Connect with us

Lampung Selatan

Ketua DPRD & Ketua REPDEM Lamsel Paparkan Lahan Di Lampung Untuk #DKI

Published

on

Hanuang.com – Ketua DPRD Lampung Selatan (Lamsel), H. Hendry Rosyadi dan Ketua Relawan Perjuangan Demokrasi (REPDEM) Lamsel, Nurul Ikhwan, paparkan ketersediaan lahan untuk IKN RI di Lampung.

Pemaparan tersebut yakni saat menggelar dialog dengan Sekretariat & Deputy Networking and land survey TIM Relawan DKI Lampung, Dedi Rokhman dan Akhamd Muslimin, di Kantor DPC PDI Perjuangan Lamsel dalam rangka Rakor Konfercab, Minggu, (23/06/19).

Hendry Rosyadi menjelaskan bahwa Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, telah membuat keputusan strategis pemindahan ibu kota negara (IKN) ke luar pulau jawa dengan pilihan lokasi pulau Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera.

“Pak Presiden sudah mengunjungi Provinsi Kalimantan timur dan Kalimantan Tengah, adapun lokasi yang di kunjungi, yakni Taman Hutan Rakyat Bukit Suharto seluas 67.766 Ha, terletak di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Penajam Paser. Sedangkan di Kalteng yakni Hutan Gunung Mas seluas 98.956 Ha, terletak di Kabupaten Gunung Mas” ungkapnya.

Namun menurut Nurul Ikhwan, dua daerah yang dikunjungi Presiden RI tersebut dalam dialog Nasional Pemindahan IKN RI di Kementerian PPN/BAPPENAS RI (16/05/19) yang dihadiri oleh TIM Relawan DKI Lampung, DR(Cand). IB Ilham Malik,ST, MT dan Ahmad Muslimin dalam paparan Menteri PPN dan KA.BAPPENAS RI, Bambang Brojonegoro dalam materinya ada kelemahan tentang ketersedian air bersih bawah tanah yang tidak tersedia dengan baik dan cukup.

“Bahkan saya 3 tahun tinggal di Kalimantan. Saat hujan deras, Maka air dari atas turun ke bawah sehingga akibatkan banjir. Ketika kemarau, maka air laut masuk ke sungai sehingga air jadi payau sehingga tidak layak konsumsi. Serta kadar asam di tanah pulau kalimantan sangat tinggi. Kedua daerah juga ada ancaman kebakaran hutan dan kebakaran lahan gambut yang menimbulkan kabut asap hingga ke Negeri Jiran. Sedangkan Negara kita belum berpengalaman dalam menangani pemadaman kebakaran lahan gambut dengan cepat” ungkapnya saat memaparkan materi dari Menteri PPN & KA. Bappenas.

Bang Hendry, sapaan akrabnya juga jelaskan tentang Provinsi Lampung di pulau Sumatera memang belum menjadi pembahasan di kementerian PPN/BAPPENAS RI apalagi dikunjungi sebagai calon lokasi pemindahan IKN pusat Pemerintahan dan pelayanan publik RI yang baru oleh Presiden RI.

“Provinsi lampung dengan luas keseluruhan 3.537.650Ha terletak di 105°45′ – 103°48’BT dan 3°45′ – 6°45’LS. Memiliki tanah negara seluas 1.004.735Ha dengan alokasi Untuk Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam 462.030Ha berupa Taman nasional bukit barisan, Taman Nasional Way Kambas yang jadi sekolah gajah satu-satunya di indonesia dan Taman Hutan Rakyat Wan abdul rahman. Kawasan Hutan Lindung (HL) seluas 317.615Ha. Kawasan Hutan Produksi Terbatas seluas 33.358Ha. Kawasan Hutan Produksi tetap seluas: 191.732Ha” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa Tanah Negara tersebut dikelola oleh UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL), PTPN VII, INHUTANI, Aneka Perusahaan Swasta dan Rakyat secara legal via Program Perhutanan sosial serta Rakyat Perambah sebagai alat mata pencahariannya dengan berusaha ditanah milik negara.

