Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Pemkab Minta Masyarakat Lamsel Tetap Tenang & Waspada Terkait Erupsi GAK
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Pemkab Minta Masyarakat Lamsel Tetap Tenang & Waspada Terkait Erupsi GAK

Redaksi
Last updated: 12 April 2020 23:20
Redaksi
6 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Pelaksana tugas Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, mengimbau kepada semua pihak untuk tidak berspekulasi, terlebih menebar kabar bohong yang dapat membuat masyarakat resah terkait dentuman yang terdengar oleh masyarakat Bogor dan Jakarta pada Sabtu dini hari (11/04/20) yang dikaitkan dengan erupsi GAK.

Nanang meminta masyarakat khususnya Lampung Selatan untuk tetap tenang, tidak panik, akan tetapi harus tetap waspada terkait erupsinya GAK. Sebab, kata Nanang, saat ini semua orang sedang terkonsentrasi bagaiamana menangani wabah corona covid-19 segera berakhir.

“Sabtu pagi saya bersama Kapolres dan OPD mendatangi Pos Pemantauan GAK di Desa Hargopancuran, Kec. Rajabasa. Alhamdulillah kondisinya aman. Masyarakat sepanjang pesisir tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa. Dan petugas pemantau GAK juga tidak mendengar suara dentuman,” ujar Nanang.

“Mengenai suara dentuman yang terdengar masyarakat Bogor dan Jakarta, serahkan saja pada ahlinya untuk menganalisa. Mereka lebih faham menganalisanya secara ilmiah. Jangan dikaitkan dengan hal mistis. Saat ini konsentrasi kita bagaimana mencegah penyebaran corona covid-19.,” imbuh Nanang.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Desa Pulau Sabesi, Rojali serta masyarakat pulau Sabesi.

Rojali mengaku sama sekali tidak mendengar suara dentuman keras akibat erupsi GAK sebagaimana berita yang heboh di Media Sosial.

“Kami disini sama sekali tidak mendengar dentuman Gunung Anak Krakatau (GAK). Yang kami lihat, GAK hanya mengeluarkan pijaran api dan bau belerang yang sangat menyengat serta hujan debu saja,” ujar Rojali.

“Mudah-mudahan bau belerang menjadi obat virus Corona karena belerang adalah antivirus secara alami, jangankan virus, panu saja bisa abis dengan belerang,” ujar Rojali yang diamini Ketua BPD Pulau Sabesi, Robi, S.Pd.I.

Sementara itu, Camat Rajabasa, Sabtudin yang melakukan peninjauan di Pulau Sabesi, Minggu (12/04/20) membenarkan GAK erupsi kembali pada Jum’at malam (10/04/20). Dia menjelaskan, Erupsi GAK hanya menimbulkan bau belerang yang sangat menyengat dan mengeluarkan debu hitam.

“Erupsi GAK hanya menimbulkan bau belerang yang sangat menyengat dan mengeluarkan debu hitam, dan itu sangat dirasakan oleh masyarakat pesisir Rajabasa, terutama Desa Tejang Pulau Sebesi yang hanya berjarak 2 kilometer,” jelas Sabtudin saat kunjungan ke Pulau Sabesi.

“Kita sudah pernah mengalami musibah Tsunami pada Desember 2018 yang lalu dan kami telah belajar dari pengalaman. Seperti yang kita lihat, masyarakat disini tetap beraktivitas seperti biasanya,”jelasnya lagi.

“Kami tetap menghimbau agar masyarakat Tejang Pulau Sebesi yang paling dekat dengan Gunung Anak Krakatau untuk tetap tenang dan waspada dengan terjadinya Erupsi GAK dan wabah COVID-19. Juga jangan menebarkan berita bohong yang dapat meresahkan masyarakat,”tandas Sabtudin. (Arya)

TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Video Letusan GAK (10/04/20) & Link Pemerintah Berikan Internet Gratis Adalah Hoax…!!!
Next Article Gunakan APD Lengkap, Mayat Warga Canggung Dibawa Ke RS Kalianda
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Gandeng Konsultan Unila, Pemkab Lamsel Gelar FGD Penyusunan KLHS RPJMD 2024-2029
1.930 Ekor Burung Tanpa Dokumen Diamankan KSKP Bakauheni
Panglima TNI Resmikan Monumen Marsda TNI Anumerta Prof dr. Abdulrahman Saleh
Dandim Lamsel Pimpin Apel Kesiapsiagaan Di Makodim 0421/LS
Audiensi Dengan Nanang, PGHM Lamsel Berharap Nasib Guru Honor Diperhatikan
  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?