Connect with us

Lampung Selatan

Wujudkan WBK, Kejari Lamsel & PN Kalianda Canangkan Zona Integritas

Published

on

Hanuang.com – Kejaksaan Negeri Lampung Selatan dan Pengadilan Negeri (PN) Kalianda Kelas II melakukan pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Acara masing-masing berlangsung terpisah, pertama di Aula Kejaksaan Negeri Lampung Selatan dan dilanjutkan di Aula PN Kalianda Kelas II, Rabu (6/3/2019).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Lamsel, H. Hendry Rosyadi, Plt. Bupati Lamsel, Nanang Ermanto, Kepala Kejari Lamsel, Sri Indarti, Ketua PN Kalianda, Ade Suherman, Ketua PA Kalianda, Sri Suhartini, Kepala BPN, Sismanto, Kalapas Kelas IIa Kalianda, Endang Lintang Hardiman, Kepala Imigrasi Kelas III, Edy Firyan, dan anggota Forkopimda lainnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, Sri Indarti mengajak seluruh jajarannya untuk bersama-sama menyatukan tekad dan kesadaran dalam melaksanakan komitmen program reformasi birokrasi untuk membangun zona integritas sesuai dengan peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

“Ini semua dalam rangka mewujudkan good governance dan clean government menuju aparatur Kejaksaan yang bersih dan bebas dari KKN, meningkatnya pelayanan prima, kapasitas dan akuntabilitas kinerja,” ujar Sri Indarti saat menyampaikan sambutannya.

Dia juga memerintahkan seluruh jajarannya untuk mendukung program reformasi birokrasi melalui kegiatan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM yang sedang dilaksanakan dengan berpartisipasi tanpa terkecuali untuk membuat segalanya menjadi lebih baik.

“Jangan kita mengharapkan atau menunggu segala sesuatunya akan berubah dengan sendirinya. Hendaklah kita membuat perubahan dimulai dari diri kita sendiri, dimulai hari ini,” tandasnya.

Terpisah, Ketua PN Kalianda Kela II, Ade Suherman berharap, melalui pencanangan zona integritas tersebut, akan memberikan kontribusi yang positif untuk bangsa dan negara, khususnya bagi para pencari keadilan di Kabupaten Lampung Selatan.

“Dengan pembangunan zona integritas ini, minimal bisa dirasakan manfaatnya oleh para pengguna atau pelanggan di PN Kalianda khususnya, dan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan,” kata Ade.

Terakhir, Ade Suherman juga berharap, melalui pencanangan zona integritas tersebut, akan terbentuk Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di PN Kalianda.

“Untuk itu kami mohon doa dan dukungan nyata dari semua yang hadir untuk bersama-sama aktif dan mengawasi perjalanan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM. Yang akhirnya mengarah kepada terwujudnya pendekatan tanpa toleransi dalam pemberantasan korupsi,” katanya.

Sementara, Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto menyampaikan apresiasi serta penghargaan yang tinggi kepada pihak Kejaksaan Negeri Lampung Selatan maupun PN Kalianda Kelas II atas dilaksanakannya Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di kedua lembaga vertikal itu.

Menurut Nanang, hal itu merupakan perwujudan dari kesungguhan kedua institusi tersebut dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang mempunyai komitmen untuk mencegah terjadinya KKN disertai upaya dalam mewujudkan wilayah bebas korupsi serta reformasi birokrasi yang akuntabel.

“Melalui Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi serta Wilayah Birokrasi Bebas dan Melayani ini, diharapkan akan dapat menjadi model pencegahan korupsi yang lebih efektif. Karena pada unit kerja zona integritas ini dilakukan berbagai upaya pencegahan korupsi secara konkrit dan terpadu,” pungkasnya. (Arya/Kmf)

 2,926 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Kepolisian Berhasil Ungkap Kasus Pengeroyokan di Tanjung Bintang

Published

on

By

Hanuang.com – Jajaran Polsek Tanjung Bintang berhasil mengamankan DHP (28) warga Tanjung Bintang Lampung Selatan, Jumat (30/7/2021) sekitar pukul 16.30 wib dirumahnya.

Penangkapan terhadap pelaku yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Tanjung Bintang Ipda Ahmad Yani, SH dilakukan setelah sebelumnya telah menerima laporan dari keluarga korban
Hadi Ahmad Eko (29 warga Desa Jati Indah Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan terjadinya pengeroyokan terhadap Rio Eko Kurniawan hingga meninggal dunia yang terjadi pada, Minggu (6/12/2020) pukul 03.00 wib di jalan umum dusun Kedaton 9 Desa Serdang Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lamsel.

Kapolsek Tanjung Bintang AKP Faria Arista, S. Kom, SIK Mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, SIK, SH, MSI, Sabtu (31/7/2021) menjelaskan bahwa jajaranya telah berhasil mengungkap kasus dan mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan DHP (28) terhadap korban Rio Eko Kurniawan hingga meninggal dunia saat menjalani perawatan dirumah sakit.

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan laporan dari keluarga korban atas terjadinya tindak pidana pengeroyokan yang dilkukan oleh DHP (28) bersama 4 (empat) orang rekanya yang masih buron (DPO) yang terjadi pada, Minggu, (6/12/2020) pukul 03.00 wib di jalan umum dusun Kedaton 9 Desa Serdang Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lamsel “Tuturnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat korban melintas dijalan umum dusun Kedaton desa Serdang Kecamatan Tanjung Bintang Lamsel, Minggu (6/12/2020) sekitar pukul 03.00 wib.

