Connect with us

Lampung Selatan

Usai Cita-Cita & Perjuangan Tercapai, JUSI Resmi Dibubarkan

Published

on

Hanuang.com – Komunitas wartawan di kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) dengan nama Jurnalis Siber Komuniti atau disingkat JUSI resmi membubarkan diri.

Komunitas yang didirikan oleh tiga orang wartawan media online, yakni Khairullah Aka (Lnews.co), Eko Widono (Lampungtoday.com) dan Ahmad Shahrijal (Nusantara9news.com) sekitar akhir bulan April 2016 tersebut sepakat membubarkan diri pertanggal 9 Desember 2019.

Ketiganya telah membuat Berita Acara Pembubaran JUSI pertanggal tersebut dengan membubuhkan tandatangan bermaterai.

“Secara resmi kami telah membubarkan JUSI, terus terang rencana pembubaran komunitas ini sudah sejak lama tercetus, karena menurut saya, cita-cita JUSI untuk memperjuangkan anggaran kontrak berita di Pemda maupun di DPRD telah tercapai,” beber Inisiator dan mantan Ketua JUSI, Khairullah Aka.

Pertimbangan lain menurut Owner Lnews.co itu, pembubaran JUSI juga penting dilakukan karena ada rumah besar wartawan yakni PWI Lampung Selatan yang lebih utama untuk dibesarkan.

“JUSI hanyalah komunitas wartawan kecil, anggotanya saja hanya 14 orang dan kini mereka sudah banyak masuk dan menjadi anggota PWI maupun SMSI, dua organisasi besar ini saya yakin bisa menaungi kawan-kawan, dan itu lebih baik ketimbang terus ada di komunitas,” tambah Irul.

Untuk menguatkan pembubaran, para pendiri JUSI akan mengesahkan pembubaran tersebut di Notaris terdekat.

“Akan kita bawa ke Notaris, namun sebelumnya pembubaran JUSI kita publikasikan terlebih dahulu di media massa.” Tukas Irul. (Arya)

 3,829 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Proyek Bakauheni Harbour City Ditargetkan Mulai Tahun Ini

Published

on

By

Hanuang.com, Bandar Lampung, 27 Januari 2021PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) siap berkolaborasi dan mendukung megaproyek Bakauheni Harbour City yang ditargetkan menjadi destinasi pariwisata unggulan di Sumatera, dan telah mendapatkan dukungan dari Pemprov Lampung, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian PUPR.

Dalam rapat koordinasi yang digelar Selasa (26/1) malam tersebut Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan bahwa pihaknya bersama dengan seluruh stakeholder terkait megaproyek Bakauheni Harbour City ingin menjadikan Bakauheni menjadi pilihan utama masyarakat Jakarta dan Sumatera untuk melakukan kunjungan wisata unggulan di Lampung.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi menyampaikan bahwa saat ini ASDP bersama dengan Hutama Karya, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) serta Pemprov Lampung, akan menyelesaikan visioning masterplan pengembangan kawasan pariwisata Bakauheni yang diharapkan menjadi salah satu penggerak utama perekonomian di sektor pariwisata masa depan. 

“Masterplan ditargetkan selesai dalam waktu dekat, tentu keterlibatan seluruh pihak sangat penting dalam terwujudnya megaproyek ini dalam mengolah potensi Bakauheni yang sangat besar menjadi salah satu destinasi pariwisata unggulan di Sumatera,” tuturnya.

Ira mengungkapkan, Bakauheni dikelilingi ragam obyek wisata mulai dari sejarah, alam dan pariwisata minat khusus. Disini juga ada Menara Siger yang menjadi salah satu zona pariwisata utama di Lampung yang fokus pada budaya dan pendidikan. Adapun pengembangan di Menara Siger ini akan terintegrasi dengan masjid yang ditargetkan mulai dibangun tahun 2021. “Dengan hadirnya Bakauheni Harbour City ini, kami targetkan kawasan Bakauheni dapat menjadi destinasi pariwisata berskala internasional. Bakauheni bukan hanya sebagai pelabuhan penyeberangan, tetapi juga menjadi lokasi wisata baru dan menjadi favorit wisatawan nusantara (wisnus) maupun mancanegara (wisman),” ujarnya.

Dukungan Pemerintah terhadap megaproyek ini juga cukup besar diantaranya dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) yang sangat berperan dalam infrastruktur jalan. Menteri PUPR Basuki Hadimulyono dalam kunjungan kerjanya di Lampung pada (25/1) berkesempatan mengunjungi lahan Bakauheni Harbour City. Menteri Basuki mengatakan, Bakauheni memiliki potensi yang sangat bagus dalam pengembangan pariwisata ini.

Kawasan pariwisata terpadu Bakauheni yang dibangun diatas lahan dengan luas total 214 hektare ini akan menjadi kawasan pariwisata tepi laut terbesar dan berkelas dunia yang berada di Sumatera. Di kawasan ini akan dibangun Taman Budaya Menara Siger, Intermoda Terminal, Marina Village, Bakauheni Harbour Park dan Mangrove Forest yang dilengkapi dengan fasilitas hotel berbintang, villa, dan taman bermain.

