Hanuang.com – Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf menegaskan bahwa keberhasilan institusi Polri tidak semata-mata diukur dari naik atau turunnya angka kriminalitas. Menurutnya, indikator utama keberhasilan adalah sejauh mana masyarakat merasakan keamanan, serta bagaimana kecepatan dan profesionalisme personel dalam memberikan pelayanan.
Penegasan tersebut disampaikan saat memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Lampung Selatan dalam kunjungan kerja di Aula Radin Intan Polres Lampung Selatan, Jumat (31/7/2026). Kedatangan Kapolda disambut langsung Kapolres Lampung Selatan AKBP Toni Kasmiri bersama pejabat utama, para kapolsek, serta seluruh personel Polres Lampung Selatan.
Dalam arahannya, Irjen Pol. Helfi Assegaf memberikan apresiasi atas berbagai inovasi yang telah dilakukan Polres Lampung Selatan. Ia menilai jajaran Polres Lampung Selatan merupakan satuan yang produktif dalam menghadirkan terobosan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya nilai Polres Lampung Selatan sangat produktif. Inovasinya sangat banyak. Tinggi rendahnya tren hanyalah angka. Kalau tren naik, bisa berarti polisi bekerja dengan baik mengungkap kasus. Kalau tren turun, berarti pemeliharaan kamtibmas berjalan efektif. Yang terpenting adalah bagaimana kita melihatnya dari sisi yang positif,” ujar Helfi.
Kapolda menjelaskan, tren kejahatan atau crime trend tidak dapat dijadikan satu-satunya tolok ukur keberhasilan kepolisian. Sebab, meningkatnya angka pengungkapan perkara juga dapat menunjukkan optimalnya kinerja aparat dalam mengungkap tindak pidana, sementara tren yang menurun bisa menjadi indikator keberhasilan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Lebih dari itu, ia menekankan bahwa fokus utama setiap anggota Polri harus tertuju pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran polisi saat masyarakat membutuhkan, respons cepat terhadap setiap laporan, serta penyelesaian persoalan secara profesional menjadi ukuran nyata keberhasilan tugas kepolisian.
“Yang paling penting adalah masyarakat merasakan aman. Kehadiran Polri saat masyarakat membutuhkan, respons yang cepat terhadap setiap laporan, serta profesionalisme dalam menyelesaikan setiap permasalahan itulah yang menjadi ukuran utama. Itu jauh lebih penting daripada kita hanya sibuk melihat angka tren naik atau turun,” tegasnya.
Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar terus menjaga integritas, meningkatkan disiplin, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta mempertahankan kepercayaan publik melalui pelayanan yang cepat, humanis, dan berkeadilan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Di sela kunjungan kerja tersebut, Kapolda Lampung turut bertatap muka dengan perwakilan Sabuk Kamtibmas Polres Lampung Selatan. Ia mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendorong agar sinergi yang telah terbangun terus diperkuat demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bhayangkari Daerah Lampung, Ny. Ida Helfi Assegaf, melaksanakan pembinaan kepada Bhayangkari Cabang Lampung Selatan. Kegiatan itu diisi dengan peninjauan berbagai program organisasi, mulai dari busana Bhayangkari, produk UMKM pendukung ketahanan pangan keluarga, TK Kemala Bhayangkari, hingga pelayanan Posyandu Kemala Bhayangkari.
Kunjungan kerja Kapolda Lampung tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas internal sekaligus mengevaluasi pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Lampung Selatan. Melalui dialog langsung dengan personel, berbagai masukan turut dihimpun sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan Polri yang Presisi, sehingga kehadiran kepolisian benar-benar mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan yang semakin kuat di tengah masyarakat. (Arya)