Connect with us

Lampung Timur

Hendak Berangkat Ngaji, Dua Remaja Ditodong Pisau Lalu Diperkosa & Pelaku Kabur

Published

on

Hanuang.com – Telah terjadi tindak pidana pemerkosaan di sekitaran Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Minggu, (13/01/19), sekitar Pukul 17.30 WIB.

Adapun dua orang korban yakni BD (13) dan MW (14), warga Kecamatan Labuhan Ratu, Kabupeten Lampung Timur.

Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Masyarakat (Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, Kombes Pol. Sulistyaningsih membenarkan atas kejadian tersebut.

“Ya benar ada tindak pidana pemerkosaan, menurut AWR (ibu korban-red), mengungkapkan bahwa peristiwa memilukan ini bermula pada saat anaknya hendak berangkat mengaji di masjid” ungkapnya, Rabu, (16/01/19).

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Sulistyaningsih Saat Menjelaskan Alur Cerita Kepada Para Jurnalis

“Lima pelaku membawa kedua korban ke lokasi wisata di Taman Nasional Way Kambas. Saat itu, para pelaku menutup mata korban menggunakan kain penutup mata lalu MW dan BD diperkosa” jelasnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, kedua korban sempat ditodong dengan pisau saat dibawa ke tempat kejadian perkara (TKP) oleh pelaku.

“Keluarga korban pemerkosaan berusaha mencari korban MW hingga malam di masjid. Namun, keberadaan anaknya tidak diketahui” tambahnya.

Saat pagi hari, keluarga korban mendapatkan kabar melalui telpon dari perangkat Desa Pakuanaji agar menjemput anaknya di kediamannya.

“Perangkat desa yang telpon keluarga dan suruh jemput anaknya karena  minta tolong, saat ini ppara pelaku sudah dilaporkan ke Polsek Labuhan Ratu, dan langsung dilakukan pengejaran hingga saat ini, kita doakan agar para pelaku cepat tertangkap” tutupnya. (Arya)

 2,674 total views,  3 views today

Bandar Lampung

Hasil Kesepakatan Bersama, Tahun Ini Salat Ied Berjamaah di Masjid dan di Lapangan Ditiadakan

Published

on

By

Keterangan Foto : Gambar Merupakan Ilustrasi Salat Ied Yang Diambil Dari Google

Hanuang.com – Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di Provinsi Lampung disepakati bersama untuk tidak dilakukan secara berjamaah di masjid atau tanah lapang melainkan di rumah masing-masing.

Hal tersebut sesuai kesepakatan bersama antara Gubernur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lampung, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor UIN Lampung dan Pengurus Majelis Ulama Indonesia Lampung.

Berdasarkan surat ‘Kesepakatan Bersama’ tersebut, menyatakan bahwa Gubernur Lampung, Kementerian Agama Provinsi Lampung, hingga bupati serta wali kota se-Provinsi Lampung, sepakat pelaksanaan salat Idul Fitri 1442 Hijriah dilaksanakan di rumah.

Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, dengan memperhatikan kecenderungan peningkatan pandemi Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir, diperlukan upaya tegas dan konsisten dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat. Termasuk dalam pembatasan kegiatan ibadah berjamaah di rumah ibadah dan di tanah lapang.

“Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah tidak dilaksanakan secara berjemaah di masjid atau di tanah lapang. Tetapi masyarakat dapat menunaikan salat Idul Fitri di rumah masing-masing,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kepada awak media, Senin (26/4/2021).

Kesepakatan tersebut dibuat mengingat salat Idul Fitri hukumnya sunnah, sehingga pelaksanaannya dapat disesuaikan untuk meminimalisir penularan akibat virus COVID-19 yang sangat membahayakan.

Disamping itu, dalam Surat Edaran dengan Nomor 045.2/1604/V.02/2021 Gubernur juga meminta Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung untuk melakukan Pengetatan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisonal, Arus Mudik dan Percepatan Vaksinasi Pada Pelayan Publik. (*)

 7,333 total views,  11 views today

Continue Reading

Lampung Timur

Dandim Lamsel Jelajah Keindahan Alam Lamtim Dengan ‘Trail Adventure’

Published

on

By

Hanuang.com – Dandim 0421/Lampung Selatan Letnan kolonel Inf Enrico Setiyo Nugroho, bersama Puluhan offroader Asal Kalianda menjajal jalur hutan dan perbukitan wilayah Lampung Timur yang terjal dan berlumpur dalam event silaturahmi Adventure Trail Kodim Lamsel dengan Offroader Lainnya.

