Connect with us

Bandar Lampung

Inilah Rincian Data 229 Personil Polda Lampung & Jajaran Yang Memasuki Purna Bhakti

Published

on

Hanuang.com – Dalam rangka memberikan persiapan kepada Personel Polda Lampung yang akan memasuki masa purna tugas maka, Biro SDM Polda Lampung mengadakan pelatihan Budi daya ikan dan Budi daya tanaman hidroponik, Rabu, (14/11/18).

Adapun perserta yang mengikuti pelatihan TA. 2018 ini sebanyak 229 orang terdiri dari 60 dari Satker Polda Lampung dan 169 orang dari Polres Jajaran. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel NOVOTEL Bandar Lampung.

Pelaksanaan pemberian pembekalan kepada personel Polri yang akan purna tugas, Biro SDM Polda Lampung secara rutin setiap tahun memprogramkan kegiatan pembekalan bagi calon purna bakti.

Kegiatan ini berdasarkan Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia nomor 8 tahun 2015 tanggal 29 juni 2015 tentang Administrasi Pengakhiran Dinas Bagi Pegawai Negeri Pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Surat telegram Kapolri nomor : ST/2047/VIII/2017 tanggal 25 Agustus 2017 Tentang Pelaksanaan Pembekalan dan Pelatihan Keterampilan Bagi Pegawai Negeri Polri Polda Lampung.

Surat Perintah Kapolda Lampung Nomor Sprin/XI/2018 tanggal November 2018 tentang penunjukan panitia pelaksanaan pembekalan dan pelatihan keterampilan bagi Pegawai Negeri Pada Polri Jajaran Polda Lampung jelang Purna Bhakti  TA. 2018.

“Maksud dan tujuannya adalah Pembekalan pelatihan keterampilan TA 2018 bagi pegawai negeri pada Polda Lampung yang memasuki masa Purna Bhakti TA. 2018 dengan maksud & tujuan Agar Pegawai Negeri Polda Lampung yang memasuki masa pensiun dibekali pembekalan dan pelatihan keterampilan agar mereka siap menghadapi masa pensiun baik secara fisik, mental dan spiritual dan juga finansial” ujarnya.

Adapun tema kegiatan dalam pembekalan dan pelatihan Pegawai negeri Polda Lampung adalah “SIAP Pensiun Bahagia” SIAP adalah merupakan singkatan dari (Siap, Ikhlas, Asetnya bertambah, & Produktif).

Peserta yang  mengikuti pelatihan keterampilan sebanyak 229 orang yang terdiri dari Satker Mapolda sebanyak 60 orang dan Satwil Jajaran sebanyak 169 orang.

Untuk Panitia dan undangan terdiri dari 66 orang Rincian peserta dari Satwil Jajaran sebagai berikut :

  • Polresta Bandar Lampung, 39 orang.
  • Polres Lampung Selatan, 12 orang.
  • Polres Lampung Tengah, 28 orang.
  • Polres Metro, 15 orang.
  • Polres Lampung Timur, 8 orang.
  • Polres Tanggamus, 13 orang.
  • Polres Lampung Utara, 22 orang.
  • Polres Way Kanan, 5 orang.
  • Polres Tulang Bawang, 7 orang.
  • Polres Lampung Barat, 4 orang.
  • Polres Mesuji, 3 orang.
  • Polres Pesawaran, 13 orang.

Dengan Rincian peserta bisa AKBP, 8 orang, KOMPOL, 26 orang, AKP, 19 orang, IPTU, 31 orang, IPDA, 16 orang, AIPTU, 65 orang, AIPDA, 21 orang, BRIPKA, 21 orang, BRIGPOL, 7 orang, dan PNS, 16  orang. (Arya)

 3,571 total views,  6 views today

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Lampung

Akhir Juni 2021, PWI Lampung Akan Gelar UKW Tingkat Muda dan Madya

Published

on

By

Hanuang.com – Pengurus Harian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Lampung memantapkan persiapan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan XXIV  di Balai Wartawan Hi. Solfian Akhmad, Senin 14 Juni 2021. UKW untuk jenjang Madya dan Muda ini diselenggarakan pada 29-30 Juni mendatang.

