Hanuang.com – Pergerakan arus penyeberangan di lintasan Jawa–Sumatera pada H-7 Lebaran 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Lonjakan terjadi baik pada jumlah penumpang maupun kendaraan yang menyeberang melalui pelabuhan utama di Selat Sunda.
Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara selama 24 jam pada periode 14 Maret 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat 164 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan dari Jawa menuju Sumatera.
Jumlah penumpang yang menyeberang pada H-7 mencapai 72.735 orang, atau naik 52,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 47.630 orang.
Dari sisi kendaraan, sepeda motor yang menyeberang mencapai 2.756 unit, meningkat 30,3 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 2.115 unit.
Sementara itu, kendaraan roda empat tercatat 10.365 unit, melonjak 73,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.963 unit.
Untuk kendaraan logistik, truk yang menyeberang mencapai 3.352 unit, atau naik 95 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.719 unit. Sedangkan bus yang menyeberang tercatat 594 unit, meningkat 17,6 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 505 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-7 mencapai 17.067 unit, atau naik 65,7 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 10.302 unit.
Namun secara kumulatif sejak H-10 hingga H-7, jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera tercatat 199.011 orang, atau turun 1,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 202.791 orang.
Sementara itu, total kendaraan yang telah menyeberang mencapai 49.026 unit, atau naik 5,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 46.393 unit.
Arus Sumatera–Jawa Ikut Meningkat
Sementara itu, berdasarkan data Posko Bakauheni selama periode yang sama pada 14 Maret 2026, tercatat 128 trip kapal beroperasi di Pelabuhan Bakauheni untuk melayani penyeberangan menuju Jawa.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada H-7 mencapai 40.794 orang, atau naik 4,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 38.885 orang.
Untuk kendaraan roda dua, tercatat 620 unit sepeda motor menyeberang atau naik 15,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 537 unit.
Sedangkan kendaraan roda empat tercatat 4.623 unit, meningkat 12,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.098 unit.
Pada kendaraan logistik, truk yang menyeberang mencapai 2.531 unit, atau naik 8,5 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.332 unit. Sementara bus tercatat 550 unit, mengalami penurunan 7,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 597 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-7 mencapai 8.324 unit, atau naik 10 persen dibandingkan tahun lalu yang tercatat 7.564 unit.
Adapun secara kumulatif sejak H-10 hingga H-7, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 138.179 orang, atau turun 5,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 146.426 orang.
Sedangkan total kendaraan tercatat 31.660 unit, atau naik 1,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 31.330 unit.
Peningkatan pergerakan kendaraan dan penumpang pada H-7 ini menunjukkan mulai meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang arus mudik Lebaran 2026 di lintasan penyeberangan utama Merak–Bakauheni, yang selama ini menjadi jalur vital penghubung Pulau Jawa dan Sumatera. (Arya)





