Connect with us

Kriminalitas

KSKP Bakauheni Berhasil Amankan Ribuan Burung Kicau

Published

on

Hanuang.com, BAKAUHENI – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil amankan 2.057 (dua ribu lima puluh tujuh) ekor burung, diantaranya berjenis satwa liar yang dilindungi.

Burung-burung itu, dipergoki oleh petugas ketika melakukan pemeriksaan kendaraan di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

Rencananya, burung yang dikemas dalam paket keranjang plastik itu akan di seberangkan ke daerah Cikande, Serang – Banten menggunakan sebuah mobil.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kepala KSKP Bakauheni AKP Ferdiansyah membenarkan kejadian itu.

“Betul. Tepatnya hari Selasa (15/6/2021), pukul 01.00 WIB. Petugas mengamankan IH (32) alias S bersama satu unit mobil yang mengangkut satwa liar di areal pintu masuk Pelabuhan Bakauheni,” sebut Kapolsek, Rabu (16/6/2021) pagi.

Diketahui, kendaraan Toyota Avanza warna silver ber-nopol BG 1544 FD yang kedapatan mengangkut 2.057 ekor burung berbagai jenis yang dikemas dalam 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 buah kardus kecil warna coklat.

“Berdasarkan keterangan saudara IH, satwa liar tersebut diangkut dari rumah B di Way Kanan dan akan dibawa menuju daerah Cikande. Sedangkan, inisial B sudah di tetapkan DPO (Daftar Pencarian Orang, red.),” terang AKP Ferdi.

Ketika ditanya, IH nekat mengirimkan satwa liar itu karena mendapat ongkos kirim berjumlah lumayan menggiurkan. “Iya. Dapat bayaran Rp. 3,5 juta,” ujarnya bernada lesu.

Guna keperluan proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut, pengangkut berikut barang bukti berupa 65 buah paket keranjang plastik warna putih dan 11 kardus kecil warna coklat, satwa liar jenis burung sejumlah 2.047 ekor, dengan rincian satwa yang tidak dilindungi diantaranya, 930 ekor burung Jalak Kebo, 510 ekor burung Perenjak, 210 ekor burung Gelatik, 270 ekor burung Perkutut, 96 ekor burung Pleci, 24 ekor burung kepodang, 5 ekor burung Konin dan 5 ekor Burung Muncang. Sedangkan, jenis satwa yang dilindungi seperti, 5 ekor burung Cucak Ranting dan 5 ekor burung Cucak Ijo Mini. Kesemuanya dibawa ke kantor KSKP Bakauheni.

“IH dipersangkakan melanggar Pasal 21 ayat (2) huruf (a) Jo Pasal 40 ayat (2) UU RI No.5 Tahun 1990 tentang KSDAE dan Pasal 88 UU RI No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan,” pungkas AKP Ferdi. (*)

 3,363 total views,  3 views today

Kriminalitas

Buron 4 Tahun, Pelaku Pencurian Sapi Diringkus Polsek Tanjung Bintang

Published

on

By

Hanuang.com, TANJUNG BINTANG – Polsek Tanjung Bintang, Lampung Selatan (Lamsel) kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) hewan ternak sapi.

Pelaku yakni atas nama Mulyadi (48) , warga Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung, Lamsel. Pelaku dicokok polisi dikediamannya, pada Kamis (8/7/2021) sekitar pukul 4.00 wib subuh dini hari.

Plh Kapolsek Tanjung Bintang, AKP Budi Purnomo mengungkapkan, pada hari Minggu (11/12/16) sekira pukul 02.30 wib, telah terjadi tindak pidana Curat dua ekor sapi di dusun Kedaton X blok 1, Desa Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang.

Dua ekor sapi warna putih dan berjenis kelamin perempuan tersebut adalah milik korban atas nama Suderi (67).

“Pelaku melakukan aksi curat tersebut dengan cara merusak dinding kandang sapi yang terbuat dari geribik bambu. Sehingga, setelah dinding terbuka, pelaku masuk dan membawa dua ekor sapi itu keluar,” Ungkapnya.

AKP Budi melanjutkan, akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar Rp30 juta dan melaporkan kejadian curat tersebut ke Mapolsek Tanjung Bintang.

“Berdasarkan laporan korban, polisi melakukan penyelidikan. Sehingga, polisi dapat mengidentifikasi terduga pelaku. Setelah buron lebih dari empat tahun, akhirnya pelaku dapat ditangkap,” Tukasnya. (*)

 4,199 total views,  30 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Bravo Polri…!!! Satreskrim Polres Lamsel Berhasil Tangkap Pelaku Maling Motor di Kecamatan Palas

Published

on

By

Hanuang.com, PALAS – Gabungan Tekab 308 Polres Lampung Selatan (Lamsel), Unit Reskrim Polsek Palas dan Unit Reskrim Polsek Penengahan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) kendaraan bermotor dan 2 buah handphone Android.

