Connect with us

Lampung Selatan

Reskrim Polsek Penengahan Bekuk Begal Yang Meresahkan

Published

on

Hanuang.com – Tim Unit Reskrim, Polsek Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel) berhasil meringkus dua remaja pelaku Pencurian Dengan Kekerasan (Curas).

Kedua remaja tersebut yakni ZN alias Alip (19), warga Desa Gayam Kecamatan Penengahan dan MFM (19), warga Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan, Lamsel.

Mewakili Kapolres Lamsel, AKBPZaky Alkazar Nasution, Kapolsek Penengahan AKP Hendra menjelaskan, kedua pelaku tersebut telah melakukan tindak pidana Curas terhadap korban atas nama I Gusti Komang Arya Wisnu (16) warga Desa Sidoluhur Kecamatan Ketapang.

“Modus pelaku yakni dengan meminta korban mengantarkan mereka ke Gayam dengan menggunakan sepeda motor korban Yupiter MX BE 6538 ES. Saat ditengah perjalanan tepatnya di Jalan Raya Desa Tanjung Heran, pelaku atas nama Alif menodongkan senjata tajam kepada korban untuk mengikuti perintahnya,” Ungkap AKP Hendra kepada media, Kamis (8/10/2020).

Kemudian, lanjut AKP Hendra, saat menodongkan senjata tajam pelaku mengancam korban akan dibunuh, jika tidak mengikuti perintah pelaku Alif.

“Lalu, selanjutnya korban di turunkan di jalan di Desa gayam, dan sepeda motor korban di bawa oleh pelaku. Karena hal itu, korban melapor ke Polsek Penengahan,” Sambungnya.

Dikatakan Kapolsek, Kedua pelaku dibekuk secara terpisah, pada Rabu (7/10/2020) sekitar pukul 17.00 wib. Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, didapati bahwa pelaku Muhamad Fijar sedang berada di los pasar Pasuruan, yang kemudian langsung dilakukan penangkapan.

Sementara, penangkapan pelaku Curas lainnya atas nama Alip, dilakukan dikediamannya.

“Dari keterangan tersangka, bahwa sepeda motor sudah di gadaikan di Desa Suka Baru, lalu anggota reskrim juga mengamankan sepeda motor beserta kedua teesangka untuk dibawa ke Mapolsek Penengahan guna penyidikan lebih lanjut, “tukasnya. (*)

 2,810 total views,  4 views today

Lampung Selatan

Dihadiri Semua Paslon, KPU Lamsel Gelar Deklarasi Kampanye Damai Pilkada 2020

Published

on

By

Hanuang.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Selatan menggelar deklarasi kampanye damai pemilihan bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 di Aula Pertemuan, Kantor KPU setempat, Senin siang (19/10/2020).

Deklarasi ini diikuti tiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Lampung Selatan. Paslon Nomor Urut 1 (Nanang Ermanto-Pandu Kesuma Dewangsa), Paslon Nomor Urut 2 (Tony Eka Candra-Antoni Imam), dan Paslon Nomor Urut 3 (Hipni-Melin).

Hadir dalam acara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Lampung Selatan, Drs. H. Sulpakar, MM, beserta Kajari Hutamrin, Kapolres AKBP Zaky Akazar Nasution, Ketua DPRD Hendry Rosyadi serta perwakilan anggota Forkopimda lainnya dan Ketua Bawaslu Hendra Fauzi.

Ketua KPU Lampung Selatan, Ansurasta Razak mengatakan, masa kampanye Pilkada di Lampung Selatan telah dimulai sejak tanggal 26 September 2020 dan akan berlangsung hingga 5 Desember 2020 mendatang.

Pria yang akrab disapa Aan ini menambahkan, selama masa kampanye, peserta dapat melaksanakan metode kampanye sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku diiringi dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan.

