Connect with us

Lampung Timur

Ini Yang Disampaikan DPD GML Lamtim Saat Gelar Rakerda Bersama Anggota

Published

on

Hanuang.com – DPD GML Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kantor setempat, Senin, (22/07/19).

Acara tersebut digelar di Kantor GML setempat, di Jalan Soekarno Hatta, Desa Terbanggi Marga, Kecamatan Sukadana, Lamtim.

Dalam Rakerda itu, Ketua DPD GML Lamtim, Safaruddin menegaskan kepada seluruh jajaran untuk segera membentuk kepengurusan tingkat Kecamatan.

“Dalam rapat ini kita bahas kepada seluruh jajaran untuk segera membentuk kepengurusan di Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) yang ada di 24 Kecamatan” jelasnya.

“Apabila sudah terbentuk ditingkat Kecamatan, maka secara langsung akan dapat mempercepat kinerja GML di wilayah Lampung Timur, kita akan lebih cepat bekerja dalam hal menampung aspirasi masyarakat Lamtim dan memantau pembangunan APBN maupun apbyd yang ada di Lamtim” tambahnya.

Menurut Safaruddin, menjelaskan bahwa adanya GML sesuai aturan dan perintah dari Ketua Umum di DPP GML.

“Dalam hal tersebut adanya ormas GML di Lamtim itu sepenuhnya untuk rakyat Lamtim, yang selalu mengutamakan kearifan lokal tanpa melupakan adat dan budaya setempat” bebernya.

Hal senada diungkapkan Topan Jayanegara, selaku wakil Ketua Bidang Internal yang mengutarakan GML sudah terbentuk di 5 Kecamatan di Kabupaten Lamtim.

“Dalam waktu singkat ini telah terbentuk 5 Kecamatan, yakni Kecamatan Labuhan Ratu, Kecamatan Way Jepara, Kecamatan Mataram Baru, Kecamatan Labuhan Maringgai, dan Kecamatan Bandar Sribawono, yang akan diberikan SK dalam waktu dekat ini” tutupnya. (Arya)

 2,655 total views,  3 views today

Bandar Lampung

Hasil Kesepakatan Bersama, Tahun Ini Salat Ied Berjamaah di Masjid dan di Lapangan Ditiadakan

Published

on

By

Keterangan Foto : Gambar Merupakan Ilustrasi Salat Ied Yang Diambil Dari Google

Hanuang.com – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di Provinsi Lampung disepakati bersama untuk tidak dilakukan secara berjamaah di masjid atau tanah lapang melainkan di rumah masing-masing.

Hal tersebut sesuai kesepakatan bersama antara Gubernur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Lampung dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Lampung.

Berdasarkan surat ‘Kesepakatan Bersama’ tersebut, menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Kementerian Agama Provinsi Lampung, hingga bupati serta wali kota se-Provinsi Lampung, sepakat pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah dilaksanakan di rumah.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dengan memperhatikan kecenderungan peningkatan pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, diperlukan upaya tegas dan konsisten dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk dalam pembatasan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah dan di tanah lapang.

“Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau di tanah lapang. Tetapi masyarakat dapat menunaikan salat Idul Fitri di rumah masing-masing,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada awak media, Senin (26/4/2021).

Kesepakatan tersebut dibuat mengingat salat Idul Fitri hukumnya sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan untuk meminimalisir penularan akibat virus COVID-19 yang sangat membahayakan.

Disamping itu, dalam Surat Edaran dengan Nomor 045.2/1604/V.02/2021 Gubernur juga meminta Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung untuk melakukan Pengetatan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisonal, Arus Mudik dan Percepatan Vaksinasi Pada Pelayan Publik. (*)

 7,319 total views,  22 views today

Continue Reading

Lampung Timur

Dandim Lamsel Jelajah Keindahan Alam Lamtim Dengan ‘Trail Adventure’

Published

on

By

Hanuang.com – Dandim 0421/Lampung Selatan Letnan kolonel Inf Enrico Setiyo Nugroho, bersama Puluhan offroader Asal Kalianda menjajal jalur hutan dan perbukitan wilayah Lampung Timur yang terjal dan berlumpur dalam event silaturahmi Adventure Trail Kodim Lamsel dengan Offroader Lainnya.

