Connect with us

Lampung Selatan

Penyaluran DD Tahap III Tersendat, Bulan November Ini Baru Bisa Cair

Published

on

Keterangan Gambar : Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indarti

Hanuang.com – Penyaluran Dana Desa (DD) termin III tahun anggaran 2019 di Kabupaten Lampung Selatan tersendat. Biasanya pencairan DD tahap III terlaksana pada Juli atau paling lambat akhir September setiap tahunnya.

Namun pada 2019 ini, hingga minggu ketiga November baru desa beberapa kecamatan saja yang sudah bisa mencairkan. Kepala Desa di Kecamatan Kalianda yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan bahwa desa-desa di wilayah ibu kota kabupaten ini memang sudah bisa mencairkan DD untuk tahap III. Namun pencairan  DD tahap III sebesar 40 persen ini tergolong telat, karena baru bisa diajukan pada awal November lalu.

“Biasanya paling lama akhir September, tapi sekarang kondisinya bisa telat nyaris sampai 2 bulan,” katanya seraya mengaku tidak paham alasan keterlambatan ini.

Sesuai mekanisme, DD yang telah disalurkan dari RKUN (Rekening Kas Umum Negara) ke RKUD (Rekening Kas Umum Daerah), tidak boleh mengendap dalam tempo paling lama 7 hari. Jika hal tersebut terjadi, maka Pemerintah Daerah bisa dikenakan sanksi. Apa lagi pengendapan dana dikarenakan dialihkan dan dikelola pemda.

Dana desa 2019 disalurkan melalui tiga tahap yakni tahap I sebesar 20 persen, tahap II sebesar 40 persen dan tahap III sebesar 40 persen.

Penyaluran DD jelas tidak boleh tersendat atau tidak lancar. Hal tersebut berpengaruh hingga bisa menghambat suatu rencana kegiatan yang telah dibuat dan diusulkan melalui Rencana Anggaran Biaya (RAB) tahun sebelumnya. Minimal waktu penyaluran DD adalah 3 bulan. Jika kurang dari alokasi waktu tersebut dikhawatirkan DD termin III tidak terserap secara maksimal. Bahkan jika dipaksakan berpotensi terjadi penyimpangan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Selatan, Intji Indrawati saat dihubungi melalui pesan WhatsApp untuk dimintai konfirmasinya menyatakan bahwa penyaluran DD merupakan wewenang Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).  “Itu domainnya dinas PMD ya,” Sebut dia singkat, Jumat (22/11/2019).

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 225/PMK.07/2017 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 50/PMK.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa.

Bahwa Tahap I paling cepat bulan Januari dan paling lambat minggu ke-3 bulan Juni  sebesar 20% dengan syarat Perdes (Peraturan Desa) tentang APBDesa;Peraturan Daerah mengenai APBD;Peraturan Kepala Daerah mengenai tata cara pengalokasian dan rincian Dana Desa per desa.

Tahap II disalurkan paling cepat bulan Maret, dan paling lambat minggu ke-4 bulan Juni  sebesar 40% dengan syarat:

Laporan Realisasi Penyaluran Dana Desa tahun sebelumnya,Laporan Konsolidasi Realisasi Penyerapan dan Capaian Output Pelaksanaan Dana Desa tahun sebelumnya.

Tahap III sebesar 40%. Disalurkan paling cepat bulan Juli, dengan syarat, Laporan Realisasi Penyaluran Dana Desa  minimal 75%, atau Tahap II, Laporan Konsolidasi Realisasi Penyerapan dan Capaian Output Dana Desa sampai dengan tahap II.

Penulis : ROW

Editor : Arya

 3,968 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Akhirnya JTTS di Lamsel Sudah Ada Stasiun Pengecasan Mobil Listrik

Published

on

By

Hanuang.com – Danramil 03/Penengahan, Kodim 0421 Lampung Selatan (Lamsel), menghadiri Launcing Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum, Selasa, (26/01/21).

Kegiatan tersebut digelar di Rest Area KM 20 Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), Kecamatan Penengahan. Yang dihadiri oleh Dir Tehnik dan Lingkungan Kementerian ESDM, Eka Prianas, Dir Perencanaan Kelistrikan Kementerian ESDM, Wanhar, GM PLN Lampung, Firdaus Manti, Kadis Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang, Plt. Kadis Pertambangan Provinsi Lampung, Hery, Vice President Usaha, Arif dan lainnya.

