)





