Connect with us

Kriminalitas

Musisi Ahmad Dhani Dituntut 2 Tahun Penjara Atas Ujaran Kebencian Yang Dilakukan Di Medsos

Published

on

Musisi Ahmad Dhani, Saat Menjalani Sidang Tuntutan Di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Atas Ujaran Kebencian Yang Dilakukan Di Medsos

Hanuang.com – Musisi Pentolan Dewa, Ahmad Dhani menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel), Senin, (26/11/18).

Dalam sidang pembacaan tuntutan, Ahmad Dhani dituntut 2 tahun penjara dalam kasus ujaran kebencian yang dilakukannya melalui media sosial.

“Terdakwa secara sah telah bersalah menimbulkan kebencian terhadap suatu golongan dengan menyuruh, melakukan, menyebarkan informasi atas golongan berdasarkan suku, agama dan ras. Meminta kepada Ketua Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun,” ungkap jaksa dalam pembacaan tuntutannya.

Menurut jaksa, terdapat tiga ucapan Dhani yang menimbulkan ujaran kebencian yakni :

  • ‘yang menistakan agama si Ahok yang diadili KH Ma’ruf Amin’
  • ‘siapa saja mendukung penista agama adalah bajingan yang perlu diludahi mukanya’
  • ‘sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa penista agama jadi gubenur, kalian waras’

JPU mendakwa Dhani dengan Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Sidang tuntutan digelar sekitar pukul 14.30 WIB. Namun Dhani bersama kuasa hukumnya pun telah datang sejak pukul 14.00 WIB. Sidang yang dipimpin Majelis Hakim Ratmoho. (*)


(Sumber : CNN Indonesia)

 1,824 total views,  4 views today

Kriminalitas

Maling Jahe Di Way Kalam, Warga Penengahan Diamankan Polisi

Published

on

By

Hanuang.com – Pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) kembali diamankan Polsek Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel). Yakni SP (36) warga Desa Penengahan, Kecamatan Penengahan.

Pria pengangguran tersebut, dibekuk polisi saat tengah mencuri jahe dikebun milik Sanusi (49) yang berada di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Lamsel, Kamis (30/4/2020) sekitar pukul 21.30 wib.

Sebelumnya, aksi pencurian jahe yang dilakukan tersangka SP diketahui oleh sang pemilik. Selanjutnya, sembari mengintai, pemilik kebun jahe tersebut menghubungi pos jaga Polsek Penengahan.

“Kemudian, pelaku dapat diamankan berikut satu karung buah jahe hasil curian. Selain itu, saat di tangkap, pada pinggang pelaku di temukan Sajam jenis pisau garpu,” ungkap Kapolsek Penengahan, AKP Hendra mewakili Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo, SH, SIK, MM kepada wartawan, Jum’at (1/5/2020).

AKP Hendra melanjutkan, pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Penengahan beserta barang bukti.

“Tindakan kepolisian, yakni dari menerima laporan, cek TKP dan buat sket TKP. Kemudian, menangkap pelaku, mengamankan BB lalu sidik tuntas,” tutupnya. (Arya)

 7,598 total views,  28 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Ditengah Pandemi COVID-19, Polres Lamsel Berhasil Amankan Puluhan Kilo Ganja & Ribuan Butir Ekstasi

Published

on

By

Hanuang.com – Kinerja Polres Lampung Selatan (Lamsel) dalam memberantas peredaran Narkoba sepertinya patut diapresiasi. Pasalnya, baru-baru ini Korp Bhayangkara itu kembali berhasil mengamankan sekitar 72 kilogram ganja dan 5.087 butir ekstacy.

Kapolres Lamsel, AKBP Edy Purnomo, SH, SIK, MM menegaskan, sejumlah barang haram tersebut berhasil diamankan polisi dari pemeriksaan yang dilakukan di Seaport Interdiction (SI) Pelabuhan Penyebrangan ASDP Bakauheni.

“Polisi berhasil mengamankan 6 tersangka dari total 3 kasus,” ungkap AKBP Edy Purnomo dalam press release di Halaman Mapolres Lamsel, siang tadi (20/4/2020).

Berdasarkan kronologisnya, pertama, polisi berhasil mengamankan YP (35) dan MM (34) di SI Pelabuhan Penyebrangan Bakauheni pada Senin (16/3/2020) sekitar pukul 00.15 wib. Modus yang digunakan, yakni dengan membawa 40 paket ganja yang dikemas dalam 2 buah kardus. Kemudian, 10 paket di dalam tas ransel, 10 paket dan 2 paket besar ditemukan didalam tas koper. 62 paket tersebut diamankan dari kendaraan bus penumpang Sempati Star BL 2817 AA.