“Jadi apa yang sedang berproses ini harus kita perjuangan bersama dan ini juga dapat jadi wadah persatuan indonesia dan perjuangan mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia” ungkapnya.

Hendry Rosyadi juga paparkan bahwa Tanah negara yang tersedia di Provinsi Lampung pada bagian Timur minim kebencanaan sangat layak diusulkan secara formal oleh Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi untuk jadi lokasi IKN baru RI. Apalagi mengingat daya dukung infrastruktur, suprastruktur, SDA dan SDM yang di miliki provinsi lampung sangat menopang kepindahan IKN RI ke lampung.

Bahkan menurutnya kini jarak DKI jakarta tidak terlalu jauh karena Lampung di Pulau Sumatera merupakan hinterland DKI Jakarta di pulau jawa. Sehingga jika ditautkan dengan veluwemeer aqueduct jembatan bawah laut ataupun jembatan layang atas laut maka jaraknya makin dekat lagi.

Saat ditanyakan tentang pandangan terkait ketersedian lahan untuk IKN baru RI, Lokasinya dimana saja dirinya menjelaskan di Lampung bagian Timur meliputi :

  • Tanah Negara dalam satu hamparan terletak di kota bandar lampung – Kota Baru – Lampung Selatan – Lampung Timur dengan luas keseluruhan 88.113Ha. Terletak di lahan PPS seluas 270Ha dalam PIAPS-Kota Bandar lampung. lahan kota baru seluas 1.500Ha. Lampung selatan pada KPHL register 17 Gunung Serampok kurang lebih seluas 8.100Ha, Lahan PTPN VII unit bergen – kedaton – Trikora – Natar kurang lebih 14.000Ha. lampung timur KPHL Register 38 gunung balak  kurang lebih seluas 24.000Ha. KPHP Unit XIV gedong Wani seluas 30.243Ha terletak di lamsel dan lamtim.
  • Tanah Negara di Lampung selatan dan Lampung timur dalam satu hamparan kurang lebih seluas 55.000Ha.
  • Pesawaran – lampung selatan – lampung tengah tidak satu hamparan tapi berdekatan kurang lebih seluas 45.000Ha. Lokasinya terletak di tanah negara yang di kelola oleh PTPN VII pada unit usaha; kedaton, trikora, natar, rejosari dan bekry.
  • Lampung Tengah dan Lampung Utara pada tanah negara berkonsensi HGU – PTPN VII bunga mayang kurang lebih seluas 80.000Ha dan Register 39 pubian – Kawasan hutan di tanjung raja.
  • Tulang Bawang Barat dan Lampung Tengah tanah negara berkonsensi HGU kurang lebih seluas 44.000Ha.
  • Tulang Bawang dan Mesuji tanah negara dekat garis pantai berkonsensi HGU eks tambak udang kurang lebih seluas 90.000Ha.
  • Way Kanan dan Mesuji tanah negara seluas kurang lebih 110.000Ha.
  • Mesuji seluas 44.000Ha.
  • Way Kanan seluas 66.000Ha.
  • Lampung Timur seluas 130.000Ha di TNWK.
  • 11).Lampung Tengah, Tulang Bawang Barat dan Tulang Bawang kurang lebih seluas 100.000Ha berkonsesi HGU.

Diketahui bahwa 11 lokasi tersebut diatas tidak rawan bencana Tektonik, Vulkanik, likuifaksi, kebakaran hutan, Kebakaran lahan gambut, Tsunami, tanah longsor, kekeringan air bersih dan banjir bandang extrim.

Dengan demikian 11 lokasi tersebut layak menjadi acuan untuk dikunjungi oleh presiden RI dan dikaji oleh Kementerian PPN/BAPPENAS RI bersama timnya sehingga dapat pilih satu lokasi untuk di tetapkan sebagai core area pemindahan IKN RI oleh Presiden RI.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, dukungan dan petisi untuk DKI Lampung hadir dari berbagai tokoh mulai dari Gubernur terpilih Lampung, Arinal Djunaidi, berbagai Kepala Daerah, dan unsur lainnya. (Arya)

 1,381 total views,  6 views today

Lampung Selatan

Berita Foto : Bupati Lamsel Lantik Heri Bastian Jadi Kasat Pol PP

Published

on

By

Hanuang.com, Lampung Satan – Bupati Lampung Selatan (Lamsel), H. Nanang Ermanto melakukan pelantikan terhadap Pejabat Tinggi Pratama Eselon II yang digelar di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati setempat, Jum’at, (07/05/21).

