Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 5,6 Ton Narkoba
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Darurat NarkotikaNasional

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 5,6 Ton Narkoba

redaksi
Last updated: 20 Desember 2023 01:00
redaksi
3 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Direktorat Interdiksi Narkotika Ditjen Bea dan Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan 5,6 ton narkotika berbagai jenis selama tahun 2023. Seluruh barang terlarang itu berasal dari jaringan internasional yang masuk melalui jalur laut dan udara.

Kepala Subdirektorat Operasi dan Pengungkapan Jaringan Narkotika Narkotika Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan, Prijo Andono menjelaskan bandar narkotika yang menguasai pasar Indonesia berasal dari negara-negara ‘segitiga emas’ di bagian utara Asia Tenggara.

“Selain itu, kartel asal Meksiko dan Peru juga mendominasi pasar gelap narkotika di sini,” ungkap Prijo, Selasa (19/12/23).

Dalam wawancaranya, Prijo menjelaskan pelabuhan-pelabuhan di timur Sumatra menjadi akses utama untuk masuknya narkotika Internasional.

Disisi lain, Bandara Soekarno Hatta menjadi jalur favorit para kurir memasukan narkotika ke Indonesia melalui jalur udara.

“Kaki tangan para bandar dan kartel tersebut sulit terdeteksi saat menjalankan perannya masing-masing,” ungkap Prijo Andono.

Sindikat peredaran narkotika internasional itu sangat rapi dan ada satu komunitas yang bergerak secara terorganisir dan gelap.

TAGGED:NarkobaNasional
Share This Article
Facebook Email Print
Byredaksi
Farihan, S.H
Previous Article 624 SPKLU di 411 Titik Strategis Siap Layani Pengguna Mobil Listrik pada Libur Nataru
Next Article Jaringan Narkotika Sumatera – Jawa, Sepasang Suami Istri Berhasil Ditangkap di Surabaya
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menteri Perhubungan Pastikan Sarana Prasarana di Pelabuhan Panjang Tergelar Dengan Baik
Sindikat Peredaran Narkoba di Lamtim Disikat Polisi
KPU : Distribusi Logistik Pemilu di Dalam Negeri Sudah Capai 99 Persen
Pj. Bupati Tuba, Raih Penghargaan The Best Leader Public Service di IMM Asia Awards 2023
Panglima TNI : ‘Kontingen Garuda Mampu Laksanakan Mandat Dewan Keamanan PBB’
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?