Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Bupati Egi Dorong Budidaya Melon dan Anggur BUMDes Merak Berseri Jadi Model Pemberdayaan Desa
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Bupati Egi Dorong Budidaya Melon dan Anggur BUMDes Merak Berseri Jadi Model Pemberdayaan Desa

redaksi
Last updated: 2 September 2026 02:10
redaksi
1 bulan ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mendorong pengembangan budidaya melon dan anggur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Merak Berseri, Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, menjadi model pemberdayaan masyarakat desa yang dapat direplikasi di berbagai wilayah.

Dorongan tersebut disampaikan Bupati Egi saat mengunjungi kebun budidaya melon dan anggur milik BUMDes Merak Berseri di Dusun Tanjung Waras, Desa Merak Batin, Selasa (1/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Egi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto dan Camat Natar Eko Irawan.

Di lokasi, Bupati Egi meninjau langsung proses budidaya sekaligus berdialog dengan Ketua BUMDes Merak Berseri, Riswan Delfi. Pembahasan mencakup pengelolaan usaha, potensi pengembangan, hingga peluang pemberdayaan masyarakat yang dapat dibangun dari sektor pertanian berbasis desa.

Menurut Egi, inovasi yang dilakukan BUMDes Merak Berseri memiliki nilai lebih karena tidak hanya berorientasi pada produksi pertanian, tetapi juga memadukan sektor pertanian dengan konsep wisata edukasi.

“Hari ini saya mengunjungi salah satu tokoh masyarakat yang memiliki inovasi luar biasa, khususnya di komoditas ketahanan pangan, wabil khusus buah anggur dan melon. Yang lebih hebat lagi, ini dipadukan dengan konsep pariwisata,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi melihat budidaya melon dan anggur tersebut memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi program pemberdayaan masyarakat secara lebih luas.

Ia menilai, pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki pengelola kebun tidak seharusnya berhenti pada satu lokasi. Sebaliknya, kemampuan tersebut perlu ditularkan kepada masyarakat lain agar muncul lebih banyak pelaku usaha pertanian produktif di tingkat desa.

Pengembangan, kata Egi, dapat dimulai dari lingkungan terkecil dan dilakukan secara bertahap hingga mencakup dusun, desa, bahkan kecamatan.

“Bagaimana konsep ini bisa diduplikasi dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat yang ada di desa. Kita mulai dari RW dulu, kemudian dikembangkan menjadi dusun, desa hingga kecamatan. Ini bisa menjadi salah satu program unggulan, seperti yang sering kita sebut one village one product,” katanya.

Konsep tersebut dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah mendorong desa agar mampu mengoptimalkan potensi lokal sekaligus menciptakan sumber-sumber ekonomi baru.

Masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga didorong menjadi pelaku utama yang menghasilkan produk dan membuka peluang usaha.

Untuk mempercepat replikasi program, Bupati Egi meminta pengelola budidaya melon dan anggur turut membimbing masyarakat yang berminat mempelajari usaha serupa.

Menurutnya, keberhasilan yang sudah terbukti di lapangan dapat menjadi laboratorium bagi masyarakat untuk belajar, mulai dari teknik budidaya hingga pengelolaan usaha.

“Nanti saya minta dibantu masyarakatnya, diajarkan kepada masyarakat yang lain. Kita buat model programnya seperti apa, yang terbaik seperti apa, kemudian kita duduk bersama dengan camat dan perangkat daerah terkait,” lanjutnya.

Pola tersebut diharapkan mampu melahirkan sentra-sentra produksi baru yang dikelola masyarakat secara berkelanjutan.

Dengan demikian, pengembangan pertanian tidak hanya menghasilkan komoditas, tetapi juga membangun keterampilan, menciptakan lapangan usaha, serta memperkuat roda perekonomian masyarakat desa.

Selain peningkatan kapasitas masyarakat, Bupati Egi juga melihat pentingnya memastikan hasil produksi memiliki akses pasar yang jelas.

Salah satu peluang yang dapat dimanfaatkan adalah kebutuhan pangan untuk sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di berbagai wilayah Lampung Selatan.

“Di sini sudah banyak SPPG. Kita tinggal melihat apa yang dibutuhkan SPPG di sekitar kita. Kalau kebutuhan itu bisa dipenuhi oleh masyarakat, maka hasil produksinya sudah memiliki pasar,” tuturnya.

Menurut Egi, keterhubungan antara produksi dan pasar menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem ekonomi desa.

Petani maupun pelaku usaha tidak hanya dituntut mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga perlu mendapatkan kepastian mengenai ke mana produk tersebut akan disalurkan.

Potensi kebun melon dan anggur di Merak Batin, lanjut Egi, tidak berhenti pada sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Kawasan tersebut juga dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat dengan menggabungkan unsur produksi, edukasi dan estetika.

“Kalau dikemas lebih bagus lagi, ini bisa menjadi tempat wisata. Ada aspek produksinya, ada aspek pemberdayaan masyarakatnya, sekaligus ada aspek pariwisatanya,” kata Egi.

Konsep tersebut membuka peluang agar masyarakat memperoleh sumber pendapatan dari berbagai aktivitas, mulai dari produksi pertanian, edukasi budidaya, hingga aktivitas wisata.

Dengan pengelolaan yang terintegrasi, satu kawasan desa dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas tanpa harus meninggalkan potensi utama yang dimilikinya.

Pengembangan budidaya melon dan anggur BUMDes Merak Berseri menjadi salah satu gambaran bagaimana inovasi lokal dapat dikembangkan menjadi gerakan ekonomi masyarakat.

Bupati Egi berharap potensi serupa dapat tumbuh di desa-desa lain di Kabupaten Lampung Selatan dengan menyesuaikan komoditas dan keunggulan masing-masing wilayah.

Ia menekankan bahwa pembangunan desa harus diarahkan pada pemanfaatan potensi lokal yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Intinya saya ingin masyarakat desa itu produktif. Potensi yang ada jangan hanya dibiarkan, tetapi kita kembangkan menjadi sesuatu yang menghasilkan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Bupati Egi.

Melalui pendekatan tersebut, budidaya melon dan anggur di Merak Batin diharapkan bukan sekadar menjadi usaha BUMDes, tetapi dapat berkembang sebagai model pemberdayaan masyarakat desa yang mengintegrasikan pertanian, ketahanan pangan, ekonomi produktif dan pariwisata.

Jika berhasil direplikasi, pola ini berpotensi melahirkan lebih banyak sentra ekonomi baru dari desa, sekaligus memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan. (Arya)

TAGGED:Lampung Selatan
Share This Article
Facebook Email Print
Byredaksi
Farihan, S.H
Previous Article 182.398 Warga Lampung Selatan Bakal Terima 30 Kilogram Beras, Disalurkan Sekaligus untuk Tiga Bulan
Next Article Jaga Kesehatan ASN, Pemkab Lampung Selatan Perkuat Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Duta Vaksin Bumi Khagom Mufakat Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Tanjung Bintang
Pemkab Lamsel Ikuti Peringatan HANI 2021 Secara Virtual
Saka Wira Kartika Dapat Wejangan Dari Dandim 0421 Lamsel
BBHAR Lamsel Kembali Gelar Sunat Gratis Dalam Rangka Peringatan Bulan Bung Karno 2023
Pemkab Lamsel Hadiri Webinar Sosialisasi Indeks Kerawanan Pemilu 2024 Secara Virtual
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?