Connect with us

Lampung Selatan

Diduga Ada Penyimpangan Dana Desa, GML Dampingi Warga Tuntut Kades Margasari Mundur Dari Jabatannya

Published

on

Hanuang.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) & Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), Gema Masyarakat Lokal (GML) Sragi, melakukan pendampingan terhadap masyarakat di Desa Margasari, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Sabtu, (26/01/19).

Pendampingan tersebut merupakan tindak lanjut dari kontrol sosial terhadap Anggaran Dana Desa (DD) di Desa setempat.

Menurut Iskandar Rosadi, selaku Ketua DPW GML Sragi menjelaskan bahwa Kades di wilayahnya (Margasari_red) diduga melakukan penyimpangan terhadap Dana Desa.

“Kita dari DPW GML Sragi menduga adanya penyimpangan-penyimpangan terkait pembangunan Fisik yakni antara lain, Pembangunan Rabat beton, Pembangunan Sumur Bor di 5 titik, Pembangunan Jembatan diwilayah Palas Aji, pembangunan gorong-gorong, pembangunan gardu, pembangunan jalan Teriti & Ahdi, gedung posyandu, gedung TPA, rehab Balai Desa, Wardes, Talut, Dana Bumdes dan lainnya” ungkapnya.

“Untuk itu kita menuntut kepada Kades Margasari untuk mundur dari jabatannya. Intinya bang, kami menunggu koordinasi dari pihak Desa, tadi pihak aparat (TNI-Polri_red) juga sudah bertemu saya, agar tidak mengadakan demo terhadap Kades terkait, mereka akan segera kordinasi langsung sama kecamatan untuk ngajak kita duduk bareng menyelesaikan permasalahan ini” tambahnya.

Hal senada diungkapkan oleh Anggota BPD Margasari yang baru, Supriadi, menjelaskan bahwa pihaknya merasa tidak tahu-menahu & tidak dilibatkan dalam pembangunan yang ada.

“Kita tidak tahu, seolah tidak dilibatkan, karena mereka masih mengacu pada BPD yang lama, jadi semua urusannya dengan BPD yang lama” ungkapnya.

Sedangkan menurut Kades Margasari, Hermawan, menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sesuai dengan tufoksi yang ada.

“Itu saya kira bang kita sesuai tufoksi, untuk semua pekerjaan desa kita sesuai RAB yang ada, saya rasa tidak ada penyimpangan terhadap Dana Desa” jelasnya.

“Kalau masalah BPD tidak dilibatkan bukan seperti itu, mereka semua warga dan saudara saya, kita masih berkoordinasi dengan BPD yang lama karena BPD yang baru ini belum di lantik bang, tadi saya dengar ada ormas GML datang, tapi saya sedang ada kegiatan dengan pak Camat, jadi gak bisa hadir, usai dari situ saya langsung membesuk warga yang sakit di Puskesmas setempat” bebernya. (Arya)

 6,827 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Ikuti TKPKD Provinsi Lampung, PKD : “Pemkab Lamsel Serius Tangani Kemiskinan”

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar rapat Tim Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Provinsi Lampung Tahun 2021.

Rapat digelar secara virtual serta diikuti TKPD kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

Di Kabupaten Lampung Selatan, Wakil Bupati Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP mengikuti kegiatan itu melalui zoom meeting dari Aula Krakatau, kantor bupati setempat, Kamis (04/03/2021).

Wakil Bupati Lampung Selatan yang akrab disapa Pandu ini, turut didampingi Kepala Badan Pusat Statistik Lampung Selatan serta sejumlah Kepala OPD terkait dan TKPKD Kabupaten Lampung Selatan.

Pada kegiatan itu, Pemprov Lampung menghadirkan empat narasumber. Salah satunya adalah Wakil Bupati Lampung Selatan, Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Ketua TKPKD Provinsi Lampung, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan.

Pada kesempatan itu, Pandu menyampaikan langkah-langkah terkait penanggulangan kemiskinan, tantangan dan hambatan serta inovasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk menekan kemiskinan di daerah setempat.