Menko Kemaritiman dan Investasi Jenderal Purn Luhut Binsar Panjaitan, Vidio Confrence menyampaikan bahwa salah satu sarana pendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia adalah stasiun pengisian baterai. Saat ini stasiun itu jumlahnya baru sedikit, yakni 62 unit di seluruh Indonesia menurut data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Stasiun pengisian baterai paling banyak disumbangkan PLN yang sudah membangun jenis stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) sebanyak 21 unit di Jakarta, Bandung, Tangerang, Semarang, Surabaya, dan Bali. Sebagian SPLKU ini berada di mal dan jalan tol” ujarnya.

“Penyumbang terbanyak kedua
adalah Mitsubishi yang sudah memiliki 17 unit stasiun pengisian di 16 lokasi dealer resmi” bebernya.

Dirinya berharap dengan adanya stasiun pengisian batrei di KM 20 JTTS dapat membantu para pengguna mobil listik memperlancar dalam mobilisasi kegiatan di wilayah khususnya Lampung.

“Mudah-mudahan kedepannya akan lebih banyak lagi stasiun pengisian baterai disepanjang JTTS” tutupnya. (*)

 867 total views,  867 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Menteri PUPR Sambangi Provinsi Sai Bumi Ruwa Jurai

Published

on

By

Hanuang.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dr. Ir. Mochamad Basuki Hadimuljono, melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Provinsi Sai Bumi Khua Jukhai, Senin, (25/01/21).

Tiba di Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan (Lamsel), kedatangan beliau disambut oleh Kapolres Lamsel, AKBP Zaky Nasution, Dirut ASDP, Ira Puspita, Kepala BPTD Bakauheni Lamsel, Rahmat Gustisari, GM ASDP, Capt Solikhin, Menejer Usaha ASDP Nana, KSKP Bakauheni, AKP Ferdi, Subdenpom 2/3 Bakauheni, Kapten Cpm Syambasri, Anggota Brimob Polda Lampung, dan Anggota Polres Lamsel.

Kunjungan kerja Menteri PUPR di Lampung tersebut dalam rangka Penanaman Pohon di KM 87, Jalan Trans Sumatra dan Peninjauan Bendungan Marga Tiga Kabupaten Lampung Timur (Lamtim).

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, bahwa setibanya di ASDP Bakauheni, sang Menteri singgah di salah satu Icon kebanggaan masyarakat Lampung Selatan (Lamsel), yakni Menara Siger. (*)

 3,653 total views,  1,555 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Keluarga Besar Kodim 0421 Lamsel Gelar ‘Family Gathering’

Published

on

By

Hanuang.com – Dandim 0421 Lampung Selatan (Lamsel), Letkol Inf. Enrico SN, bersama perwira jajaran Kodim, ibu Ketua Persit KCK dan pengurus cabang XXXIII Kodim beserta keluarga melaksanakan acara family gathering yang berlokasi di obyek wisata Kahai Beach Resort, Kecamatan Rajabasa, Lamsel, Minggu, (24/01/2021).

Beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam acara tersebut, salah satunya melakukan makan malam bersama, pemberian arahan, arisan, hiburan dan juga istirahat untuk menikmati keindahan alam sekitar obyek wisata Kahai Beach Resort.

“Kegiatan ataupun acara ini adalah untuk lebih mempeerat hubungan antara pemimpin (Dandim 0421/LS) dengan segenap jajaran perwira Kodim 0421/LS, agar timbul rasa persaudaraan serta persatuan yang kuat dalam menyongsong semua tugas – tugas satuan sebagai aparat komando kewilayahan yang mempunyai 2 wilayah kabupaten (lamsel dan pesawaran) sehingga semua dapat berjalan serta tercapai” pungkasnya.

“Selain tujuan dari pada itu, 2 wilayah kabupaten lamsel dan pesawaran sama – sama memiliki obyek wisata yang cukup eksotik, sehingga dapat untuk dilakukan koordinasi sekaligus berlibur di lokasi obyek wisata ini” tutupnya. (*)

 3,718 total views,  1,533 views today

Continue Reading

Trending Topic