Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Pelatihan Ikat Tukkus Tradisional, Pemkab Lampung Selatan Satukan Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Pelatihan Ikat Tukkus Tradisional, Pemkab Lampung Selatan Satukan Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif

Redaksi
Last updated: 19 Juni 2026 12:10
Redaksi
4 hari ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat pembangunan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pembuatan Ikat Tukkus tradisional yang digelar di Senaya Beach, Kecamatan Kalianda, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari Fasilitasi Prosesi Kreasi, Produksi, Distribusi, Konsumsi, dan Konservasi Ekonomi Kreatif itu tidak hanya diarahkan untuk menjaga kelestarian warisan budaya Lampung, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pengembangan produk kreatif berbasis kearifan lokal.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kemasyarakatan Pemkab Lampung Selatan, Yanny Munawarty. Hadir pula jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Paluma Nusantara, kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Bulok dan Desa Way Kalam, serta sejumlah sanggar budaya di Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Yanny Munawarty menegaskan bahwa Ikat Tukkus bukan sekadar penutup kepala tradisional atau pelengkap busana adat. Lebih dari itu, Tukkus memiliki nilai sejarah yang kuat karena berkaitan erat dengan perjuangan Pahlawan Nasional Radin Inten II.

“Ikat Tukkus berakar dari tradisi yang telah hidup jauh sebelum masa kemerdekaan. Penutup kepala ini merupakan simbol kehormatan, kewibawaan, sekaligus identitas budaya masyarakat Lampung. Ketika kita menjaga dan melestarikannya, maka kita juga sedang menjaga marwah serta karakter budaya Lampung agar tetap lestari,” ujar Yanny.

Menurutnya, perkembangan zaman telah mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam kerajinan Tukkus. Salah satunya melalui pemanfaatan kain tenun tapis modifikasi yang menghadirkan nilai estetika lebih tinggi tanpa menghilangkan identitas budaya yang terkandung di dalamnya.

Inovasi tersebut dinilai membuka peluang besar bagi para pelaku ekonomi kreatif lokal untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai jual serta daya saing yang lebih luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Selatan, I Nyoman Setiawan, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan implementasi Program Desa HELAU (Hijau, Elok, Lestari, Aman, Unggul) yang diinisiasi Bupati Lampung Selatan.

Ia mengatakan, program tersebut menitikberatkan pada aspek “Lestari” melalui upaya menjaga adat, seni, dan budaya desa, serta aspek “Unggul” yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan produk kreatif berbasis potensi lokal.

Karena itu, pemerintah daerah mendorong para pelaku ekonomi kreatif, pengelola sanggar budaya, dan Pokdarwis untuk tidak berhenti pada tahap pelatihan semata, melainkan segera melangkah pada peningkatan produksi, penguatan kualitas, hingga memperluas pemasaran melalui platform digital dan jaringan pariwisata.

Sebagai bentuk transfer pengetahuan dan keterampilan, Pemkab Lampung Selatan menghadirkan maestro kerajinan daerah, Raja Muda, sebagai narasumber utama. Kehadirannya diharapkan mampu melahirkan generasi baru perajin Ikat Tukkus yang mampu menjaga autentisitas sekaligus mengembangkan produk sesuai kebutuhan pasar.

Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Lampung Selatan berharap lahir berbagai suvenir khas daerah yang mampu menembus pasar nasional hingga internasional. Dengan demikian, pelestarian budaya tidak hanya menjadi upaya menjaga identitas daerah, tetapi juga menjadi fondasi penguatan ekonomi kreatif yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. (Arya)

TAGGED:Lampung Selatan
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Lampung Selatan Jadi Benteng Perang Melawan Narkoba, Kapolda Turun Langsung
Next Article Sekda Lampung Selatan Ajak Semua Pihak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bupati Lamsel Lepas Keberangkatan Kendaraan Pengangkut Bansos Untuk 21 Desa Terdampak Banjir
Tingkatkan Kemampuan Babinsa, Dandim Lamsel Gelar Latihan Teknis Teritorial TA 2023
66 Anggota Kwarcab Lamsel Terima Lencana Pancawarsa Dari Kwarda Gerakan Pramuka Lampung
Pimpin Apel Mingguan, Bupati Lamsel Pinta ASN Tingkatkan Tugasnya Sebagai Abdi Negara
Lamsel Miliki Potensi Dalam Dunia Usaha, Bupati Lamsel Sampaikan Dua Raperda di Paripurna DPRD
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?