Connect with us

DPRD

TEC Hadiri Silaturahmi Pengurus Yayasan Ponpes Modern Madinah

Published

on

Hanuang.com – Ketua Dewan Pembina Yayasan Pondok Pesantren Modern Madinah Lampung Timur H. Tony Eka Candra (TEC) menghadiri Acara Silaturahmi sekaligus memberikan pengarahan kepada Pengurus Yayasan yang baru serta jajaran Dewan Guru yang dipusatkan di aula Pondok Pesantren setempat, Jum’at, (26/06/20).

TEC yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung hadir ke Pondok Pesantren yang berada di Desa Karya Tani Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur tersebut, dalam rangka menghadiri Silaturahmi dan Sosialisasi serta perkenalan Pengurus Yayasan Pendidikan Madinah yang baru, pasca Ketua Yayasan yang lama KH. Kurnia Rozali, Lc meninggal dunia beberapa waktu yang lalu.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Modern Madinah yang baru Ust. Jauhari Rozali, S.PdI, Ketua Pondok Pesantren Modern Madinah Drs. H. M.Yamin, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Karibun, M,Pd, Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Rojudin, S.PdI, Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Lukmanto, S.Pd, Kepala Sekolah Raudhatul Athfal Eni Ratnaningsih, S.PdI, serta segenap jajaran Dewan Guru dan Staf lainnya.

Dalam kesempatan penuh kekeluargaan tersebut TEC mengaku bangga dengan kemajuan Pondok Pesantren yang didirikan pada Tahun 1985 tersebut, yang terus mengalami banyak perubahan dan kemajuan dalam rangka mencetak generasi penerus bangsa yang memiliki kemampuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) yang religius.

“Alhamdulillah saat ini Pondok Pesantren Modern Madinah sudah memiliki Lembaga Pendidikan Raudhatul Atfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). Kedepan kualitas pendidikan di Ponpes Modern Madinah harus lebih baik dan terus ditingkatkan, dan mampu mendirikan Perguruan Tinggi untuk menampung lulusan Madrasah Aliyah Ponpes Modern Madinah dan lulusan SMA/Sederajat dari masyarakat di wilayah Lampung Timur,” ujar TEC.

TEC yang juga Mustasyar PW NU Lampung ini menjelaskan, bahwa di era modernisasi saat ini, Pondok Pesantren menjadi solusi paling tepat untuk menjadi kawah candradimuka dalam mendidik, membentuk dan mencetak generasi anak bangsa yang memiliki karakter yang berakhlakul karimah.

“Insya Allah, jika Pengurus Yayasan dan Pengurus Lembaga Pendidikan yang bernaung dibawahnya bersinergi, maka Lembaga Pendidikan Modern Madinah akan terus berkembang pesat, berdaya saing dan semakin berkualitas,” pungkas TEC

Sementara, dalam sambutannya Ketua Yayasan yang baru Ust. Jauhari Rozali, S.PdI menyampaikan, ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada jajaran Pengurus Yayasan dan Lembaga di Lingkungan Pondok Pesantren Modern Madinah yang telah bekerja keras dan terus membantu membesarkan Ponpes Modern Madinah dibawah Kepemimpinan Ketua Yayasan KH. Kurnia Rozali, Lc.

Jauhari yang juga adik Kandung KH. Kurnia Rozali, Lc tersebut berharap, dibawah kepemimpinannya dapat menjadikan Pondok Pesantren Modern Madinah sebagai Lembaga Pendidikan yang berkualitas dan mampu mewujudkan cita-cita yang tertuang dalam tujuan dan visi misi Yayasan. (*)

 688 total views,  11 views today

DPRD

Utamakan Protokol Kesehatan, DPRD Lamsel Gelar Paripurna Secara Virtual

Published

on

By

Hanuang.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat paripurna secara virtual yang berlangsung di ruang sidang utama gedung DPRD setempat, Rabu (10/6/2020).

Rapat paripurna yang digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan itu, dalam rangka Penyampaian Rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lampung Selatan terkait program dan kegiatan pembangunan tahun anggaran (TA) 2019.

Paripurna itu dipimpin Ketua DPRD Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi didampingi Wakil Ketua I Agus Sartono, Wakil Ketua II Agus Sutanto, dan Wakil Ketua III Darol Khutni.

Sementara, rapat paripurna itu dihadiri 40 anggota DPRD Lampung Selatan dengan rincian, 19 orang hadir secara fisik dan 21 orang hadir secara virtual melalui aplikasi virtual meeting.

Terpisah, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto bersama Anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah dan para Kepala OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mengikuti rapat paripurna itu secara virtual di Aula Rajabasa, kantor bupati setempat.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, LKPJ Bupati Lampung Selatan Tahun Anggaran 2019 telah dibahas oleh Pansus DPRD dan OPD. Dan pada hari ini akan disampakan laporan hasil pembahasan tersebut,” ujar Hendry Rosyadi membuka rapat paripurna tersebut.

