Connect with us

Kriminalitas

Jelang Lebaran 2021 Pencurian Makin Marak, Rumah Warga Kalianda Bawah Dibobol Maling

Published

on

Hanuang.com, Kalianda – Aksi Pencurian Menjelang Idul Fitri nampaknya menjadi rutinitas bagi kawanan maling. Kali ini, Rumah salah seorang warga Kalianda Bawah, M. Agung Areva berhasil di bobol kawanan pencuri saat pemilik tengah berbuka bersama di kediaman orangtuanya, Sabtu (1/05/2021).

Ulah aksi pencurian tersebut, Agung mengalami kerugian yang cukup besar mencapai puluhan juta rupiah. Mulai dari emas, Dompet, Uang Tunai Bahkan Burung Murai turut digondol pada aksi pencurian tersebut.

Menurutnya, pencuri mengetahui jika dirinya sedang tak berada di rumah, dengan membobol pintu tralis belakang.

“Malingnya seperti tahu kalau kami bersama keluarga sedang berada di rumah orang tua. Soalnya, kami meninggalkan rumah jam 5 sore, kemudian pulang sekitar jam 9 nan. Sampai rumah kita kaget, pintu rumah sudah pada rusak di acak-acak maling,” Terang Agung.

“Emas itu sama surat-suratnya sekitar 50 gram, kemudian, Dompet, Uang Tunai. Bahkan burung Murai Batu juga turut di ambil. Artinya maling itu sangat leluasa, mengobrak abrik isi rumah,” Tambahnya.

Atas kejadian itu, Agung mendatangi Kapolsek Kalianda untuk melaporkan aksi pencurian tersebut. Tak lama usai pelaporan tersebut, pihak polsek langsung melakukan olah TKP di lokasi.

“Sudah kita langsung laporkan semalam. Polsek sudah turun olah TKP, pihak kepolisian juga sudah melakukan pemeriksaan juga saksi-saksi. Ya intinya kita percayakan sepenuhnya pada aparat kepolisian,” pungkas Pemilik Warnet Game GG NET ini. (Red)

 4,249 total views,  3 views today

Kriminalitas

Apes…!!! Maling Motor Bertiga, Warga Bulok Ini Tertangkap Seorang Diri

Published

on

By

Hanuang.com, KALIANDA – Unit Reskrim Polsek Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel), berhasil menggulung inisial R (21) salah seorang komplotan pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) kendaraan bermotor.

R ditangkap tak berselang lama setelah membawa kabur sepeda motor Honda Revo dari kediaman korban bernama Kademin (48) warga Desa Taman Agung, Kecamatan Kalianda. Yakni pada hari Sabtu (12/6/2021), sekira jam 01.30 WIB, dini hari.

Usut punya usut, R (21) adalah pemuda pengangguran yang tinggal di Desa Bulog, Kecamatan Kalianda.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edwin, Kapolsek Kalianda AKP Mulyadi Yakub mengiyakan peristiwa penangkapan yang dilakukan oleh jajarannya.

“Pelaku yang berjumlah 3 orang mulanya berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Revo milik korban yang terparkir di samping teras rumah,” jelas Kapolsek, Minggu (13/6/2021).

Modus para pelaku terbilang rapi, karena sebelum beraksi mereka lebih dulu memantau situasi rumah korban dari area pekarangan. Setelah dirasa cukup aman, 2 orang pelaku mengambil dan mendorong sepeda motor keluar rumah menuju jalan utama.

Disana, 1 rekannya lagi telah menunggu menggunakan sepeda motor untuk membonceng salah seorang pelaku. Barulah, mereka pergi bersama-sama membawa sepeda motor hasil curian.

Korban yang kemudian menyadari sepeda motornya telah raib langsung bergegas ke Mapolsek Kalianda untuk melaporkan kejadian itu. Akibat pencurian itu, korban mengalami kerugian materi sebesar Rp.5, juta.

Mendapati laporan kejadian yang masih hangat, Unit Reskrim Polsek Kalianda langsung memetakan lokasi dan melakukan pengejaran.

Dewi fortuna rupanya masih berpihak kepada korban. Pada hari yang sama dalam jeda waktu yang tak terlalu lama, polisi yang dibantu warga dalam melakukan pengejaran berhasil menangkap salah seorang pelaku inisial R yang sedang menaiki motor Honda Revo milik korban.

Meski 2 orang pelaku pencurian lainnya berhasil lolos dari kejaran polisi, namun AKP Mulyadi mengaku telah mengantongi identitas kedua pelaku dan optimis akan segera tertangkap menyusul rekannya yang lebih dulu diamankan di Mapolsek Kalianda.

“Pelaku lainnya, yakni inisial J (21) dan N (21) telah kami masukan dalam daftar pencarian orang (DPO, red.). Saya menghimbau, kepada kedua pelaku untuk segera menyerahkan diri dan jangan menunggu petugas melakukan tindakan tegas terukur dalam melakukan pengejaran,” tegas Kapolsek berbadan kekar itu, sembari mengultimatum.

Bersama tersangka R, polisi turut membawa barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Revo warna hitam tahun 2009 dengan Nopol BE 8746 EO, Nosin : JBC1E-1161521, Noka : MH1JBC1199K163300, STNK an. HENDRY IRAWAN, ke Mapolsek Kalianda guna keperluan proses hukum lebih lanjut.

“Para pelaku kita jerat menggunakan Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman pidana kurungan badan paling lama sembilan tahun,” pungkas AKP Mulyadi. (*)

 438 total views,  2 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Kejar Kendaraan Pembawa Sabu, Polsek Katibung Amankan 3 Pelaku

Published

on

By

Hanuang.com, KATIBUNG – Kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika golongan I jenis dabu-sabu, berhasil diungkap Polsek Katibung, Lampung Selatan (Lamsel).

Dari ungkap kasus tersebut, tim unit reskrim Polsek Katibung berhasil mengamankan tiga orang pelaku. Masing-masing yakni AA, EDN dan GLK.

Kapolsek Katibung, AKP Defrizon mengungkapkan, pengungkapan kasus tindak pidana penyalahgunaan narkoba ini berawal saat Unit reskrim Polsek Katibung sedang melaksanakan patroli hunting di Jalinsum, pada hari selasa (08/06) sekira jam 19.30 WIB.

“Saat itu, polisi mendapat informasi dari masyarakat, bahwa ada sebuah kendaraan roda empat merk Sigra warna merah BE 1046 DH yang mencurigakan. Kendaraan tersebut diduga membawa Narkotika. Kemudian unit reskrim melakukan pengejaran dan menghentikan kendaraan tersebut tepatnya di Desa Sukajaya, Kecamatan Katibung,”ungkapnya, Minggu (13/6/2021).

Setelah menghentikan kendaraan mencurigakan itu, lanjut AKP Defrizon, polisi kemudian melakukan penggeledahan dan di temukan 1 bungkus rokok merk sampurna mild yang di dalamnya berisi 1 bungkus plastik bening berisikan kristal warna putih yang diduga narkotika jenis sabu.

“Bungkus rokok itu di simpan di dinding pintu kendaraan bagian depan, sebelah kiri. Selain itu, petugas juga mendapati 1 buah pirek , 1 buah korek api gas merk tokai warna hijau yang sudah modifikasi yang di simpan di bawah jok depan sebelah kanan,” Terusnya.

Kapolsek Katibung menegaskan, kedua tersangka GLK dan EDN kemudian dibawa ke Mapolsek Katibung guna penyidikan lebih lanjut.

“Dari hasil introgasi, kedua pelaku EDN dan GLK mengakui bahwa telah menjual narkotika golongan I jenis sabu-sabu kepada pelaku AA,” Tukasnya.

Dari hasil pengembangan, tim unit reskrim menciduk pelaku AA dikediamannya yang berada di Dusun 2 Seputih RT/RW 003/002 Desa Siring Jaha, Kecamatan Sidomulyo, pada hari Rabu 9 Juni 2021, sekitar pukul 01.00 wib.

“Saat dilakukan penggeledahan di rumah AA, ditemukan 1 buah botol plastik warna putih yang berisi 3 di paket kecil berisi kristal putih yang di duga narkotika jenis sabu, 1 buah pirek, 1 batang sumbu, 3 plastik bening di duga sisa pakai, 2 batang secop yang di simpan di lipatan celana levis warna hitam. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti di bawa ke Polsek Katibung untuk di lakukan proses hukum lebih lanjut,” Tutupnya. (*)

 1,052 total views,  2 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Tim Jatanras Polres Lamsel Berhasil Ringkus Pelaku Penggelapan Muatan Truk

Published

on

By

Hanuang.com – Team Unit Kejahatan Kekerasan (Jatanras) Polres Lampung Selatan (Lamsel), berhasil mengamankan RMM (36) tersangka tindak pidana penggelapan muatan truk yang berisi arang batok sebanyak 23 ton pada hari Sabtu (15/5/2021), tempo lalu.

RMM (36) si pelaku, tercatat sebagai warga Desa Bedengseng, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Sedangkan, korban Asmar Panjaitan (42) kesehariannya berprofesi sebagai pengurus penyeberangan tinggal di Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lamsel.

Kasat Reskrim AKP Enrico Donald Sidauruk menerangkan, pelaku diamankan petugas pada hari Rabu (9/6/2021), sekira jam 10.30 WIB.

“RMM diamankan di Desa Bedengseng, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan,” sebut Kasat Reskrim, Kamis (10/6/2021).

Penangkapan itu bermula dari tindakan ilegal pelaku, yakni menggelapkan muatan truk berisi arang batok sejumlah 23 ton pada hari Sabtu (15/5/2021), sekira jam 12.30 WIB dengan tempat kejadian perkara (TKP) di parkiran SPBU Kota Dalam Kecamatan Sidomulyo.

Pemindahan muatan tersebut berjalan mulus karena dilakukan tanpa seijin dan sepengetahuan korban selaku pemilik muatan.

Apes, akibat kejadian itu korban harus menanggung kerugian materil sebesar Rp. 200 juta dan melaporkan peristiwa itu ke Polres Lamsel.

Team Unit Jatanras kemudian bereaksi melakukan perburuan terhadap pelaku. Dari pengumpulan bukti-bukti dan informasi ditambah kerjasama apik dengan Unit Reskrim Polsek Tunggal Jaya, Polres Musi Banyuasin.

Akhirnya, RMM berhasil dibekuk petugas saat sedang berada di bengkel tambal ban persis di depan tempat usaha rumah makan milik pelaku yang berlokasi di Desa Bedengseng, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin.

Bersama tersangka, turut diamankan barang bukti berupa 1 unit kendaraan roda empat jenis mini bus merk Toyota Sigra warna merah dengan nomor polisi BH 1566 ND.

“Pelaku disangkakan melanggar Pasal 372 KUH Pidana tentang penggelapan dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun,” tegas AKP Enrico sembari mengakhri. (*)

 2,086 total views,  2 views today

Continue Reading

Trending Topic