Perjalanan rombongan Dandim tersebut diawali dari halaman Makodim 0429/Lampung Timur. Turut serta dalam kegiatan offroad motor trail kali ini para Dandim Jajaran Korem 043/Gatam. Serta Komunitas Trabas Adventure Trail Dari berbagai Wilayah Lainnya

Pada acara Adventure Trail kali ini rombongan motor trail Dandim 0421/LS dan rombongannya menempuh rute perjalanan yang terbilang ekstrim. Setelah keluar dari jalan aspal diajak menjajal kawasan hutan, yang bukit terjal dan tanah yang berlumpur pekat, sehingga menambah keseruan.

Rasa senang dan kepuasannya mengikuti acara Event Silaturahmi Trabas Saat ini. Menurutnya, pemandangan alam di Kabupaten Lampung Timur sangat indah dan sangat potensial untuk tujuan wisata Lainnya.

“Mudah-mudahan kondisi alam yang lestari ini bisa terus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga bisa dinikmati oleh anak cucuk kita kelak,” ujar Enrico.

Dalam kesempatan tersebu, Dandim juga menyinggung masalah pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai. juga mengapresiasi upaya dari Panitia bersama pejabat Forkopimda yang telah gencar melakukan sosialisasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat.

Sementara itu Dandim 0429/Lampung Timur. menyampaikan rasa bangga atas kunjungan para raider dari berbagai wilayah ke Kabupaten Lampung Timur dalam acara trabas kali ini.

“Terima Kasih dan kami berikan apresiasi terhadap para Dandim beserta rombongan lainnya. Semoga kedepannya lebih baik lagi” ujarnya. (*)

 902 total views,  3 views today

Continue Reading

Advertorial

Lamtim Bebas Narkoba, GRP Sosialisasi Perda No. 1 Tahun 2019

Published

on

By

Hanuang.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Dapil Lampung Timur Garinca Reza Pahlevi (GRP) kembali turun ke dapil bertemu konstituennya guna melaksanakan sosialisasi Perda nomor 1 tahun 2019 Tentang Fasilitasi pencegahan penyalahgunaan Narkoba dan zat adiktif lainnya (12/7/20).

Bertempat di Desa Taman Asri Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, dalam arahannya GRP mengajak seluruh elemen masyarakat Lampung Timur untuk memerangi dan memutus peredaran narkoba.

“Narkoba merusak generasi bangsa, maka tidak ada kata lain bagi saya selain perangi dan putus peredaran narkoba di Lampung, khususnya Lampung Timur,” ujar GRP.

Sebab menurutnya, efek buruk yang ditimbulkan barang haram tersebut bagi pemakainya sangat banyak, mulai dari gangguan kejiwaan, merusak syaraf hingga mengakibatkan kematian.

“Untuk itu, dengan Sosialisasi Perda yang kita gelar, mudah-mudahan angka pengguna dan peredaran narkoba di Lampung khususnya Lamtim bisa menurun,” harapnya.

Selain itu, dengan adanya peraturan daerah ini, dirinya berharap dapat menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat, bagaimana cara pencegahan narkoba baik di lingkungan tempat bekerja maupun di lingkungan tempat tinggal.

Untuk itu, pihaknya siap kapan saja dan di manapun jika dibutuhkan masyarakat untuk memberikan pencerahan tentang bahaya penggunaan narkoba. Sebab, narkoba sangat rentan merasuki dan merusak semua kalangan, termasuk di kalangan remaja.

“Terkadang, tidak sedikit orang terjebak akan pola pikir yang salah, ingin meraih sesuatu dengan cara cepat sehingga menggunakan narkoba. Padahal tidak akan prestasi jika menggunakan narkoba,” pungkasnya. (*)

 3,562 total views,  3 views today

Continue Reading

Trending Topic