“Ganja tersebut diduga berasal dari Aceh untuk diselundupkan ke Pulau Jawa. Para pelaku berusaha mengecoh petugas disaat situasi pandemi Covid-19,” lanjut AKBP Edy.

Ditempat yang sama, pada Senin (13/4/2020) pukul 22.30 wib, Satres Narkoba Polres Lamsel kembali mengamankan sekitar 7 kilogram ganja dengan modus pengiriman paket yang akan dikirimkan ke Bekasi. Barang tersebut dikemas dengan lakban warna coklat yang dimasukan didalam 2 buah kardus dan dibungkus plastik warna biru.

“Dari hasil pengembangan, polisi berhasil mengamankan FA (37) pada Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 10.00 wib, yang diduga sebagai penerima paket ganja tersebut, di Bekasi,” imbuh AKBP Edy.

Mantan Kapolres Mesuji itu menambahkan, kasus ke tiga yakni ekstacy sebanyak 87 butir yang juga berhasil diamankan petugas di SI Bakauheni, Selasa (14/4/2020) sekitar pukul 2.20 wib dinihari.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, polisi berhasil mengamankan 2 pelaku. Yakni BH (36), DK (27) yang mengendari Toyota Inova Reborn B 1422 NRS.

“Modusnya, ekstacy dimasukkan kedalam celana dalam yang digunakan tersangka BH untuk mengecoh petugas. Setelah dilakukan pengembangan, pada hari Selasa (14/4/2020) polisi kembali mengamankan satu tersangka lainnya yakni H (36) di daerah Tangerang Banten. Dari penangkapan terhadap tersangka H, petugas kembali menemukan sekitar 5 ribu butir ekstacy,” katanya.

Saat ini, seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Lamsel. (Arya)

 4,332 total views,  28 views today

Continue Reading

Kriminalitas

Tiga Pelaku Maling Motor Asal Lamtim, Berhasil Diringkus Jajaran Polres Lamsel

Published

on

By

Hanuang.com – Polsek Jati Agung, Lampung Selatan (Lamsel) berhasil meringkus tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Lampung Timur (Lamtim), Minggu (12/4/2020).

Ketiga pelaku yakni masing-masing, HS (15), RN (16), SAP (16). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lamtim, Lampung.

Sebelumnya, ketiga pelaku telah melakukan tindakan Curat dengan mengambil sepeda motor merk Honda Beat, dengan nopol BE 5787 PK disekitar Komplek Perkantoran Kota Baru Provinsi Lampung, Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lamsel, Minggu (12/4).

Kapolsek Jati Agung, IPTU Mayer Siregar, mendampingi Kapolres Lamsel AKBP Edi Purnomo, SH, SIK, MM mengatakan, pelaku membawa kabur speda motor milik korban, Titin Uun Irawati (42) dengan cara merusak kunci kendaraan, dengan menggunakan kuci leter T.

“Korban baru saja memarkirkan kendaraannya di pinggi jalan, kemudian korban menuju kebun miliknya. Tak berselang lama, hanya sekitar 10 menit, sepeda motor milik korban sudah tidak ada lagi. Diduga, pelaku melakukan pencurian dengan cara menggunakan kunci liter T untuk membuka dan menghidupkan sepeda motor korban,”ternag IPTU Mayer, Minggu (19/4/2020).

Dari kejadian tersebut, korban kemudian melapor ke SPKT Polsek Jati Agung guna dilakukan penyelidikan dan penindakan. IPTU Mayer mengungkapkan, pelaku kemudian dapat diamankan dalam waktu beberapa jam setelah korban melapor.

“Tak berselang lama, setelah anggota mendapatkan informasi yang valid, pelaku kemudian berhasil diamankan. Yaitu disekitar masjid yang berada di wilayah hukum Polres Lamtim. Kemudian, anggota langsung membawa pelaku ke Mapolsek Jati Agung,” lanjutnya.

Kapolsek melanjutkan, selain tiga pelaku yang telah diamankan, polisi juga tengah membidik pelaku lain yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus tersebut.

“Dari hasil pengembangan, masih ada satu pelaku lagi yang belum diamankan, masih DPO,” tukasnya. (Arya)

 6,015 total views,  28 views today

Continue Reading

Trending Topic