Connect with us

Lampung Selatan

Pantau Pemasangan Girder, Nanang : “Insya Allah Roda Dua Sudah Bisa Lewat Nantinya”

Published

on

Pelaksana tugas Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, Saat Meninjau Pengerjaan Jembatan Pasar Inpres Kalianda Yang Hancur Dihantam Banjir Bandang Beberapa Waktu Lalu

Hanuang.com – Plt. Bupati Lampung Selatan (Lamsel), Nanang Ermanto, kembali meninjau proses pengerjaan jembatan pasar Inpres yang sudah memasuki tahapan pemasangan girder.

Kedatangan orang nomor satu di Bumi Khagom Mufakat tersebut didampingi oleh Ketua Forum CSR Lamsel, Tatang Rohadi.

Dirinya berharap dengan pemasangan girder ini membuktikan keseriusan pemkab dalam mengejar target penyelesaian perbaikan jembatan, sehingga pada akhir bulan dan menyambut Ramadhan ini bisa dipergunakan untuk masyarakat sehingga roda ekonomi berjalan normal seperti sebelumnya.

“Kalo sudah terbentang semua, kendaraan roda 2 sudah bisa melewatinya” ungkapnya, Kamis malam, (25/04/19).

“Maksimal 2 hari kedepannya nanti sudah terbentang seluruhnya” tutupnya.

Diketahui bahwa Girder merupakan sebuah balok diantara dua penyangga dapat berupa pier ataupun abutment pada suatu jembatan atau fly over. (Arya)

 1,603 total views,  3 views today

Lampung Selatan

Ketua Umum LPTQ Lamsel Berharap Kafilah MTQ Dapat Meraih Prestasi Juara Umum Tingkat Provinsi ke-48

Published

on

By

Hanuang.com – Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawil Quran (LPTQ) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin, S.Sos., M.M., berharap kepada Kafilah Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) dapat meraih kembali prestasi juara umum pada ajang MTQ tingkat Provinsi Lampung ke-48 yang digelar pada 26 November-2 Desember 2021 mendatang.

Hal itu disampaikan Thamrin saat memberikan sambutan pada acara pelepasan Kafilah MTQ Kabupaten Lampung Selatan di Aula Krakatau dan dilanjutkan di halaman kantor bupati setempat, pada Jumat pagi (26/11/2021).

Menyampaikan amanat Bupati Lampung Selatan, Thamrin mendoakan agar Kafilah MTQ Kabupaten Lampung Selatan selalu dilindungi oleh Tuhan Yang Maha Esa selama mengikuti MTQ, dan dapat meraih prestasi terbaik di ajang MTQ Tingkat Provinsi Lampung tahun 2021.

“Tentunya kita sangat berharap Kafilah MTQ Kabupaten Lampung Selatan ini dapat tampil prima dan berusaha serta berjuang untuk dapat mendulang prestasi kembali sebagai juara umum,” kata Thamrin, sekaligus sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan.

Lebih lanjut Thamrin mengatakan, pemerintah dan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan selalu berharap dan mendoakan agar Kafilah Kabupaten Lampung Selatan dapat mengukir dan meraih prestasi pada MTQ ke-48 Tingkat Provinsi Lampung.

Thamrin yakin dan optimis, dengan kemampuan yang dimiliki para kafilah, Kabupaten Lampung Selatan akan mendapatkan juara sesuai dengan harapan yang diinginkan.

“Saya mengingatkan kepada para kafilah untuk selalu semangat memberikan perannya dalam meningkatkan kualitas keagamaan dan spiritual meraih impian dengan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, Thamrin juga menyampaikan beberapa pesan dan motivasi kepada para Kafilah Kabupaten Lampung Selatan yang akan berjuang di MTQ Tingkat Provinsi Lampung.

Pertama, kepada para Kafilah MTQ untuk tetap dan selalu menjaga stamina dan kondisi kesehatan, agar bisa tampil prima dengan menjaga pola makan dan istirahat yang cukup, memanfaatkan waktu luang untuk senantiasa berlatih sesuai dengan cabang yang diikuti.

“Sebagai Duta Kabupaten Lampung Selatan saudara-saudara merupakan duta terbaik dalam bidangnya, tetapi pasti akan kembali diuji dengan lawan-lawan yang lebih baik. Oleh karena itu kobarkan semangat agar dapat meraih prestasi terhormat pada MTQ ini,” imbuhnya.

Selanjutnya, Thamrin juga meminta seluruh Kafilah Kabupaten Lampung Selatan dapat menjaga sikap dan perbuatan dalam berinteraksi dengan sesama peserta lomba dari daerah lain agar tercipta hubungan yang harmonis dan suasana yang kondusif.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Selatan, Dr. H. Firmansyah, S.Pd.I., M.Pd., menjelaskan, Kabupaten Lampung Selatan mengirim 82 orang peserta termasuk official pada MTQ ke-48 Tingkat Provinsi Lampung tahun 2021.

