Connect with us

Berita Sumatera

Kapolda Jambi Kunker Ke Kakanwil Kemenkumham

Published

on

Hanuang.com, Jambi – Usai silaturahmi pada Ketua PT Jambi, Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo melakukan kunjungan silaturahmi dengan Kakanwil Kemenkuham Jambi di Kotabaru, Rabu (16/12/2020).

Tiba di Kantor Kanwil Kemenkuham, Kapolda Jambi disambut hangat Kakanwil Kemenkuham Jambi, Mhd. Jahari Sitepu dan stafnya dengan mematuhi protokol kesehatan seperti pengecekan suhu tubuh pada sensor thermometer yang terpasang di lobby Kantor Kemenkuham Jambi.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi mengatakan silaturahmi ini merupakan sinergitas yang terjalin selama ini antara Kemenkuham dan Polri khususnya Polda Jambi.

“Silaturahmi dan memperkenalkan diri sebagai pejabat Kapolda Jambi, agar terjalin komunikasi dan sinergitas yang lebih baik lagi,” jelas Kabid Humas.

Dikatakan Kabid Humas Polda Jambi, pada kunjungan ini Kapolda juga melihat
Aplikasi simonster kemenkuham Jambi yang digunakan untuk melakukan pengawasan diseluruh lapas dan imgrasi serta bandara di Jambi. (*)

 1,452 total views,  3 views today

Berita Sumatera

Perlancar Arus Penumpang dan Logistik, Dermaga II ASDP Punggur Siap Layani Lintasan Jarak Jauh

Published

on

By

Hanuang.com, Batam, 28/02/2021 — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) segera mengoperasikan Dermaga II Telaga Punggur, Batam dalam waktu dekat pascaperesmian dermaga tersebut oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kamis (25/2) pekan lalu. Rencananya, dermaga ini akan melayani kapal lintasan jarak jauh dengan waktu tempuh pelayaran 6-20 jam, diantaranya Telaga Punggur – Dabo, Telaga Punggur – Tungkal, Telaga Punggur – Sei Selari, dan Telaga Punggur – Tanjung Balai Karimun.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan bahwa kehadiran ASDP di Provinsi Kepulauan Riau yang banyak dikelilingi pulau-pulau kecil sangat dinantikan masyarakat dalam menunjang mobilitas sehari-hari. “Penyeberangan menjadi salah satu moda transportasi yang diandalkan masyarakat, khususnya mereka yang beraktivitas dan bekerja, serta sektor angkutan logistik dari dan menuju Kota Batam. Karenanya, ASDP terus berupaya menghadirkan layanan prima dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat yang mengakses penyeberangan,” tuturnya.

Kendati berada di tengah pandemi Covid-19 yang berdampak tidak menguntungkan bagi perusahaan karena berkurangnya muatan penumpang dan kendaraan, kinerja positif masih diraih layanan angkutan logistik yang naik sekitar 11 persen di lintasan Cabang Batam ini. “Jumlah lintasan di Cabang Batam terus meningkat trennya setiap tahun. Tahun 2019 sebanyak 12 lintasan, tahun 2020 sebanyak 16 lintasan, dan tahun 2021 sebanyak 18 lintasan (6 rute komersial dan 12 rute perintis) yang dilayani oleh 10 unit kapal ASDP,” ujar Ira merinci.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan bahwa pengoperasian dermaga baru di Telaga Punggur ini dapat meningkatkan kapasitas pelabuhan penyeberangan dan mendukung pengembangan sistem logistik nasional berdasarkan pertumbuhan jumlah lintasan dan kapal yang signifikan di pelabuhan ini.

“Kendati dalam setahun belakangan ini mengalami penurunan muatan dikarenakan terdampak pandemi Covid-19, diharapkan pada tahun mendatang diharapkan akan terjadi peningkatan demand angkutan penyeberangan yang signifikan seiring dengan pemulihan ekonomi wilayah dan ekonomi nasional,”kata Dirjen Budi.

