Connect with us

Luar Daerah

Presiden Apresiasi, Rapor Pemerintah WTP Selama Tiga Tahun Berturut-Turut

Published

on

Hanuang.com – Presiden RI, Ir. Joko Widodo bersyukur atas capaian pemerintah pusat yang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2018 setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pencapaian ini diraih pemerintah pusat untuk tiga kali berturut-turut sejak tahun 2016.

Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan dalam acara Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun 2018 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2018. Acara tersebut digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 29 Mei 2019.

“Alhamdulillah kita wajib bersyukur ke hadirat Allah SWT untuk 3 tahun berturut-turut sejak 2016 pemerintah pusat mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK, dan juga untuk laporan pemeriksaan LKPP tahun 2018 ini. Ini berarti pertanggungjawaban pemerintah atas pelaksanaan APBN 2018 dalam laporan keuangan secara material telah disajikan secara standar akuntasi pemerintahan,” kata Presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara, menyampaikan bahwa sebanyak 82 Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) dan Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (LKBUN) mendapatkan opini WTP. Jumlah tersebut mencapai 95 persen dan terjadi peningkatan dibanding tahun lalu dengan 80 laporan mendapatkan WTP. Sementara sebanyak 4 LKKL memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan 1 LKKL memperoleh opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP).

“Dari hasil pemeriksaan LKPP saya lihat ada peningkatan jumlah entitas pemeriksaan yang mendapatkan WTP. Tahun 2016 74, tahun 2017 80, tahun 2018 82. Artinya ini sudah mencapai 95 persen dari jumlah K/L yang ada. Serta ada penurunan entitas pemeriksaan yang mendapatkan WDP. Dari 8 di tahun 2016, menjadi 6 di tahun 2017, dan 4 di tahun 2018,” kata Presiden menanggapi laporan yang disampaikan.

Adapun keempat kementerian atau lembaga yang mendapatkan opini WDP yaitu Komisi Pemilihan Umum, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Komisi Pemberantasan Korupsi. Sementara satu kementerian atau lembaga yang mendapat opini TMP adalah Badan Keamanan Laut.

Terhadap hal tersebut Presiden Joko Widodo mengingatkan agar kementerian atau lembaga yang mendapatkan opini WDP maupun TMP bisa segera melakukan koordinasi dan terobosan untuk menyelesaikan beberapa temuan dari BPK. Ia pun berharap tahun depan tidak ada lagi kementerian atau lembaga yang mendapatkan WDP atau TMP.

“Saya minta segera dilakukan koordinasi dan terobosan untuk menyelesaikan beberapa temuan dari BPK seperti tadi sudah disampaikan Pak Ketua, belanja dibayar dimuka, belanja barang, belanja modal, aset tetap, konstruksi dalam pengerjaan, dan aset yang tak berwujud agar laporannya tahun depan menjadi lebih bagus dan memperoleh WTP,” tuturnya.

Kepala Negara juga mengingatkan kepada semua kementerian atau lembaga agar benar-benar membenahi, menjaga, dan memaksimalkan pengelolaan keuangan rakyat ini.

“Ini adalah pertanggungjawaban konstitusional kita kepada negara dan pertanggungjawaban moral kita kepada rakyat bahwa yang namanya uang negara uang rakyat harus digunakan sepenuhnya untuk kepentingan rakyat,” lanjutnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden menyampaikan apresiasinya atas kerja keras seluruh jajaran BPK yang telah bekerja siang malam sehingga Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2018 bisa diterima dengan baik.

“Beberapa rekomendasi yang disampaikan BPK tadi kepada pemerintah untuk perbaikan, pengelolaan, dan pertanggungjawaban APBN tahun mendatang akan segera pemerintah tindak lanjuti,” pungkasnya. (Arya)

Jakarta, 29 Mei 2019
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden

 969 total views,  3 views today

Luar Daerah

Perkuat Sektor Logistik, ASDP Operasikan KMP Ferrindo 5

Published

on

By

Hanuang.com, Subang, 10 Januari 2021PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan siap mendukung optimalisasi Pelabuhan Patimban, Subang melalui pelayaran ferry jarak jauh (long distance ferry/LDF) dengan tiga rute baru yakni Patimban-Panjang, Patimban-Pontianak dan Patimban-Banjarmasin yang akan dilayani dengan KMP Ferrindo 5.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan, pengoperasian tahap awal lintasan LDF dari Pelabuhan Patimban,Subang menuju Pelabuhan Panjang, Lampung ini merupakan lintasan LDF keempat yang dilayani ASDP setelah lintasan Surabaya-Lembar, Jakarta-Surabaya, dan Ketapang-Lembar.

