Connect with us

Kriminalitas

Satnarkoba Polres Lamsel, Amankan 9 Kg Sabu Yang Dikendalikan Dari Dalam Lapas

Published

on

Hanuang.com – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Lampung Selatan (Lamsel) melalui Satnarkoba berhasil mengamankan 9 Kg Sabu di pintu masuk Area Pemeriksaan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Kamis, (06/09/18).

9 Kg sabu tersebut disimpan dalam paket kardus dengan pengirim bernama Lusi yang diduga dikendalikan dari dalam Lapas.

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Mohamad Syarhan menuturkan, setelah berhasil menggagalkan penyelundupan sabu tersebut, pihaknya melakukan pengembangan dengan cara menjebak penerima paket sabu tersebut di daerah pulau Jawa, tepatnya di Jakarta Timur.

“Dari pemeriksaan, penerima paket bernama Islami Akbarsyah itu ternyata hanya seorang kurir, sedangkan pemilik barang adalah Elis, seorang narapidana kasus narkoba di Lapas Tanjung Gusta Medan,” ungkap Syarhan saat ekspose di halaman Mapolres, Senin (24/09/18).

Menurut informasi Islami Akbarsyah dijanjikan oleh Elis dengan upah sebesar Rp. 20 juta jika berhasil mengantarkan sabu itu ke pemesannya bernama Jian.

Mendampingi Kapolres Lamsel, Kasat Narkoba, Iptu. Ferdiansyah menjelaskan bahwa saat ini pihaknya melakukan pengejaran terhadap tersangka Elis, untuk melakukan pemeriksaan .

” Dari info yang kami dapat, tersangka Elis adalah napi yang dijatuhkan hukuman seumur hidup untuk kasus narkoba juga,” terang Ferdi.

Sedangkan untuk tersangka Jian selaku pemesan sabu, kata Ferdi, saat ini masih diamankan oleh pihak Direktorat Narkoba Mabes Polri.

“Tersangka Jian diketahui saat ini merupakan tahanan Mabes Polri, juga untuk kasus narkoba, tapi untuk kasus yang berbeda yang kami tangani” tutupnya. (Arya)

 1,816 total views,  3 views today

Kriminalitas

KSKP Bakauheni Kembali Gagalkan Penyeludupan Satwa Liar Tanpa Dokumen

Published

on

By

Hanuang.com, BAKAUHENI – Modus penyelundupan satwa liar dari Sumatera ke Pulau Jawa, melalui Pelabuhan Penyebrangan ASDP Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), sepertinya kian merajalela.

Terbukti, jajaran personil Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Bakauheni kembali berhasil mengamankan sekitar 2.023 ekor burung dilindungi yang hendak menyebrang ke Pulau Jawa, di pos pemeriksaan Seaport Interdiction (SI), Minggu (24/1/2021) sekitar pukul 5.30 wib.

Ribuan satwa dilindungi ini, diangkut oleh kendaraan truk Colt Diesel warna kuning kombinasi BE 8138 IT yang dikemudi oleh Muhammad Hilal Almahfur (24) warga Desa Putra Buyut, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Zaky Alkazar Nasution, Kepala KSKP Bakauheni, AKP Ferdiansyah mengungkapkan, polisi berhasil mengamankan ribuan burung dilindungi beserta satu pengemudi, setelah dilakukan pemeriksaan di pintu masuk Pelabuhan Bakauheni.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap kendaraan colt diesel tersebut, petugas mendapati 70 paket keranjang plastik yang berisikan satwa liar jenis burung tanpa dilengkapi dokumen resmi,” Ungkap AKP Ferdi.

Mantan Kasat Narkoba Polres Lamsel ini juga menjelaskan, berdasarkan keterangan pengemudi, satwa liar berupa burung tersebut diangkut dari Bandar Jaya Lampung Tengah, yang akan diantarkan ke Jakarta.

“Saat ini, sopir dan barang bukti dibawa ke Kantor KSKP Bakauheni guna proses hukum lebih lanjut,” Tukasnya.

Diketahui, barang bukti yang berhasil disita yakni satu unit kendaraan truk Colt Diesel warna kuning kombinasi BE 8138 IT.

Selain itu, polisi juga mengamankan 2.023 ekor burung yang dikemas dalam 70 box keranjang plastik. Rinciannya yakni, cicak keling sebanyak 1170 ekor dibagi kedalam 39 bok dengan jumlah per boknya 30 ekor.

Kemudian, jalak kebo sebanyak 280 ekor yang dibagi kedalam 14 bok, dengan jumlah per boknya 20 ekor. Ciblek sebanyak 350 ekor dibagi dalam 10 bok, Pleci sebanyak 150 ekor dikemas dalam 3 bok dan
gelatik batu sebanyak 2 bok jumlah per bok 46 ekor.

