Connect with us

Lampung Selatan

ASN Pemkab Lamsel Berdomisili Di Zona Merah Mulai “Work From Home”

Published

on

Hanuang.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto resmi mengeluarkan Surat Edaran, tanggal 29 April 2020, terkait penyesuaian sistem kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya yang berdomisili di Bandar Lampung untuk tinggal dan melaksanakan pekerjaan dari rumah.

Sikap tegas itu diambil Nanang Ermanto lantaran Kota Bandar Lampung telah ditetapkan sebagai daerah zona merah penyebaran virus korona alias Covid-19. Langkah itu sekaligus sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan pemerintahan setempat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampung Selatan, M. Sefri Masdian menerangkan, edaran tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran yang dikeluarkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Selain itu, menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor : 045.2/1118/07/2020 tanggal 23 Maret 2020 tentang Penyusunan Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara dalam upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Lampung Selatan.

“Itu kita tindak lanjuti di daerah dan mulai berlaku sejak tanggal 30 April 2020,’’ ujar Sefri dikonfirmasi di kantor Dinas Kominfo setempat, Rabu, 29 April 2020.

Berdasarkan informasi pada laman infeksiemerging.kemkes.go.id yang update hingga 28 April 2020 pukul 16.30 WIB tersebut, peta sebaran Covid-19 yang ditampilkan menunjukkan Kota Bandar Lampung dilingkari warna merah disertai tulisan “Wilayah Transmisi Lokal”.

“Hal ini menunjukkan penyebaran virus korona tidak lagi berasal dari masyarakat luar daerah ke dalam kota. Akan tetapi penyebaran Covid-19 sudah dari masyarakat dalam kota itu sendiri,” kata Sefri.

Dalam Surat Edaran tersebut mengatur antara lain kategori ASN yang berdomilisi di wilayah Bandar Lampung untuk tinggal di rumah dan melaksanakan pekerjaan dari rumah guna memutus mata rantai penularan Covid-19. Dan apabila ada gejala yang mengarah pada Covid-19 agar melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Untuk menjamin kelancaran pelayanan umum, Surat Edaran tersebut juga mengatur agar Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat mengatur sistem kerja pejabat eselon III dan IV untuk menjalankan tugas kedinasan.

Disisi lain, bagi ASN yang masih harus melaksanakan pekerjaan di kantor, diimbau menggunakan masker dan menjaga jarak ketika melakukan komunikasi antar individu.

Pelaksanaan penyesuaian sistem kerja pegawai di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dilakukan mulai tanggal 30 April 2020 sampai dengan waktu yang belum dapat ditentukan.

Sementara, ditemui di Posko Covid-19 yang berada di Aula Sebuku, rumah dinas bupati, Plt Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto menegaskan, Surat Edaran tersebut dikeluarkan mengingat banyaknya ASN Kabupaten Lampung Selatan yang berdomisili di Bandar Lampung.

Meski bekerja di rumah, Nanang mengimbau para ASN tetap harus memenuhi target kerja yang telah ditentukan sebelumnya.

Di samping itu, mereka wajib membuat rencana kerja harian serta laporan kinerja harian yang dilaporkan kepada atasan masing-masing.

“Bandar Lampung sudah masuk zona merah Covid-19. Sementara PNS kita juga tidak sedikit yang tinggal di Bandar Lampung. Untuk itu Surat Edaran ini saya keluarkan dalam rangka pencegahan dan meminimalisir penyebaran virus Covid-19 di lingkungan instansi pemerintah,” tegasnya. (Arya)

 4,402 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Aula Sebuku Dijadikan Sanggar Seni Tari, Nanang : ‘Ini Kegiatan Positif Dimasa Pandemi’

Published

on

By

Hanuang.com – Penggiat seni khususnya seni tari yang ada di Lampung Selatan (Lamsel), kini dapat melakukan latihan di Aula Sebuku rumah dinas Bupati setempat.

Hal ini dikatakan Bupati Lamsel, Nanang Ermanto pada saat menyaksikan anak-anak sanggar tari Beringin Jaya menggelar latihan di aula setempat, Rabu, (23/06/21).

Menurut Nanang kegiatan positif tersebut sangat baik sekali dimasa Pandemi Covid-19 saat ini.

“Silahkan dipakai aula ini jika tidak ada acara untuk latihan, apalagi ada taman edukasi, jadi anak-anak bisa main juga di taman edukasi,” beber Nanang.

Ditempat yang sama, Iin salah seorang pelatih tari mengucapkan terimakasih terhadap orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat tersebut yang telah memberikan izin memakai Aula.

“Memang kami hari ini sengaja datang ke kebun edukasi yang ada di rumah dinas ini untuk bermain di kebun edukasi sekaligus latihan tari, anak- anak seperti yang kita lihat sangat senang sekali apalagi setelah latihan dapat bermain di kebun edukasi” jelasnya. (*)

 1,435 total views,  789 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kantongi ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018, ASDP Berkomitmen Terus Hadirkan Layanan dan Keselamatan Bermutu Prima

Published

on

By

Hanuang.com, Jakarta, 23 Juni 2021 PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berhasil mengantongi sertifikat standar internasional Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) ISO 45001:2018 dari Badan Sertifikasi British Standard Institution (BSI) pada Rabu (23/6).

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Shelvy Arifin mengatakan, dengan adanya sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018 menjadi salah satu bukti kepatuhan dan upaya dalam peningkatan budaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) dalam bisnis ASDP.