Dari pengungkapan itu, petugas mengamankan tiga orang pelaku yakni, MY (32) warga Dusun Repong Berak, Desa Banjar Masin, Kecamatan Penengahan, ZA (27) warga Desa Kalirejo, Kecamatan Palas dan YP (28) warga Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda.

Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP Enrico Donald Sidauruk membenarkan pengungkapan kasus yang dilakukan oleh jajarannya.

“Hari Senin (21/6/2021), sekira jam 23.30 WIB. Gabungan Tekab 308 Polres Lampung Selatan, Unit Reskrim Polsek Palas dan Unit Reskrim Polsek Penengahan berhasil menangkap para pelaku,” terang AKP Enrico, Selasa (22/6/2021).

Penangkapan itu bermula dari aksi curat yang terjadi pada hari Kamis (3/6/2021), sekitar jam 03.00 WIB. Dengan tempat kejadian perkara (TKP) dirumah korban Ardi Ansyah (29) di Dusun Rantau Makmur, Desa Sukabakti, Kecamatan Palas.

Melihat celah jendela rumah korban yang kala itu tidak dipasang tralis, pelaku dengan leluasa mencongkel 2 jendela kamar samping. Kemudian mengambil sepeda motor yang kuncinya masih menempel di kontak motor serta 2 unit handphone Android merek OPPO type A57 dan merek Redmi 8A.

Atas tindakan melawan hukum itu, korban pun harus menanggung kerugian materi sebesar Rp. 15.560.000. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palas untuk ditindak lanjuti.

Berbekal laporan korban, tim gabungan langsung bergerak mengumpulkan bukti-bukti dan informasi guna melacak keberadaan para pelaku.Akhirnya pencarian pun berbuah manis, pada hari Senin (21/6/2021), sekira jam 23.30 WIB. Tim gabungan berhasil mengendus persembunyian pelaku dan meringkus ketiganya.

“Karena melawan petugas, salah seorang pelaku yakni MY (32) dilakukan tindakan tegas terukur ketika ditangkap di rumahnya di Dusun Repong Berak, Desa Banjar masin, Kecamatan Penengahan,” pungkas Kasat Reskrim.

Bersama tiga orang pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya, 1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna merah hitam dengan nomor polisi BE 6334 DY, Noka : MH1JM8114LK271659, Nosin : JM81E1273549 an. Saniah, 2 buah handphone Android merek OPPO tipe A57 dan merek Redmi 8A serta 1 buah obeng pipih bergagang merah. (*)

 4,280 total views,  30 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Miliki Sabu-Sabu, Warga Kecamatan Way Panji Diamankan Polisi

Published

on

By

Hanuang.com, WAY PANJI – Satuan Reserse (Sat Res) Narkoba Polres Lampung Selatan (Lamsel), berhasil menangkap S (30) alias R pelaku tindak pidana penyalahgunaan Narkotika golongan I jenis sabu.

S diamankan petugas karena kedapatan memiliki satu bungkus plastik bening berisi kristal putih yang diduga sabu.

Menurut informasi, S masih tercatat sebagai warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Lamsel.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kasat Res Narkoba AKP Abadi membenarkan penangkapan yang dilakukan oleh jajarannya.

“Inisial S alias R diamankan petugas hari Kamis (17/6/2021) kemarin, sekira pukul 11.00 WIB,” terang Kasat Res Narkoba, Jum’at (18/6/2021) siang.

Ditenggarai, lokasi penangkapan masih sama dengan tempat tinggal si pelaku yakni di Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji.

Dan, AKP Abadi sendiri tak menampik akan kebenaran hal itu.

“Memang benar. Tempat kejadian perkara (TKP, red.) masih sama dengan alamat tinggal si pelaku,” lanjut AKP Abadi.

Singkat cerita, petugas di lapangan yang kala itu melihat gelagat mencurigakan si pelaku dan menaruh curiga. Kemudian, menghampiri pelaku dan melakukan penggeledahan.

Benar saja, dari hasil penggeledahan itu petugas menemukan 1 paket kecil Narkotika jenis sabu yang dibawa oleh pelaku.

“Pelaku kemudian mengakui, bahwa Narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya,” imbuh mantan Kasat Res Narkoba Polres Lamtim itu.

Guna keperluan proses penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut, S bersama barang bukti berupa 1 buah bungkus plastik bening berisikan kristal putih diduga sabu dan 1 unit handphone merk Nokia warna Hitam, dibawa ke Mapolres Lamsel.

“Pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 114 dan Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” tegas AKP Abadi sembari mengakhiri. (*)

 3,763 total views,  30 views today

Continue Reading

Trending Topic