Hanuang.com – Pemeriksaan rutin di kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Jumat (4/9/2026) malam, mengungkap temuan tak biasa.
Sebuah truk Fuso Tronton yang secara kasatmata terlihat membawa muatan sapi ternyata menyimpan ribuan burung berbagai jenis yang disembunyikan di bagian belakang jok sopir.
Sebanyak 1.106 ekor burung ditemukan oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni, Polres Lampung Selatan, sekitar pukul 23.00 WIB.
Temuan itu bermula ketika personel melaksanakan pemeriksaan kendaraan sebagai bagian dari patroli rutin. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mencegah tindak kriminalitas sekaligus mengantisipasi penyelundupan barang ilegal melalui jalur penyeberangan Pelabuhan Bakauheni.
Saat memeriksa truk Fuso Tronton berwarna hijau dengan nomor polisi BE 8233 OU, petugas mendapati kendaraan tersebut membawa sapi dan diketahui berasal dari wilayah Pringsewu.
Namun, petugas tidak hanya memeriksa muatan utama. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan ke bagian dalam kendaraan.
Kecurigaan petugas mengarah ke area belakang jok sopir. Di lokasi tersebut ditemukan puluhan wadah yang sengaja ditempatkan secara tersembunyi.
Setelah dibuka dan diperiksa, wadah-wadah itu ternyata berisi burung.
Petugas menemukan 30 keranjang berwarna putih dan tujuh kardus cokelat yang seluruhnya berisi 1.106 ekor burung dari berbagai jenis.
Temuan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti personel KSKP Bakauheni bersama Balai Karantina untuk dilakukan pemeriksaan, pendataan, serta penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala KSKP Bakauheni AKP Fransiskus Yepta Terang Ginting, S.I.K., M.M., mengatakan pemeriksaan kendaraan merupakan bagian dari pengawasan terhadap arus orang dan barang di kawasan pelabuhan.
“Pemeriksaan kami lakukan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai bentuk pelanggaran dan penyelundupan melalui Pelabuhan Bakauheni. Setiap kendaraan yang ditemukan membawa barang atau komoditas yang tidak sesuai ketentuan akan kami periksa lebih lanjut,” ujar Ginting.
Tak hanya melakukan pemeriksaan kendaraan, personel KSKP Bakauheni juga meningkatkan patroli di sekitar kawasan Menara Siger.
Sejumlah orang dan sepeda motor yang berada di sekitar lokasi turut diperiksa. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi berbagai potensi tindak kriminalitas, terutama pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Ginting menegaskan pengawasan di kawasan Pelabuhan Bakauheni dilakukan secara rutin dengan melibatkan instansi terkait.
Menurutnya, pengawasan tersebut menjadi penting mengingat Pelabuhan Bakauheni merupakan salah satu jalur utama pergerakan orang, kendaraan, dan barang dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.
Sementara itu, 1.106 ekor burung yang ditemukan telah didata dan ditangani bersama pihak terkait sesuai prosedur yang berlaku.
Polisi memastikan pemeriksaan kendaraan serta patroli di kawasan pelabuhan akan terus diperkuat. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah penyelundupan sekaligus memastikan pengangkutan satwa, barang, maupun komoditas lainnya dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Temuan ribuan burung yang disembunyikan di balik muatan sapi ini menjadi pengingat bahwa pemeriksaan di pintu penyeberangan bukan sekadar rutinitas. Di balik kendaraan yang tampak membawa muatan biasa, petugas tetap dituntut jeli untuk menemukan potensi pelanggaran yang tersembunyi. (Arya)