Adapun pejabat yang dilantik yakni Heri Bastian, S.Sos sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Lampung Selatan.

Diketahui bahwa sebelumnya sebelumnya Heri Bastian menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kasat Pol PP Lamsel.

Dikarenakan adanya perubahan nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah dari Satuan Polisi Pamong Praja pada Januari 2021. (Arya)

 291 total views,  291 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Wakapolri Tinjau Situasi Terkini di Pelabuhan Bakauheni

Published

on

By

Hanuang.com, BAKAUHENI – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono melakukan kunjungan pemantauan arus mudik dan jalur transportasi ke PT. ASDP Indonesia Ferry (persero) Cabang Bakauheni, Sabtu pagi (8/5/2021).

Dalam kunjungan itu, Wakapolri ingin mengetahui perkembangan situasi di lapangan terhadap arus lalu lintas kendaraan terkait peniadaan mudik tahun 2021, secara langsung.

Mengawali pemaparan materi bertempat di ruang VIP ASDP Cabang Bakauheni, Karo Ops Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono menjelaskan kesiapan jajaran Polda Lampung pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2021.

“Terdapat sebanyak 95 lokasi pos yang telah didirikan di wilayah hukum Polda Lampung. Diantaranya, 9 pos penyekatan batas provinsi, 25 pos Kabupaten/Kota, 47 pos pengamanan, 11 pos pelayanan dan 1 pos terpadu yang terletak di Seaport Interdiction Bakauheni,” sebut Karo Ops.

Wahyu kemudian melanjutkan, petugas di lapangan akan menjalankan prosedur standar dengan mengecek setiap kendaraan yang akan melintasi pos-pos yang telah didirikan. Mengingat, hanya penumpang tertentu sesuai peraturan Kemenhub yang diperkenankan keluar masuk wilayah Provinsi Lampung dengan dilengkapi Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM), surat keterangan rapid test antigen negatif Covid-19.

“Bagi kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan tersebut akan di putar balik,” kata Wahyu sembari mengultimatum.

Sempat mendapat pertanyaan sela dari Wakapolri, bilamana petugas pemeriksa di lapangan mendapati kendaraan yang salah satu penumpangnya positif Covid-19.

“Petugas di lapangan akan mengisolasi penumpang yang positif Covid-19 kemudian dibawa ke rumah sakit rujukan pasien Covid-19 terdekat dan memeriksa ulang penumpang lainnya melalui rapid test antigen. Jika hasilnya negatif akan dipersilahkan melanjutkan perjalanan,” jawab Wahyu.

Pada kesempatan itu, General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni Solikhin menerangkan secara singkat, pihaknya telah memetakan laju penumpang menjadi tiga fase yakni fase normal, fase pra larangan mudik dan fase setelah mudik.

“Arua puncak pengguna jasa penyebrangan di pelabuhan Bakauheni yakni pada tanggal 2 Mei 2021. Dimana, pada tanggal 28 April sampai dengan 7 Mei 2021, sebanyak 75.790 kendaraan telah melewati pelabuhan Bakauheni. 48.179 sudah kembali menyebrang sedangkan 27.611 kendaraan belum kembali dan ini nanti yang akan kami antisipasi,” pungkas Solikhin.

Setelah menyimak dengan seksama materi pemaparan, Wakapolri kemudian menanggapi dengan mengucapkan terima kepada jajaran Polda Lampung atas langkah-langkah yang tepat yang telah dipersiapkan dalam menanggapi kebijakan Pemerintah perihal peniadaan mudik tahun 2021.

“Tujuannya adalah untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kita tidak ingin seperti di India yang mengalami gelombang kedua Covid-19,” tegas jendral lulusan Akpol 1988 A itu.