“Terima kasih atas kerjasama dan dukungan yang diberikan sehingga ASDP berhasil mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 45001:2018. Ini adalah langkah awal yang kami targetkan dalam peningkatan kualitas layanan termasuk jaminan keselamatan kepada karyawan maupun pengguna jasa karena pelayanan yang bermutu telah melekat unsur keselamatan didalamnya. Harapan kami tentu ISO ini dapat diimplementasikan di seluruh cabang ASDP sehingga dapat menerapkan standar internasional demi menjadikan ASDP sebagai perusahaan berkelas dunia,” tutur Shelvy lagi.

Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan konsistensi ASDP sebagai perusahaan jasa transportasi pelayanan pelabuhan dan penyeberangan kapal yang menjaga mutu pelayanan terhadap stakeholder, termasuk komitmen dalam menghadirkan layanan prima yang memprioritaskan keselamatan dan kesehatan dalam seluruh kegiatan operasional pelabuhan dan armada yang aman, nyaman dan selamat.

“Meskipun kita baru memulainya, ini pencapaian yang patut kita apresiasi bersama. Dalam kurun waktu 9 bulan, ASDP berhasil mencapai sertifikasi ISO ini dan telah melaksanakan berbagai langkah-langkah persiapan terukur. Tugas kita masih berat ke depannya, mari kita bantu dan dukung para Direktur dan Komisaris melalui sertifikasi ini dalam menerapkan seluruh system perusahaan sesuai standar internasional / ISO, serta mendukung proses transformasi bisnis yang tengah dijalankan oleh perusahaan,” ujarnya.

Sejak tahun 2020, ASDP melakukan transformasi di segala sektor guna mendukung target visi ASDP menjadi Perusahaan terdepan dalam menghubungkan masyarakat dan pasar melalui jasa penyeberangan-pelabuhan terintegrasi dan tujuan wisata waterfront. Mamajemen beserta seluruh karyawan mendukung transformasi tersebut dengam bekerja cerdas mengusung semangat Budaya Perubahan yang ada dengan mengimplementasikan “3 New Habits” yang salah satunya adalah fokus pada Safety & Services Excellence.

Adapun salah satu transformasi yang telah dilakukan ASDP tahun ini adalah Sistem Manajemen Mutu dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai wujud dalam menghadirkan pelayanan prima di setiap aktivitas bisnis jasa pelayanan pelabuhan dan penyeberangan.

Direktur Operasi PT BSI Group Indonesia Joko Prayitno menyampaikan apresiasi atas kepercayaan ASDP memilih BSI sebagai partner dalam sertifikasi ISO ini. “Selamat kepada ASDP, tentu harapannya bisa segera diimplementasikan juga untuk sertifikasi ISO di cabang lainnya,” tutur Joko. (*)

CORPORATE PT ASDP INDONESIA FERRY (PERSERO)

 1,762 total views,  776 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Bravo Polri…!!! Satreskrim Polres Lamsel Berhasil Tangkap Pelaku Maling Motor di Kecamatan Palas

Published

on

By

Hanuang.com, PALAS – Gabungan Tekab 308 Polres Lampung Selatan (Lamsel), Unit Reskrim Polsek Palas dan Unit Reskrim Polsek Penengahan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) kendaraan bermotor dan 2 buah handphone Android.

Dari pengungkapan itu, petugas mengamankan tiga orang pelaku yakni, MY (32) warga Dusun Repong Berak, Desa Banjar Masin, Kecamatan Penengahan, ZA (27) warga Desa Kalirejo, Kecamatan Palas dan YP (28) warga Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda.

Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP Enrico Donald Sidauruk membenarkan pengungkapan kasus yang dilakukan oleh jajarannya.

“Hari Senin (21/6/2021), sekira jam 23.30 WIB. Gabungan Tekab 308 Polres Lampung Selatan, Unit Reskrim Polsek Palas dan Unit Reskrim Polsek Penengahan berhasil menangkap para pelaku,” terang AKP Enrico, Selasa (22/6/2021).

Penangkapan itu bermula dari aksi curat yang terjadi pada hari Kamis (3/6/2021), sekitar jam 03.00 WIB. Dengan tempat kejadian perkara (TKP) dirumah korban Ardi Ansyah (29) di Dusun Rantau Makmur, Desa Sukabakti, Kecamatan Palas.

Melihat celah jendela rumah korban yang kala itu tidak dipasang tralis, pelaku dengan leluasa mencongkel 2 jendela kamar samping. Kemudian mengambil sepeda motor yang kuncinya masih menempel di kontak motor serta 2 unit handphone Android merek OPPO type A57 dan merek Redmi 8A.

Atas tindakan melawan hukum itu, korban pun harus menanggung kerugian materi sebesar Rp. 15.560.000. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Palas untuk ditindak lanjuti.

Berbekal laporan korban, tim gabungan langsung bergerak mengumpulkan bukti-bukti dan informasi guna melacak keberadaan para pelaku.Akhirnya pencarian pun berbuah manis, pada hari Senin (21/6/2021), sekira jam 23.30 WIB. Tim gabungan berhasil mengendus persembunyian pelaku dan meringkus ketiganya.

“Karena melawan petugas, salah seorang pelaku yakni MY (32) dilakukan tindakan tegas terukur ketika ditangkap di rumahnya di Dusun Repong Berak, Desa Banjar masin, Kecamatan Penengahan,” pungkas Kasat Reskrim.

Bersama tiga orang pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya, 1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna merah hitam dengan nomor polisi BE 6334 DY, Noka : MH1JM8114LK271659, Nosin : JM81E1273549 an. Saniah, 2 buah handphone Android merek OPPO tipe A57 dan merek Redmi 8A serta 1 buah obeng pipih bergagang merah. (*)

 1,810 total views,  797 views today

Continue Reading

Trending Topic