“Jumlah peserta Kabupaten Lampung Selatan yang diberangkatkan sebanyak 82 orang, dengan rincian 57 orang kafilah dengan 25 pendamping dan offical yang akan berlomba di Kompleks Islamic Center Rajabasa, Bandar Lampung,” terang Firmansyah.

Firmansyah pun yakin dan optimis, Kafilah Kabupaten Lampung Selatan bisa meraih prestasi sesuai dengan yang diharapan dalam ajang MTQ tingkat provinsi tahun ini.

Selain mendapat dukungan penuh dari pemeringtah daerah, seluruh kafilah saat ini dalam kondisi yang prima dan siap berjuang membawa harum nama Kabupaten Lampung Selatan.

“Allhamdulilah saat ini peserta kita semua dalam keadaan sehat walafiat tidak ada kurang satu apapun. Semua persyaratan yang diminta pihak panitia (MTQ) tingkat provinsi juga sudah kita persiapan dengan baik. Insyaalah kita bisa meraih tiga besar,” kata Firmansyah.

Optimisme itu disampaikan Firmansyah bukan tanpa alasan. Sebab kata dia, ada 6 cabang lomba yang menjadi unggulan Kafilah Kabupaten Lamung Selatan pada MTQ kali ini.

Diantaranya, Khottil Quran, Tafsir Quran, Hifdzhil Quran,  Maqalah Quran, Hafalan Hadist dan Fahmil Quran. “Dari cabang ini, minimal kita mendapat penilaian tiga besar. Dan untuk targetnya, kita optimis Kabupaten Lampung Selatan masuk tiga besar,” tandasnya.

Turut hadir dalam acara pelepasan kafilah itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan H. Ashari, SE., M.Pd.I, Pimpinan Kafilah MTQ Kabupaten Lampung Selatan dan para Offical Pemkab Lampung Selatan. (AK)

Penulis : Agus Kurniawan

Editor : Mhr Aziz

 1,317 total views,  268 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Kementerian PPN/Bappenas Apresiasi Pemkab Lamsel Dalam Penanganan Stunting

Published

on

By

Hanuang.com – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam menangani stunting.

Hal itu terungkap saat Kementerian PPN/Bappenas meninjau pelaksanaan Aksi Integrasi Program dan Kegiatan Percepetan Penurunan Stunting di Kabupaten Lampung Selatan yang dipusatkan di Aula Sebuku, rumah dinas bupati Lampung Selatan, Kamis (25/11/2021).

“Maksud dan tujuan kami, selain ingin belajar dan melihat, juga ingin mengetahui secara pasti atas dokumen-dokumen yang telah diserahkan kepada kami terkait program Swasembada Gizi. Awalnya menurut kami program ini memang sudah lama, tetapi begitu datang kesini (Lampung Selatan) itu beda sekali. Ini sangat luar biasa,” ujar Ketua Tim Kunjungan Daerah dari Kementerian PPN/Bappenas, Zeny Dermawan dalam sambutannya.

Zeny Dermawan mengatakan, dirinya tertarik dengan penyampaiannya dari Bupati Lampung Selatan, terkait dengan program-program penanganan stunting di Bumi Khagom Mufakat.

“Yang luar biasa juga disini itu, programnya dicontohkan bukan ditempat lain, tapi di rumah dinas bupati. Jadi kebun, kandang dan kolam ada disini sudah lengkap semua. Dan pak bupati bilang ini sudah di replikasi di desa-desa. Saya melihat pak bupati bukan bos, tapi menjadi leader, karena bekerja mengajak dan mencontohkan duluan,” kata Zeny Dermawan.

Dirinya pun berharap, program Swasembada Gizi yang ada di Kabupaten Lampung Selatan dapat menjadi suatu dokumen panduan praktik baik penanganan stunting yang bisa di replikasi di seluruh daerah di Indonesia dalam upaya penurunan pencegahan stunting.

“Dari hasil kunjungan kami, ini menjadi bahan untuk disampaikan ke pimpinan. Bahwa Lampung Selatan layak dan pantas masuk ke nominasi nasional untuk bisa di kompetisikan dengan daerah lain dan bisa menjadi role model dan pembelajaran untuk pemecahan masalah stunting. Kami catat sebagai knowledge platform yang akan kami susun di dalam website yang juga nanti akan diumumkan secara nasional,” ungkap Zeny Dermawan.

Sementara, pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menyambut baik kunjungan Tim Bappenas dalam rangka pelaksanaan Aksi Integrasi Program dan Kegiatan Percepetan Penurunan Stunting di Kabupaten Lampung Selatan.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya Tim Bappenas ini memberi motivasi bagi kami agar lebih semangat lagi. Sebagaimana komitmen kami mengentaskan masalah stunting dengan percepatan pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.

