Connect with us

Lampung Selatan

Winarni Buka Seminar Workshop MKG Bagi Tenaga PAUD Lamsel 2019

Published

on

Hanuang.com – Bunda PAUD Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto membuka Seminar Workshop Menjadi Guru Kreatif (MGK) Bagi Tenaga Pendidik Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019 di Aula Rajabasa Pemkab Lampung Selatan, Senin (23/12/2019).

Seminar Workshop Menjadi Guru Kreatif tersebut bertujuan untuk mengajak seluruh stackholder untuk dapat bersinergi dan berkolaborasi bersama serta untuk meningkatkan mutu Tenaga Pendidik (Tendik) agar menjadi Tendik yang kreatif.

Ketua Himpaudi Lampung Selatan, Dyah Atik Citra Rukmini, SPd mengatakan dalam laporannya agar institusi lainnya dapat bersinergi dan berkolaborasi bersama Himpaudi untuk melakukan gerakan PAUD Berkualitas.

“Saya berharap institusi lainya seperti Dinas Pendidikan, Dinas PPPA, Dinas Kesehatan dan Dinas Perikanan dapat bersinergi bersama Himpaudi melakukan gerakan PAUD Berkualitas”, Ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Bunda PAUD Lampung Selatan, Winarni Nanang Ermanto mengatakan Kegiatan Workshop Menjadi Guru Kreatif (MGK) merupakan salah satu cara untuk menciptakan dan meningkatkan kreatifitas dan inovatif pada tenaga pendidik khususnya yang tergabung dalam Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Lampung Selatan.

Winarni juga menyampaikan tenaga pendidik PAUD di era digitalisasi sekarang dituntut untuk lebih kreatif dan berkarakter, khususnya dalam proses belajar mengajar. Hal ini karena siswa di era digital sekarang ini punya cara belajar yang beragam. Dominan adalah generasi visual, sehingga metode penyampaian materi juga perlu disesuaikan, perlu campur tangan teknologi di dalamnya.

“Melalui terselenggaranya kegiatan Workshop ini, saya berharap kepada para tenaga pendidik PAUD untuk terus belajar memantaskan diri menjadi tenaga pendidik yang kreatif yang menginspirasi, menggerakkan dan meneladani bagi anak-anak didiknya”, Ucapnya.

“Semoga melalui Workshop ini, dapat meningkatkan kualitas guru, sehingga akan mampu membantu peningkatan kualitas didik dan mengantarkan semua siswa berprestasi, serta menjadikan para guru bisa lebih meningkatkan kontribusinya untuk menghasilkan Anak Usia Dini di Kabupaten Lampung Selatan sebagai generasi emas yang berkualitas”, Harapnya.

Pada kesempatan itu pula Bunda PAUD Lampung Selatan, Winarni Nanang Ermanto mendapatkan penghargaan dari Himpaudi Lampung Selatan atas dedikasi, sinergi dan kolaborasi yang telah diberikannya kepada seluruh PAUD yang Ada di Lampung Selatan.

Kegiatan seminar workshop dilanjutkan dengan pemberian materi keperibadian guru PAUD dalam mewujudkan peradaban bangsa, komunikasi pengasuhan berbasis host dan kenali stunting sejak dini dengan Narasumber Dr. Betti Nura’aini, MM dari Sekretaris Umum Himpaudi Pusat dan Dr. Azelia Nusadeniarti, M.PH dari Dinas Perikanan Provinsi Lampung. (Arya/Riko)

 804 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Secara Virtual, Pemkab Lamsel Ikuti Rakor Evaluasi Pelaksanaan PPKM Mikro

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengikuti rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka evaluasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro yang digelar secara virtual.

Rapat dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI), Airlangga Hartarto yang juga merupakan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Hadir juga dalam Rakor itu, sejumlah Menteri Kabinet Indonsia Maju, Jaksa Agung, Kasatgas Covid-19 Nasional, serta kepala daerah mulai dari gubernur, bupati/wali kota dari berbagai provinsi di Indonesia.

Sementara, Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S.Sos, MM, bersama sejumlah pejabat utama serta Kepala OPD terkait, mengikuti Rakor tersebut melalui zoom meeting dari Aula Rajabasa, kantor bupati setempat, Senin malam (14/6/2021).

Seperti diketahui, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto telah mengumumkan perpanjangan PPKM Mikro dari tanggal 1 sampai 14 Juni 2021.

PPKM merupakan kebijakan baru pemerintah dalam pengendalian pandemi Covid-19 di Indonesia. Istilah ini berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Mekanisme PPKM dan PSBB berbeda. Kebijakan penerapan PSBB merupakan inisiatif awal berupa pengajuan pembatasan ada di Pemerintah Daerah. Sementara, pembatasan PPKM ada di tangan Pemerintah Pusat.