Perjalanan rombongan Dandim tersebut diawali dari halaman Makodim 0429/Lampung Timur. Turut serta dalam kegiatan offroad motor trail kali ini para Dandim Jajaran Korem 043/Gatam. Serta Komunitas Trabas Adventure Trail Dari berbagai Wilayah Lainnya

Pada acara Adventure Trail kali ini rombongan motor trail Dandim 0421/LS dan rombongannya menempuh rute perjalanan yang terbilang ekstrim. Setelah keluar dari jalan aspal diajak menjajal kawasan hutan, yang bukit terjal dan tanah yang berlumpur pekat, sehingga menambah keseruan.

Rasa senang dan kepuasannya mengikuti acara Event Silaturahmi Trabas Saat ini. Menurutnya, pemandangan alam di Kabupaten Lampung Timur sangat indah dan sangat potensial untuk tujuan wisata Lainnya.

“Mudah-mudahan kondisi alam yang lestari ini bisa terus dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga bisa dinikmati oleh anak cucuk kita kelak,” ujar Enrico.

Dalam kesempatan tersebu, Dandim juga menyinggung masalah pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai. juga mengapresiasi upaya dari Panitia bersama pejabat Forkopimda yang telah gencar melakukan sosialisasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat.

Sementara itu Dandim 0429/Lampung Timur. menyampaikan rasa bangga atas kunjungan para raider dari berbagai wilayah ke Kabupaten Lampung Timur dalam acara trabas kali ini.

“Terima Kasih dan kami berikan apresiasi terhadap para Dandim beserta rombongan lainnya. Semoga kedepannya lebih baik lagi” ujarnya. (*)

 904 total views,  2 views today

Continue Reading

Advertorial

Lamtim Bebas Narkoba, GRP Sosialisasi Perda No. 1 Tahun 2019

Published

on

By

Hanuang.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Dapil Lampung Timur Garinca Reza Pahlevi (GRP) kembali turun ke dapil bertemu konstituennya guna melaksanakan sosialisasi Perda nomor 1 tahun 2019 Tentang Fasilitasi pencegahan penyalahgunaan Narkoba dan zat adiktif lainnya (12/7/20).

Bertempat di Desa Taman Asri Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur, dalam arahannya GRP mengajak seluruh elemen masyarakat Lampung Timur untuk memerangi dan memutus peredaran narkoba.

“Narkoba merusak generasi bangsa, maka tidak ada kata lain bagi saya selain perangi dan putus peredaran narkoba di Lampung, khususnya Lampung Timur,” ujar GRP.

Sebab menurutnya, efek buruk yang ditimbulkan barang haram tersebut bagi pemakainya sangat banyak, mulai dari gangguan kejiwaan, merusak syaraf hingga mengakibatkan kematian.

“Untuk itu, dengan Sosialisasi Perda yang kita gelar, mudah-mudahan angka pengguna dan peredaran narkoba di Lampung khususnya Lamtim bisa menurun,” harapnya.

Selain itu, dengan adanya peraturan daerah ini, dirinya berharap dapat menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat, bagaimana cara pencegahan narkoba baik di lingkungan tempat bekerja maupun di lingkungan tempat tinggal.

Untuk itu, pihaknya siap kapan saja dan di manapun jika dibutuhkan masyarakat untuk memberikan pencerahan tentang bahaya penggunaan narkoba. Sebab, narkoba sangat rentan merasuki dan merusak semua kalangan, termasuk di kalangan remaja.

“Terkadang, tidak sedikit orang terjebak akan pola pikir yang salah, ingin meraih sesuatu dengan cara cepat sehingga menggunakan narkoba. Padahal tidak akan prestasi jika menggunakan narkoba,” pungkasnya. (*)

 3,564 total views,  2 views today

Continue Reading

Trending Topic