Sedangkan, Ketua Pansus DPRD Lampung Selatan, M. Akyas menyampaikan hasil rekomendasi Tim Pansus LKPJ yang ditujukan kepada Pemkab Lampung Selatan.

Rekomendasi itu mulai dari kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan urusan pemerintah daerah hingga penyelenggaraan tugas umum.

Meski terdapat sejumlah catatan strategis, masukan, dan koreksi terhadap penyelengaraan pemerintahan, DPRD Kabupaten Lampung Selatan melalui Tim Pansus LKPJ menyampaikan apresiasi terhadap kinerja jajaran Pemkab Lampung Selatan.

“Berbagai prestasi dan peningkatan kinerja yang telah dicapai selama ini perlu dipertahankan, kedepan perlu ditingkatkan lagi. Dan segala kekurangan terkait pelayanan publik kiranya perlu dilakukan perubahan untuk perbaikan kedepan,” tandasnya.

Disis lain, Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto meyakini bahwa tanggapan atau rekomendasi yang disampaikan DPRD melalui Tim Pansus LKPJ bukanlah untuk menyikapi sisi negatif dan kelemahan pihak eksekutif semata.

Menurutnya, rekomendasi yang disampaikan merupakan ungkapan rasa tanggungjawab dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan saran konstruktif dalam konteks penyempurnaan dan perbaikan guna keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, serta peningkatan pelayanan masyarakat.

“Terkait rekomendasi berupa catatan-catatan strategis, saran, maupun kritik yang konstruktif akan segera kami tindaklanjuti. Tentunya ini merupakan masukan yang sangat berharga bagi kami untuk memperbaiki dan menyempurnakan langkah kedepan dalam rangka meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Nanang.

Pada kesempatan itu, Nanang Ermanto juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap anggota DPRD Lampung Selatan, khususnya Tim Pansus LKPJ yang telah berhasil menyelesaikan pembahasan dengan baik.

Dirinya menyadari, bahwa dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan maupun pelaksanaan pembangunan dan kemsayarakatan selama tahun anggaran 2019, masih ditemui beberapa permasalahan dan kendala yang perlu dibenahi dan disempurnakan.

“Intinya persamaan persepsi dan komitmen yang kuat dalam membangun Kabupaten Lampung Selatan. Menjalin kerjasama yang baik antara pemerintah dan DPRD sangat penting. Karena itu akan menjadi modal dasar keberhasilan dalam pelaksanaan pembangunan,” pungkasnya. (Arya)

 1,177 total views,  8 views today

Continue Reading

DPRD

Pemkab & DPRD Lamsel Gelar Vicon Bersama MENDAGRI

Published

on

By

Hanuang.com – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto bersama Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi, 3 (tiga) Wakil Ketua DPRD, Darol Kutni, Agus Sutanto, Agus Hartono, Pj. Sekdakab. Thamrin, serta Tim TAPD mengikuti Rapat Koordinasi dengan Pemerintah Pusat bersama Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia melalui Teknologi Video Conference (Vicon), di ruang Video Congference, Rumah Dinas, Jum’at (17-4-2020).

Rapat koordinasi yang dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian tersebut, diawali dengan pemberitahuan beberapa daerah yang telah merealokasikan APBD TA. 2020 untuk Percepatan Penanganan Covid-19, baik itu untuk klaster kesehatan, klaster ekonomi maupun klaster sosial.

Mantan Kapolri itu meminta pemerintah daerah untuk responsif melaporkan refocusing atau perubahan alokasi anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19.

Berdasarkan Instruksi Kemendagri Nomor 1 Tahun 2020 tanggal 2 April 2020, pemerintah daerah diminta selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah instruksi itu diterbitkan harus sudah melakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk penanganan covid-19.

Namun, hingga Rakor yang diselenggarakan melalui Video Conference tersebut, tercatat masih ada 138 daerah (7 Propinsi, 131 Kab/Kota) yang belum menganggarkan penanganan dampak ekonomi. Selanjutnya, yang belum menganggarkan penyediaan social safety net atau jaring pengaman sosial sebanyak 93 daerah (4 Propinsi, 89 Kab/Kota). Sedangkan yang belum menyampaikan informasi refocusing APBD TA 2020 sebanyak 7 daerah.

“Kami ingin pemerintah daerah responsif untuk melakukan penanganan dan penyesuaian APBD. Sedangkan yang belum menyampaikan informasinya, semoga memang tidak ada Covid-19,” ujar Tito Karnavian.

Sementara itu, Plt. Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, usai mengikuti Rakor mengatakan, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sudah melaksanakan refocusing anggaran sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh pemerintah pusat, baik itu alokasi anggaran untuk penanganan kesehatan, alokasi anggaran untuk penanganan dampak ekonomi maupun anggaran untuk social safety net atau jaring pengaman sosial.

“Rakor melalui Video Conference kali ini, mendagri lebih menyoroti pada daerah yang belum me-refocusing APBD TA 2020 atau yang masih dianggap terlalu kecil dalam penyediaan anggaran untuk penanganan Cobid-19,” kata Nanang.

“Untuk Lampung Selatan, sudah mengganggarkan penanganan Covid-19, baik untuk klaster kesehatan, ekonomi, maupun sosial sebesar 67 milyar,” kata Nanang lagi.

“Untuk penanganan kesehatan kita anggarkan sebesar 29,43 milyar, penanganan dampak ekonomi sebesar 10,32 milyar dan untuk penyediaan social safety net atau jaring pengaman sosial sebesar 27,47 milyar Anggaran yang sudah terpakai sekitar 4,17 milyar,” tambah Nanang.

“Tidak hanya persoalan anggaran, upaya pencegahan penyebaran virus corona pun intensif kita lakukan dengan berkoordinasi bersama Forkopimda, Pemerintahan Kecamatan, Pemerintahan Desa, para pelaku usaha maupun unsur lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, H. Hendry Rosyadi, menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Lampung Selatan mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam menanggulangi wabah covid-19.

Lebih lanjut, Hendry Rosyadi menjelaskan, sesuai arahan Mendagri, Menkeu, Mensos, serta menteri PDT bahwa pemerintah daerah harus merelokasi dan merefokusing anggaran untuk pengadaan APD untuk Rumah Sakit Rujukan Covid19 sampai ke Puskesmas. Kemudian menyiapkan anggaran untuk jaring pengaman sosial serta menyiapkan anggaran untuk membantu pelaku ekonomi dan UMKM yang terdampak Covid-19.

“Kami mendukung sepenuhnya langkah-langkah yang sudah dilakukan pihak eksekutif dalam menanggulangi wabah Covid-19 di Lampung Selatan,” ujar Hendry Rosyadi. (Arya)

 5,863 total views,  9 views today

Continue Reading

DPRD

Laporkan COVID-19, Forkopimda Lamsel Gelar Vicon Bersama Gubernur Lampung

Published

on

By

Keterangan Gambar : Foto Diambil Oleh Humas DPRD Lampung Selatan

Hanuang.com – Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), H. Hendry Rosyadi, S.H., M.H., beserta Kapolres, AKBP. Edi Purnomo, Dandim 0421 Letkol Kav Robinson Octavianus Bessie, Sekda, Thamrin, dan kepala OPD di Lamsel, mendampingi Plt. Bupati lamsel, H. Nanang Ermanto pada kegiatan Rapat Koordinasi bersama Gubernur Lampung, Ir. H. Arinal Djunaidi melalui Video Conference (Vicon) di ruang vicon rumah dinas Bupati Lamsel, Jum’at, (03/04/2020).

Rapat Koordinasi ini diikuti oleh seluruh Kepala Daerah di Provinsi Lampung yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung.

Gubernur Lampung menyampaikan pesan kepada seluruh Kepala daerah untuk mengantisipasi kemungkinan terus melonjaknya angka penyebaran Corona di Provinsi Lampung.

Melalui vicon ini, Arinal meminta laporan dari setiap kepala daerah tentang kesiapan dalam usaha menangani wabah covid-19 di wilayahnya terkait apa saja yang sudah dilakukan dan dipersiapkan, apa yang menjadi kendala selama pelaksanaan, serta data masyarakat terupdate yang berstatus ODP, PDP, dan Positif terjangkit hingga pasien yang meninggal dunia.

Dalam kesempatan ini, Nanang turut melaporkan kepada Gubernur Lampung hal-hal positif yang sudah dilaksanakan dalam rangka penanganan merebaknya wabah Covid-19 ini.

“Izin melaporkan Pak Gubernur, Lampung Selatan sudah bekerja keras untuk masalah ini, mengingat kabupaten kami sebagai pintu masuk dari Pulau Jawa, kami bersama Kapolres, Dandim, serta seluruh OPD bekerja sama bahu-membahu untuk memberantas virus ini, agar jangan sampai masuk dan meluas di Kabupaten Lampung Selatan” ungkapnya.

“Kami juga sudah membentuk tim penanganan Covid-19 ini mulai dari unsur RT, Desa, hingga Kecamataan, hanya kami memiliki kendala yang mungkin sama dengan Kabupaten lain yakni kekurangan APD (Alat Perlindungan Diri_red)” tambahnya. (Arya/Humas)

 1,588 total views,  3 views today

Continue Reading

Trending Topic