Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Hari Ini, NU Resmikan Pemakaian Huntara di Desa Banding
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Hari Ini, NU Resmikan Pemakaian Huntara di Desa Banding

Redaksi
Last updated: 9 Februari 2019 12:39
Redaksi
7 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Pembangunan hunian sementara (huntara) oleh NU Peduli Tsunami Lampung Selatan (Lamsel) selesai dikerjakan.

Sebanyak 20 huntara yang berada di Desa Banding, Kecamatan Rajabasa, diresmikan pemakaiannya oleh Camat Rajabasa Sabtudin dan Ketua PCNU Lamsel KH. Mahfudz, Sabtu (9/2/2019).

Wakil Ketua Penanggulangan Bencana dan Iklim NU Lamsel, Sudirman menuturkan, NU Peduli hingga saat ini telah mendirikan 37 unit huntara, lokasinya 20 unit di Desa Banding dan 17 unit di Desa Sukaraja, Kecamatan Rajabasa.

“Ini (huntara) 20 unit yang saat ini diresmikan sudah ditempati beberapa korban, yang nama-namanya sudah ditetapkan,” ujar Sudirman ditemui tim Diskominfo Lamsel di lokasi.

Lebih lanjut Sudirman menjelaskan, dibangunnya huntara oleh NU Peduli, bukan berarti pihaknya tidak mengindahkan perintah pemerintah pusat yang menginginkan dibangunnya hunian tetap.

Mengingat sebelumnya, pemerintah pusat dalam hal ini Presiden Joko Widodo, saat melakukan peninjauan ke lokasi terdampak tsunami di Desa Way Muli, awal Januari lalu, memerintahkan dengan tegas bahwa tidak ada huntara, tetapi langsung membangun hunian tetap bagi para korban tsunami yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan.

Hal itu menurutnya, lebih kepada sifat kemanusiaan, sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap.

“Kita melihat, memang ada suatu perhatian yang baik dari pemerintah pusat melalui program hunian tetap. Namun saat kami saksikan ada korban yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian, tentu kita tidak tega melihat mereka tinggal disana (pengungsian) selama berbulan-bulan. Sehingga kita mengambil inisiatif untuk membangun huntara,” tukasnya.

Sudirman mengatakan, pihaknya juga masih terus bersinergi dan bekerjasama dengan pemerintah daerah, dalam hal ini BPBD Lamsel. Mulai dari koordinasi jumlah korban maupun berapa rumah hunian sementara yang dibutuhkan.

“Logistik juga sudah kita terima dari pemerintah daerah, ada sekitar 29 item. Mulai dari perangkt sholat, alat masak, alat dapur, perlengkapan rumah tangga, dan kebutuhan pokok sehari-hari yang benar-benar dibutuhkan para pengungsi,” katanya.

Sudirman melanjutkan, komplek huntara yang diberi nama Kampung NU tersebut, juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum, seperti musholla, dapur umum, dan MCK.

“Sebagai perwakilan, saya ucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah telah sigap dari awal, begitu juga dengan jajaran TNI yang telah bekerjasama dengan kami dari awal membantu pembangunan huntara ini,” katanya.

“Tak lupa juga kami sampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur dan relawan yang telah membantu meringankan beban saudara-saudara kita. Khususnya kepada Bapak Bustami yang telah meminjamkan lahannya sebagai tempat huntara. Kita doakan beliau (Bustami) segera diberi kesehatan, karena kondisinya sedang sakit,” pungkasnya. (Arya/Kmf)

TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Temui Titik Terang, 137 Huntara Akan Dibangun Di Belakang SMA N 1 Kunjir
Next Article Kementerian Pariwisata Kembali Gelar FGD Pembiayaan Usaha Pariwisata
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dibulan Penuh Berkah, Tampak Kompak Koramil dan Polsek Penengahan Berbagi Takjil dan Bingkisan
Baznas dan Pemkab Lamsel Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Kecamatan Tanjung Bintang
ASDP Salurkan Bantuan Rp185 Juta untuk Warga Terdampak Bencana di Sumatera
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Sidomulyo, Kawal Vaksinasi di Desa Suak
Ustadzah Nabilla Isi Tausiyah, Nanang Sumbang Masjid Rp. 10 Juta
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?