Connect with us

Lampung Selatan

Usai Digeruduk Warga, Homestay Green Lubuk Ditutup Sementara Oleh Pemkab Lamsel

Published

on

Penutupan Sementara Homestay Green Way Lubuk Oleh Penegak Perda/Sat Pol PP & Damkar Lampung Selatan

Hanuang.com – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-PP & Damkar) Lampung Selatan (Lamsel), akhirnya mengambil sikap tegas terkait operasional Homestay Green Lubuk.

Sejumlah petugas Sat Pol PP & Damkar Pemkab Lamsel, beserta aparat Kepolisian dan sejumlah pihak terkait lainnya menutup sementara Homestay Green Lubuk, di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kilo Meter (KM) 54, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Lamsel, Senin, (12/11/18).

Penutupan sementara tempat penginapan itu dilakukan setelah sebelumnya dilakukan tahap mediasi oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Kalianda, antara pengelola homestay dan sejumlah warga beberapa waktu lalu, yang akhirnya mengerucut  pada penutupan sementara hingga persolan dinyatakan selesai.

Berdasarakan pantauan, sejumlah anggota Satpol-PP & Damkar Lamsel memasang plang yang bertuliskan “Tempat Ini Ditutup Untuk Sementara”. Plang tersebut terpampang tepat didepan bangunan dua lantai berwarna hijau tersebut.

Penututpan sementara pelayanan Homestay Green Lubuk ini ditandai dengan pembuatan Berita Acara yang dibuat oleh kedua pihak.

Dalam berita acara tersebut disebutkan tiga poin yang menjadi titik fokus dalam penyelesaian persoalan.

  • Pihak Homestay Green Lubuk menerima penutupan sementara operasional homestay. Selama masih ditutup, homestay tersebut tidak melakukan kegiatan operasional. Seperti, menerima tamu (keluar/masuk) untuk menginap dan kegiatan lainnya yang dapat menimbulkan kesresahan terhadap warga sekitar.
  • Pihak Satpol-PP & Damkar Lamsel akan membuka kembali jika sudah ada kesepakatan dari masyarakat dengan pihak Homestay Green Lubuk dengan dibuktikan berita acara dan surat pernyataan dari warga masyarakat.
  • Jika dikemudian hari timbul akibat hukum, maka pihak Homestay Green Lubuk akan menanggung segala resiko sesuai peraturan dan undang-undang yang berlaku.

Kasat Pol-PP & Damkar Lamsel, Heri Bastian, S.Sos, mengungkapakan, penutupan itu dilakukan lantaran pengaduan dari masyarakat. Selain itu, pihaknya juga mengacu pada urusan wajib pelayanan dasar Pol-PP & Damkar.

Dimana, satuan penegak Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) ini juga memiliki kewajiban untuk menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

“Dalam persoalan ini memang tidak adanya pelanggaran Perda atau Perkada. Tapi, melalui pengaduan dari masyarakat yang telah merasa diresahkan, maka kami juga mempunyai kewenangan untuk mengambil tindakan,” bebernya.

Pria yang memiliki hobby memanah itu juga mengatakan, dalam penyelidikan dan penelusuran yang telah dilakukan pihak intelegensi Satpol-PP & Damkar Lamsel, tidak ditemukan pelanggaran aturan.

“Kalau dari sektor perizinan bangunannya lengkap. Sampai, perizianan operasionalnya juga komplit. Jadi kalau soal izin, menurut penyelidikan kami tidak ada masalah. Hanya lantaran masyarakat merasa diresahkan dengan operasional Homestay itu,” ungkap Heri.

Diungkapkan, penutupan Homestay Green Lubuk tidak memiliki tenggang waktu tertentu.

“Akan kami buka kembali setelah kedua belah pihak memiliki kesepakatan yang dibuktikan dengan pembuatan berita acara,” tutupnya. (Arya)

 4,431 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Kampanye di Candipuro, Masyarakat Berterima Kasih Dan Siap Menangkan Nanang-Pandu

Published

on

By

Hanuang.com, Candipuro – Kampanye hari pertama di Kecamatan Candipuro, calon kepala daerah Lampung Selatan (Lamsel) nomor urut satu, Nanang Ermanto sambangi pendukungnya hingga di lima lokasi, Kamis, (22/10/20).

Di Kecamatan Candipuro, Nanang banyak menyerap harapan masyarakat untuk sektor pertanian, dan kelompok tani yang mengharapkan bantuan alat pertanian.

Menanggapi harapan pendukungnya, Nanang menjelaskan, sudah ada solusi terbaik untuk masalah sektor pertanian ini, mulai dari bibit dan kelangkaan pupuk yang nantinya tinggal diterapkan saja.

“Untuk alat pertanian sebenarnya sudah banyak diturunkan dari pusat, nanti akan saya coba lagi untuk mengajukannya, mudah-mudahan kalau saya yang mengusulkannya bantuan alat pertanian itu cedar terealisasinya”, kata Nanang.