Pada tahap awal akan dimulai dengan pengembangan kompleks
Taman Budaya Siger seluas 3,8 hektare sebagai area budaya yang terintegrasi dengan Masjid Bakauheni berkapasitas 2.600 jemaah. Di lokasi ini akan dibangun masjid, museum kontemporer, restaurant, sky bridge, toko souvenir, dan fasilitas parkir yang besar. Para wisatawan yang datang ke Menara Siger dapat menikmati panorama alam yang sangat indah, karena sebagai ikon Lampung Selatan, menara ini berada di lokasi strategis yang dikelilingi laut dan perbukitan.

Berdasarkan data statistik wisatawan nusantara, pada 2010-2019 pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Lampung rata-rata mencapai 21,6 persen (wisnus) dan 21,5 persen (wisman) dengan proporsi wisnus sebesar 98 persen dari total seluruh wisatawan. Lampung sendiri menempati urutan ke 11 dengan tujuan wisnus 2,4 persen dari total perjalanan wisnus di Indonesia. Adapun asal wisatawan yang berkunjung ke Lampung, berasal dari Palembang 46 persen, Jabodetabek 24 persen dan dari Bandung 16 persen. Hal ini menjadi indikasi Lampung memiliki daya tarik bagi wisatawan nusantara.

“Bahkan, jika melihat data penyeberangan ASDP, dari total 49 juta yang dilayani di seluruh Indonesia, lintasan Merak-Bakauheni sendiri berkontibusi sebesar 42,2 persen atau sekitar 20,7 juta penumpang yang menyeberangi Jawa-Sumatera setiap tahunnya. Sehingga, ada potensi yang sangat besar disini, utamanya dalam pengembangan sektor pariwisata,” tutur Ira lagi.

Tidak hanya itu, kehadiran Terminal Eksekutif Anjungan Agung, Bakauheni yang dilengkapi kawasan komersial seperti mal dengan desain interior yang megah dan modern juga turut menjadi fasilitas pendukung yang menyajikan hiburan sekaligus edukasi, kemudahan jalur transportasi, dan akomodasi bagi keberadaan kawasan pariwisata terpadu Bakauheni Harbour City. (*)

 80 total views,  80 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Bersama BPBD, Uspika Penengahan Salurkan Bantuan Terhadap Korban Banjir Pasuruan

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintahan Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menyerahkan bantuan kepada korban banjir, Rabu, (27/01/21).

Bantuan tersebut berasal dari Pemkab Lamsel yang disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) setempat.

Camat Penengahan, Erdiansyah SH, MM, membenarkan atas bantuan yang tlah diberikan oleh Pemkab terhadap warganya.

“Iya, Alhamdulillah, bantuan dari Bapak Bupati (Nanang Ermanto_red) sudah kita serahkan langsung kepada para korban banjir” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan terkait banjir bandang yang merendam pemukiman dan areal persawahan warga.

“Curah hujan yang tinggi, selain itu juga lokasi daerah banjir memang berada tepat dibantar kali aliran Way Muloh dan way Asahan, sehingga jika hujan durasi lama kerap terjadi banjir” bebernya.

Selain itu, dalam E-planning pihaknya sudah mengusulkan terkait normalisasi sungai.

“Sudah diusulkan dalam e-planning untuk normalisasi sungai dan dana desa (DD_red) untuk mmbuat drainase besar” bebernya.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, penyerahan bantuan dari Bupati Lamsel melalui BPBD tersebut, ditujukan kepada dua korban banjir
Pasuruan yang berupa sembako. Pihak penerima bantuan mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan kepada mereka. (Arya)

 113 total views,  113 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Satuan Sabhara Polres Lamsel Gelar Ops Yustisi Penegakan Prokes

Published

on

By

Hanuang.com, KALIANDA – Satuan Sabhara Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan (Lamsel) melaksanakan Giat Ops Yustisi, Selasa malam (26/1/2021).

Sekira pukul 21.21 WIB, personil Sat Sabhara
melaksankan giat ops yustisi di wilayah hukum Kabupaten Lampung Selatan.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Zaky Alkazar Nasution, Kasat Sabhara Iptu Feriyantoni menyebut giat ops yustisi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui penegakan protokol kesehatan (prokes).

“Untuk lokasi giat ops yustisi yakni warung yang terletak di sekitar GOR Way Handak, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda,” cetus Iptu Feriyantoni, Rabu (27/1/2021).

Iptu Feriyantoni melanjutkan, giat ops yustisi dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan humanisme kepada para pelanggar prokes yang terjaring operasi.

“Dalam giat ops kali ini, petugas mendapati 10 orang yang melanggar protokol kesehatan,” jelas Iptu Feriyantoni.

Kasat Sabhara menambahkan sejumlah sepuluh orang pelanggar prokes diberikan tindakan sanksi berupa teguran lisan enam orang dan sanksi sikap hormat empat orang.

“Dihimbau kepada warga masyarakat, untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus Covid-19, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan, ” pungkas Iptu Feriyantoni. (*)

 512 total views,  512 views today

Continue Reading

Trending Topic