Connect with us

Lampung Selatan

Komisi C DPRD Lamsel Sambangi Pengerjaan APBD TA. 2019, Di Dua Kecamatan

Published

on

Hanuang.com, Lampung Selatan – Komisi C DPRD Lamsel melakukan peninjauan pengerjaan yang dilakukan oleh rekanan Dinas PUPR di dua Kecamatan, Rabu, (08/01/20).

Adapun Dua Kecamatan tersebut yakni, Sragi & Ketapang yang menggunakan anggaran APBD TA. 2019.

Menurut Suhar Pujianto, selaku anggota Komisi C, sekaligus Ketua Fraksi PDI Perjuangan menjelaskan bahwa peninjauannya itu bertujuan untuk meresfon masukan-masukan dari berbagai elemen masyakat terkait masalah hasil pekerjaan dari pihak pelaksana atau spekulan yang diragukan Kwalitas maupun Kuantitasnya.

Kami melakukan peninjaun terhadap hasil pelaksanaan pekerjaan APBD Lamsel 2019 dibeberapa titik di Kecamatan Sragi dan Ketapang yang dilaporkan oleh masyarakat bahwa hasil pekerjaan tersebut diragukan baik Kwalitas maupun Kuantitasnya” Jelas Suhar Pujianto mewakili Ketua Komisi C, DPRD Lamsel, Sulastiono.

“Selanjutnya hasil dari peninjauan Anggota Komisi C akan dilakukan Hearing di komisi, yang menghadirkan pihak pelaksana dan Dinas Terkait agar jelas permasalahanya” Tutup Suhar. (Arya)

 3,424 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Balitbang Lamsel Akan Gelar Sosialisasi Penginputan Data Inovasi Daerah

Published

on

By

Hanuang.com – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kabupaten Lampung Selatan akan mengadakan sosialisasi penginputan data inovasi daerah. Kegiatan itu dalam rangka penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2021.

Kepala Balitbang Kabupaten Lampung Selatan, Syahlani, SH, MH, mengatakan, kegiatan sosialisasi akan diselenggarakan pada tanggal 16 hingga 17 Juni 2021. Nantinya kegiatan itu akan diikuti oleh perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemkab Lampung Selatan.

“Kegiatannya akan berlangsung dua hari, Rabu dan Kamis besok. Karena jumlah peserta cukup banyak, prokes harus kita ikuti. Makanya kami bagi dua,” jelasnya saat ditemui Diskominfo Lamsel, di ruang kerjanya, Selasa (15/6/2021).

Sebelumnya, kata Syahlani, perwakilan dari seluruh OPD telah mengirimkan alamat email. Dimana nantinya akan menjadi akun dari masing-masing OPD untuk menginput data ke aplikasi yang telah disiapkan.

“Kemarin perwakilan OPD sudah mengirimkan alamat email. Nah nanti inputnya melalui aplikasi yang telah disiapkan. Besok kita belajar sama-sama,” kata Syahlani.

Pada kesempatan itu, Syahlani mengungkapkan terkait tiga bentuk inovasi daerah yang akan dinilai pada lomba inovasi daerah. Yakni, inovasi tata kelola pemerintahan daerah, inovasi pelayanan publik, serta inovasi daerah lainnya.

“Penilaian IID ini berbasis inovasi daerah dalam berbagai bentuk atau bidang. Tentunya telah berhasil dilakukan oleh pemerintah daerah, baik dari aspek input, proses, output, dan outcome,” ungkapnya.

Lebih lanjut Syahlani menyampaikan, dalam penilaian tersebut terdapat pula beberapa persyaratan yang menjadi penilaian IID oleh tim penilai dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).

Persyaratan tersebut diantaranya, memiliki kebaharuan dan keunikan sebagian atau keseluruhan, kegiatan inovasi daerah yang diusulkan minimal telah berjalan dua tahun, dan bukan merupakan kegiatan yang sedang direncanakan atau sedang dikerjakan.

Kemudian, kegiatan inovasi daerah yang diusulkan adalah kegiatan yang dibiayai dengan dana APBD dan/atau sumber pembiayaan lain yang sah. Kegiatan inovasi daerah yang diusulkan juga telah memberikan dampak atau manfaat bagi daerah dan masyarakat serta bersifat berkelanjutan.

“Nanti kita lihat dari OPD, inovasi apa yang sudah dibangun selama ini. Nah nanti ini ada syarat dan kriterianya, masuk atau tidak. Tim penilai dari Kemendagri langsung yang menilai, bukan kami,” pungkasnya. (ptm)

 765 total views,  332 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Winarni Didapuk Menjadi Bunda Literasi Lampung Selatan

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto dilantik sebagai Bunda Literasi Kabupaten Lampung Selatan.

Pelantikan Bunda Literasi Kabupaten Lampung Selatan yang dibarengi dengan Bunda Literasi Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Barat, Mesuji, Pesisir Barat dan Pesawaran tersebut digelar di Ballroom Hotel Swissbell Bandar Lampung, Selasa (15/6/2021).

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Fahrizal Darminto, Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay, Bunda Literasi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal, Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lampung Selatan Qori Nilwan.

Perpustakaan Nasional RI bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Provinsi Lampung dengan tema “Penguatan Sisi Hulu Budaya Baca Guna Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat” yang juga dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda Literasi Kabupaten/Kota dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Perpustakaan Nasional dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan Perguruan Tinggi di Provinsi Lampung.

Dalam sambutan Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando mengucapkan terima atas Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung bersama Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

“Saya mewakili Pemerintah Pusat merasa bangga sekaligus mengucapkan terima atas Komitmen Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota yang diwakili oleh Istri Gubernur dan Istri para Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung dalam mengupayakan Buku di masyarakat kita”, kata Muhammad Syarif Bando.

