Connect with us

Lampung Selatan

Ditengah Pandemi COVID-19, 524 Huntap Tsunami Lamsel Akan Terus Berjalan

Published

on

Hanuang.com – Proses tahapan perencanaan pembuatan 524 (lima ratus dua puluh empat) rumah hunian tetap (huntap) bagi korban tsunami Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan terus berjalan sekalipun virus corona covid19 masih mewabah di Indonesia.

Saat ini, prosesnya sudah sampai pada tahap penetapan SK. Calon penerima hibah yang pembuatan huntapnya akan dilaksanakan oleh kelompok masyarakat (pokmas) dengan sistem swakelola.

Hal itu ditegaskan Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto usai mengikuti Rapat Koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Aplikasi Video Conference, di Rumah Dinas Bupati, Rabu (22/04/20).

Nanang Ermanto yang didampingi Pj. Sekretaris Daerah, Thamrin, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Priyanto Putro, Kepala Pelaksana BPBD, M. Darmawan, menjelaskan, sesuai dengan arahan pemerintah pusat, pembuatan hunian tetap (huntap) bagi korban tsunami Selat Sunda pada 22 Desember 2018 yang lalu, harus memberdayakan masyarakat setempat.

“Ditengah pandemi corona saat ini, bukan berarti rencana pembuatan hunian tetap berhenti. Kita terus jalan. Proses pembebasan lahan sudah hampir selesai. Demikian juga dengan pendataan calon penerima huntap,” ujar Nanang Ermanto.

“Yang membuat huntapnya juga nanti kelompok masyarakat (pokmas) setempat sesuai dengan arahan pemerintah pusat,” tambah Nanang.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah, Thamrin, menjelaskan hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sedang menyelesaikan tahap proses pembebasan lahan. Lahan yang dibutuhkan untuk membangun 524 huntap sebanyak 79.000 M², sedangkan lahan yang tersedia seluas 46.000 M². Sedangkan dalam proses pembebasan lahan seluas 33.000 M².

“Yang akan kita bangun sejumlah 524 huntap yang tersebar di 9 desa dari 3 Kecamatan dengan anggaran 48 milyar lebih yang sudah kita masukkan dalam APBD,” ujar Thamrin.

“Rapat koordinasi dengan BNPB kali ini untukmemastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana masih tetap berjalan dengan menerapkan prinsip-prinsip protokol pencegahan covid-19,” jelas Thamrin.

“Pembahasan progres pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana tsunami Selat Sunda tersebut melibatkan Pemprop Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Tanggamus, Pesawaran dan Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten,” tambahnya.

Dilain pihak, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, M. Darmawan menjelaskan, pihaknya baru menyelesaikan verifikasi faktual dilapangan terkait masyarakat yang berhak menerima bantuan hunian tetap.

Verifikasi faktual dilapangan yang melibatkan Kepala Desa setempat menjadi sangat penting agar tidak terjadi salah data penerima bantuan hunian tetap.

“Data harus benar-benar fix dan Kades nya juga mengetahui,” ujar Darmawan.

“Dalam waktu dekat, kita juga akan mengerjakan land clearing, setelah itu baru “rumah contoh” yang dijadikan sebagai acuan bagi pokmas dalam pengerjaan huntap,”pungkas Darmawan. (Arya)

 1,579 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Aula Sebuku Dijadikan Sanggar Seni Tari, Nanang : ‘Ini Kegiatan Positif Dimasa Pandemi’

Published

on

By

Hanuang.com – Penggiat seni khususnya seni tari yang ada di Lampung Selatan (Lamsel), kini dapat melakukan latihan di Aula Sebuku rumah dinas Bupati setempat.

Hal ini dikatakan Bupati Lamsel, Nanang Ermanto pada saat menyaksikan anak-anak sanggar tari Beringin Jaya menggelar latihan di aula setempat, Rabu, (23/06/21).

Menurut Nanang kegiatan positif tersebut sangat baik sekali dimasa Pandemi Covid-19 saat ini.

“Silahkan dipakai aula ini jika tidak ada acara untuk latihan, apalagi ada taman edukasi, jadi anak-anak bisa main juga di taman edukasi,” beber Nanang.

Ditempat yang sama, Iin salah seorang pelatih tari mengucapkan terimakasih terhadap orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat tersebut yang telah memberikan izin memakai Aula.

“Memang kami hari ini sengaja datang ke kebun edukasi yang ada di rumah dinas ini untuk bermain di kebun edukasi sekaligus latihan tari, anak- anak seperti yang kita lihat sangat senang sekali apalagi setelah latihan dapat bermain di kebun edukasi” jelasnya. (*)

 1,272 total views,  626 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kantongi ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018, ASDP Berkomitmen Terus Hadirkan Layanan dan Keselamatan Bermutu Prima

Published

on

By

Hanuang.com, Jakarta, 23 Juni 2021 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berhasil mengantongi sertifikat standar internasional Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ISO 45001:2018 dari Badan Sertifikasi British Standard Institution (BSI) pada Rabu (23/6).

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, dengan adanya sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018 menjadi salah satu bukti kepatuhan dan upaya dalam peningkatan budaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam bisnis ASDP.

“Terima kasih atas kerjasama dan dukungan yang diberikan sehingga ASDP berhasil mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018. Ini adalah langkah awal yang kami targetkan dalam peningkatan kualitas layanan termasuk jaminan keselamatan kepada karyawan maupun pengguna jasa karena pelayanan yang bermutu telah melekat unsur keselamatan didalamnya. Harapan kami tentu ISO ini dapat diimplementasikan di seluruh cabang ASDP sehingga dapat menerapkan standar internasional demi menjadikan ASDP sebagai perusahaan berkelas dunia,” tutur Shelvy lagi.

Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan konsistensi ASDP sebagai perusahaan jasa transportasi pelayanan pelabuhan dan penyeberangan kapal yang menjaga mutu pelayanan terhadap stakeholder, termasuk komitmen dalam menghadirkan layanan prima yang memprioritaskan keselamatan dan kesehatan dalam seluruh kegiatan operasional pelabuhan dan armada yang aman, nyaman dan selamat.

“Meskipun kita baru memulainya, ini pencapaian yang patut kita apresiasi bersama. Dalam kurun waktu 9 bulan, ASDP berhasil mencapai sertifikasi ISO ini dan telah melaksanakan berbagai langkah-langkah persiapan terukur. Tugas kita masih berat ke depannya, mari kita bantu dan dukung para Direktur dan Komisaris melalui sertifikasi ini dalam menerapkan seluruh system perusahaan sesuai standar internasional / ISO, serta mendukung proses transformasi bisnis yang tengah dijalankan oleh perusahaan,” ujarnya.

Sejak tahun 2020, ASDP melakukan transformasi di segala sektor guna mendukung target visi ASDP menjadi Perusahaan terdepan dalam menghubungkan masyarakat dan pasar melalui jasa penyeberangan-pelabuhan terintegrasi dan tujuan wisata waterfront. Mamajemen beserta seluruh karyawan mendukung transformasi tersebut dengam bekerja cerdas mengusung semangat Budaya Perubahan yang ada dengan mengimplementasikan “3 New Habits” yang salah satunya adalah fokus pada Safety & Services Excellence.

Adapun salah satu transformasi yang telah dilakukan ASDP tahun ini adalah Sistem Manajemen Mutu dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai wujud dalam menghadirkan pelayanan prima di setiap aktivitas bisnis jasa pelayanan pelabuhan dan penyeberangan.

Direktur Operasi PT BSI Group Indonesia Joko Prayitno menyampaikan apresiasi atas kepercayaan ASDP memilih BSI sebagai partner dalam sertifikasi ISO ini. “Selamat kepada ASDP, tentu harapannya bisa segera diimplementasikan juga untuk sertifikasi ISO di cabang lainnya,” tutur Joko. (*)

CORPORATE PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)

 1,599 total views,  613 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Bravo Polri…!!! Satreskrim Polres Lamsel Berhasil Tangkap Pelaku Maling Motor di Kecamatan Palas

Published

on

By

Hanuang.com, PALAS – Gabungan Tekab 308 Polres Lampung Selatan (Lamsel), Unit Reskrim Polsek Palas dan Unit Reskrim Polsek Penengahan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) kendaraan bermotor dan 2 buah handphone Android.

Dari pengungkapan itu, petugas mengamankan tiga orang pelaku yakni, MY (32) warga Dusun Repong Berak, Desa Banjar Masin, Kecamatan Penengahan, ZA (27) warga Desa Kalirejo, Kecamatan Palas dan YP (28) warga Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda.

Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP Enrico Donald Sidauruk membenarkan pengungkapan kasus yang dilakukan oleh jajarannya.

“Hari Senin (21/6/2021), sekira jam 23.30 WIB. Gabungan Tekab 308 Polres Lampung Selatan, Unit Reskrim Polsek Palas dan Unit Reskrim Polsek Penengahan berhasil menangkap para pelaku,” terang AKP Enrico, Selasa (22/6/2021).

Penangkapan itu bermula dari aksi curat yang terjadi pada hari Kamis (3/6/2021), sekitar jam 03.00 WIB. Dengan tempat kejadian perkara (TKP) dirumah korban Ardi Ansyah (29) di Dusun Rantau Makmur, Desa Sukabakti, Kecamatan Palas.

Melihat celah jendela rumah korban yang kala itu tidak dipasang tralis, pelaku dengan leluasa mencongkel 2 jendela kamar samping. Kemudian mengambil sepeda motor yang kuncinya masih menempel di kontak motor serta 2 unit handphone Android merek OPPO type A57 dan merek Redmi 8A.

Atas tindakan melawan hukum itu, korban pun harus menanggung kerugian materi sebesar Rp. 15.560.000. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palas untuk ditindak lanjuti.

Berbekal laporan korban, tim gabungan langsung bergerak mengumpulkan bukti-bukti dan informasi guna melacak keberadaan para pelaku.Akhirnya pencarian pun berbuah manis, pada hari Senin (21/6/2021), sekira jam 23.30 WIB. Tim gabungan berhasil mengendus persembunyian pelaku dan meringkus ketiganya.

“Karena melawan petugas, salah seorang pelaku yakni MY (32) dilakukan tindakan tegas terukur ketika ditangkap di rumahnya di Dusun Repong Berak, Desa Banjar masin, Kecamatan Penengahan,” pungkas Kasat Reskrim.

Bersama tiga orang pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya, 1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna merah hitam dengan nomor polisi BE 6334 DY, Noka : MH1JM8114LK271659, Nosin : JM81E1273549 an. Saniah, 2 buah handphone Android merek OPPO tipe A57 dan merek Redmi 8A serta 1 buah obeng pipih bergagang merah. (*)

 1,645 total views,  632 views today

Continue Reading

Trending Topic