Connect with us

Pringsewu

Sujadi Lantik Puluhan Kepala Pekon Secara Serentak

Published

on

Bupati Pringsewu, H. Sujadi Saat Melantik Puluhan Kepala Pekon Secara Serentak

Hanuang.com – Bupati Pringsewu, Hi. Sujadi melantik secara serentak belasan kepala pekon (kepala desa) dari Kecamatan Pardasuka, Ambarawa dan Gadingrejo, Pringsewu.

Para kepala pekon terpilih ini merupakan hasil pemilihan kepala pekon serentak sebagai Kabupaten Pringsewu beberapa waktu lalu.

Acara prosesi pelantikan berlangsung di GSG Kecamatan Pardasuka, Senin, (26/11/18).

Para kepala pekon yang dilantik, masing masing-masing yakni, Jevi Hardi (Kapekon Pardasuka), Wildan (Kapekon Tanjung Rusia), Nursalim (Kapekon Wargomulyo), Subali (Kapekon Sukorejo), Syafrizal (Kapekon Pardasuka Selatan), Mukhlis Sulistyo (Kapekon Pujodadi), kesemuanya di Kecamatan Pardasuka.

Selanjutnya Muhadi (Kapekon Parerejo), Ngadik (Kapekon Klaten), Darmawan (Kapekon Tulungagung), kesemuanya di Kecamatan Gadingrejo.

Kemudian, Al-Huda (Kapekon Ambarawa), Agus Wahyono (Kapekon Sumberagung), Didi Handoko (Kapekon Margodadi), serta Rokhmat (Kapekon Ambarawa Timur), kesemuanya di Kecamatan Ambarawa.

Acara pelantikan dihadiri para pejabat dan jajaran pemerintah kabupaten, ketua TP-PKK Hj. Nurrohmah Sujadi, DPRD, muspida, para camat dan kepala pekon, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat beserta tokoh pemuda.

Bupati Pringsewu, Hi. Sujadi dalam sambutannya berpesan kepada para kepala pekon yang dilantik agar selalu memegang sumpah jabatan yang telah diucapkan.

Selain itu, kepala pekon juga harus berkoordinasi dan menjalin komunikasi yang baik dengan lembaga-lembaga pekon, BHP, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama serta tokoh adat, disamping harus mampu menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat pekon secara keseluruhan. Sebab keberhasilan maupun kegagalan penyelenggaraan pemerintahan pekon, pertama-tama yang akan dinilai adalah pelayanan kepada masyarakat.

“Pelajari dengan baik dan seksama berbagai peraturan dan undang-undang mengenai pemerintahan, termasuk Undang-undang Tentang Desa, serta peraturan lainnya yang berkaitan dengan tugas sebagai kepala desa atau kepala pusat” ungkapnya.

“Selain itu, kepala pekon juga harus hati-hati dalam penggunaan dana desa. Pemkab Pringsewu akan senantiasa membantu, membimbing, serta membina, mengingat baik dan buruk serta maju dan tidaknya Kabupaten Pringsewu akan sangat tergantung dari jenjang pemerintahan di bawahnya yakni kecamatan dan pekon,” tambahnya.

Sementara itu, pada sore harinya, sejumlah kepala pekon di Kecamatan Pagelaran dan Pagelaran Utara juga dilantik oleh Bupati Pringsewu di GSG Kecamatan Pagelaran.

Para kepala pekon tersebut, yakni Kasiman (Kapekon Gemahripah), Sarjono (Kapekon Lugusari), Sudiono (Kapekon Patoman), Agus Tari (Kapekon Panutan), Rasimin (Kapekon Pujiharjo), Darmanto (Kapekon Padangrejo), Supriyono (Kapekon Karangsari), Rahmawati (Kapekon Tanjungdalom), Firmansyah (Kapekon Candiretno), kesemuanya di Kecamatan Pagelaran. Selanjutnya Rokyat Robani (Kapekon Giritunggal), Suparman (Kapekon Way Kunyir), serta Toyim Yusuf (Kapekon Gunungraya), kesemuanya di Kecamatan Pagelaran Utara. (*)

 1,722 total views,  4 views today

Advertorial

Siti Rahma : “Peran Keluarga Sangat Penting Dalam Menghindari Narkoba”

Published

on

By

Hanuang.com – Pencegahan narkoba dimulai dari lingkungan keluarga. Hal ini diungkapkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Lampung) Dapil III (Pringsewu, Pesawaran, Metro) Siti Rahma saat menggelar sosialisasi peraturan daerah nomor 1 tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya di Pagelaran dan Para, Pringsewu, Minggu (12/7/20).

Menurut Ketua Fraksi NasDem DPRD Lampung ini, peran serta keluarga dan masyarakat di lingkungan sangat diharapkan dalam memutus peredaran narkoba seperti memberikan pemahaman tentang bahaya dan dampak narkoba.

