Connect with us

Lampung Selatan

Sekda Apresiasi Kinerja Kejari Lamsel

Published

on

Hanuang.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Thamrin, S,Sos, MM didampingi Staf Ahli bidang keuangan Akar wibowo, ka. BPBD Darmawan dan kabag Hukum Agus Heryanto mengadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dan Cukai Rokok (Rokok Ilegal) yang dilaksanakan di Halaman Kantor Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, senin, 20/7/2020.

Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dan Cukai rokok (Rokok Ilegal) tersebut berdasarkan Surat perintah Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan Nomor : Sprint 2250/L.8.11/EUH.3.09/2019 tanggal 20 September 2019 dengan jumlah perkara sebanyak 197 perkara dan barang bukti yang terdiri dari : sabu-sabu 280 gram, ekstasi 37 gram, ganja 22 kg, alat hisat/bong 26 paket, cukai rokok 12 kardus atau sebanyak 4800 bungkus dan uang palsu 82 lembar.

Sekda Thamrin mengaku bangga dan memberikan apresiasi serta pengharaan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan atas komitmennya dalam melakukan penindakan hukum kepada para pelaku kejahatan narkotika.

“Atas nama pemerintah kabupaten Lampung Selatan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Lampung Selatan atas komitmennya dalam melakukan penidakan hukum yang maksimal. Tentunya kami sangat mendukung program yang akan dilaksanakan oleh jajaran Kejaksaan Negeri Lampung Selatan,” Ujarnya.

Pada Kesempatan yang sama, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, Hutamrin mengatakan bahwa barang bukti narkoba yang dimusnahkan pada hari ini adalah kelanjutan dari pemusnahan yang dilakukan di Polres Lampung Selatan pada peringatan Hari Bhyangkara ke-47 yang lalu.

Hutamrin juga menjamin bahwa barang bukti yang ada di Kejaksaan Negeri Lampung Selatan tidak ada yang diselewengkan.

“Dari sekian banyak barang bukti sampai saat ini dan Insya Allah sampai dengan selanjutnya tidak ada barang bukti yang diselewengkan oleh aparat penegak hukum, baik sejak penangkapan, proses persidangan dan pelaksanaan putusan. Hari ini kita melaksanakan pemusnahan secara bertahap,” Ucapnya.

Hutamrin menambahkan, bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Kepala Kejaksanaan Negeri Lampung Selatan dari 14 agustus 2019 sampai saat ini, Kejaksaaan Negeri Lampung Selatan telah menuntut dari perkara Narkoba sebanyak 12 orang hukuman mati, 9 orang seumur hidup, dan ratusan perkara hukuman bervariasi dari 1,2,3 tahun berdasarkan fakta persidangan.

“Kejaksaan Negeri Lampung Selatan komitmen melakukan tindakan hukum, tidak ada kompromi, tidak ada negosiasi dalam perkara Narkoba. dari 12 hukuman mati yang telah kita tuntut, pengadilan negeri kalianda telah memutus 1 orang untuk hukuman mati dan 3 orang untuk hukuman seumur hidup,” tegasnya.

“Itu bukan suatu kebanggaan, kita melakukan penangkapan besar dan melakukan penututun hukuman mati, bukan berarti kabupaten Lampung Selatan terbebas dari narkoba. Kita harus mencarikan jalan keluar bagaimana bisa memberikan pekerjaan bagi para mantan narkoba agar dapat diterima kembali oleh masyarakat,” Lanjutnya.

Mengahkiri sambutannya Hutamrin berharap adanya kerjasama dan dukungan dari semua pihak dimana Kejaksaan Negeri Lampung Selatan pada tanggal 22 Juli 2020 akan melounching Program Pekerjaan bagi mantan pengguna Narkotika. (Heri/Arya)

 765 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Polres Lamsel Gelar Launching Penyaluran Bansos

Published

on

By

Hanuang.com – Polres Lampung Selatan menggelar Launching penyaluran bantuan sosial (Bansos) kepada para Kanit Binmas se Polres Lampung, Rabu (4/8/2021) di halaman Mapolres setempat.

Peluncuran Bansos yang dilakukan oleh Wakapolres Lampung Selatan Kompol Firman Sontama, S.Sos ini juga diserahkan kepada para pengurus Organisasi kemasyarakatan, Tokoh Agama, Tokoh Adat, tokoh Masyarakat dan tokoh Pemuda yang ada di Lampung Selatan.

Wakapolres Lampung Selatan Kompol Firman Sontama, S.Sos yang didampingi oleh Kasat Binmas Polres Lampung Selatan Iptu Yani Deviyanti, S.Pd mengatakan bahwa penyaluran Bansos tersebut adalah salah satu program pemerintah pusat yang dilaksanakan oleh Polri yang akan diberikan kepada warga masyarakat yang terdampak covid-19 di wilayah Kabupaten Lampung Selatan ini.