“Karena tugas kita bersama dalam memberantas Budaya Buta Aksara, tidak akan ada kemerdekaan di Negeri ini apabila para pendahulu kita tidak melahap habis buku-buku yang ada baik terbitan Dalam Negeri maupun buku dari Luar Negeri”, pungkas Muhammad Syarif Bando.

“Bisa kita lihat ketika Bung Karno, Muhammad Hatta dan para Pendiri Negeri lainnya meletakkan UUD 1946 dan Pancasila sebagai Pondasi yang sangat kokoh bagi Negeri ini”, tandas Muhammad Syarif Bando.

Sementara itu Fahrizal Darminto saat membacakan sambutan Gubernur Lampung mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, mudah-mudahan dapat mengedukasi masyarakat Lampung dalam rangka meningkatkan minat baca, sekaligus ajang promosi perpustakaan”, ujarnya.

“Minat baca masyarakat Lampung masih rendah dan kita sebagai aparat Pemerintah ini merupakan tanggung jawab kita untuk mengedukasi dan meningkatkan minat baca masyarakat kita”, kata Fahrizal Darminto.

Bunda Literasi Provinsi Lampung Riana Sari Arinal meminta kepada seluruh Bunda Literasi Kabupaten/Kota untuk dapat mensosialisasikan kepada masyarakat.

“Bunda Literasi Kabupaten/Kota yang juga para Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) saya minta melalui TP PKK dapat mensosialisasikan Literasi kepada masyarakat kita dengan memberikan Buku Bacaan, Permainan yang mengedukasi kepada anak-anak kita”, tandas Riana Sari Arinal.

“Mudah-mudahan dengan dukungan Literasi anak-anak kita lebih senang membaca sehingga akan menambah kosakata yang didapat sehingga dapat menambah wawasan anak-anak kita”, cetus Riana Sari Arinal. (Kmf)

 786 total views,  330 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Sekda Lamsel Kukuhkan TPAKD dan Resmikan Galeri Investasi Desa Cinta Mulya

Published

on

By

Hanuang.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM, mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Lampung Selatan tahun 2021.

Pengukuhan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor B/240/I.06/HK/2021 tentang Pembentukan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2021 tanggal 4 Maret 2021.

TPAKD yang dikukuhkan terdiri dari unsur Pemkab Lampung Selatan, pimpinan instansi vertikal, pimpinan lembaga jasa keuangan, akademisi dan pelaku usaha.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro, Selasa (15/6/2021), turut dihadiri Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Emilia Kusumawati, anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan Fraksi PKB, Romli.

Hadir juga Perwakilan Kepala Kantor Bank Indonesia Provinsi Lampung, Alfin M. Hoesni, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Bambang Hermanto, Kepala Bursa Efek Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, Hendi Prayogi, Direktur Utama Bank Lampung, Presley Hutabarat, Camat dan Uspika Candipuro, dan Kepala Desa Cinta Mulya.

Menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan, Sekda Thamrin menyambut baik atas dikukuhkannya TPAKD Kabupaten Lampung Selatan tahun 2021.

“Insya Allah tim ini akan bekerja dengan baik dan profesional sesuai dengan program kerja yang telah direncanakan,” ujar Thamrin.

Thamrin juga berharap, TPAKD Kabupaten Lampung Selatan bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya serta memiliki komitmen untuk saling mendukung. Sehingga akan tercipta pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di Kabupaten Lampung Selatan.

“Oleh karena itu, kehadiran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan berbagai usahanya,” katanya.

Selain mengukuhkan TPAKD Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin bersama Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung dan pimpinan lembaga yang hadir meresmikan Galeri Investasi Desa Nabung Saham di Desa Cinta Mulya, Kecamatan Candipuro.

Thamrin mengatakan, dengan hadirnya Galeri Investasi tersebut, harus menjadi program yang strategis dalam upaya mengembangkan perekonomian lokal.

“Tentu kita sangat gembira, biasanya kan program seperti ini adanya di kota-kota besar. Saya berharap sinergitas program ini dapat mendorong berkembangnya perekonomian lokal. Apalagi sekarang eranya digital,” kata Thamrin.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Provinsi Lampung, Emilia Kusumawati sangat mendukung dengan dikukuhkannya TPAKD dan peresmian program Galeri Investasi Nabung Saham di Kabupaten Lampung Selatan.

“Pembentukan TPAKD di Kabupaten Lampung Selatan ini adalah salah satu titik awal. Meskipun tidak ada TPAKD akses keuangan tetap bisa tumbuh, tetapi dengan TPAKD bisa lebih terarah,” kata Emilia Kusumawati.

Menurutnya, TPAKD ini bisa memperluas akses keuangan daerah apalagi saat ini di tengah pandemi Covid-19. Sehingga dibutuhkan percepatan akses keuangan daerah, dengan TPAKD mendukung mewujudkan akses pertumbuhan perekonomian daerah.

“Tentunya kami pemerintah provinsi sangat mendukung akses keuangan di daerah tetap berjalan. Apalagi ditengah pandemi, program ini sangat cocok. Ditambah program Smart Village di Desa Cinta Mulya yang memang program unggulan pak gubernur,” ujarnya.

Sementara itu, pada acara tersebut Desa Cinta Mulya juga memperoleh penghargaan dari Kepala OJK Provinsi Lampung dan Bupati Lampung Selatan sebagai Penggiat Desa Inklusi Keuangan dan Pilot Project program Smart Village Provinsi Lampung. (Aziz)

 790 total views,  330 views today

Continue Reading

Trending Topic