Connect with us

Bandar Lampung

Sidang ABN, JPU KPK Sebut Zainudin Hasan Terima Uang Rp. 72 Milyar & Nanang Ermanto Terima Rp. 350 Juta

Published

on

Hanuang.com – JPU KPK RI, Ali Fikri, mengungkapkan bahwa terdakwa Agus Bhakti Nugroho (ABN) menyetorkan uang senilai Rp. 72 Milyar kepada Bupati Lampung Selatan (Lamsel) Non Aktif, Zainudin Hasan.

Sidang Tipikor terkait kasus suap Fee Proyek Dinas PUPR Lamsel tersebut digelar di ruang Garuda, Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A, Tanjung Karang, Bandar Lampung, Kamis, (13/12/18).

”Dimana terdapat perintah dari Zainudin Hasan segala kegiatan proyek tersebut untuk berkoordinasi dengan Anjar Asmara. Begitu juga saat Direktur PT Prabu Sungai Andalas, Gilang Ramadhan, masuk, ia diminta berkordinasi dengan ABN,” bebernya.

“Terdakwa juga menerima uang Rp. 200 juta dari Anjar Asmara untuk pembiayaan Rakernas Perti (Persatuan Tarbiyah di Swisbell Hotel,” tambahnya.

Sedangkan menurut JPU KPK RI, Rini Yanti, mengatakan bahwa Anjar Asmara saat menjabat sebagai Kadis PUPR lamsel telah memberikan uang kepada Plt. Bupati lamsel, Nanang Ermanto, saat beliau (Nanang_red) menjabat sebagai Wakil Bupati Lamsel.

”Kadis PUPR Lampung Selatan Anjar Asmara memberikan uang Rp. 350 juta ke Nanang,” tandasnya.

Selain itu dia menyatakan ada pembiayaan pribadi untuk bupati Lamsel Non Aktif, Zainudin Hasan yang diperuntukkan bagi pembelian lahan dan kapal pesiar.

”Untuk pembelian karpet Masjid Bani Hasan sebesar Rp. 1 miliar, pembelian tanah milik M. Alzier Dianis Thabranie Rp. 3 miliar, Selain itu, Zainudin Hasan membeli Rumah Makan Kayu dari M. Alzier Dianis Thabranie sebesar Rp. 2,6 miliar.

”Perbuatan terdakwa menerima uang dari para rekanan sejak tahun 2016 mencapai Rp. 72 miliar kemudian untuk disetorkan kepada Zainudin Hasan,” pungkasnya.

Perbuatan terdakwa diancam pidana Pasal 12 huruf a Undang-Undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Ini sebagimana diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang Tipikor dengan Ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup dan minimal empat tahun kurungan.

Kuasa hukum terdakwa (ABN_red), Supriyadi Siregar, mengatakan bahwa pihaknya tak akan mengajukan esepsi.

”Baik yang mulia kami tidak akan mengajukan esepsi” tandasnya.

Sidang ditutup oleh Ketua Majelis Hakim, Mansyur Butami, dan akan dilanjutkan pada Kamis pekan depan, (20/12/18), dengan agenda keterangan saksi. (*)

 4,282 total views,  4 views today

Bandar Lampung

Pilkada 2020, Ini 8 Rekomendasi Yang Diusung PDI-P Di Lampung

Published

on

By

Hanuang.com – Mendekati pemilihan Kepala Daerah 2020 mendatang, PDI Perjuangan telah mengeluarkan empat rekomendasi untuk para bacalon yang ingin maju di Pilkada.

Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri telah mengeluarkan 4 rekomendasi di provinsi Lampung yakni diantaranya, untuk Kabupaten Pesawaran jatuh kepada Dendi Romadona, Kabupaten Way Kanan kepada Adipati, Lampung Timur kepada Saipul Bukhori, dan kota Bandar Lampung kepada Eva Dwiana selaku istri Herman HN.

Sebelumnya DPP PDI Perjuangan telah mengeluarkan 4 rekomendasi untuk Kabupaten Pesisir Barat kepada Piter-Fahrurrazi, dan Lampung Tengah kepada Loekman Djoyosoemarto-Ilyas Hayani Muda.

Sedangkan untuk Kota Metro diserahkan kepada Anna Morinda-Fritz Ahmad Nuzir dan Kabupaten Lampung Selatan jatuh kepada Nanang Ermanto – Pandu Kusuma Dewangsa.

Dengan dikeluarkannya 4 rekomendssi untuk bacalon kepala daerah di Provinsi Lampung, saat ini PDI Perjuangan sudah mengeluarkan semua rekomendasi Delapan Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Lampung untuk maju dalam pilkada 2020 mendatang.

“Rekomendasi semuanya suda selesai. Tinggal bagaimana kita berjuang bersama,” ucap Sudin selaku Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung yang secara simbolis diberikan kepada masing-masing Bacalon Kada.

Sudin mengimbau seluruh Bacalon Kada penerima rekomendasi untuk berjuang maksimal guna meraih kemenangan pada Pilkada Tahun 2020.