Selain itu, Siri besar sebanyak 9 ekor dan poksai mandarin sebanyak 2 ekor dalam 1 box. Sipanca sebanyak 1 ekor, kutilang batik sebanyak 2 ekor dan siri kecil sebanyak 13 ekor yang dikemas dalam 1 box. (*)

 839 total views,  839 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Bobol Warung Sembako, Hengki Diamankan Polsek Penengahan

Published

on

By

Hanuang.com – Pelaku pembobol warung sembako, di Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel) berhasil diringkus Polsek Penengahan dibantu warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku atas nama Hengki Luis (33) warga Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni berhasil membobol warung sembako milik Rofiq Ikhwan (32) di Dusun Harapan, Desa Sumur, Selasa (19/1/2021) sekitar pukul 3.00 WIB dini hari.

Pelaku terlebih dahulu merusak kunci gembok pintu warung hingga terbuka. Kemudian, pelaku masuk kedalam dan mengambil sejumlah barang dagangan milik korban.

Kapolsek Penengahan AKP Hendra mengungkapkan, pelaku melakukan aksinya tidak sendirian. Ia dibantu rekannya yang saat ini masih dalam pencarian alias DPO.

“Setelah pelaku berhasil mengambil sejumlah barang dagangan tersebut, mereka kepergok oleh istri korban sedang membawa barang-barang berupa rokok dengan menggunakan tas salempang berwarna coklat. Sebagian barang hasil curian dibawa kabur oleh salah satu pelaku yang berhasil lolos,”ujarnya, Rabu (20/1/2021).

AKP Hendra melanjutkan, usai korban mengetahui bahwa warung sembakonya telah dimasuki maling, ia kemudian melapor ke Polsek Penengahan.

“Tak lama setelah laporan tersebut, anggota reskrim Polsek Penengahan yang tengah melakukan patroli langsung menuju TKP dan berhasil mengamankan satu pelaku bersama warga setempat,” lanjutnya.

AKP Hendra juga mengaku, pelaku merupakan residivis tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang kerap beraksi di wilayah Bakauheni – Ketapang.

Dari penangkapan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti berupa,

  • 2 bungkus rokok Marlboro
  • 2 bungkus rokok MLD warna putih
  • 1 bungkus rokok MLD Black
  • 2 bungkus rokok surya pro warna merah
  • 1 bungkus rokok gudang baru
  • 1 bungkus rokok magnum warna biru
  • 1 bungkus rokok magnum black
  • 1 bungkus rokok surya 12
  • 1 bungkus rokok GP
  • 1 botol minuman ichi ocha
  • 1 buah tas salempang warna coklat
  • 1 bilah pisau dapur bergagang plastik berwarna pink
  • 1 sarung pisau kayu berwarna coklat
  • 1 buah gembok rusak. (*)

 1,698 total views,  124 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Masuk Rumah Lewat Jendela, Codet Gasak Hp Vivo

Published

on

By

Hanuang.com, MERBAU MATARAM – Kepolisian Sektor (Polsek) Merbau Mataram Lampung Selatan (Lamsel), berhasil mengungkap tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) dan mengamankan satu orang tersangka.

Pelaku yakni Irwan Wijaya alias Codet (42) yang kesehariannya bekerja sebagai buruh, warga Dusun Sakal, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataram, Lamsel.

Kapolsek Merbau Mataram Iptu Aspul Niswan mengutarakan, pada hari Minggu tanggal 17 Januari 2021, sekira jam 04.00 WIB, telah terjadi tindak pidana curat. Dengan tempat kejadian perkara (TKP), rumah korban Mastuah (36) di Dusun Pasir Kupa, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataram.

“Pelaku Irwan Wijaya alias Codet (42) mencongkel jendela depan rumah korban Mastuah (36), lalu masuk kedalam kamar tidur dan mengambil hand phone merk Vivo type y91C warna biru hitam milik korban,” ujar Iptu Aspul, Senin (18/1/2021).

Iptu Aspul melanjutkan, korban sempat terbangun dan memergoki pelaku. Lantaran panik aksinya diketahui oleh korban, maka pelaku melemparkan kembali hand phone itu ke kasur lalu mencoba melarikan diri.

“Korban langsung mengambil hand phone tersebut serta berlari keluar rumah untuk meminta pertolongan warga,” sebut Iptu Aspul.

Akibat kejadian itu, korban ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp. 2.700.000,- (dua juta tujuh ratus ribu rupiah). Kemudian, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Merbau Mataram.

Mendapat laporan warga, anggota Reskrim Polsek Merbau Mataram langsung bergerak menuju TKP untuk mencari pelaku. Masih disekitaran TKP, petugas berhasil mengamankan pelaku dan dibawa ke Mapolsek guna proses hukum lebih lanjut.

“Dari hasil interogasi oleh petugas, pelaku mengakui perbuatannya yakni melakukan tindak pidana curat dirumah korban,” sebut Iptu Aspul.

Untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, Polisi turut menyita barang bukti yakni satu unit telepon genggam merek Vivo type Y91C warna biru hitam.

“Tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana dan diancam dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun,” pungkas Iptu Aspul Niswan. (*)

 3,509 total views,  122 views today

Continue Reading

Trending Topic