Hanuang.com

Home

Winarni Kukuhkan Bunda PAUD dan Literasi Desa Kecamatan Way Sulan 2022

Hanuang.com – Hj. Winarni Nanang Ermanto selaku Bunda PAUD dan Literasi Kabupaten Lampung Selatan kukuhkan Bunda PAUD dan Literasi Desa Se-kecamatan Way Sulan. Selasa(15/02/2022).

Berlokasi di Lapangan Desa Karang Pucung Kecamatan Way Sulan, Pengukuhan ini bersamaan dengan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Way Sulan.

Diawal sambutannya Winarni mengajak seluruh warga masyarakat yang hadir untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan dan melaksanakan Vaksinasi.

Terkait kondisi pandemi yang saat ini kembali meningkat karena adanya virus varian omicron yang tingkat penyebaran dan penularannya lebih cepat dari sebelumnya.

“Jangan sampai Lampung Selatan kembali naik level PPKM nya, kalau sampai naik semua kegiatan seperti tidak bisa dilaksanakan dan pasar pasar pun bisa di tutup,” Kata Winarni

Menurutnya gotong royong dan kerjasama serta sosialisasi protokol kesehatan adalah kunci utama untuk memutus penyebaran virus Covid 19.

Nampak Hadir dalam Kegiatan ini Ketua DWP Lampung Selatan (Yani Thamrin), Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan (Yespi Cory), Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Cory Nilwan), Kepala Dinas Kesehatan (Jhoniyansyah), Plt kepala Dinas Dalduk dan KB (Rika Wati).

Kepada Bunda PAUD dan Literasi yang baru saja dikukuhkan agar bisa mencari apa yang sedang dibutukan oleh anak anak dan masyarakat dalam hal pendidikan.

Sebagai Bunda PAUD Winarni meminta kepada Bunda PAUD desa mencari data anak yang belum mendapatkan pendidikan anak usia dini, agar nanti anak anak ini bisa mendapatkan Pendidikan se-usianya.

“Datanya yang valid ya bun, jangan di tutup tutupi biar semua anak anak bisa merata mendapatkan pendidikan,” Ucapnya

Sementara itu untuk Bunda Literasi Winarni meminta segera membuat pojok literasi atau perpustakaan desa serta membentuk kepengurusan untuk pojok Literasi.

Selain itu juga Winarni juga mengarahkan agar semua masyarakat dan pengusaha untuk swadaya dalam menyediakan buku. Buku yang diadakan harus lengkap dari semua bidang sesuai dengan minat baca dari masyarakat.

“Membaca itu menggali potensi dan kemampuan yang ada di masing masing masyarakat, kalau hal itu meningkat pembangunan di Desa pun bisa cepat di laksanakan,” Ujarnya.

Koordinasi dengan pemerintahan desa dan kecamatan, ini akan menciptakan kerjasama dan gotong royong dalam mewujudkan program pemerintah dan membantu memajukan pembangunan di daerah. (Kmf)

Share

BERITA TERBARU