Ia juga mengharapkan ASDP sebagai operator pelabuhan agar dapat memperhatikan kondisi fasilitas pelabuhan serta melakukan pemeliharaan terhadap fasilitas dermaga secara rutin. Menurutnya, untuk meningkatkan demand penumpang angkutan penyeberangan pada lintas eksisting, para stake holder pelabuhan penyeberangan Telaga Punggur diminta untuk melaksanakan kewajiban sesuai kewenangannya masing-masing. “Operator kapal penyeberangan senantiasa memastikan dan menjaga serta merawat kapal selalu dalam kondisi memenuhi kelaiklautan kapal dan pemenuhan terhadap standar pelayanan minimal (SPM) kapal angkutan penyeberangan,” tutur Dirjen Budi.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi menilai bahwa pembangunan dermaga 2 Telaga Punggur, Batam, yang mampu melayani kapal ferry berukuran hingga 5.000 GT akan memperlancar lalu lintas logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi Batam.

Menurut Yukki, keberadaan dermaga baru tersebut juga akan dapat meningkatkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Infrastruktur dermaga ferry ini sangat efektif bagi pelaku industri di Batam untuk melakukan pengiriman bahan baku maupun hasil-hasil produksi industri di KEK Batam.

Seperti kita ketahui bahwa BP Batam mencatat hingga triwulan ketiga tahun 2020 telah mencapai US$ 389 juta untuk 1.090 proyek, sehingga keberadaan dermaga baru tersebut akan menggairahkan perekonomian Batam di tengah pandemi Covid-19.

“Bila kondisi perekonomian global, regional ASEAN dan nasional sudah kembali normal setelah masalah pandemi Covid-19 mampu diatasi, maka keberadaan dermaga baru tersebut juga dapat mendorong ekspor komoditi unggulan dari Batam.”

Kemarin, Menhub meresmikan dermaga II ASDP Telaga Punggur yanf mulai dibangun pada 3 Februari 2020 dan telah dinyatakan rampung pada 28 November 2020. Proyek Dermaga II Telaga Punggur, Batam senilai Rp 60 miliar ini merupakan dermaga jenis moveable bridge dengan tipe quay wall berkapasitas 80 ton memiliki panjang 75 meter dan lebar 12 meter dengan kedalaman kolam 5-10 meter untuk kapal dengan draft hingga 4,125 meter. Dermaga ini mampu disandari kapal berukuran 560 GRT hingga 5.000 GRT. Adapun dermaga eksisting yang beroperasi saat ini, yakni dermaga 1 dengan kapasitas 30 ton dan bisa disandari kapal maksimal 1.500 GRT. (*)

 1,217 total views,  16 views today

Continue Reading

Berita Sumatera

Persuasif, Polda Jambi Kawal 34 Alat Berat Keluar dari Lokasi PETI di Lubuk Bedorong Sarolangun

Published

on

By

Hanuang.com, Jambi – Tim gabungan Polda Jambi TNI/Polri dan jajaran sepertinya tidak main-main terus melakukan upaya persuasif dalam mencegah rusaknya lingkungan dampak dari Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sarolangun.

Pasalnya, setelah 13 alat berat excavator di Lubuk Bedorong, Kecamatan Limun Sarolangun, kini (8/2/2021) menyusul lagi sebanyak 34 alat berat kembali digiring oleh Tim Gabungan Polda Jambi keluar dari lokasi PETI.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto mengakui, keluarnya alat berat merupakan hasil dari kesepakatan antara pihak kepolisian dengan Pemilik dan penanggung jawab alat berat yang bekerja di lokasi PETI Hutan APL.

“Kemarin, di Loby Hotel Golden telah dilaksanakan penggalangan antara pemilik alat dengan Kasubdit Ekonomi Ditintelkam Polda Jambi Akbp Andi M. Ichsan dan Kasat Intelkam Polres Sarolangun Iptu Jabidi, beserta anggota,” katanya, Minggu (6/2/2021).

Menurut Kombes Pol Mulia, kemarin minggu (7/2/2021) alat sudah keluar 23 dari Sungai Batang Limun dan sekarang sudah berada dirumah masing-masing warga. “Hari ini keluar 11 unit dengan rincian 6 melalui desa Panca karya dan 5 melalui Kecamatan Batang asai.

