Connect with us

Kriminalitas

Respon Cepat, Kepolisian Lambar Berhasil Ungkap Curanmor Dalam Hitungan Hari Saja

Published

on

Tim Landak Tekab 308 Polres Lampung Barat & Reskrim Balik Bukit Saat Mengamankan Kawanan Pelaku Curanmor Di Wilayah Hukum Lampung Barat

Hanuang.com – Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Lampung Barat (Lambar) melalui tim landak Tekab 308 bersama Polsek Balik Bukit berhasil mengungkap kasus curanmor.

Penangkapan para pelaku berdasarkan Laporan Polisi LP/B/987/X/2018/POLDA LPG/RES LAMBAR/SEK BABU tanggal 11 Oktober 2018.

Kejadian tersebut bermula Sekitar pukul 21.00 WIB, korban yang bernama Sartim (54) warga Pekon Tanjung Raya, Kecamatan Sukau, Lambar, sedang memarkirkan kendraan roda dua jenis Honda Beat Berwarna Hitam dengan Nopol BE 8735 MU, di depan kontrakan untuk beristirahat, ketika terbangun paginya dan melihat kendaraannya sudah tak ada lagi.

Kapolres Lambar, AKBP. Tri Suhartanto, mengungkapkan bahwa penangkapan tersangka terbantu dari pantauan CCTV.

“Awal mula ungkap kasus, tersangka terekam CCTV, nah dari hasil lidik sekitar ada yang mengenali tersangka karena pernah ke tempat sodaranya yang berada di sebelah dan dekat dengan TKP” ungkapnya, Minggu, (14/10/18).

“Berdasarkan hasil penyelidikan dari Polsek Balik Bukit beserta Team Landak 308 Polres Lambar di pimpin Kasat Reskrim dan Kanit Reskrim Balik Bukit mendapatkan Informasi bahwa tersangka berada di Daerah Pulau Duku, Kecamatan Teluk Agung, Kabupaten Oku Selatan” tambahnya.

Kedua tersangka berhasil di ringkus tanpa ada perlawanan, keduanya yakni DR (20) warga Puncak Sekuning Kecamatan Ilir barat 2, Kotamadya Palembang, dan AN (21), warga Beringin Teluk, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumsel.

Polisi juga masih memburu kawanan begal motor ini yakni NN (28) berstatus DPO, DC (20), berstatus DPO, dan AA (20) yang juga berstatus DPO. Diketahui ketiganya warga Pulau Duku, Kecamatan Teluk Agung, Oku Selatan, Palembang.

Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolrek setempat, guna penyelidikan lebih lanjut. (Arya)

 2,914 total views,  3 views today

Kriminalitas

Gelapkan Uang Setoran Hampir Setengah Milyar, Karyawan Indomaret Dicomot Polres Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com, KALIANDA – PT. Indomarco Adi Prima yang berada di Jalan Lintas Sumatera Desa Kedaton Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan (Lamsel) mengalami kebobolan uang setoran senilai ratusan juta.

Berdasarkan release yang disampaikan ke media, uang setoran tersebut diduga digondol salah seorang karyawan perusahaan, yakni Haryadi (24) warga Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

Pemuda berkulit sawo matang ini merupakan sales marketing di PT. Indomarco Adi Prima. Ia melakukan penggelapan uang perusahaan tersebut pada Kamis (3/1/2020) lalu.

Kasat Reskrim Iptu Edy Yulianto mengungkapkan, pelaku melakukan penggelapan uang perusahaan dengan cara menggunakan faktur fiktif.

“Setelah barang dikirim oleh driver, pelaku menyuruh untuk mengirimkan barang-barang sesuai orderan tersebut ke toko lain. Kemudian, barang milik Indomarco tersebut dijual secara tunai oleh pelaku. Terlebih, uang penjualan barang itu tidak di setorkan ke PT. Indomarco Adi Prima. Akibatnya, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp. 471.718.635,” Ungkap Iptu Edy Yulianto, Jum’at (15/1/2021).

Ia melanjutkan, atas kejadian tersebut pihak perusahaan kemudian melaporkan tindakan pelaku ke Polres Lamsel. Berdasarkan laporan tersebut, Unit Tipidter Sstreskrim Polres Lamsel langsung bertindak cepat.

“Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mendapat informasi bahwa pelaku berada di kediamannya, yaitu di Kelurahan Keteguhan Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung.