Dalam paparannya, Pandu menyampaikan keberhasilan Pemkab Lampung Selatan dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan menekan angka kemiskinan di Bumi Khagom Mufakat.

“Jika tahun 2015 jumlah penduduk miskin di Lampung Selatan mencapai 161.772 jiwa, pada tahun 2020 turun menjadi 143.130 jiwa,” terang Pandu.

Selanjutnya, Pandu juga menyampaikan beberapa strategi penanggulangan kemiskinan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan.

Seperti mengurangi beban masyarakat miskin, meningkatkan kemampuan dan pendapatan masyarakat miskin, mengembangkan dan menjamin keberlanjutan usaha ekonomi makro dan kecil serta mensinergikan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan.

Dimana beberapa program penanggulangan kemiskinan tersebut diserahkan kepada beberapa OPD terkait.

“Seperti Dinas Pendidikan memberikan program beasiswa untuk anak SMP, agar tidak ada lagi anak putus sekolah pada jenjang SMP. Lalu pada Dinas Ketahanan Pangan ada program penurunan stunting,” ungkapnya.

Pandu menambahkan, keseriusan Pemkab Lampung Selatan dalam menuntaskan kemiskinan dengan telah dikeluarkannya Surat Keputusan Bupati Lampung Selatan Nomor 8/36/V.01/HK/2021 tentang Tim Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK).

Disamping itu kata Pandu, pemerintah daerah juga telah memanfaatkan media sosial seperti Facebook sebagai sarana bagi masyarakat Lampung Selatan yang ingin melakukan pengaduan terkait penanggulangan kemiskinan.

“Facebook ini dikelola oleh kesekretariatan TKPKD Lampung Selatan yang ada di Bappeda. Jadi pengaduan tersebut langsung ditanggapi oleh TKPKD Lampung Selatan,” tuturnya.

Selain keberhasilan dalam menanggulangi kemiskinan, Pandu juga menyampaikan beberapa tantangan serta hambatan yang di hadapi Pemkab Lampung Selatan.

“Salah satunya belum semua stakeholder menggunakan DTKS sebagai dasar penentuan kelompok sasaran penerima manfaat program atau kegiatan yang menjadi kewenangannya,” kata Pandu.

Mengakhiri paparannya, Pandu mengatakan beberapa tindaklanjut yang akan dilaksanakan TKPKD Lampung Selatan. Seperti meningkatkan kualitas dan kuantitas koordinasi antara stakeholder terkait khususnya antar OPD.

“Mengupayakan ketersediaan anggaran untuk peningkatan kinerja TKPKD melalui APBD. Lalu mengembangkan kerjasama dengan kalangan profesional, dunia usaha, tokoh masyarakat dalam upaya program penanggulangan kemiskinan sebagai usaha gerakan bersama,” pungkasnya. (Kmf)

 518 total views,  518 views today

Continue Reading

DPRD

Nanang-Pandu Silaturahmi Dengan Pimpinan dan Anggota DPRD Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Setelah dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, pasangan H. Nanang Ermanto dan Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP (Nanang-Pandu) melakukan silaturahmi dengan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Kamis (04/03/2021).

Silaturahmi yang digelar di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan itu, juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin, S.Sos, MM beserta pejabat utama dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Nanang mengatakan, tujuan utama dari silaturahmi itu adalah untuk menciptakan harmonisasi sekaligus menjalin sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam rangka bersama-sama menjalankan roda pemerintahan.

“Dengan silaturahim seperti ini kita bersinergi untuk membangun Kabupaten Lampung Selatan ke depan lebih baik lagi,” kata Nanang.

Nanang menambahkan, ajang silaturahmi seperti itu adalah momentum yang baik untuk menjalin komunikasi dan sinergi antara eksekutif dan legislatif.

Sebab menurutnya, sebagai Bupati dan Wakil Bupati, pihaknya sangat membutuhkan dukungan kinerja yang besar dari rekan-rekan anggota DPRD.

