Hanuang.com

Beranda / Lampung Selatan / Bupati Lamsel Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Desa Margo Lestari Jati Agung

Bupati Lamsel Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Desa Margo Lestari Jati Agung

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto didampingi Sekertaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Thamrin S.Sos, M.M beserta para pejabat dilingkungan pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menghadiri kesenian pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk dalam rangka Gebyar Suro dan Semarak Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 yang diselenggarakan warga masyarakat Desa Margo Lestari, Kecamatan Jatiagung, Sabtu malam (27/8/2022).

Atas nama pemerintah kabupaten Lampung Selatan Bupati Nanang mengapresiasi berbagai serangkaian kegiatan dalam rangka semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 yang diselenggarakan oleh Ikatan Penjahit Peduli Lingkungan (IPPL) Jatiagung beserta warga masyarakat Desa Margo Lestari.

Selama dua tahun kita semua tidak bisa melaksanakan berbagai aktifitas kegiatan dengan ada nya wabah Covid 19 sehingga kita tidak bisa melaksanakan berbagai aktifitas kegiatan seperti saat ini.

Alhamdulillah pada momen hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 tahun ini kita semua bisa melaksanakan berbagai kegiatan baik dari tingkat RT, Dusun, Desa, Kecamatan dan kabupaten hingga provinsi semua melaksanakan berbagi kegiatan guna memeriahkan perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Untuk itu pada momen dan situasi kondisi seperti saat ini harus tetap kita jaga selain dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, vaksinasi juga harus tetap berjalan. Karena jika vaksinasi kita tidak bisa mencapai target 70 persen tentunya kita tidak bisa melaksanakan pagelaran wayang kulit semalam suntuk pada malam hari ini.

Dalam hal ini saya juga meminta kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan pemerintah Desa agar dapat terus mensosialisasikan program vaksinasi Covid-19 dosis 1,2 dan 3. dengan adanya wabah Covid-19 tentunya juga mempengaruhi dalam hal pembangunan, karena apa yang sudah di rencanakan tidak bisa terealisasi dengan ada nya refokusing anggaran untuk penanganan wabah Covid-19.

Di kesempatan itu Nanang juga menghimbau kepada pemerintah desa dan masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai ajaran-ajaran yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia, maka jika warga masyarakat melihat berbagai aktifitas yang mencurigakan segera laporkan kepada pemerintah desa maupun aparat setempat.

Lebih lanjut Nanang menyampaikan pagelaran wayang kulit ini semoga bukan hanya sekedar tontonan, karena wayang merupakan warisan budaya leluhur. “Pagelaran wayang kulit bukan hanya sekedar tontonan, tetapi juga tuntunan,” ujarnya.

Pagelaran kesenian wayang kulit juga merupakan bentuk terima kasih kepada para pejuang pendiri Republik Indonesia untuk mengisi pembangunan, pagelaran ini juga sebagai suatu pembelajaran dan mengedukasi warga masyarakat utamanya para generasi muda saat ini yang modern.

Dengan majunya teknologi di era digitalisasi saat ini banyak generasi muda yang berlahan melupakan kelestarian seni budaya tradisional seperti pagelaran wayang kulit.

Di akhir sambutan nya Nanang juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dari tingkat desa untuk bersama-sama membangun desa, Kecamatan, Kabupaten dan provinsi hingga Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan semangat persatuan dan kesatuan, kebersamaan dan gotong royong.

Sementara Kepala Desa Margo Lestari, Sonjaya dalam penyampaian nya mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Lampung selatan dalam acara pagelaran wayang kulit yang diselenggarakan oleh Ikatan Penjahit Peduli Lingkungan (IPPL) beserta masyarakat Desa margo Lestari.

Dikesempatan itu Sonjaya juga mengajak kepada seluruh warga masyakarat desa Margo Lestari untuk bersama-sama membangun dan memajukan Desa Margo Lestari yang lebih baik lagi.

Dengan kesatuan dan persatuan kebersamaan dan gotong royong diharapkan bisa mewujudkan pembangunan yang merata sehingga apa yang di cita-citakan dalam memajukan desa bisa terwujud dan terlaksana dengan baik.

Ketua panitia pagelaran wayang kulit, Lina Suntoro yang juga sebagai Ketua paguyuban seni kerawitan madiyo laras dalam sambutan nya menyampaikan ucapan ribuan terimakasih kepada semua tamu undangan terkhusus kepada Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto beserta jajarannya.

Saya mewakili segenap panitia acara mengucapkan ribuan terima kasih atas kehadiran bapak Bupati beserta rombongan yang telah menyempatkan diri untuk menghadiri acara yang kami laksanakan pada malam hari ini yakni pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Gelaran pentas hiburan wayang kulit pada malam hari ini sekaligus dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 tahun.

Adapun serangkaian kegiatan pada malam hari ini yaitu bakti sosial dari Ikatan Penjahit Peduli Lingkungan (IPPL) Jatiagung dan penyerahan piagam penghargaan,”jelasnya

Selain itu tema kegiatan pada acara gebyar suro malam hari ini mengambil tema “Kami yang cinta dengan Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda namun tetap satu jua,” tutupnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *