Connect with us

Lampung Selatan

Sosialisasi Kabupaten Program Pamsimas III Resmi Dibuka

Published

on

Hanuang.com – Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Sekretariat Daerah Kabupaten Lampung Selatan Hermansyah Hamidi, MT membuka Sosialisasi Kabupaten Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III tahun 2020 di Aula Sebesi, Gedung PKK Lampung Selatan, Selasa (1/10/2019).

Kegiatan itu turut dihadiri juga Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PMD, Bappeda, jajaran dari Dinas Perumahan dan Permukiman Lampung Selatan, PC ROMS 6 Provinsi Lampung, serta seluruh panitia dan peserta undangan lainnya.

Ketua Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Kapokja AMPL) Kabupaten Lampung Selatan Yanny Munawarty, ST melaporkan, Sosialisasi Tingkat Kabupaten Program Pamsimas yang dilaksanakan tersebut dihadiri oleh 63 desa peserta.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Lampung Selatan ini menambahkan, sosilasasi tingkat kabupaten adalah tahapan pertama dari 17 tahapan.

Dimana kata dia, sesuai dengan pedoman umum Program Pamsimas (P-1) Tahun 2016, Pemerintah Kabupaten wajib melaksanakan sosialisasi tingkat kabupaten sebelum melaksanakan proses seleksi dan penetapan desa sasaran penerima program Pamsimas tahun 2020.

“Dalam proses seleksi ini nanti terdapat daftar desa yang menjadi calon desa sasaran, lalu tersusunnya RKM yang berkualitas dan sehingga disahkan melalui SK Bupati Lampung Selatan,” terang Yanny Munawarty.

Sementara itu, menyampaikan sambutan Plt Bupati Lampung Selatan, Hermansyah Hamidi mengatakan, sejak tahun 2014 sampai dengan 2018 sudah 69 desa penerima Program Pamsimas, tersebar di seluruh kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.

“Lalu di tahun 2019, saat ini ada 28 desa sedang tahap pelaksanaan, dan melalui sosialisasi kabupaten ini adalah proses awal persiapan dan perencanaan untuk 28 desa baru di tahun 2020. Dengan harapan diakhir tahun 2020 nanti seluruh desa yang menerima Program Pamsimas totalnya sebanyak 135 desa,” kata mantan Kadis PU Lampung Selatan ini.

Lebih lanjut Hermansyah meyampaikan, sesuai dengan amanat pemerintah bahwa pembangunan sarana harus berkelanjutan.

Untuk itu, dia mengimbau kepada seluruh Kelompok Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAMS) di desa-desa Pamsimas yang juga terhimpun dalam keanggotan Asosiasi SPAMS Perdesaan “Way Rajabasa”, bisa menjaga dan memelihara kelestarian 69 desa pasca program itu bersama-sama masyarakat secara partisipatif.

“Saat ini pencapaian target cakupan pelayanan akses wilayah perdesaan di Kabupaten Lampung Selatan untuk air minum aman telah mencapai angka 78.93%, dan akses sanitasi layak baru mencapai 94.00%,” katanya.

Dengan melihat angka tersebut, maka kata dia, data itu harus menjadi perhatian bersama bagi seluruh pihak terkait dalam upaya mengejar target Universal Access 100% Air Minum dan Sanitasi di Tahun 2020.

“Kolaborasi antar pihak dalam hal mengerjar ketertinggalan target tersebut menjadi sangat penting. Sebagaimana telah terselenggara dengan baik dan harus terus ditingkatkan seperti program andalan Kabupaten Lampung Selatan, dalam rangka menuju jambanisasi 100% di tahun 2019, yaitu Swa Sembada WC,” tandasnya. (Arya)

 1,242 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Erik Thohir dan Zulhas Seangkonan Muakhi, PKD Berikan Apresiasi

Published

on

By

Hanuang.com – Wakil Bupati Lampung Selatan, Pandu Kesuma Dewangsa, S.IIP menghadiri Acara Prosesi Adat Saibatin Marga Dantaran di SMA Kebangsaan Kecamatan Penengahan Lampung Selatan, Sabtu (19/6/2021).

Dilakukannya Prosesi Adat Saibatin Marga Dantaran (Penguwakhan Adok dan Seakkonan) antara Wakil Ketua MPR RI, H. Zulkifli Hasan, SE, MM dan Menteri BUMN, H. Erik Thohir, BA, MBA yakni bertujuan untuk, menjalin silaturahmi demi mempererat hubungan antara pemerintah pusat dan masyarakat adat Marga Dantaran, dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.

Turut hadir pada acara tersebut
Ketua Umum LPTTK, Raditiyo, EGP, ST, MBA, Kapolres Lamsel, AKBP Edwin, SH, SIK, M.Si., dan para tokoh adat saibatin marga dantaran.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Lampung Selatan sangat mengapresasi dan mendukung kegiatan Adat tersebut. Menurutnya, ini merupakan salah satu cara mempertahankan budaya daerah ditengah arus globalisasi yang menggerus dan mengancam eksistensi adat budaya khususnya di lamsel.

“Saya sangat bangga sekali dapat hadir mengikuti prosesi adat dalam pemberian gelar dan pengangkatan kerabat oleh Ananda saya Pangeran Naga Bringsang yang kelima,” Ucapnya.

“Kepada Wakil Ketua MPR Bpak Zulkifli Hasan dan Mentri BUMN Erik Thohir, semoga pengangkatan beliau berdua sebagai kerabat keadatan marga dantaran akan menambah khazanah kekayaan budaya kita yang ada di Lampug Selatan,” Ujarnya.

Selanjutnya, Acara dilanjutkan dengan prosesi penyerahan Kikat Hanuang Bani oleh Saibatin Marga Dantaran Pangeran Naga Beringsang Ke-V kepada Wakil Ketua MPR Bpak Zulkifli Hasan dan Mentri BUMN, Erik Thohir dengan gelar (Khadin Bangsawan).

Untuk diketahui, Pemberian Adat atau gelar yang dilakukan oleh Adat Marga Dantaran telah sesuai berdasarkan tata tertib Adat Lampung Sai Batin, sebagai tanda ikatan tali persaudaran lahir dan batin.

Dimana, Dr. H. Zulkifli Hasan, Seakkonan (pengangkatan kerabat) dengan H. Erik Thohir sebagai adik. Beliau berdua telah Seakkonan (pengangkatan kerabat) kakak dan adik yang sah secara adat. (Kmf)

 460 total views,  460 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Jelang Pilkades 2021, Bupati Lamsel Berikan Arahan Kepada Masyarakat

Published

on

By

Hanuang.com – Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto berikan arahan kepada masyarakat yang akan melakukan Pemilihan Kepala Desa (PILKADES) di Desa Budi Lestari, Sabtu (19/6/2021).

Silaturahmi bersama masyarakat yang dihadiri oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Camat Tanjung Bintang Hendri.

Nanang Ermanto mengatakan, “pada dasarnya kita mencari pemimpin yang bisa bersinergi dan bisa berjalan bersama masyarakat, maju mundurnya Desa akan tergantung dengan pemimpin tersebut”, katanya.

“Tujuan kita adalah mendidik masyarakat, jangan sampai karena uang kita mengesampingkan segala aspek yang ada dalam Pilkades,” tukas Nanang.

“Tolong sampaikan kepada masyarakat, pembangunan ini tertunda karena COVID-19, tingkatkan terus gotong-royong bersama masyarakat kita. Tingkatkan Protokol Kesehatan, jaga diri kita dan keluarga kita,” pungkas Nanang.

Pada kesempatan itu, Bupati Nanang juga langsung memerintahkan kepada seorang Kepala Dinas untuk segera mengirimkan bantuan Dozer untuk membantu masyarakat memperbaiki jalan Desa.

“Hari ini saya turunkan alat berat, nanti sore sudah sampai. Ini semua untuk kebaikan dan kepentingan masyarakat Lampung Selatan,” lanjut Nanang.

“Jaga Pilkades kondusif, jaga persatuan dan kesatuan kita dan gotong royong kita,” ujar Nanang mengakhiri arahannya. (Kmf)

 475 total views,  475 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Gerak Cepat, Nanang Akan Bangun Rumah Warga Palas Yang Roboh dan Tak Layak Huni

Published

on

By

Hanuang.com – Sikap cepat tanggap terus dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, kepada warganya yang membutuhkan uluran tangan. Dua warga di Kecamatan Palas yang mengalami musibah rumah roboh dan rumah tidak layak huni menjadi sasaran kunjungannya, Jum’at (18/6/2021).

Mereka masing-masing adalah warga Desa Pematang Batu, Kecamatan Palas Muna (65) yang rumahnya roboh akibat hujan lebat dan warga Desa Palas Pasemah yang butuh bantuan bedah rumah.

Orang nomor satu di Kabupaten berjuluk Bumi Khagom Mufakat ini, datang bersama Ketua Tim Penggerak PKK Lamsel, Hj. Winarni Nanang Ermanto. Selain menyalurkan bantuan cepat tanggap, dia juga menjanjikan perbaikan terhadap kedua rumah yang roboh.

“Nanti jajaran kami akan mendata dan memberikan bantuan segera. Semoga musibah ini menjadikan diri kita untuk lebih tabah dan tawakal,” ungkap Nanang disela kunjungannya.

Dia kembali mengimbau warga untuk senantiasa waspada terhadap berbagai bencana. Terlebih, saat ini sedang musim penghujan yang disertai angin kencang.

“Kepada warga yang tertimpa musibah kami mohon bersabar. Ini ujian yang memang sudah digariskan. Tetapi kita sebagai pemerintah daerah terus ada di belakang masyarakat,” pungkasnya. (Kmf)

 558 total views,  558 views today

Continue Reading

Trending Topic