“Dengan dibukanya lintasan ini, menjadi salah satu alternatif rute bagi jalur angkutan barang yang akan memperkuat sektor logistik di Pulau Jawa dan Sumatera serta Pulau Kalimantan. Kita tahu selama ini jalur logistik Jawa dan Sumatera melalui penyeberangan terfokus di lintasan Merak-Bakauheni. Kini, dengan adanya layanan melalui Pelabuhan Patimban sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) Pemerintah yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi, yang tidak hanya di wilayah Provinsi Jawa Barat dan Lampung, tetapi juga secara nasional,” tutur Ira di sela peluncuran lintasan Patimban-Panjang, di Pelabuhan Patimban, Minggu (10/1).

Rencananya, lintasan LDF Patimban-Panjang sejauh 210 mil dengan waktu tempuh pelayaran 19 jam ini akan dilayani oleh KMP Ferrindo 5 yang dioperasikan ASDP.
Untuk lintas Patimban-Banjarmasin sejauh 444 mil dengan estimasi waktu tempuh 40 jam, dan lintas Patimban-Pontianak 420 mil dengan estimasi waktu tempuh 38 jam. KMP Ferrindo 5  memiliki spesifikasi teknis berukuran 3.566 GT, dengan panjang Kapal (LOA) 91,74 meter, dan lebar kapal 15,5 meter dengan kapasitas angkut 56 orang penumpang dan 109 unit kendaraan campuran.

“Pada pelayaran perdana Patimban-Panjang hari ini KMP Ferrindo 5 memuat 98 unit kendaraan kecil dan 1 truk besar bermuatan 40 unit sepeda motor,” tutur Ira merinci.

Layanan perdana Patimban-Panjang akan berangkat pada Minggu (10/1) pukul 13.00 WIB dari Pelabuhan Patimban dan estimasi tiba di Pelabuhan Panjang pada Senin (11/1) pukul 09.00 WIB. Lalu, kapal akan berangkat lagi dari Pelabuhan Panjang pada Senin (11/1)  pukul 20.00 WIB dan estimasi tiba di Pelabuhan Patimban kembali pada Selasa (12/1) pukul 06.00 WIB.

Selanjutnya, KMP Ferrindo 5 juga akan melayani lintas Patimban-Banjarmasin, yang akan berangkat dari Pelabuhan Patimban pada Jumat (15/1) pukul 14.00 WIB dan akan tiba di Pelabuhan Banjarmasin pada Minggu (17/1) pukul 11.00 WIB. Lalu, kapal akan berangkat kembali dari Pelabuhan Banjarmasin pada Minggu (17/1) pukul 20.00 WIB dan rencana akan tiba kembali di Pelabuhan Patimban pada Selasa (19/1) pukul 17.00 WIB.

Terakhir, KMP Ferrindo 5 juga akan melayani lintas Patimban-Pontianak, yang akan berangkat dari Pelabuhan Patimban pada Jumat (22/1) pukul 14.00 WIB dan akan tiba di Pelabuhan Pontianak pada Minggu (24/1) pukul 11.00 WIB. Lalu, kapal akan berangkat kembali dari Pelabuhan Pontianak pada Minggu (24/1) pukul 20.00 WIB dan akan tiba kembali di Pelabuhan Patimban pada Selasa (26/1).

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, penetapan lintas Patimban – Panjang ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan dan beban jalan akibat volume kendaraan yang besar serta dimensi dan volume muatan kendaraan yang menyalahi ketentuan Over Dimension Over Load (ODOL) serta mengurangi tingkat polusi udara dari emisi gas buang angkutan jalan.