Ketua PWI Lampung, Supriyadi Alfian saat memimpin rapat menyampaikan pelaksanaan UKW mandiri kali ini sebenarnya dibuka untuk semua jenjang. Namun, hingga finalisasi calon peserta hari ini, kuota jenjang Utama tak terpenuhi.

“Hanya ada tiga calon peserta untuk jenjang Utama sehingga dengan berat hati panitia pelaksana mencoret kualifikasi untuk redaktur pelaksana dan pemimpin redaksi atau penanggungjawab media tersebut,” kata Bang Yadi, sapaan akrab Ketua PWI Lampung.

Sementara untuk jenjang Madya terisi kuota dua kelas atau 12 peserta. Sedangkan jenjang Muda dengan empat kelas atau 24 peserta.

“Finalisasi ini saya pesan untuk memperhatikan prasarat yang harus dipenuhi oleh peserta, yang antara lain medianya harus berbadan hukum dan minimal sudah terdaftar administrasi di Dewan Pers. Kenapa ini penting? Karena kita tidak ingin ketika peserta lulus namun Dewan Pers tidak mengeluarkan kartu kompetensinya lantaran tidak memenuhi prasyarat,” tegas Bang Yadi.

Ia juga berharap semua calon peserta dapat mengikuti pelaksanaan pra UKW pada 28 Juni 2021 atau sehari sebelum pelaksanaan UKW digelar. Pengurus telah menunjuk dua assesor untuk memberikan pembekalan materi yang diujikan dalam UKW.

“Yang diujikan adalah standar kerja wartawan. Untuk itu, saya berharap kepada peserta agar benar-benar mengikuti seluruh tahapan dengan baik sehingga saat menjalani UKW bisa lancar tanpa hambatan dan tentunya harapan kita agar peserta dapat lulus semua,” ucap Bang Yadi. (iwr/ril)

 247 total views,  43 views today

Continue Reading

Bandar Lampung

Napoleon Oktober Boneparte Nahkodai Repdem Provinsi Lampung

Published

on

By

Hanuang.com, Bandar Lampung — Dengan marwah baru Repdem Lampung, yang baru saja dikukuhkan merupakan bagian dari pelopor persatuan. Dimana siap menghantarkan kandidat PDI Perjuangan kembali mendominasi berada di parlemen.

Deketahui, Pengukuhan Repdem DPD Provinsi Lampung. Periode 2021-2026 yang diketuai Napoleon Oxtober Bonaparte. SH, Sekretaris Hendra Mahdian Putra SE, dan Bendahara Yohanes Yudhi W. ST.

Secara langsung pengukuhan dilakukan oleh Ketua DPD PDIP Provinsi Lampung Sudin, SE yang disaksikan seluruh peserta Rakerda PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Bertempat di Ballroom Novotel Lampung, Selasa, (08/06).

Ketua DPD Repdem Provinsi Lampung, Napolen Oktober Boneparte dengan tegas mengatakan Repdem di daerah harus selaras dengan Dewan Pimpanan Nasional (DPN), Relawan Demokrasi Perjuangan (Repdem) menjaga persaudaraan, persatuan.

“Kami Repdem hadir sebagai banteng penangkal radikalisme yang menyusup dengan jubah-jubah keyakinan dalam beragama. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah harga Mati yg harus dijaga oleh setiap anak bangsa dan setiap Generasi,” ujarnya.

Lanjutnya, Repdem pun memiliki program, yang mana program tersebut ada didalam poin UUD tahun 1945 tentang menangkal Redikalisme. Negara harus menjaga persatuan dan kesatuan sekalipun dengan mengerahkan bala pasukan yang siap menjaga kenyamanan dan ketentraman NKRI.

” Program Repdem yang dalam menangkal Radikalisme ialah selaras dengan amanah Undang-undang Dasar 1945 alinea ke 4 tentang persatuan dan tumpah darah, dan Repdem tidak akan memberikan ruang buat paham radikalisme masuk dalam kehidupan berbangsa dan bernegara” bebernya.