Dengan berakhirnya pemberlakuan PPKM Mikro pada hari ini, 14 Juni 2021, pemerintah melaksanakan evaluasi dengan seluruh kementerian, lembaga, serta daerah yang ditetapkan melaksanakan PPKM.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, M. Darmawan mengatakan, dari hasil Rakor tersebut pemerintah kembali akan memperpanjang penerapan PPKM Mikro.

Adapun lanjut Darmawan, kebijakan PPKM Mikro diterapkan untuk menekan kasus positif serta melandaikan kurva penyebaran Covid-19.

“Intinya, pemerintah meminta untuk lebih meningkatkan lagi pelaksanaan PPKM di daerah. Dan ini (PPKM) akan terus diperpanjang lagi,” ujarnya ditemui usai Rakor. (Az)

 399 total views,  272 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Pasuruan Wakili Lamsel Ikuti Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, meminta seluruh masyarakat Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan proaktif dalam berbagai program pembangunan maupun kegiatan di desa.

Menurut Nanang, semua program desa yang telah dibangun akan berjalan dengan baik apabila didukung oleh masyarakat.

Demikian disampaikan Nanang Ermanto pada rapat koordinasi (Rakor) jelang penilaian lomba desa tingkat Provinsi Lampung tahun 2021 di Aula Balai Desa Pasuruan, Senin (14/6/2021).

“Partisipasi masyarakat yang mempunyai kemauan, memiliki nilai tinggi dalam penilaian. Dengan adanya lomba desa ini, ambil positifnya. Saya harap Desa Pasuruan menjadi lebih mandiri,” katan Nanang dalam arahannya.

Dengan telah dilakukannya berbagai persiapan dan inovasi menjelang penilaian lomba desa, Nanang juga berharap Desa Pasuruan mampu menjadi pemenang dalam ajang lomba tingkat provinsi tersebut.

“Kalau kita hanya mengikuti lomba ini untuk seremoni, untuk apa kita berbulan-bulan memperbaiki. Apapun semua sudah kita benahi. Pemerintah daerah memfasilitasi desa supaya ada suatu perubahan,” tukasnya.

Nanang juga mengungkapkan beberapa inovasi yang akan menjadi fokus tim penilai terhadap Desa Pasuruan. Diantaranya, kegiatan kampung tangguh, kegiatan bumdes dengan berbagai turunannya, kampung literasi, lumbung gizi desa (Bugisa), smart village, jurnalis desa, dan lainnya.

Untuk itu, Nanang meminta agar seluruh inovasi tersebut dapat benar-benar dipersiapkan dengan baik. Sehingga nantinya tim penilai provinsi tidak mempunyai celah untuk meruntuhkan inovasi yang telah dilakukan.

“Ini (inovasi) yang akan dinilai oleh provinsi. Pada hari ini harus benar siap-siap sampai besok penilaian. Jangan apa yang akan dinilai ini, ada beberapa yang mampu merontokkan 10 inovasi yang ada,” imbuh Nanang.

Nanang juga berharap kepada seluruh pendamping di enam dinas, agar dapat benar-benar mempersiapkan tim. 

Hal itu dilakukan agar pendamping dapat lebih fokus dalam menjelang penilaian lomba desa yang akan berlangsung pada hari Rabu, 16 Juni 2021 mendatang.

“Dua hari ini tidak ada main-main. Kita konsentrasi mempersiapkan semaksimal mungkin. Saya yakin dan percaya kalau Lampung Selatan ini sudah cukup berpengalaman dalam lomba desa ini,” katanya.

Pada kesempatan itu, Nanang juga berpesan agar seluruh aparatur desa beserta masyarakat dapat terus menjaga nilai kreatifitas, inovasi dan juga kebersihan di desa tersebut. Meski nantinya penilaian lomba telah berakhir.

“Jangan nanti setelah lomba, udah blukar lagi, bukan desa tangguh lagi. Nah ini saya sudah senang melihat desa bersih, terus dijaga desanya,” pesan Nanang. (ptm)

 1,017 total views,  272 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Dinas Damkar dan Penyelamatan Lamsel, Evakuasi Ular Sanca di SDN 1 Way Urang

Published

on

By

Hanuang.com – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) melakukan evakuasi terhadap hewan melata jenis Pyton (Sanca) di SDN 1 Way Urang, Senin, (14/06/21).

Ular yang sudah cukup besar dan panjang tersebut diketahui berada di garasi yang filihat oleh salah satu dewan guru.

Hal itu dibenarkan oleh Rully Fikriansyah selaku Kabid Damkar dan Penyelamatan Pemkab Lamsel, yang menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan 1 regu untuk melakukan evakuasi.

“Kita dapat telpon langsung dari salah seorang dewan guru bahwa ada ular di dalam lingkungan sekolahnya, kita langsung terjunkan 1 regu dari pokso Kalianda menuju lokasi” jelasnya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, saat ini hewan melata tersebut sudah dipastikan aman dan jauh dari pemukiman warga. (*)

 1,342 total views,  272 views today

Continue Reading

Trending Topic