Rencana pengeluaran alat berat yang semula akan dikeluarkan serentak hari Minggu (7/2/2021), tapi dibagi 2 hari yakni minggu dan senin (8/2/2021). “Karena alat berat kurang lebih 11 Unit di lokasi PETI Hutan APL bisa sampai diluar Desa Lubuk Bedorong pada hari tersebut, dikarenakan butuh 2 hari untuk keluar dari lokasi,” terangnya. (*)

 1,583 total views,  12 views today

Continue Reading

Berita Sumatera

Jokowi : ‘Bakauheni – Palembang Kini Hanya 3,5 Jam Perjalanan’

Published

on

By

Hanuang.com – Presiden Joko Widodo meresmikan ruas tol Kayu Agung – Palembang sepanjang 42,5 kilometer pada Selasa, 26 Januari 2021. Peresmian tersebut menandakan bahwa ruas tol yang merupakan bagian dari Jalan Tol Kapalbetung (Kayu Agung – Palembang – Betung) sepanjang 111,69 kilometer tersebut telah dapat digunakan oleh masyarakat.

“Alhamdulillah jalan tol Kayu Agung – Palembang sepanjang 42,5 kilometer sudah selesai, sudah rampung, dan siap digunakan pada hari ini,” ujarnya saat menyampaikan sambutan peresmian di Gerbang Tol Kramasan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Presiden mengatakan, jalan tol tersebut merupakan poros utama dari keseluruhan jalan tol trans-Sumatera. Ruas tol Kayu Agung – Palembang saat ini telah terhubung dengan jalan tol trans-Sumatera lainnya, yakni TPPK (Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung) yang telah diresmikan Presiden pada 15 November 2019 lalu. Dengan demikian Provinsi Lampung kini telah semakin terkoneksi dengan Provinsi Sumatera Selatan.

Hal tersebut menjadikan waktu tempuh dari Pelabuhan Bakauheni Lampung ke Palembang dengan jarak 373 kilometer menjadi lebih singkat secara signifikan. Biasanya jarak tersebut harus ditempuh melalui perjalanan darat dalam waktu 12 jam, kini masyarakat yang hendak menempuh jalur tersebut hanya memerlukan waktu selama 3 hingga 3,5 jam saja.

“Ini akan menjadi sebuah lompatan besar karena menghemat waktu tempuh hingga 75 persen. Efisiensi ini jelas akan memberikan kontribusi pada penurunan biaya logistik dan akan memberikan daya saing yang besar bagi Palembang dan Lampung,” kata Presiden.

Selain itu, peresmian ruas tersebut juga semakin menambah daftar panjang ruas tol bagian dari trans-Sumatera dengan panjang keseluruhan mencapai 2.992 kilometer yang telah beroperasi.

Hingga saat ini, 657 kilometer ruas jalan tol di sepanjang trans-Sumatera telah dapat digunakan, 608 kilometer dalam tahap konstruksi, 430 kilometer memasuki persiapan konstruksi, dan direncanakan pembangunan untuk 1.297 kilometer lainnya akan segera menyusul.

“Jalan tol ini tidak hanya menghubungkan antarwilayah antardaerah, tapi juga untuk membangkitkan perekonomian di Pulau Sumatera khususnya di Provinsi Sumatera Selatan, juga menumbuhan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mengembangkan simpul-simpul pertumbuhan ekonomi yang produktif,” Presiden menjelaskan.

Oleh karena itu, Kepala Negara meminta pemerintah daerah setempat untuk memanfaatkan kehadiran jalan tol itu dalam rangka memajukan wilayahnya masing-masing. Setidaknya, Presiden melihat adanya potensi besar pengembangan wilayah di lokasi-lokasi yang dilintasi jalan tol itu seperti pertanian, perkebunan, pariwisata, hingga sentra ekonomi lainnya.

Dalam kunjungan kerja hari ini, Kepala Negara berkesempatan untuk meninjau ruas tol tersebut yang dimulai dari gerbang tol Kramasan hingga Jakabaring sepanjang sembilan kilometer dan Jembatan Ogan yang menjadi ciri khas dari ruas tol tersebut.

Hadir dalam acara peresmian di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. (*)

(BPMI Setpres)

 1,860 total views,  12 views today

Continue Reading

Trending Topic