“Peredaran dan dampak narkoba saat ini sudah sangat meresahkan. Mudahnya mendapat bahan berbahaya tersebut membuat penggunanya semakin meningkat. Tak kenal jenis kelamin dan usia, semua orang berisiko mengalami kecanduan jika sudah mencicipi zat berbahaya ini,” jelas Siti Rahma. (*)

 2,059 total views,  1 views today

Continue Reading

Advertorial

Lindungi Generasi Penerus, FX Siman Sosialisasi Perda No. 7 Tahun 2017

Published

on

By

Hanuang.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung FX Siman melakukan sosialisasi peraturan daerah (Perda) nomor 7 tahun 2017 tentang perlindungan anak.

Kegiatan yang dilaksanakan di Pekon/Desa Bumiayu, Kecamatan Pringsewu, Jum’at (10/7/20), guna menyikapi maraknya kasus kekerasan maupun seksual anak di Provinsi Lampung.

Dalam acara tersebut, turut hadir Wakil Bupati Pringsewu H Fauzi, Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan, kepala pekon dan tokoh masyarakat setempat serta narasumber Sudewi dan Andreas Andoyo yang keduanya merupakan dosen STMIK Pringsewu.

FX Siman mengatakan, sosialisasi Perda tentang perlindungan anak dilakukan karena kasus kekerasan terhadap anak-anak di Kabupaten Pringsewu cukup menonjol.

“Semoga dengan disosialisasikannya Perda ini dapat meredam semakin maraknya aksi kekerasan terhadap anak,” ujarnya.

Sementara, Wakil Bupati Pringsewu H Fauzi mengucapkan terima kasih dan bangga kepada anggota DPRD Provinsi Lampung FX Siman yang telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Perda perlindungan anak.

Kegiatan ini, menurut dia sangat positif serta salah satu bentuk tanggung jawab terhadap konstituennya. Karena di Kabupaten Pringsewu saat ini ada 20 kasus yang melibatkan anak-anak, baik sebagai korban maupun pelaku.

“Maka saya mengajak warga untuk selalu menjaga anak-anaknya. Biasanya para pelaku predator anak di bawah umur itu malah orang dekatnya sendiri,” ujarnya.

Semua orang tua, kata dia, wajib selalu mengawasi dengan siapa anaknya bergaul. “Tetapi yang lebih penting tanamkan keimanan kepada anak-anak kita,” imbau Wabup Fauzi. (*)

 39 total views,  1 views today

Continue Reading

Pringsewu

Pringsewu Tidak Gelar Shalat Ied Di Lapangan & Masjid

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Pringsewu H. Sujadi mengatakan tidak akan menyelenggarakan shalat Ied baik di masjid maupun lapangan di Kabupaten Pringsewu.

Hal tersebut disampaikannya saat mengikuti Rakor Virtual melalui Video Conference Penanganan dan Penegakan Protokol Kesehatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah bersama Gubernur Lampung dan jajaran Fokorpimda Lampung, Selasa, (19/5/20).

Bupati Pringsewu mengatakan apa yang disampaikan oleh Kapolda Lampung mengenai resiko shalat Ied berjamaah di masjid atau lapangan di masa pandemi Covid-19 menjadi keyakinan bagi pihaknya bahwa tidak ada sholat Ied di masjid atau lapangan di Kabupaten Pringsewu, namun shalat Ied di rumah saja.

Menurut H. Sujadi didampingi Wakil Ketua DPRD Pringsewu Hj. Mastuah dan Rizky Raya, Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri, Dandim 0424, Asisten Pemerintahan dan Kesra Andi Wijaya, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Relawan, Kalak BPBD Pringsewu Edi SP, Kadis Kominfo Samsir Kasim dan Kepala Kesbangpol Sukarman dari Sekretariat Posko Terpadu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pringsewu, menjaga satu nyawa sama saja dengan menjaga semua nyawa, dan begitupun sebaliknya, menghilangkan satu nyawa sama dengan menghilangkan semua nyawa.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kapolres Pringsewu beserta jajaran dan lembaga lainnya. Terkait Rapid Test, saat ini sedang dalam proses di Kabupaten Pringsewu, dan bahkan sedang dipersiapkan ex bangunan RSUD Pringsewu sebagai tempat isolasi.

Sementara itu, Gubernur Lampung H. Arinal Djunaidi pada kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pringsewu dan jajaran Pemkab Pringsewu atas inisiasi untuk tidak menyelenggarakan sholat Ied di masjid atau lapangan, melainkan di rumah.

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Arianto menghimbau masyarakat untuk melaksanakan sholat Ied di rumah saja. Namun demikian himbauan ini dilakukan secara masif dan disosialisasikan juga melalui media baik cetak, media sosial dan lainnya. Menurutnya, melaksanakan shalat Ied pada masa pandemi di lapangan atau masjid sangat riskan dan memiliki resiko yang sangat besar. (*)

Repost by : @setdakab pringsewu

 670 total views,  1 views today

Continue Reading

Trending Topic