Tidak hanya harapan dan keinginan masyarakat saja yang diterima Nanang, saat berkampanye, dititik pertama di Desa Rantau Minyak, masyarakatnya justru berterimakasih karena sudah banyak bantuan yang diberikan untuk Desanya.

Dari pantauan di lokasi walaupun cuaca hujan, masa pendukungnya tetap hadir dan setia mendengar orasi calon Bupati mereka untuk mencari seorang pemimpin yang setia bersama rakyatnya. (*)

 946 total views,  946 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Peringati Milad Ke-2, Ormas GML Berbakti Untuk Negeri

Published

on

By

Hanuang.com, Lampung Selatan – Organisasi Masyarakat (Ormas) Gema Masyarakat Lokal (GML) kembali menggelar peringatan hari jadi yang ke-dua Tahun 2020.

HUT Ke 2 Tahun GML tersebut digelar di Wisata Negeri Baru Resort (NBR), Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Kamis, (22/10/20).

Hadir dalam milad tersebut, seluruh jajaran Ormas GML, mulai dari DPP, DPD, DPK, beserta simpatisan dan tamu undangan lainnya.

Ketua Umum (Ketum) Ormas GML, Rizal Anwar, menjelaskan bahwa ormas yang dibentuknya bergerak untuk memperjuangkan hak-hak rakyat yang terzolimi.

“Ormas GML semua kedudukannya sama, kita tidak gila jabatan, akan tetapi patuh dengan AD/ART organisasi, Kita harus bersatu dan loyal pada lembaga dan berkomitmen untuk memajukan organisasi kita di semua wilayah yang sudah terbentuk, bahkan kita sudah ada di Jabotabek dan Bandung, tapi tertunda dalam Pengukuhan dikarenakan Pandemi Covid-19,” bebernya.

Ia juga mengucapkan terimakasih untuk seluruh jajaran baik dari DPP maupun DPD dan DPK yang sudah membantu penyelenggaraan milad Ormas pembela hak rakyat tersebut.

“Inilah kekompakan GML, Loyalitas tanpa batas, saya juga berpesan kepada seluruh keluarga besar GML, agar selalu menjaga kedisiplinan dan kekompakan sesama anggota GML dimana pun berada” bebernya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, dalam milad ke-2 Ormas GML Tersebut, pihaknya juga melaksanakan pengukuhan terhadap DPK Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah. (*)

 1,086 total views,  1,086 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Peringati Hari Santri, Sulpakar Peran Historis Santri Dalam Menjaga Keutuhan NKRI

Published

on

By

Hanuang.com – Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Selatan, Drs. H. Sulpakar, MM pimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2020 di lapangan kantor kecamatan jati agung, Kamis (22/10/2020).

Hari Santri Nasional Sendiri sejatinya diperingati setiap tanggal 22 Oktober berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015.

Tahun ini, Peringatan Hari Santri di lampung selatan tepatnya di Desa Marga Agung, mengusung tema “Santri Sehat Indonesia Kuat, Santri Cerdas Indonesaia Maju”.

Dimana isu kesehatan yang diangkat berdasarkan kondisi pandemi covid-19 saat ini. Pada moment upacara peringatan hari santri tersebut Pjs. Bupati Sulpakar mengingatkan tentang peran historis para santri dalam memperjuangkan dan menjaga keutuhan NKRI.

“Ini adalah momentum yang sangatlah penting dan bermakna. Peringatan hari santri nasional adalah moment dimana kita untuk mengingat, menghargai dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan para santri untuk NKRI,” Ucapnya.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya minta para santri agar dapat meningkatkan dan mengembangkan bakatnya dalam berinovasi dan berkreatifitas, sehingga kelak ketika lulus pondok pesantren, dapat memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan pengembangan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan,” Paparnya.

Saat itu tak lupa, Pjs Bupati Sulpakar mengingatkan tentang pentingnya protokol kesehatan covid-19 serta mengajak masyarakat/para santri untuk dapat mensukseskan pemilukada 2020.

“Sebentar lagi kita menghadapi pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati lamsel, untuk itu saya mengajak kepada kita semua agar bersama-sama mensukseskan pemilukada tersebut. Mari salurkan hak pilih kita, jangan sampai Golput,” Terangnya.

Usai menyampaikan amanatnya upacara dilanjutkan dengan beberapa rangkaian acara seperti, Pengucapan Ikrar/Janji Santri, Pembagian hadiah pemenang lomba-lomba antar santri dan penampilan drumband dari ponpes desa setempat dengan tetap berpedoman pada Protokol Kesehatan dalam rangka pengendalian dan pencegahan Covid-19. (*)

 1,125 total views,  1,125 views today

Continue Reading

Trending Topic