“Kampanye dimaksud untuk menawarkan visi, misi, program dan citra diri peserta Pilkada. Kampanye juga sebagai upaya peserta untuk memberikan pendidikan politik kepada pemilih. Dan diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih di Lampung Selatan,” ujar Aan dalam sambutannya.

Dirinya pun berharap, para peserta Pilkada dapat melaksanakan kampanye yang damai, harmonis, demokratis, mengedukasi pemilih, tertib, dan tidak menyebarkan isu SARA, serta tidak melakukan politik uang.

“Peserta kampanye dapat memperkenalkan dan menyosialisasikan calon bupati dan wakil bupati Lampung Selatan dengan cara-cara yang santun tanpa saling menghina dan menghujat satu sama lain,” imbuhnya.

Dia meyakini ketiga paslon bupati dan wakil bupati Lampung Selatan, memiliki komitmen untuk Pilkada Damai dan Pilkada Sehat di Kabupaten Lampung Selatan.

“Semua pihak yang terlibat dalam proses Pilkada tahun ini akan menjadi pelaku sejarah, peletak pijakan dan dasar dalam pelaksanaan Pilkada di masa pandemi. Mari kita letakkan sejarah gemilang untuk menjadi dasar kedepan dalam melaksanakan pemilihan atau Pemilu dimasa yang tidak biasa,” tuturnya.

Sementara, dalam kesempatan itu, Pjs Bupati Lampung Selatan, Sulpakar berharap, Deklarasi Kampanye Damai tersebut harus dapat menghasilkan kesepakatan antara semua pihak yang terlibat.

Terutama para calon bupati dan wakil bupati untuk berkomitmen menghasilkan Pilkada yang berintegritas dan berkualitas serta mematuhi peraturan penyelenggaraan Pilkada secara baik.

“Deklarasi ini merupakan komitmen bersama terutama bagi setiap pasangan calon, tim kampanye, dan partai pengusung untuk secara bersama menyukseskan Pilkada yang damai, aman dan sehat, tanpa isu SARA dan hoax,” kata Sulpakar saat menyampaikan sambutan.

Menurutnya, untuk mewujudkan Pilkada yang damai dan tertib, harus ada dukungan dari berbagai pihak yang berkompeten. Yaitu penyelengara Pilkada (KPU), calon atau peserta Pilkada dan tim kampanye serta masyarakat sebagai pemilih.

“Ketiga elemen tersebut harus bersama-sama mematuhi ketentuan perundang-undangan dan berkomitmen untuk menyukseskan Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang. Komitmen politik dari para pasangan calon dan tim kampanye dapat mewujudkan Pilkada di Kabupaten Lampung Selatan yang berintegritas dan berkualitas,” katanya.

Disamping itu, Sulpakar juga sangat berharap kepada semua pihak, baik Paslon, tim kampanye dan partai politik pengusung untuk tetap taat dan patuh pada peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh Penyelenggara Pemilu dalam melaksanakan kampanye.

Jangan sampai kata dia, ada pelanggaran yang serius dalam melakukan kampanye nanti. Untuk itu, semua pihak harus menjadi contoh yang baik bagi seluruh masyarakat.

“Berikan edukasi yang positif kepada masyarakat. Sehingga mereka antusias dalam menyalurkan hak politiknya pada 9 Desember mendatang. Jangan sampai terjadi golput, apalagi dimasa Pandemi ini. Pasti ada kekhawatiran dan ketakutan akan penularan Covid-19 di tempat pencoblosan nanti,” tandasnya.

Sementara itu, dalam acara itu Ketua KPU Lampung Selatan menyerahkan secara simbolis alat peraga dan bahan kampanye (APK) kepada ketiga paslon.

