Connect with us

Lampung Barat

Tak Mau Lengah, Jajaran Kepolisian Lambar & Pesibar Perketat Keamanan

Published

on

Hanuang.com – Situasi keamanan Wilayah Lampung Barat (Lambar) & Pesisir Barat (Pesibar) memang bisa di katakan sangat aman, namun Kepolisian Resort Lambar & Pesibar tidak mau lengah atau terlena dengan situasi yang aman tersebut.

Dalam Arahannya Kapolres Lambar, AKBP. Tri Suhartanto, menyampaikan agar penjagaan Mapolres diperketat.

“Dulu Mako Polres Lampung Barat memiliki dua pintu tetapi saat ini hanya difungsikan satu pintu saja. Bagi para pengunjung yang hendak membesuk tahanan membuat SKCK dan tamu yang mempunyai keperluan, diwajibkan melapor di Pos Penjagaan SPKT” ungkapnya, Jum’at, (12/10/18).

Petugas juga diwajibkan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaaan tamu dengan cara memeriksa satu persatu baik barang bawaan/tas, maupun bagasi motor dan mobil dengan alat semacam metal detektor.

Selain itu, AKBP. Tri Suhartanto, memerintahkan agar pos penjagaan di pintu masuk Pos SPKT juga dipertebal dengan tambahan personil dari anggota Provost & Sabhara sesuai SOP yang berlaku.

“Memang di wilayah Lampung Barat & Pesisir Barat ini aman namun kita tidak mau lengah & terlena dengan keadaan yang aman, ingat peribahasa air yang tenang bisa menghanyutkan, kita tetap selalu siaga antisipasi hal-hal yang tidak di inginkan,” ungkap Tri Suhartanto.

“Kita juga menginstruksikan jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Lampung Barat & Pesisir Barat untuk memperketat pengamanan Mako Polsek dan untuk pos polisi yang tersebar di wilayah Lampung Barat & Pesisir Barat juga dipertebal, anggota jaga minimal dua orang yang berjaga tidak boleh sendirian pedomani tehnik Bodysystem” bebernya. (Arya)

 1,304 total views,  6 views today

Lampung Barat

Cegah COVID-19, Dishub Lamsel Gelar Spraying Disinfektan Di Jati Agung

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, melalui Gugus Tugas Covid 19 yang dikomandoi Dinas Perhubungan (Dishub) setempat, kembali melakukan kegiatan terpadu pencegahan penyebaran virus corona.

Kali ini, kegiatan dilakukan di Jalan Raya Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, pada Kamis (9/4/2020). Langkah itu sebagai antisipasi lanjutan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus korona di daerah setempat.

Seperti sebelumnya, Tim Gugus Tugas Covid 19 dibantu Satlantas Polres Lampung Selatan, Puskemas Jati Agung, Polsek dan Koramil Jati Agung, serta Kecamatan Jati Agung melakukan spraying (penyemprotan) terhadap kendaraan yang melintas di jalan tersebut.

Kepala Dishub Lampung Selatan, Mulyadi Saleh mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona sesuai dengan tupoksi Dinas Perhubungan. Sasarannya di jalan raya yang menghubungan Kabupaten Lampung Selatan dengan daerah lainnya.

“Ini kegiatan ketiga yang dilakukan Tim Covid 19 bersamaTim Gugus Tugas Kecamatan. Kita pilih jalan raya ruas Karang Anyar ini karena memang jalan ini banyak dilintasi pengendara dari arah Metro menuju Bandar Lampung dan sebaliknya,” ujar Mulyadi.

Selain melakukan penyemprotan disinfektan, Tim Covid 19 Kabupaten Lampung Selatan juga membagikan masker gratis dan air mineral kepada pengemudi dan penumpang yang melintas.

Mulyadi menyatakan, kegiatan itu juga sekaligus sebagai upaya sosialisasi terhadap masyarakat untuk selalu mengunakan masker ketika keluar rumah untuk meminimalisir penyebaran virus korona.

“Selain masker, kita juga membagikan air mineral. Ini sebagai bentuk edukasi supaya membiasakan pola hidup sehat dan mejaga kebersihan sesuai anjuran kesehatan,” katanya.