“Oleh karena itu diharapkan dalam pelaksanaanya tepat sasaran, sehingga benar-benar dapat dirasakan oleh warga masyarakat yang membutuhkan” Tuturnya.

“Kepada para Kanit Binmas juga diharapakan dalam pelaksanaanya penyerahan Bansos ini, agar melakukan koordinasi dengan Forkopimcam yang ada diwilayahnya masing-masing, sehingga Bansos ini dapat bermanfaat bagi warga masyarakat, khususnya bagi warga yang terdampak covid-19 ini, diharapkan dengan adanya Bansos ini dapat meringankan beban masyarakat dimasa pandemi ini, khususnya bagi warga yang terdampak Covid1-19” Tutupnya.

Dari data yang dihimpun jumlah Bansos yang akan disalurkan dengan rincian, 450 kantong diserakan kepada para Kanit Binmas Polres Lamsel, 200 Kantong diberikan kepada jajaran Polres Lamsel, dan 50 kantong diberikan kepada perwakilan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta Ormas, dan selanjutnya dilakukan pelepasan. Kendaraan Bansos kewilayah Polsek se Lampung Selatan (humas)

 1,351 total views,  1,351 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Datang ke Kodim Lamsel, Istri Pangkostrad Sempatkan Sambangi Masjid Agung Kubah Intan

Published

on

By

Hanuang.com – Dandim 0421 Lampung Selatan (Lamsel), Letkol Inf Enrico SN, menyambut kedatangan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Gabungan Kostrad, Rahma Dudung Abdurachman, Rabu, (04/08/21).

Usai berkunjung ke Makodim Lamsel, Rahma menyempatkan diri mengunjungi masjid yang menjadi icon di Bumi Khagom Mufakat tersebut.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Setelah melaksanakan makan siang, Istri Pangkostrad Beserta Rombongan meninggalkan tempat menuju ke Bandar Lampung. (*)

 1,305 total views,  1,305 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Dua ABG Spesialis Pencuri Ratusan Ekor Ayam Dibekuk Polsek Kalianda

Published

on

By

Hanuang.com – Jajaran Polsek Kalianda berhasil mengungkap 2 (dua) orang Anak Baru Gede (ABG) pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), Senin (2/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib di desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Kedua pelaku yang masih ABG ini yakni, SUH (12) dan Mai (14) keduanya warga Kecamatan Kalianda Lamsel ini ditangkap karena sebelnya diduga telah melakukan pencurian 153 ekor ayam, Senin (19/7/2021) sekitar pukul 01.00 wib di Dusun Kubu Panglima Desa Tajimalela, milik korban Suhardin als Ujang (48) warga desa Sukaratu Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.

Kapolsek Kalianda AKP Mulyadi Yakup, SPd mewakili Kapolres Lampung Selatan AKBP Edwin, SIK, SH, MSi, Selasa (3/8/2021) mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap dua remaja yakni SUH (12) dan Mai (14) keduanya warga Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, Senin (2/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib didesa Merak. Belantung Kecamatan Kalianda Lamsel.

Keduanya ditangkap lantaran sebelumnya, Senin (19/7/2021) sekitar pukul 01.00 wib telah melakukan pencurian 153 ekor ayam didusun Kubu Panglima desa Tajimalela, milik korban Suhardin als Ujang (48) warga desa Sukaratu Kecamatan Kalianda Lampung Selatan.”Tuturnya.

Dalam menjalankan aksinya keduanya bermula pada, Senin 19 Juli 2021, sekitar pukul 01.00 wib, di kandang Ayam Usaha Jaya Dusun Sukamampir desa Tajimalela Kecamatan Kalianda Kabupaten Lampung Selatan telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan ayam petelur sebanyak 153 ekor warna coklat yang dilakukan oleh pelaku.” ungkapnya.

Adapun modus yang digunakan pelaku yakni dengan cara merusak pagar kawat, kemudian memanjat pagar kandang dan masuk selanjutnya para pelaku mengambil ayam petelur sebanyak 153 ekor, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 12.240.000,- (dua belas juta dua ratus empat puluh ribu rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kalianda dan langsung ditindak lanjuti oleh Unit Reskrim dan melakukan penangkapan kedua pelaku, Senin (20/8/2021) sekitar pukul 20.00 wib, didesa Merak Belantung Kecamatan Kalianda Lamsel.

Saat ini kedua pelaku yang akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana, bersama barang buktinya berupa ayam petelur warna coklat sudah diamankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ” Pungkasnya. (humas)

 2,472 total views,  1,712 views today

Continue Reading

Trending Topic