Pria kelahiran Solok, Sumatera Barat itu juga memberikan himbauan kepada seluruh lapisan masyrakat agar melaksanakan perayaan hari raya Idhul Fitri 1442 H dengan dirumah saja.

“Lebaran dirumah saja, secara virtual. Bisa melalui video call, zoom atau aplikasi digital lainnya,” himbau Gatot.

Tak kalah penting, Wakapolri juga mengingatkan kepada jajaran Polda Lampung agar memperhatikan keamanan petugas di pos-pos pemeriksaan.

“Pak kapolda, Karo Ops, Kabid Dokkes, para Kapolres agar memeriksa kelengkapan dan melatih anggota di lapangan baik personel dari Polri, TNI, Satpol PP, Satgas Covid-19. Jangan sampai terpapar Covid-19,” pinta Gatot.

Jendral yang pernah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya itu menambahkan, bahwasannya kegiatan Operasi Ketupat 2021 merupakan kegiatan yang dinamis di seluruh wilaya Indonesia. Sebanyak 381 titik penyekatan telah disiapkan dalam rangka upaya memutus penyebaran Covid-19 jelang perayaan hari raya Idhul Fitri 1442 H.

“Kami dari jajaran Polri mememinta kepada seluruh masyarakat untuk betul-betul mematuhi larangan Pemerintah untuk tidak mudik. Dan yang paling penting, mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarakat,” pungkas Wakapolri.

Tampak hadir dalam giat itu, Wakapolri, Irwasum polri didampingi jajaran, Kapolda Lampung dan jajaran, Kapolres Lamsel, Bupati Lamsel, Dandim 0421/LS dan GM ASDP Cabang Bakauheni. (*)

 452 total views,  452 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Mantab…!!! Jelang Lebaran, Masyarakat Desa Maja Terima Bingkisan Dari PT. MFA

Published

on

By

Hanuang.com – Dalam rangka menyambut hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, Balai Besar SNVT PJSA Mesuji-Sekampung Sungai dan Pantai PT. Mina Fajar Abadi (PT. MFA) memberikan paket bingkisan lebaran kepada masyarakat Desa Maja disekitar lokasi pembangunan Breakwater (Penangkis ombak).

300 paket bingkisan lebaran diserahkan secara simbolis langsung oleh perwakilan PT. MFA Rimlan Arian, Sabtu (08/05/2021) kepada warga masyarakat Dusun I dan Dusun II Desa Maja Kecamatan Kalianda.

Rimlan Arian saat dijumpai di lokasi Pekerjaan Pembangunan Pengaman Pantai Desa Maja, mengatakan selain sebagai wujud perhatian, pemberian bingkisan lebaran, itu juga sebagai ungkapan apresiasi dan bentuk ucapan terima kasih atas kinerja seluruh pekerja yang sebagian besar dari Desa setempat, serta kerjasama yang telah terjalin dengan baik sejak awal hingga saat ini, mulai dari Aparatur Desa, Kelompok Masyarakat (Pokmas) dan warga lainnya.

“Terima kasih kepada semua yang telah terlibat untuk membantu dan juga mendukung kegiatan Pembangunan Pengaman Pantai Desa Maja yang saat ini tengah berjalan, khususnya bagi seluruh warga desa Maja, semoga suasana kekeluargaan yang kondusif ini dapat menjadi nilai positif untuk penyelesaian Pembangunan Pengaman Pantai yang sedang berjalan ini,” ujar pengusaha muda mantan aktivis Lampung Selatan ini.

Rimlan pun berharap kepada para pekerja yang tergabung dalam Pokmas, agar dapat terus bersemangat dan berkontribusi dalam bekerja sama dengan management PT. Mina Fajar Abadi.

“Semoga hubungan kerjasama ini dapat terus terjaga bahkan semakin kompak, khususnya untuk seluruh warga Desa Maja yang mendukung penuh program pembangunan pemerintah pusat melalui Balai Besar SNVT PJSA Mesuji JM Provinsi Lampung,” pungkasnya. (*)

 456 total views,  456 views today

Continue Reading

Trending Topic