“Hal ini juga untuk memperlancar distribusi logistik dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera dan sekitarnya karena Pelabuhan Patimban memiliki peran strategis dalam pertumbuhan perekonomian di wilayah Jawa Barat juga secara nasional,” jelas Dirjen Budi.

Dalam pelayaran perdana ini, Dirjen Budi berharap pada operator pelabuhan untuk memberikan pelayanan prima dengan menjaga ketepatan jadwal keberangkatan dan sandar kapal serta kecepatan pelayaran untuk menumbuhkan demand angkutan.
 
“Kami ingin mendukung pertumbuhan sektor penyeberangan dengan munculnya lintas-lintas penyeberangan baru yang menjadi penghubung lintas penyeberangan utama khususnya antara sabuk selatan dan tengah. Dengan kehadiran lintas penyeberangan Patimban- Panjang semoga dapat mendorong pertumbuhan dan pelayanan sektor lainnya seperti industri dan perdagangan di wilayah Provinsi Jawa Barat, Lampung dan sekitarnya serta memberikan multiplier effect pada perekonomian di Jawa Barat dan Lampung,” tutup Dirjen Budi.

Dalan acara peluncuran pelayaran perdana lintas turut hadir dalam acara ini yaitu Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus Purnomo, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi, didampingi Direktur Komersial dan Pelayanan, M Yusuf Hadi dan Direktur Perencanaan dan Pengembangan Harry MAC, Direktur Utama Pelindo 3 U.Saefudin Noor, Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Zulmahdiar,Direktur Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Ditjen Hubdat, Cucu Mulyana, dan mitra kerja asosiasi logistik. (*)

 1,118 total views,  17 views today

Continue Reading

Luar Daerah

Awali 2021, Imala Band Siap Ramaikan Kancah Musik ‘Indah Bersamamu’

Published

on

By

Hanuang.com, TANGERANG – Sukses dengan single religi yang telah meramaikan industri musik tanah air di tahun 2019 dengan judul ‘Aku Bersujud’, band IMALA kembali akan merilis single kedua diawal tahun 2021.

Single kedua itu, menceritakan pasangan hidup yang terkadang kehadirannya tidak dihargai bahkan tanpa kesan. Ketika kita telah kehilangan, barulah disadari betapa berharga dirinya dalam kehidupan kita. Bahkan, perasaan hampa seperti kehilangan kebiasaan mulai menghampiri.

Imala Band dengan mengusung hits single terbaru yang bertajuk ‘Indah Bersamamu’, berharap agar lagu tersebut dapat menginspirasi orang lain agar saling menghargai, baik sebagai pasangan, keluarga, ataupun sahabat.

Kolaborasi pemain bass Adhi dan gitaris Irul, pencetus lagu ‘Indah Bersamamu’. menurut mereka, lagu itu dibuat berdasarkan pengalaman dari teman-teman yang sering berkeluh kesah dan mereka sangat bersyukur karena sering menjadi tempat curhat sehingga bisa menjadi inspirasi dalam pembuatan sebuah lagu.

“Lirik lagu memang kita buat tidak harus berdasarkan pengalaman sendiri, tapi juga dengan berimajinasi dan dari pengalaman orang lain. Saya dan Irul juga sudah bersahabat sejak di kampus tahun 2006, jadi banyak cerita dan kejadian seru yang bisa kami jadikan bahan dalam membuat lagu,” sebut Adhi yang hoby bersepeda itu.

Leaad guitar Adit, pemain drum Enggo dan Chossy vokalis Imala, merespon positif lagu itu karena bisa mengingatkan banyak orang, agar menghargai apa yamg mereka miliki sebelum kehilangan.

“Dengan mendengarkan single Hits terbaru kami, semoga bisa menebar kebaikan dan menyadarkan bahwa menghargai orang lain tidak perlu menunggu hingga kehilangan,” ucap Chossy diiyakan Adit dan Enggo.