KPU memfasilitasi pengadaan APK 10% dari jumlah Kepala Keluarga di Lampung Selatan. Nantinya APK tersebut dapat dipasang pada zona pemasangan APK yang telah disepakati bersama dan sesuai dengan aturan. (Aziz)

 3,447 total views,  749 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Danramil Kalianda Hadiri Prosesi Pemakaman Pratu Suhendar Anggota Batalyon 11 Kopassus Grup 1

Published

on

By

Hanuang.com, Lampung Selatan – Danramil 421-04/Kalianda, Mayor Arm Aris Khaerudin menghadiri acara prosesi pemakaman seorang anggota TNI yang bertugas di grup 2 Batalyon 11 Kopassus akibat sakit, saat mengikuti pelatihan spesifikasi Madya Demolisi Lanjutan Pusdikzi, di TPU Desa Sukaratu, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Senin, (19/10/20).

Acara prosesi pemakaman Pratu Suhendra merupakan seorang anak dari pasangan Harun dan Rosilah dan dua orang saudara kandungnya.

Hadir pula dalam acara prosesi pemakaman mayor Czi. Babang Santos dari Pusdikzi, Kapten Czi. Saefudin dari Pusdikzi, Lettu Inf. Iwan S Pasi Intel group 1, Pasipers group 1, Dan unit Inteldim 0421/LS, serta beberapa orang anggota dari satuan Batalyon 11.

“Kami atas nama pribadi dan satuan kodim 0421/LS turut berduka cita, atas meninggalnya pratu Suhendar anggota Batalyon 11 dari group 1, mudah – mudahan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan iman serta ketabahan, serta almarhum diterima disisi allah SWT diampuni segala dosa dan diterima amal ibadahnya” ungkapnya.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua perwira dan anggota dari kesatuan group 1 Kopasus dan dari Pusdikzi atas kedatangan diwilayah kodim 0421/LS, dan juga mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar almarhum, atas penerimaan kami semua, jadikan ini sebagai pembelajaran bagi kita semua” pungkasnya. (*)

 8,462 total views,  1,656 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Sedang Asyik Pesta Sabu, Warga Bakauheni Dicomot Polisi

Published

on

By

Hanuang.com, BAKAUHENI – JR (35) dan S (39), warga Dusun Kenyayan, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), terpaksa harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Penengahan.

Kedua pria ini, berhasil diringkus anggota Polsek Penengahan saat tengah pesta narkoba golongan I jenis sabu-sabu, di Dusun Kenyayan Desa Bakauheni, Minggu (18/10/2020) kemarin.

Kapolsek Penengahan AKP Hendra mengungkapkan, sebelumnya polisi telah menerima informasi dari masyarakat mengenai sebuah rumah yang kerap digunakan sebagai tempat pesta narkoba.

“Dari informasi itu, polisi kemudian kita seliduki, hingga akhirnya berhasil melakukan penggrebekan terhadap dua laki-laki yang sedang berpesta sabu-sabu,” Ungkap AKP Hendra, Senin (19/10/2020).

Polisi perawakan tinggi besar ini melanjutkan, saat dilmgrebek, petugas juga melakukan penggeledahan di tempat tersebut. Alhasil, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa peralatan menghisap shabu seperti bong, korek api dan Shabu bekas sisa pakai.

“Selain itu, polisi juga berhasil menemukan 5 paket narkoba jenis shabu yang di bungkus plastik bening di bawah kasur. Saat diintrogasi, kedua pelaku mengakui bahwa barang jenis shabu tersebut adalah milik kedua pelaku,” Lanjutnya.

Setelah itu, kedua pelaku dan barang bukti di bawa ke Mapolsek Penengahan guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Untuk diketahui, dari penggrebekan tersebut anggota Polsek Penengahan berhasil mengamankan barang bukti sebagai berikut :

  • 5 klip plastik bening yang berisikan Kristal bening yang diduga narkotika golongan I Jenis shabu
  • 1 klip plastik bening yang berisikan kristal di duga Shabu sisa pakai
  • 1 perangkat alat hisap Shabu (Bong) dan 2 bua korek api gas serta 5 buah HP. (*)

 3,834 total views,  771 views today

Continue Reading

Trending Topic