Masih kata Napoleon, untuk itu dengan Repdem sebagai sayap Partai PDI Perjuangan, Repdem Lampung khususnya akan merangkul kalangan Akedimisi, Mahasiswa, Ormas dan OKP lainnya.
Guna bersinergi mengumandangkan dengan masiv pentingnya kerukunan dan persatuan.

“Perdebatan soal pancasila sudah waktunya kita akhiri. Pancasila bukan untuk di perdebatkan, Pancasila lahir mewakili kemajemukan. Indonesia adalah bangsa yang bermartabat dan terkenal budaya timurnya yaitu gotong royong dan tenggang rasanya. Untuk itu kita akan merangkul elemen masyarakat Lampung khusunya, menggaungkan kerukunan dan kesatuan juga persatuan,” jelasnya.

“Tentunya tidak hanya DPD Repdem sendiri, Tentunya dengan melibatkan peran penuh 15 DPC Repdem se-Kabupaten dan Kota yang berada di Provinsi Lampung. Dengan semua kemampuan yang ada Insya Allah mampu mendengungkan itu kembali,” pungkasnya. (Erl)

 1,296 total views,  43 views today

Continue Reading

Bandar Lampung

Pemkab Lamsel Raih Peringkat Terbaik I Dalam Ajang Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2021

Published

on

By

Hanuang.com, Bandar Lampung – Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Lampung Selatan dibawah kepemimpinan Bupati H. Nanang Ermanto dan Wakil Bupati Pandu Kesuma Dewangsa.

Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Lampung sebagai Terbaik 1 Kinerja Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Lampung Tahun 2021.

Penghargaan diserahkan oleh Perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Dewi Sulamdari kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto dalam acara Pertemuan Aksi Konvergensi Stunting Provinsi Lampung di Hotel Novotel Bandar Lampung, Selasa (25/5/2021).

Kepala Bappeda Lampung Selatan, Wahidin Amin menjelaskan, Kabupaten Lampung Selatan dinilai paling unggul dari 14 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung dalam dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Lampung Tahun 2021.

“Alhamdulilah kita meraih terbaik 1. Dari target nasional pada 2024 dibawah 5%, pada tahun 2020 angka stunting kita sudah mencapai 3,61%,” ujar Wahidin Amin selesai acara.

Pria yang akrab disapa Wahid ini menambahkan, selain meraih juara Terbaik 1, Kabupaten Lampung Selatan juga dinobatkan sebagai Kabupaten Inovatif atas Kinerja Kabupaten/Kota dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Lampung Tahun 2021.

“Kita (Lampung Selatan) juga dinilai paling inovatif. Karena punya inovasi dan strategi-strategi dalam aksi percepatan penurunan stunting,” kata Wahid yang didaulat menerima penghargaan Kabupaten Inovatif dari Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Ir. Mulyadi Irsan, MT.

Wahid juga menyampaikan, penghargaan tersebut diharapkan semakin memotivasi Kabupaten Lampung Selatan untuk lebih baik lagi kedepannya dalam hal pencegahan dan penurunan stunting.

“Pak bupati selalu berpesan, juara bukan target utama. Tetapi yang lebih penting aksi penanganan stunting tidak berhenti sampai disini, harus berkelanjutan. Program ini harus benar-benar berpengaruh terhadap penurunan stunting di masyarakat,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan mengatakan, Tim Panelis telah melakukan penilaian selama dua tahun atas kinerja kabupaten/kota dalam pelaksanaan aksi konvergensi percepatan penurunan stunting Provinsi Lampung Tahun 2021.

“Harapannya adalah, bagaimana masing-masing kabupaten/kota dapat menurunkan angka sunting di daerahnya. Apalah arti sebuah piala apa bila tidak disertai dengan penurunan angka stunting,” kata Mulyadi Irsan dalam arahannya.

Dirinya juga berharap, seluruh kabupaten/kota dapat konsisten terhadap pencegahan dan penurunan angka stunting di daerahnya.

“Seperti kita ketahui bersama, isu stunting telah menjadi isu nasional. Untuk itu kita harus bekerja sama dalam menurunkan angka stunting di daerah masing-masing,” tandasnya. (Aziz)

 3,721 total views,  43 views today

Continue Reading

Trending Topic