“Tidak bisa eksekutif berjalan sendiri. Karena keberhasilan di segala sektor pembangunan adalah berkat kebersamaan dan gotong royong kita semua. Semoga kedepan niat kita membangun Lampung Selatan lebih solid lagi,” kata Nanang.

Untuk dirinya berharap, pertemuan silaturahmi seperti itu harus berkesinambungan dan tetap terjaga dengan baik untuk kemajuan Kabupaten Lampung Selatan.

“Nanti kita bikin jadwal. Pertemuan seperti ini bisa menjadi media untuk diskusi dan memberikan masukan-masukan. Bagaimana dan apa yang akan kita lakukan untuk Kabupaten Lampung Selatan lebih baik lagi ke depan,” tuturnya.

Diakhir, Nanang juga berharap forum silaturahmi tersebut dapat menjaga stabilitas politik daerah agar selalu kondusif, pasca selesainya pesta demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan.

“Tidak ada lagi bahasa 1, 2 dan 3. Perbedaan politik sudah tidak ada. Tetapi saya berharap perbedaan itu bisa menyatukan kita untuk membangun Kabupaten Lampung Selatan lebih baik lagi,” kata Nanang.

Sementara, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi, SH, MH menyambut baik dan mengapresiasi diadakannya pertemuan tersebut.

“Atas nama lembaga, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Karena pada hari ini pak bupati bisa meluangkan waktu untuk bersilaturahmi,” ujarnya.

Senda dengan bupati, Hero juga berharap pertemuan seperti itu dapat terus digalakkan dan menjadi agenda rutin untuk bersilaturahmi.

Hal itu kata Hendry, sejalan dengan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang dirubah lagi dengan Undang Undang Nomor 9 Tahun 2015.

“Penyelenggara pemerintahan daerah itu adalah eksekutif dan legislatif. Artinya, keduanya ini tidak bisa dipisahkan. Kalau eksekutif dan legislatif ini harmonis, saya yakin saja pembangunan yang kita rencanakan untuk kemajuan masyarakat pasti akan lebih cepat terwujud,” kata Politikus PDI Perjuangan ini. (Aziz)

 873 total views,  873 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Babinsa Sidomulyo Bantu Warga Gotong-Royong Perbaikan Jalan Desa

Published

on

By

Hanuang.com – Sertu Pujianto anggota Babinsa Koramil 421-07/Sidomulyo, ikut membantu masyarakat melakukan gotong-royong penimbunan badan jalan di Dusun 07 Bali Koga, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Rabu, (03/03/21).

Sejak desember 2020 lalu hingga Maret 2021, curah hujan yang cukup tinggi membuat beberapa bagian badan jalan juga ikut rusak berlubang, tentunya atas kerusakan dibeberapa titik badan jalan menjadi penyebab hambatan lalu lintas masyarakat.

Dalam upaya mengatasi hal tersebut, Pemerintah Desa melalui perangkat desanya dan masyarakat berupaya melakukan perbaikan perbaikan, dengan melakukan penimbunan pada titik jalan yang rusak berlubang, hal ini untuk meminimalisir pengguna jalan dari ancaman kecelakaan, selain itu pula untuk memudahkan dalam berlalu lintas.

Jalan poros dusun itu menghubungkan ke dusun lainnya hingga ke kantor desa Sidoharjo, sangat mendapat perhatian yang kuat dari segenap masyarakatnya, untuk bersama sama melakukan gotong-royong perbaikan jalan.

Sertu Pujianto mengungkapkan jangan selalu menunggu perbaikan dari Pemerintah, karena jalan ini adalah fasilitas umum, selagi masih bisa kita lakukan perbaikan perbaikan, mari kita sama sama lakukan, dan bila ke depan akan diperbaiki minimal kita sudah tidak merasa kesulitan saat melintas dijalan ini” ujarnya.

“Apapun yang kita kerjakan saat ini, anggaplah sebagai ibadah karena untuk kepentingan orang banyak, mudah mudahan setelah dilakukannya penimbunan badan jalan ini, bisa lancar berlalu lintas” tutupnya. (Arya)

 1,342 total views,  1,342 views today

Continue Reading

Trending Topic