Nanang juga menyampaikan, bahwa Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu dari 100 kabupaten yang menjadi prioritas dalam intervensi stunting berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 yaitu sebesar 43,01%.

Kemudian pada tahun 2018 angka prevalensi stunting turun menjadi 29%. Dan pada tahun 2019 prevalensi stunting di Lampung Selatan mampu ditekan sehingga turun menjadi 5,3%.

“Di tahun 2021 bulan Agustus, prevalensi stunting kembali turun menjadi 2,08%. Dimana kita pernah tertinggi kasus stunting, tetapi dengan kebersamaan dan gotong-royong semua permasalahan dapat diatasi. Semangat ini yang terus kami galakan,” kata Nanang.

Sementara, hadir juga dalam acara itu, Duta Swasembada Gizi Kabupaten Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto, perwakilan Forkopimda Lampung Selatan, Kepala Bappeda Provinsi Lampung dan dan jajaran pejabat Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

Hadir juga Sekretaris Daerah Kabupaten Thamrin beserta pejabat utama dan Kepala OPD di lingkup Pemkab Lampung Selatan, dan Ketua DWP Lampung Selatan Yani Thamrin. (AZ)

 1,937 total views,  263 views today

Continue Reading

Lampung Selatan

Hari Kelima, Pemkab Lamsel Gelar Operasi Pasar Murah di GWH Kalianda

Published

on

By

Hanuang.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menggelar Operasi Pasar Murah (OPD). Memasuki hari kelima, OPM digelar di depan Gedung Olahraga Way Handak (GWH) Kalianda, Kamis (25/11/2021).

Kegiatan pasar murah kali ini dibuka secara langsung oleh Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Kabupaten Lampung Selatan H.Yusri, SE, MM mewakili Bupati Lampung Selatan.

Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Dra. Intji Indriati, MH, serta para Kepala Bagian, Camat Kalianda, dan pejabat struktural di lingkup OPD terkait.

Mewakili Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Bidang Perdagangan Joni Maryanto melaporkan, dilaksanakannya kegiatan OPM itu adalah untuk menstabilkan harga dalam rangka antisipasi lonjakan atas kenaikan harga barang komoditi yang ada dipasar.

“Selain menstabilkan harga, kegiatan pasar murah ini juga diselenggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun Kabupaten Lampung Selatan ke-65,” kata Joni Maryanto.

Selain itu kata dia, pasar murah itu juga bentuk perhatian Pemkab Lampung Selatan dalam rangka membantu masyarakat untuk memenuhi bahan pokok dengan harga dibawah pasar.

“Kami mengimbau dalam pelaksanaan pasar murah ini agar berjalan tertib dan teratur serta tetap menjaga protokol kesehatan,” katanya.

Sementara, menyampaikan sambutan Bupati Lampung Selatan, Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Yusri mengatakan, bahwa melalui kegiatan pasar murah tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan warga masyarakat yang terdampak COVID-19.

“Kegiatan pasar murah ini dilaksanakan di 7 titik di kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Ini merupakan hari kelima pada pelaksanaan pasar murah ini,” ujarnya.

Yusri juga mengatakan, beberapa manfaat yang dapat dipetik dalam kegiatan pasar murah itu secara sosial maupun ekonomis seperti tumbuhnya rasa kepedulian sosial lingkungan.

Disamping itu, juga tersedianya barang kebutuhan dalam jumlah yang cukup dengan harga yang wajar dan terjangkau dan secara umum arus distribusi barang menjadi lancar terkendali untuk mencegah spekulan oleh pihak-pihak yang kurang bertanggungjawab.

“Saya juga mengimbau kepada pelaku usaha terutama distributor, grosir, agen, pengecer untuk menambah stok diatas kebutuhan normal hingga ketersediaan barang tercukupi untuk masyarakat yang membutuhkan,” kata Yusri.

Yusri berharap pasar murah itu akan menjadi solusi yang tepat dalam mengontrol harga-harga kebutuhan pokok yang akhir-akhir ini mengalami lonjakan di pasar tradisional.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat untuk memanfaatkan adanya pasar murah ini untuk berbelanja memenuhi kebutuhan sehari-hari. Terutama bahan pokok dengan harga yang terjangkau,” tutur Yusri.

Sementara itu, dalam kegiatan pasar murah itu, Pemkab Lampung Selatan menggandeng sejumlah perusaahn yakni, PT. Bulog Kalianda, PT Sungai Budi Grup (Bumi Waras), PT. Indomarco Prismatama (Indomaret), PT. Pertamina serta PTPN 7 Lampung.

Selain itu, sejumlah OPD terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perikanan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan juga ikut meramaikan kegiatan pasar murah di Kecamatan Kalianda. (lmhr)

 1,941 total views,  263 views today

Continue Reading

Trending Topic