DHP (28) bersam 4 (empat) orang rekanya yang masih DPO yakni Petot, Sun, Dep dan Ek mencegat korban dan menyatakan tidak suka, kemudian tanpa buang waktu para pelaku mengeroyok korban menggunakan kayu dan senajata tajam, hingga mengalami luka bacok pada kepala belakang, bahu kanan, leher bagian belakang, lutut kanan, dan jari telunjuk kiri, yang mengakibatkan korban Rio Kurniawan meninggal dunia di rumah sakit ” Ungkapnya.

Saat ini pelaku DHP yang akan dijerat dengan pasal 170 ayat (3) KUH Pidana bersama barang buktinya berupa 5 (lima) batang kayu kaso sudah diamankan di Mapolsek Tanjung Bintang, guna penyidikan lebih lanjut ” Pungkasnya. (humas)

 80 total views,  80 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Penyelundupan Belasan Karung Daging Celeng Berhasil Digagalkan KSKP Bakauheni

Published

on

By

Hanuang.com – Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni berhasil menggagalkan penyelundupan daging Celeng (Babi), Kamis (29/7/2021) sekitar pukul 23.30 wib di Area pintu masuk Seafort Interdiction PT ASDP Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan.

Daging Celeng sebanyak 18 karung yang tidak dilengkapi dengan dokumen yang syah ini, rencananya akan dikirim ke pulau jawa dengan menggunakan Bus Sami Jaya Putra dengan plat nomor BE 7179 JA ini, diamankan saat para petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap semua kendaraan yang akan melintas atau melakukan penyeberangan melalui pelabuhan Bakauheni menuju Merak Banten.

Kepala KSKP Pelabuhan Bakauheni AKP Ridho Rafika, SH, MM mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, Sabtu (31/7/2021) mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan 18 karung daging Celeng (babi) tanpa dilengkapi dokumen yang syah dan melanggar pasal 88 huruf a dan c UU RI no. 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.

Belasan karung daging celeng tersebut rencanaya akan diselundupkan kepulau jawa dengan menggunakan kendaraan Bus Sami Jaya Putra dengan Nomor Polisi BE 7179 JA warna hitam kombinasi merah yang dikemudikan oleh Sunardi (34) sebagai Supir, Alamat : Desa Subik RT/RW 002/001 Kelurahan Subik, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara dan Bambang Irawan (31) sebagai kernet yang beralamat di desa Subik RT/RW 015/002 Kelurahan Subik, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, mengaku bahwa dirinya menerima upah sebesar Rp. 50 ribu perkarung dari Silalahi, pemilik toko di Pasar Sentral Kotabumi Lampung Utara ” Ungkapnya.

Daging Celeng tersebut rencana pengirimannya dibagi menjadi dua tempat, dengan rincian 5 karung diturunkan di Pol Bus Sami Jaya dan 13 karung diturunkan dipinggir jalan Cikoko Tangerang Banten.

Adapun kronologis kejadian tersebut yakni pada hari Kamis (29/7/2021) sekira jam 23.30 wib di areal pemeriksaan Seafort Interdiction pelabuhan Bakauheni, ditemukan 1 (satu) unit kendaraan Bus PT. Sami Jaya Putra warna Merah kombinasi dengan nopol BE 7179 JA yang dikendarai oleh Sunardi (34), setelah dilakukan pemeriksaan di dapati 18 (delapan belas) karung warna putih yang berisikan daging yang diduga daging celeng tanpa dilengkapi dokumen yang sah, dari pengakuan supir, barang tersebut diangkut dari toko di depan Pasar Sentral Kota Bumi Lampung milik Silallahi, dan akan dikirim ke Tangerang, 18 (delapan belas) karung tersebut dibagi 2 (dua) pengirim, 5 (lima) karung diturunkan di depan loket PT. Sami Jaya Bitung dan sisanya 13 (tiga belas) karung diturunkan di pinggir jalan Cikokol Kota Tangerang Banten, dengan upah sebesar Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupih) per karung ” Bebernya.

Saat ini barang bukti berupa daging Celeng sebanyak 18 karung telah diamankan, dan meminta keterangan dari supir dan kernet Bus Sami Jaya Putra, serta berkoordinasi dengan pihak Karantina Wilker Bakauheni Lampung Selatan. (humas)

 89 total views,  89 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Bersama Korem 043/Gatam, Dandim Lamsel Sambut Kedatangan KSAD

Published

on

By

Hanuang.com – Dandim 0421 Lampung Selatan (Lamsel), Letkol Inf Enrico SN, menyambut kedatangan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa beserta rombongan di pelabuhan Bakauheni, Sabtu, (31/07/21).

Kedatangan Kasad beserta rombongan dalam rangka meninjau Latma Garuda Shield 15/2021 di Puslatpur Baturaja Sumatera Selatan.

Rombongan tiba di dermaga 7 Pelabuhan Bakauheni menggunakan KMP PORTLINK III yang selanjutnya menuju Puslatpur Baturaja Sumsel Via Tol Bakauheni – Terbanggi Besar Dengan pengawalan Denpom II/3 Lampung, menuju Medan Latihan LATMA GARUDA SHIELD -15/21 Baturaja Sumatera Selatan. (*)

 403 total views,  403 views today

Continue Reading

Trending Topic