Disamping itu, Mulyadi tidak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat untuk menunda berpergian apabila tidak sangat penting. Dia juga meminta masyarakat mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah untuk mencegah penyebatan virus Covid 19. (Arya/Aziz)

 4,083 total views,  22 views today

Continue Reading

Lampung Barat

Diduga Selingkuh, Istri Tewas Tergeletak Usai Dibacok Sang Suami

Published

on

By

Keterangan Gambar : Gambar Merupakan Ilustrasi Yang Diambil Dari Google

Hanuang.com – Maria Ulfa (35) tewas meregang nyawa setelah dibacok oleh suaminya, Suyanto (39), saat sedang mencuci, Sabtu, (30/11/19).

Kejadian tersebut terjadi di Pekon Atarkuaw, Kecamatan Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Lampung.

Diketahui sebelumnya, pasangan suami-istri tersebut sempat cekcok mulut dan sang istri meninggalkan suami pergi mencuci, namun Suyanto masih emosi dan mengambil golok dan menikam sang istri, namun Maria Ulfa sempat kabur.

Suyanto kembali mengejar hingga keluar rumah, dan kembali menikam sekitar kepala istrinya hingga tewas tergeletak di tepi jalan sekitar rumahnya. Diduga pembunuhan tersebut lantaran pelaku merasa korban telah berselingkuh.

“Itu karena masalah rumah tangga, masalah dalam keluarga, ribut. Tapi, selama ini mereka akur-akur aja menurut pandangan kami sebagai tetangga, makanya kejadian ini mengangetkan kami juga,” ungkap Haidar, selaku pemangku desa setempat, dikutip dari Inews.id

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, selain sang Istri, warga setempat pun menjadi korban saat sedang melerai pertikaian itu. Dan pihak aparat kepolisian sudah mengamankan pelaku dan sejumlah barang bukti di TKP. (Arya)

 6,629 total views,  22 views today

Continue Reading

Lampung Barat

Sambangi Mapolres Lambar, Ini Pesan Irjen Pol Purwadi Arianto

Published

on

By

Hanuang.com – Kapolda Lampung Irjen Pol Drs. Purwadi Arianto beserta PJU da. Ibu Ketua Bhayangkari Daerah Lampung dan Pengurusnya melakukan kunjungan kerja Ke polres Lampung Barat, Kamis, (25/07/19).

Kedatangan Kapolda Lampung di sambut Jajaran Hormat dan Tari Sembah serta Pocil bahkan ikut menyambut kedatangan kapolda yakni Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus, Kapolres Lampung Barat, AKBP Doni Wahyudi,S.IK, Tokoh Masyarakat, H. Muklis Basri, Dandim 0422 Lampung Barat, Letkol Kav Adri Nurcahyo, Kajari, dan Forkopimda Lampung Barat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan Tamu Undangan Lainya.

Dalam kunjungannya ini, Kapolda mengapresiasi pemilihan umum di Bumi Beguai Jejama Sai Betik ini.

“Di Lampung Barat tingkat kriminalitasnya rendah, beberapa rangkaian sudah kita laksanakan yaitu pesta demokrasi, lima tahun sekali kita berkonflik kehidupan demokrasi paling bawah yaitu di desa enam tahun sekali pasti melaksanakan pemilihan Kepala desa” ungkapnya.

“Negara demokrasi adalah negara pilihan konflik, ini adalah sahabat kita karena lima tahun sekali di adakan pemilihan. Tetapi kita punya satu pilihan untuk menghilangkan konflik namanya pancasila, kita harus bertuhan, berkemanusiaan, bersatu, dan musyawarah yang adil” tambahnya.

“Kunci kesuksesan itu sumbernya pancasila banyak undang-undang yang mengatur, pancasila mengatur bagaimana kita harus punya tuhan dengan agama yang berbeda, pancasila menyelesaikan konflik kita dapat memahami semua dan ini sudah kita lakukan tidak ada sumber lain selain sumber huku” Terang Kapolda Lampung. (Humas)

 7,323 total views,  22 views today

Continue Reading

Trending Topic