Single terbaru ‘Indah Bersamamu’ dari Imala band akan segera dipublish diberbagai platform musik digital. Lagu yang beraliran pop alternatif dengan beat yang cepat pasti membuat kita makin bersemangat dan jadi mood booster sepanjang hari, berharap membuat musik Indonesia lebih bergairah lagi khususnya dimasa pandemi Covid-19. (*)

 1,970 total views,  15 views today

Continue Reading

Luar Daerah

Kapolres Bojonegoro Lakukan Kunjungan ke Pondok Pesantren At-Tanwir Talun, Sumberrejo

Published

on

By

Hajuang.com, Bojonegoro – Kapolres Bojonegoro Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eva Guna Pandia SIK MM MH, pada Senin (30/11/2020), lakukan kunjungan atau silaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) At-Tanwir, yang berada di Desa Talun Kecamatan Sumberrejo.

Selain untuk silaturahmi, kunjungan tersebut juga sebagai upaya Polres Bojonegoro untuk meminta dukungan dari tokoh agama agar turut membantu dan mendukung program pemerintah dan Polres Bojonegoro, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Didampingi Kapolsek Sumberrejo, AKP Imam Kanafi SH, kedatangan Kapolres disambut oleh Pimpinan Pondok Pesantren At-Tanwir, KH Fu’ad Sahal Sholeh, beserta jajaran pengasuh pondok lainnya.

Kepada KH. Fuad, Kapolres Bojonegoro sebagai pejabat baru yang menjabat Kapolres Bojonegoro memperkenalkan diri serta meminta dukungan untuk memimpin Polres Bojonegoro serta mendukung semua program kerja Kepolisian terutama Polres Bojonegoro yang saat ini dipimpinnya untuk tetap menjaga situasi kamtibmas agar tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Selain itu juga, untuk mendukung program Pemerintah dalam membangun Negara agar tercapai kehidupan masyarakat yang sejahtera sesuai cita – cita bangsa Indonesia.

“Mari kita bersinergi untuk tetap mewujudkan program – program Pemerintah demi cita – cita bangsa ini sesuai bidang kita masing – masing”, ajak Kapolres.

Menanggapi wabah yang saat ini melanda Negara Indonesia bahkan dunia yaitu wabah covid 19, Kapolres meminta agar sama – sama mendoakan agar wabah ini cepat selesai dan masyarakat bisa menjalankan aktifitas seperti sedia kala ketika wabah ini belum terjadi. Akan tetapi, saat ini wabah ini masih belum selesai dan vaksin yang nantinya akan diberikan kepada masyarakat oleh Pemerintah masih dalam tahap uji klinis, Kapolres mengajak untuk tetap melaksanakan dan patuh terhadap protokol kesehatan dalam setiap kegiatan sehari – hari.

“Wabah masih belum usai, tetap kita melaksanakan protokol kesehatan dalam keseharian”, ucap Kapolres.

Kapolres menilai hingga saat ini kerukunan antar umat beragama sudah berjalan dengan baik, untuk itu Kapolres mengajak untuk tetap menjaga kerukunan antar umar beragama dan tidak terpengaruh dengan isu – isu Nasional yang saat ini sedang menyebar melalui media sosial maupun pemberitaan agar situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Bojonegoro tetap aman dan kondusif.

“Kedepan semoga wilayah Kabupaten Bojonegoro selalu kondusif”, harap Kapolres.

Sementara itu, KH. Fu’ad Sahal Sholeh yang menerima langsung kedatangan Kapolres mengatakan selamat datang dan selamat bekerja di Kabupaten Bojonegoro serta semoga dalam memimpin Bojonegoro selalu diberikan perlindungan dan selalu diberikan kelancaran serta kesuksesan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. 

“Semoga diberikan kesuksesan dalam memimpin Bojonegoro”, ucap KH. Fu’ad.

Selain itu, menanggapi masalah kebijakan Pemerintah yang bertujuan menjadikan Negara Indoensia semakin baik, untuk itu akan selalu mendukung setiap program dan kebijakan Pemerintah yang saat ini dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.

“Tujuan Pemerintah untuk selalu kebaikan masyarakat, untuk itu kami akan selalu mendukungnya”, tegas KH. Fu’ad. (*)

 4,811 total views,  15 views today

Continue Reading

Trending Topic