Komsumsi Berita dan Penyebaran luas berita yang ada di situs ini, merupakan tanggung jawab yang menyebarkan dan mengunggah ulang di media sosial lainnya Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Hanuang.comHanuang.comHanuang.com
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Reading: Pasca Tsunami, Kemacetan Di Pesisir Terjadi Karena Banyak Yang Sekedar Foto Selfi
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Hanuang.comHanuang.com
Font ResizerAa
  • Home
  • Berita Sumatera
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
    • Way Kanan
  • Hukum
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pariwisata
  • Politik
  • Teknologi
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2026 Hanuang.com. All Rights Reserved.
Lampung Selatan

Pasca Tsunami, Kemacetan Di Pesisir Terjadi Karena Banyak Yang Sekedar Foto Selfi

Redaksi
Last updated: 25 Desember 2018 21:48
Redaksi
7 tahun ago
Share
SHARE

Hanuang.com – Pasca Tsunami yang terjadi di Pesisir Selatan Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan (Lamsel) timbulkan Kemacetan, Selasa, (24/12/18).

Kemacetan terjadi karena banyaknya kendaraan yang masuk dari dua arah yakni arah Kalianda dan arah Penengahan.

Diketahui kendaraan tersebut sebagian membawa bantuan kemanusiaan untuk korban terdampak Tsunami.

Selain itu banyak juga kendaraan roda dua maupun roda empat yang hanya datang ingin melihat kondisi terakhir Pesisir Rajabasa pasca Tsunami.

“Ya bang, macetnya parah, banyak mobil yang hanya lewat sekedar foto-foto saja, padahalkan disini jalan masih sempit karena masih proses evakuasi dan pembersihan” ungkap salah seorang warga.

“Selain itu banyak juga kendaraan mewah yang hanya sekedar mengawal mengantarkan bantuan, padahal mobilnya kosong tapi rombongan, sehingga menambah kemacetan, ada juga kendaraan motor yang bawa anak-anak yang sekedar melihat-lihat saja, inikan tak berguna, disini musibah bang, bukan tempat rekreasi” tambahnya.

Masyarakat berharap agar para pengendara yang hanya datang untuk melihat-lihat kondisi terbaru terdampak Tsunami di Pesisir Rajabasa bersabar dan menunggu waktu untuk mengunjunginya, sehingga tidak menimbulkan kemacetan.

“Ya maunya sabar dulu, inikan lagi proses pemulihan, biarkan relawan bekerja saja dahulu, kita juga berharap kepolisian tetap siaga mengurai kemacetan ini” tutupnya. (Arya)

H-3 Idul Fitri, Ditpamovit Polda Banten Perketat Pengawasan di Pusat Keramaian
Bupati Lamsel Berikan Bantuan Bedah Rumah Kepada Warga Desa Way Sidomukti
Dukung Program Bupati Lamsel, Pol PP & Damkar Lamsel Timbun Areal Gor Way Handak
Nanang Ermanto Tinjau Jembatan Rusak di Desa Sumber Nadi Kecamatan Ketapang
Sambangi Kaki Gunung Rajabasa, BBHAR Lamsel Salurkan Sembako Untuk Yatim dan Janda Tua
TAGGED:featured
Share This Article
Facebook Email Print
ByRedaksi
Farihan, S.H
Previous Article Ternyata Alat Pendeteksi Tsunami Di Perairan Selat Sunda Hilang Sejak Tahun 2007
Next Article Update BNPB : Tsunami Selat Sunda, Korban Meninggal Mencapai 429 orang
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

about us

www.hanuang.com.

  • Beranda
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Term & Conditions

Find Us on Socials

© www.hanuang.com. All Rights Reserved.
Join Us!
Subscribe to our newsletter and never miss our latest news, podcasts etc..
[mc4wp_form]
Zero spam, Unsubscribe at any time.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?