“Pada hari kamis tanggal 14 Januari 2021 sekira jam 00.30 Wib anggota Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Lamsel berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka di kediamannya,” Imbuh Kasat Reskrim.

Dikatakannya, guna dilakukan penyidikan lebih lanjut, tersangka dan beberapa alat bukti diamankan ke Mapolres Lamsel. Barang buktinya yaitu berupa copy data diri Haryadi serta pengangkatan kerja di PT. Indomarco, copy 151 faktur dari PT. Indomarco dan copy 16 Stock Loading and Delivery. (*)

 458 total views,  458 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Curi Iphone 6, Warga Way Apus Bakauheni Dibekuk Polisi

Published

on

By

Hanuang.com, PENENGAHAN – Kepolisian Sektor (Polsek) Penengahan Lampung Selatan (Lamsel), berhasil menangkap satu orang buronan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat).

Tersangka Muhammad Azizi Akbar (22), berstatus pengangguran warga Dusun Way Apus, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lamsel.

Kapolsek Penengahan, AKP Hendra Saputra menerangkan, tersangka merupakan buronan yang telah melakukan tindak pidana curat sekira jam 05.00 WIB pada hari Kamis tanggal 13 Maret 2020 lalu. Dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Siring Itik, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni.

“Pelaku masuk kerumah korban dengan cara merusak pintu lubang angin, lalu membuka pintu dan mengambil tiga barang berharga milik korban,” urai AKP Hendra, Minggu (10/1/2020).

AKP Hendra melanjutkan, Barang-barang yang diambil pelaku berupa, satu buah tas selempang warna hitam yang berisikan dua unit handphone yaitu merk Iphone 6 warna Silver, merk Xiaomi Redmi warna hitam, sebuah dompet warna cokelat berisi KTP atas nama korban, ATM BRI, ATM BCA, Kartu NPWP, satu buah jam tangan merk Matoa serta uang sekitar Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah).

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah). Kemudian, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Penengahan.

“Sekira jam 01.00 WIB, hari Sabtu tanggal 9 Januari 2021. Pelaku berhasil ditangkap di Dusun Muara Piluk, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni,” imbuh AKP Hendra.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku melakukan curat bersama saudara David juga warga Desa Bakauheni yang kini berstatus DPO (daftar pencarian orang). Lalu, Pelaku dan barang bukti berupa satu unit handphone merk Iphone 6 warna Silver
dan satu unit handphone merk Xiaomi Redmi warna hitam dibawa ke Mapolsek Penengahan guna penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka dijerat pasal 363 KUH Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun,” pungkas AKP Hendra. (*)

 4,147 total views,  123 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Satreskrim Polres Lamsel Kembali Tangkap Pelaku Penganiayaan Anggota Polhut

Published

on

By

Hanuang.com – Satuan Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Lampung Selatan (Lamsel), kembali menahan satu orang tersangka tindak pidana penganiayaan anggota Polisi Kehutanan (Polhut).

Pelaku berinisial AL adalah tersangka ketiga yang berhasil diamankan oleh Team Tekab 308 setelah dilakukan pemantauan terhadap yang bersangkutan.

Sebelumnya, AS dan SF telah ditahan terlebih dahulu yang merupakan dua dari lima orang pelaku yang terlibat dalam perkara penganiayaan yang terjadi pada tanggal 23 April 2020 lalu, dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Gedungwani Register 35,Desa Tanjung Agung, Kecamatan Katibung, Lamsel.

Sedangkan, korban Sainudin (57) anggota Polhut Dinas Kehutanan Lamsel, warga Jl. Buni Nanti Gang Durian 23 LK 1, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.

Mewakili Kapolres Lamsel AKBP Zaky Alkazar Nasution, Kasat Reskrim Iptu Edi Yuliyanto menerangkan, pelaku penganiayaan berjumlah lima orang dan kini tiga tersangka telah dilakukan penahanan.

“Sebelumnya, telah dilakukan penahanan terhadap dua orang pelaku AS dan SF. Kini, bertambah satu orang yakni AL, sehingga total tiga pelaku telah kita amankan,” ungkap Iptu Edi Yulianto kepada awak media, Sabtu (9/1/2020).

Iptu Edi Yulianto menambahkan, dua orang pelaku lainnya yakni IS dan DN berstatus DPO (daftar pencarian orang).

“Para tersangka dijerat pasal 170 jo 351 KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun,” pungkas Iptu Edi Yulianto. (*)

 3,858 total views,  117 views today

Continue Reading

Trending Topic