Dia meyakini, DPP PDI Perjuangan tidak akan salah dalam memberikan rekomendasinya. Karenanya, para Bacalon Kada yang menerima rekomendasi diyakini mampu memenangkan pesta demokrasi tahun ini.

“Pada Pilkada ini kita targetkan minimal menang di enam kabupaten/kota,” kata Sudin. (*)

 1,032 total views,  551 views today

Continue Reading

Advertorial

Made Bagiasa : “Perubahan Perilaku Pada Anak Harus Dipantau”

Published

on

By

Hanuang.com – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Made Bagiasa, melakukan Sosialisasi Perda (Sosperda) nomor 1 tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif.

Dengan tetap mengedepankan protokoler Kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dan social distancing, Wakil Ketua Komisi II DPRD Lampung tersebut menerangkan betapa pentingnya isi dari Perda tersebut.

Menurutnya, penyelamatan generasi bangsa dari bahaya narkoba harus dimuali sejak dini, seperti dari satuan lingkungan terkecil yaitu keluarga. Keluarga harus memberi pemahaman yang baik dari efek negatif dari penggunaan atau pemakaian narkoba dan mewaspadai lingkungan sekitar anak agar jangan terpangaruhi dan dicekoki narkoba.

“Perubahan perilaku pada anak harus terus dipantau oleh orangtua secara terus menerus. Dengan menanamkan keimanan akan keagamaan dan pendidikan yang baik pada anak dan pengawasan secara terus menurus sampai anak beranjak dewasa maka akan tertanam sikap dan daya tangkal yang kuat pada anak untuk menjauhi narkoba,” terangnya pada Sosper di Desa Umbul Tinggi Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah. Jumat (10/07/2020).

Politisi Golkar Lampung tersebut juga mengajak, kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda untuk perangi narkoba dengan salah satu cara menerapkan pola hidup sehat.“Di tengah Pandemi Covid-19, sebaiknya masyarakat khususnya para generasi muda beraktifitas dengan kegiatan yang positif, seperti olahraga demi menjaga ketahanan imunitas dalam tubuh,” ujarnya.

Kemudian diiakhir acara, dirinya juga kembali menghimbau kepada seluruh elemen agar jangan sekali-kali mendekati barang haram dan sejenisnya tersebut.

“Saya selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya anak muda agar menjauhi yang namanya narkoba. Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mensosialisasikan tentang bahaya narkoba di tengah keluarga ataupun masyarakat,” jelasnya.

Perlu diketahui, dalam kegiatan Sosperda tersebut, juga menghadirkan Perangkat dan para Pamong setempat, serta ratusan masyrakat sekitar. Diakhir kesempatan tersebut juga, Bli Made memberikan buku dan beberapa bantuan kepada masyarakat. (*)

 921 total views,  201 views today

Continue Reading

Advertorial

Di Kota Gajah, Ketua DPRD Lampung Sosialisasi Perda Tentang Narkoba

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Guhmay menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah nomor 1 tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Penyelenggaraan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya, di kampung Sritejo Kencono, Kecamatan Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah. Kamis, (09/07/20).

Hadir dalam acara sosialisasi Perda ini Camat dan Kapolsek Kota Gajah serta diikuti perwakilan Kelompok Wanita Tani, Pemuda Karang Taruna, tokoh masyarakat se Kecamatan Kota Gajah.

Dalam paparannya mingrum mengajak agar para orang tua dapat terus mengawasi dan menjaga anak-anak serta keluarga dari bahaya narkoba.

Ruang lingkup pengaturan dalam perda ini meliputi antisipasi dini, pencegahan, penanganan, pendanaan partisipasi masyarakat dan penghargaan.

Ditambahkan mingrum, peran lingkungan dan keluarga menjadi kunci utama dalam menjaga bahaya narkoba.

Upaya dapat dilakukan salah satunya dengan membentuk dan mengoptimalkan tim penanggulangan bahaya narkotika, psikotropika dan zat aktif lainya berbasis masyarakat serta peningkatan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat yang berpotensi terhadap penyalagunaan narkotika dan psikotropika. Ujarnya

Ditengah pandemi covid 19 dan memasuki tatanan New Normal Mingrum menghimbau dan mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dalam keseharian guna pencegahan penularan covid 19.

Camat Kota Gajah Muliwan memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kesediaan dan kehadiran ketua DPRD Provinsi Lampung pada acara sosialisasi Perda di Kecamatan Kota Gajah, “upaya telah banyak kami lakukan dalam hal pencegahan penyalagunaan narkoba di wilayah kecamatan Kota gajah salah satunya mengoptimalkan peran Linmas dan Pol PP kecamatan dalam melakukan patroli wilayah guna mengantisipasi pencegahan dini penyalagunaan narkoba, harapan kami kepada Ketua DPRD Provinsi Lampung agar kiranya dapat membantu program dalam pencegahan penyalagunaan narkoba diwilayah kecamatan Kota Gajah.

Pada kesempatan sosialisasi perda ini juga Mingrum menyerahkan bantuan paket sembako kepada peserta sosialisasi. (*)

 900 total views,  201 views today

Continue Reading

Trending Topic